Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Jelang Ramadan, Stok Pangan Dijamin Aman

Jelang Ramadan, Stok Pangan Dijamin Aman

  • account_circle mbahdot
  • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

Presiden minta stok pangan selalu tersedia. Para menteri harus saling dukung dan melakukan check on the spot.

Masalah ketersediaan pangan sangat penting jelang Ramadan dan Idulfitri 1444 Hijriah yang tinggal menghitung hari. Seperti pada pelaksanaan beberapa tahun lalu, pemerintah sangat memperhatikan masalah ketersediaan pangan itu bagi masyarakat.

Itulah sebabnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa perlu memanggil pembantunya secara khusus demi mengetahui kesiapan pemerintah menghadapi Ramadan-Idulfitri 1444 Hijriah tersebut.

Rapat terbatas dipimpin langsung Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (24/2/2023). Hadir dalam kesempatan itu, antara lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) Arief Prasetyo Adi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Dirut Perum Bulog Budi Waseso, dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Mentan Syahrul menjelaskan, Presiden Jokowi mengecek secara detail satu per satu ketersediaan 12 komoditas pangan strategis, mulai dari beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging lembu/sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula konsumsi, dan minyak goreng.

Pengecekan dilakukan secara khusus dalam rangka memastikan ketersediaan komoditas-komoditas itu menjelang puasa-lebaran di 2023. Menurut Mentan Syahrul, Presiden Jokowi meminta stok selalu tersedia, dan semua menteri harus saling mendukung dan bersama-sama melakukan check on the spot atas ketersediaan dari buffer stock 12 komoditas yang ada.

“Secara umum, ketersediaan dalam neraca yang ada, sampai dengan Maret 2023, Alhamdulillah cukup tersedia,” ujar Mentan Syahrul, yang dipantau dari kanal media sosial Sekretariat Kabinet, Jumat (24/2/2023).

Untuk mendukung upaya menjaga pasokan, kata Mentan Syahrul, harus didukung oleh aspek logistik, terutama distribusi. Pemerintah terus membenahi aspek itu. Pemerintah pusat juga melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) untuk menjamin pasokan 12 komoditas pangan tersebut.

“Aspek logistik terutama distribusi harus kita benahi, kita juga kerja sama dengan para gubernur dan bupati/wali kota agar upaya menjaga ketersediaan 12 komoditas pangan itu berjalan baik,” kata Mentan Syahrul.

Berkaitan dengan ketersediaan minyak goreng, pemerintah juga memastikan ketersediaannya berdasarkan neraca yang ada. “Minyak goreng ini bukan kompetensi saya, tapi dilaporkan cukup tersedia, semoga pada puasa-lebaran nanti semua berjalan sesuai harapan,” tambahnya.

Untuk pangan dasar yang harus dipenuhi dari impor, seperti daging, Presiden Jokowi juga memerintahkan semua menteri memberi perhatian serius sehingga tidak ada hambatan dalam menjaga ketersediaannya hingga ke daerah.

Dalam kesempatan itu, Mentan Syahrul menjelaskan, saat ratas juga dibahas upaya menormalisasi harga beras. Secara khusus, Presiden Jokowi mengecek secara detail jumlah panen padi untuk menjaga ketersediaan beras menjelang puasa-lebaran di 2023.

“Berapa panen padi kita untuk kesiapan pasokan beras pada Januari, Februari, hingga Maret nanti. Karena ini berkaitan dengan tugas Kementerian Pertanian (Kementan), saya sampaikan bahwa akan ada panen raya padi sekitar 1 juta hektare (ha) pada Februari hingga memasuki Maret dan peak panen raya akan terjadi sekitar periode itu,” tutur Mentan.

Data Kerangka Sampel Area Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, produksi beras pada Januari–Maret 2023 akan mencapai 10,64 juta ton, sedangkan konsumsi 7,52 juta ton, sehingga surplus sebesar 3,12 juta ton. Mentan Syahrul mengungkapkan, upaya menjaga ketersediaan beras harus diikuti dengan upaya distribusi yang baik sehingga normalisasi harga komoditas itu tercapai.

“Ketersediaan ini tidak hanya berjalan sendiri, harus diikuti distribusi sehingga normalisasi harga beras bisa tercapai. Kerja sama dengan private sector atau pengusaha juga harus dilakukan. Bapanas dan Bulog adalah bagian-bagian yang akan bermitra dengan pengusaha-pengusaha yang ada,” ungkap Mentan Syahrul.

Sedangkan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, Presiden Jokowi secara khusus meminta ketersediaan beras dijaga. “Beliau memang agak keras untuk memastikan stok ada. Pertama, beras dalam satu bulan ke depan kita panen raya, maka Bulog diperintahkan langsung untuk siap-siap mulai menaikkan harga gabah kering panen/gabah kering giling (GKP/GKG) supaya Bulog bisa menyerap,” papar Arief.

Khusus soal importasi daging, Kepala Bapanas juga menyatakan, Presiden Jokowi menginstruksikan jajaran terkait untuk mencari negara alternatif sumber impor daging sapi yang selama ini bergantung dari Australia. “Beliau menyampaikan (agar) ada alternatif negara untuk country origin sapi (selain) dari Australia ini,” ujar Arief seperti dilansir Antara.

Presiden Jokowi sempat mengingatkan kondisi yang terjadi 2–3 tahun lalu saat harga daging sapi Australia naik akibat terdampak banjir. “Kemudian (sekarang) sudah mulai turun, tapi apabila kondisi seperti ini (terjadi lagi), harusnya disandingkan dengan country origin yang lain, supaya fair,” jelas Arief.

Berkaitan dengan rencana impor dari beberapa negara, pemerintah pun mempertimbangkan untuk impor dari negara lain, seperti impor daging sapi adalah Brasil dan Meksiko. Brasil memiliki selisih harga daging sapi sekitar 5 persen–10 persen lebih murah dari Australia.

“Cuma Brasil itu agak jauh jadi perlu waktu lebih dari dua bulan untuk memasukkannya karena kita bicara untuk sapi hidup. Di sisi lain, untuk menggerakkan ekonomi itu salah satunya penggemukan (fattening) sapi yang ada di peternak-peternak Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah juga harus mempertimbangkan aspek spesifik apabila ingin mengimpor sapi dari Brasil, misalnya terkait kepastian terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK). “Itu juga dalam bahasan, tapi intinya harus diberikan negara alternatif untuk pemasukan produk daging tersebut,” tutur Arief. (***)

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: mbahdot

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serpihan Pemikiran Atraktif Prabowo Subianto Soal Pemberantasan Korupsi

    Serpihan Pemikiran Atraktif Prabowo Subianto Soal Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Oleh: Theo Yusuf Ms, Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan SMSI “DAN saudara-saudara mengetahui bahwa Kemerdekaan daripada bangsa Indonesia itu sekedar hanyalah saya katakan berulang-ulang satu jembatan untuk menuju dan akhirnya mencapai cita-cita bangsa Indonesia yang pokok yaitu, suatu masyarakat yang adil dan makmur.” (Amanat Presiden Soekarno 28 Agustus 1959) Dalam pandangan Presiden Prabowo Subianto, untuk […]

  • Doa Bersama Kembali Digelar untuk Keselamatan Eril

    Doa Bersama Kembali Digelar untuk Keselamatan Eril

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 225
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Doa bersama masyarakat Jawa Barat memohon pertolongan Allah SWT untuk keselamatan putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz kembali digelar, di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Senin (30/05/2022). Doa bersama ini dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar KH Rachmat Syafeii. Sebelumnya, doa bersama juga digelar di sejumlah […]

  • Lepas Program Mudik Gratis, Ridwan Kamil: Selamat Mudik, Selamat Sampai Tujuan

    Lepas Program Mudik Gratis, Ridwan Kamil: Selamat Mudik, Selamat Sampai Tujuan

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas program Mudik Gratis Pemda Provinsi Jawa Barat di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Minggu (16/4/2023). Dalam kegiatan tersebut, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– memastikan perjalanan mudik tahun ini di wilayah Jawa Barat lebih lancar karena ada ratusan posko mudik untuk menjaga arus lalu lintas. ”Selamat mudik, didoakan […]

  • Pemprov Sulbar Dorong Transmigrasi Lokal untuk Serap Pengangguran dan Tekan Angka Kemiskinan

    Pemprov Sulbar Dorong Transmigrasi Lokal untuk Serap Pengangguran dan Tekan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MAMUJU – Berdasarkan data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sulbar Barat tercatat sebesar 3,17 persen. Hal ini menjadikan Sulbar sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran terendah kelima di Indonesia. Sebagai upaya untuk menjaga trend positif tersebut, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menuturkan lapangan kerja akan semakin terbuka jika ada investasi yang […]

  • Unimaju Didorong Mengimplementasikan Nilai Islam Berkemajuan

    Unimaju Didorong Mengimplementasikan Nilai Islam Berkemajuan

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat melaksanakan Pengajian Ramadhan 1447 H dengan tema “Implementasi Nilai Islam Berkemajuan Pendidikan Muhammadiyah”. Pengajian yang dilaksanakan Bidang Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) berlangsung di Aula Kampus II Universitas Muhammadiyah Mamuju, Jalan Prof Baharuddin Lopa, Mamuju, Ahad 1 Maret 2026. Ketua MPKSDI PW Muhammadiyah Sulbar, Kaharuddin, […]

  • Salim Mengga Kunjungi Warga Kurang Mampu yang Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni

    Salim Mengga Kunjungi Warga Kurang Mampu yang Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 190
    • 0Komentar

    POLEWALI – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga, melakukan kunjungan langsung ke rumah seorang warga kurang mampu di Kelurahan Pappang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar yang tinggal di sebuah gubuk tak layak huni, Selasa 5 Agustus 2025. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari program pemantauan langsung terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah pedesaan. Warga […]

expand_less