Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 703
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

    Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah di tingkat nasional. Bertolak ke Jakarta, SDK melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari I, Kamis (6/11/2025). Tujuannya, untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program strategis kelautan dan perikanan Provinsi Sulawesi Barat tahun 2026. […]

  • KKN Unimaju di Desa Polo Pangale Perkuat Program Mandatori Perpusnas RI

    KKN Unimaju di Desa Polo Pangale Perkuat Program Mandatori Perpusnas RI

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju Angkatan VI pada setiap lokus kegiatan telah dimulai sejak Kamis, 20 Agustus 2026. Di Desa Polo Pangale, Kecamatan Pangale, Mamuju Tengah, ada 10 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) yang melaksanakan program KKN. Mereka terdiri dari Program Studi Manajemen, Ekonomi Pembangunan, Agribisnis, dan Peternakan. Untuk memulai […]

  • Resmi Dilantik, Suhardi Duka Pimpin Mabida dan Suraidah Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar Periode 2025-2030

    Resmi Dilantik, Suhardi Duka Pimpin Mabida dan Suraidah Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar Periode 2025-2030

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAMUJU – Majelis Pembimbing Daerah dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat periode 2025 – 2030 resmi dilantik di Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulbar, Rabu 15 Oktober 2025. Hadir melantik Ketua Kwartir Nasional Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Sekretaris Jendral Kwartir Nasional Mayjen TNI (Purn) Bahtiar. Adapun yang dilantik yakni Gubernur Sulbar Suhardi Duka […]

  • Petani Program Desa Digital Jadi Direktur Utama Pertanian Modern Dulu disubsidi, sekarang berdikari

    Petani Program Desa Digital Jadi Direktur Utama Pertanian Modern Dulu disubsidi, sekarang berdikari

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Berkat kegigihan dan tekad yang kuat untuk membangun pertanian modern _(smart farming)_, Ade Rukmana berhasil menjadi Direktur Utama Koperasi Produsen Agronative Pratama Indonesia (KPAPI) yang berada di kawasan Desa Tani, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Mang Ade –sapaan Ade Rukmana– merupakan penerima manfaat program Desa Digital Jawa Barat 2021. Melalui […]

  • Pemprov Sulbar Akan Laksanakan Doa Nasional Bersamaan dengan Maulid Nabi

    Pemprov Sulbar Akan Laksanakan Doa Nasional Bersamaan dengan Maulid Nabi

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menyampaikan rencana pelaksanaan doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Agenda ini sekaligus menjadi bentuk pelaksanaan dari salah satu instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang belum sempat dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar, yaitu penyelenggaraan doa nasional. “Dari 11 instruksi Menteri Dalam Negeri, yang belum sempat kami […]

  • Jokowi Hadiri Zayed Humanitarian Day di Surakarta

    Jokowi Hadiri Zayed Humanitarian Day di Surakarta

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Zayed Humanitarian Day yang digelar di Swis-bel Hotel, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (10/04/2023) malam. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa kemanusiaan dan solidaritas adalah modal besar dunia untuk menghadapi berbagai tantangan. “Kemanusiaan dan solidaritas adalah modal besar dunia untuk menghadapi tantangan-tantangan yang makin kompleks. Prakarsa […]

expand_less