Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Organisasi dan Inovasi Program Jadi Agenda Utama LPTQ Sulbar

    Penguatan Organisasi dan Inovasi Program Jadi Agenda Utama LPTQ Sulbar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MAMUJU – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sulawesi Barat Junda Maulana memimpin silaturahmi dan rapat koordinasi internal pengurus baru pwriode 2025-2030, Senin 1 Desember 2025. “Tadi banyak dibahas seperti indeks literasi membaca Al Quran kita yang 60 persen lebih, masih kategori rendah,” kata Junda. Sehingga, ini menjadi tantangan bagi pengurus baru untuk meningkatkan indeks […]

  • Pj Gubernur Sulbar Terima Penghargaan dari Pejuang Sulbar

    Pj Gubernur Sulbar Terima Penghargaan dari Pejuang Sulbar

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MAKASSAR, RADAR SULBAR – Kaukus pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat yang diselenggarakan tadi malam di Novotel Grand Syaila Makassar dalam rangka menyongsong dua dekade lahirnya provinsi Sulbar. Acara Kaukus pejuang ini dirangkaikan dengan penyerahan Penghargaan kepada Prof. Zudan Arif Fakrulloh sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar atas segala kinerja, prestasi dan pengabdian yang tulus terhadap Sulbar. […]

  • Donasi Pemprov Rp 1 Miliar Lebih, Siap Disalurkan ke Sumatra-Aceh

    Donasi Pemprov Rp 1 Miliar Lebih, Siap Disalurkan ke Sumatra-Aceh

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    MAMUJU – Donasi penggalangan dana Pemprov Sulbar terus berjalan sampai saat ini. Pengumpulan donasi untuk Aceh dan Sumatera dilaksanakan samapi 10 Desember. Penyerahan akan dilakukan tanggal 15 Desember 2025. Hal ini, disampaikan Plt Karo Pemkesra Sulbar Murdanil. Ia mengatakan penggalangan donasi masih terus berjalan. “Terkumpul dari Pemprov sendiri dan umum Rp 1 miliar lebih dan […]

  • Upaya Jabar Persempit Ruang Pungli dan Perluas Laporan Masyarakat

    Upaya Jabar Persempit Ruang Pungli dan Perluas Laporan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat bersama Satgas Saber Pungli Jabar intens mempersempit ruang pungutan liar (pungli) dengan bergerak cepat dan tegas menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Pada saat bersamaan, ruang bagi masyarakat untuk melaporkan tindakan pungli diperluas dan dipermudah. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, Satgas Saber Pungli Jabar bekerja intensif dalam menangani pungli. Hal […]

  • Ridwan Kamil Dampingi Presiden Tinjau Renovasi Stadion Si Jalak Harupat

    Ridwan Kamil Dampingi Presiden Tinjau Renovasi Stadion Si Jalak Harupat

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Kabupaten Bandung untuk meninjau renovasi Stadion Si Jalak Harupat dan seleksi pemain Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U17, Rabu (12/7/2023). Dari peninjauan tersebut, Presiden mengapresiasi kondisi Stadion Si Jalak Harupat yang nantinya akan digunakan untuk pertandingan Piala Dunia U17. […]

  • BPBD Sulbar Pantau Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi Bencana

    BPBD Sulbar Pantau Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi Bencana

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    MAMUJU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pemantauan dan monitoring di wilayah pesisir Kabupaten Mamuju, Minggu (5/10/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana (Plt. Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, bersama sejumlah staf. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi bencana, terutama banjir rob […]

expand_less