Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Pengelolaan Harta Wakaf Harus Profesional dan Produktif 

Pengelolaan Harta Wakaf Harus Profesional dan Produktif 

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (P-BWI) Provinsi Sulbar bekerjasama bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Sulbar melaksanakan Pembinaan Lembaga Wakaf se-Kabupaten Mamuju.

Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Sulbar, Senin 19 Mei 2025 diikuti oleh Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), Pengurus Perwakilan BWI Sulbar dan Nazhir.

PPAIW adalah adalah pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Agama untuk membuat Akta Ikrar Wakaf (AIW). PPAIW berperan penting dalam proses perwakafan, memastikan bahwa ikrar wakaf dinyatakan secara sah dan tertulis.

PPAIW bertugas membuat AIW, yang merupakan bukti sah bahwa seseorang telah melakukan wakaf. PPAIW umumnya adalah kepala Kantor Urusan Agama (KUA) pada setiap kecamatan yang memiliki kewenangan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Perwakafan.

Sementara Nazhir adalah istilah dalam Islam yang merujuk pada orang atau pihak yang bertanggung jawab untuk mengelola dan memelihara harta wakaf yang diberikan oleh wakif (orang yang berwakaf). Mereka bertugas untuk menjaga harta wakaf, mengelola dan menyalurkan manfaatnya sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan oleh wakif.

Tugas dan Kewajiban Nazhir adalah menjaga harta wakaf sehingga Nazhir harus memastikan harta wakaf terlindungi dan tidak disalahgunakan.

Untuk itu, Nazhir harus mengelola harta wakaf dengan baik dan efisien, termasuk melakukan investasi atau usaha yang produktif.

Pada prinsipnya hasil dari pengelolaan harta wakaf harus dialokasikan untuk kepentingan umum, seperti pendidikan, kesehatan, atau sosial, sesuai dengan peruntukan yang ditetapkan oleh wakif.

Nazhir juga wajib melaporkan secara berkala tentang pengelolaan harta wakaf kepada pihak yang berwenang, seperti Badan Wakaf Indonesia (BWI).

“Harus difahami bahwa Nazhir berkewajian untuk membuat laporan secaca berkala kepada pihak berwenang,” kata Ketua Perwakilan BWI Sulbar H. M. Natsir saat membawakan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.

Menurut Natsir, wakaf merupakan instrumen keagamaan dalam Islam yang memiliki jangkauan manfaat bagi seluruh umat, baik itu untuk muslim maupun non muslim.

Wakaf tidak hanya berbentuk benda tak bergerak seperti tanah dan bangunan, namun juga berbentuk benda bergerak seperti uang, kendaraan, surat berharga dan sebagainya.

“Salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah dengan meningkatkan peran wakaf sebagai pranata keagamaan yang tidak hanya bertujuan menyediakan berbagai sarana ibadah dan sosial, tetapi juga memiliki kekuatan yang berpotensi besar untuk meningkatkan perekonomian bangsa dan daerah,” ujarnya.

Nastir berpadangan bahwa wakaf apabila dikelola secara produktif, maka program kemiskinan diprediksi akan mengalami eskalasi yang baik.

Wakaf produktif dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan masyarakat fakir miskin, anak terlantar, yatim piatu yang membutuhkan dana untuk biaya penghidupan maupun sekolah mereka.

Salah satu bentuk kehadiran BWI adalah untuk memajukan dan mengembangkan wakaf Indonesia, sesuai dengan Pasal 47 UU No 41 Tahun 2024 tentang Perwakafan.

Natsir juga menegaskan bahwa BWI memiliki tugas dalam  mengembangkan perwakafan di Indonesia ke arah yang lebih profesional dan produktif. Sehingga wakaf benar-benar mampu memberi sumbangan positif bagi perekonomian negara dan daerah.

Natsir juga menekankan pentingnya penguatan pemahaman bagi para Nazhir untuk melaksakan tugas dan fungsinya. “SDM Nazhir harus betul-betul selalu ditingkatkan agar memiliki pengetahuan, wawasan, skil dan kompetensi dalam pengelolaan dan pengembangan harta wakaf,” tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya, BWI berkewajiban untuk melaksanakan Pembinaan Nazhir. Pembinaan Nazhir dapat dilakukan dalam bentuk penelitian, pelatihan, seminar atau kegiatan lain yang bisa menambah pengetahuan dan wawasan. “Nazhir juga harus mampu bekerjasama dengan pihak berwenang,” ujarnya.

Pada kegiatan Pembinaan Lembaga Wakaf ini, hadir sebagai pemateri yakni Kabid Pedidikan Madrasah Dr. H. Misbahuddin dan Hj. Fatma Mursalim, SE., MM. Keduanya dari Kantor Kanwil Kemenag Sulbar, sekaligus sebagai Pengurus Perwakilan BWI Sulbar.

Adapun Moderator adalah Dr. Nur Salim Ismail  dan Hj. Andi Marini Ariakati. Keduanya juga adalah Pengurus Perwakilan BWI Sulbar. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uu Ruzhanul: Riyadhoh Ramadan Jadi Semangat ASN Jabar Laksanakan Tugas

    Uu Ruzhanul: Riyadhoh Ramadan Jadi Semangat ASN Jabar Laksanakan Tugas

    • calendar_month Sen, 9 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menjadi pembina apel pagi sekaligus halal bihalal bersama jajaran pegawai Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar serta Dinas Sumber Daya Air di Kantor DBMPR Jabar, Kota Bandung, Senin (9/5/2022). Dalam arahannya, Pak Uu –sapaan Wagub Jabar– memotivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda […]

  • Pijar Setrum Mandiri dari Lereng Argopuro

    Pijar Setrum Mandiri dari Lereng Argopuro

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Kolaborasi masyarakat di Desa Andungbiru untuk menerangi wilayahnya dari kegelapan selama berpuluh tahun lewat program mandiri diakui secara nasional. Nama dusun ini adalah Sumber Kapong. Lokasinya ada di lereng Gunung Argopuro, tepatnya di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Perjalanan menuju Dusun Sumber Kapong dapat ditempuh melalui jalur darat selama dua jam dari […]

  • Suhardi Duka Usulkan Kelanjutan Pembangunan Jalanan Arteri

    Suhardi Duka Usulkan Kelanjutan Pembangunan Jalanan Arteri

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menggelar pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo di Kantor Pusat Kementerian PU, Jalan Pattimura No. 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah usulan strategis pembangunan infrastruktur di Sulawesi Barat. Dalam pertemuan itu Suhardi Duka menyampaikan beberapa usulan prioritas hasil […]

  • Pastikan Keberlanjutan Pembangunan Hingga Tambahan Dana Desa Jika PHS-Enny Nahkodai Sulbar

    Pastikan Keberlanjutan Pembangunan Hingga Tambahan Dana Desa Jika PHS-Enny Nahkodai Sulbar

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MAMUJU – Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, jadi pusat kampanye akbar Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar Prof Husain Syam dan Enny Anggraeni Anwar (PHS-Enny), Jumat 15 November 2024. Di hadapan belasan ribu pendukungnya, PHS-Enny menyampaikan janji kampanyenya. Salah satu yang menonjol adalah kucuran tambahan dana desa senilai Rp 150 juta perdesa. Menurut PHS, hal itu dilakukan agar pembangunan di sesa makin berkembang. “Saya akan […]

  • Pemprov Sulbar Perkuat Pemantauan Kinerja ASN Lewat Aplikasi e-Kinerja BKN

    Pemprov Sulbar Perkuat Pemantauan Kinerja ASN Lewat Aplikasi e-Kinerja BKN

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MAMUJU – Biro Pemkesra melalui Plt. Kasubag Tata Usaha Biro Burahim menghadiri Rapat Kerja Pemantauan dan Monitoring Laporan Penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) periodik bulanan melalui aplikasi e-kinerja BKN, yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Sulbar pada Kamis (25/9/2025) bertempat di Ruang Assessment Lt. II BKD Provinsi Sulawesi Barat. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari […]

  • Ridwan Kamil: Tol Cisumdawu Jadi Pintu Baru ke Kawasan Rebana

    Ridwan Kamil: Tol Cisumdawu Jadi Pintu Baru ke Kawasan Rebana

    • calendar_month Sel, 11 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG –Aktivitas ekonomi dan investasi ke Kawasan Rebana yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menggeliat usai Tol Cileunyi – Sumedang –  Dawuan (Cisumdawu) beroperasi secara penuh. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan Tol Cisumdawu melengkapi infrastruktur besar yang sudah terbangun lebih dulu yakni Pelabuhan Patimban Subang, Bandara Kertajati Majalengka dan Tol Cikopo […]

expand_less