Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » 1 Januari 2007, Adam Air Jatuh di Selat Makassar

1 Januari 2007, Adam Air Jatuh di Selat Makassar

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • visibility 310
  • comment 0 komentar

Adam Air Penerbangan 574 (KI574 atau DHI574) adalah sebuah penerbangan penumpang domestik terjadwal yang dioperasikan oleh Adam Air Dari Bandara Internasional Soekarno-HattaJakarta Via Transit Di Bandara Internasional JuandaSurabaya Ke Bandara Internasional Sam Ratulagi, Manado yang jatuh di Selat Makassar dekat Polewali di Sulawesi Barat pada tanggal 1 Januari 2007 setelah usai Transit Di Surabaya.

Semua 102 orang di dalamnya tewas, menjadikannya kecelakaan penerbangan paling mematikan yang melibatkan Boeing 737-400.

Investigasi nasional diluncurkan atas bencana tersebut. Laporan akhir, yang dirilis pada 25 Maret 2008, menyimpulkan bahwa pilot kehilangan kendali atas pesawat setelah mereka sibuk memecahkan masalah pada sistem navigasi inersia dan secara tidak sengaja memutus sambungan autopilot.

Meskipun terjadi serangkaian insiden keselamatan, yang menyebabkan penutupan Adam Air pada tahun 2008, ini adalah satu-satunya insiden yang mengakibatkan kematian selama 5 tahun keberadaan maskapai tersebut.

Bersama dengan kecelakaan berikutnya dari Penerbangan 172 dan beberapa kecelakaan transportasi lainnya, kecelakaan tersebut turut menyebabkan penurunan peringkat keselamatan penerbangan Indonesia oleh Amerika Serikat.

Hal ini akhirnya berujung pada reformasi keselamatan transportasi berskala besar di Indonesia. Semua maskapai penerbangan Indonesia dilarang terbang ke Uni Eropa selama beberapa tahun setelah kecelakaan tersebut. Setelah berbagai peringatan dari pihak berwenang kepada Adam Air untuk menerapkan peraturan keselamatan tidak diindahkan, maskapai ini dilarang terbang oleh pemerintah Indonesia pada bulan Maret 2008, dan dinyatakan bangkrut pada bulan Juni di tahun yang sama.

Pesawat terbang yang nahas tersebut, jenis Boeing 737-4Q8 buatan tahun 1989 bernomor registrasi PK-KKW,telah mendapat evaluasi terakhir tanggal 25 Desember 2005, memiliki waktu terbang 45.371 jam dan telah digunakan oleh 8 maskapai penerbangan berbeda, termasuk Dan-Air (Britania Raya), British Airways (Britania Raya), GB Airways (Britania Raya), National Jets Italy (Italia), WFBN (Amerika Serikat), Air One (Italia) dan Jat Airways (Serbia dan Montenegro). Pihak Adam Air menyatakan bahwa pesawat masih bisa dipakai 12 tahun lagi.

Pada kesempatan itu, KNKT juga mengemukakan temuannya bahwa technical log (catatan teknis) dalam laporan perawatan pesawat periode Oktober-Desember 2006, telah terjadi 154 kali kerusakan terkait dengan IRS sebelah kiri pada pesawat itu.

Kronologi terbang

Rute Penerbangan 574

Pesawat lepas landas pada pukul 12.55 WIB dari terminal baru Bandara Juanda (SUB), SurabayaIndonesia pada tanggal 1 Januari 2007. Seharusnya pesawat tiba di Bandara Sam Ratulangi (MDC), Manado pukul 16.14 WITA. Pesawat kemudian dilaporkan putus kontak dengan Pengatur lalu-lintas udara (ATC) Bandara Hasanuddin Makasar setelah kontak terakhir pada 14:53 WITA. Pada saat putus kontak, posisi pesawat berada pada jarak 85 mil laut barat laut Kota Makassar pada ketinggian 35.000 kaki.

Pesawat ini membawa 96 orang penumpang. yang terdiri dari 85 dewasa, 7 anak-anak dan 4 bayi. Dipiloti oleh Kapten Refri Agustian Widodo, 48, dan co-pilot Yoga Susanto, 37, dan disertai pramugari Verawati Chatarina, Dina Oktarina, Nining Iriyani dan Ratih Sekar Sari.[5] Pesawat tersebut juga membawa 3 warga Amerika Serikat.

Cuaca di daerah itu badai,[7] Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (saat itu masih bernama Badan Meteorologi, dan Geofisika) mencatat bahwa ketebalan awan naik sampai 30.000 kaki (9.140 m) tinggi dan kecepatan angin pada rata-rata 30 knot (56 km / jam) dalam wilayah. Meskipun operator Bandara Juanda, PT Angkasa Pura I, telah memberikan peringatan kepada pilot mengenai kondisi cuaca, pesawat itu berangkat sesuai jadwal.

Pesawat menabrak angin lebih dari 70 knot (130 km/jam) di atas Selat Makassar, sebelah barat Sulawesi, di mana ia mengubah arah timur, ke arah daratan sebelum kehilangan kontak. Dalam transmisi radio terakhirnya, pilot melaporkan angin yang akan datang dari kiri, tapi kontrol lalu lintas udara menyatakan bahwa angin harus datang dari kanan.

Bertentangan dengan laporan awal, tidak ada panggilan untuk bantuan dikirim oleh pesawat..

Pada 25 Maret 2008, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengumumkan bahwa pilot terlibat dan menghadapi problem navigasi yakni sistem panduan navigasi. Ketika di ketinggian 35.000 kaki dan kru memutuskan IRS Mode selector unit No-2 (kanan) ke posisi mode ATT (attitude), auto pilot jadi mati.

Akibatnya pesawat secara perlahan berbelok (roll) ke kanan hingga terdengar peringatan sistem arah pesawat (bank angle) karena miring ke kanan hingga melewati 35 derajat.

Bahkan, data Digital Flight Data Recorder (DFDR) sesudah pesawat mencapai bank angle hingga 100 derajat dan posisi hidung pesawat menukik, pilot tak juga mengubah arah pesawat. Saat menukik, kecepatan pesawat mencapai 0,926 mach dan daya grativitasi tekanan pesawat berubah dari positif 3,5 g menjadi negatif 2,8 g.

Menurut Dirjen Perhubungan UdaraDepartemen PerhubunganBudhi Muliawan Suyitno, situasi pesawat bergetar hebat sehingga struktur kendali pesawat rusak, dan pesawat kemudian menghantam air dengan badan pesawat yang telah hancur dan terbelah akibat kecepatan tinggi dan gaya gravitasi yang melebihi batas kemampuan badan pesawat. (wikipedia)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Rusak Berat, Surya Yuliawan Tinjau Jembatan Sungai Bonehau

    Antisipasi Rusak Berat, Surya Yuliawan Tinjau Jembatan Sungai Bonehau

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menindaklanjuti peninjauan lapangan pada Jembatan Sungai Bonehau di ruas Jalan Bonehau–Kalumpang, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju. Jembatan ini menggunakan konstruksi rangka baja dengan panjang bentang 100 meter dan lebar 5 meter, guna menjamin kekuatan struktur dan keselamatan pengguna jalan. […]

  • Amankan APBD 2026, Sekprov dan Karo Kesra Koordinasi Intensif Soal Dana Transfer dan Pinjaman Pusat

    Amankan APBD 2026, Sekprov dan Karo Kesra Koordinasi Intensif Soal Dana Transfer dan Pinjaman Pusat

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Plh. Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, bersama Plt. Karo Pemkesra Setda. Sulbar Murdanil, melakukan koordinasi dengan Direktorat Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Selasa (4/11/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai kemungkinan skema penganggaran dalam APBD tahun 2026, khususnya […]

  • Gubernur Kalimantan Selatan Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024

    Gubernur Kalimantan Selatan Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat telah menetapkan Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024. Penetapan tuan rumah tersebut berdasarkan surat nomor 120/PWI-P/LXXVII/2023 tertanggal 29 November 2023. PWI Kalsel selaku pelaksana daerah langsung bekerja secara maraton mempersiapkan segala sesuatu terkait porwanas. Mulai dari rapat pleno hingga melaporkan kepada pemerintah daerah. […]

  • Ridwan Kamil Lepas Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan

    Ridwan Kamil Lepas Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KABUPATEN MAJALENGKA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas kirab budaya dan karnaval pembangunan dalam rangka Hari Jadi ke-533 Kabupaten Majalengka di Jl. KH Abdul Halim, Kamis (8/6/2023). Kirab budaya menampilkan ragam tradisi khas dari 10 kabupaten/kota di Jabar dan Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Majalengka, Kuningan, Ciamis, Pangandaran, Brebes, Cilacap, Indramayu, Cirebon, Kota Cirebon […]

  • Perkuat Budaya Anti Korupsi, Inspektorat Sulbar Turun Langsung Dampingi Pengguna Layanan Isi Kuesioner SPI KPK

    Perkuat Budaya Anti Korupsi, Inspektorat Sulbar Turun Langsung Dampingi Pengguna Layanan Isi Kuesioner SPI KPK

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MAMUJU — Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Inspektorat Pembantu Wilayah Khusus (Irbanwil Khusus) melaksanakan pendampingan pengisian Kuesioner Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 kepada masyarakat dan pengguna layanan publik. Pendampingan dilaksanakan di beberapa instansi pelayanan, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Samsat, serta UPTD Pengujian Mutu Dinas PUPR, Selasa […]

  • Rayakan HUT Ke-122 Pegadaian Ajak “Bersatu Tumbuh Bersama”

    Rayakan HUT Ke-122 Pegadaian Ajak “Bersatu Tumbuh Bersama”

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 115
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-122 pada 1 April 2023, PT Pegadaian menggelar upacara yang digelar secara hibrid secara serentak di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, peringatan HUT kali ini mengambil tema “Bersatu Tumbuh Bersama”. Hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan spirit dan semangat untuk menyukseskan inisiatif holding […]

expand_less