Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Dorong Ketahanan Pangan, Gubernur Sulbar Tingkatkan Indeks Pertanaman

Dorong Ketahanan Pangan, Gubernur Sulbar Tingkatkan Indeks Pertanaman

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi kunci utama untuk mendorong lonjakan produksi pangan di Sulawesi Barat, dibanding hanya mengandalkan pencetakan sawah baru.

Hal itu disampaikan Suhardi Duka saat mengikuti Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring dari Kompleks UPTD Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulbar, di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Rabu 7 Januari 2026.

Menurut Suhardi Duka, IP Sulbar saat ini masih berada di angka 1,4, yang berarti sebagian besar lahan sawah hanya ditanami satu kali dalam setahun.

“Kalau IP kita 1,4, dari sekitar 43 ribu hektare sawah, hanya sekitar 10 ribu hektare yang panen dua kali. Sisanya 33 ribu hektare hanya satu kali panen. Padahal kalau IP kita naik ke 2 saja, itu sama dengan mencetak sawah baru sekitar 30 ribu hektare,” jelasnya.

Namun demikian, Gubernur mengakui bahwa kendala utama peningkatan IP adalah keterbatasan jaringan irigasi dan minimnya anggaran daerah.

“Masalahnya, kita mau bangun irigasi, pengairan, tapi tidak ada duit. Yang punya duit itu (Pemerintah Pusat di) Jakarta. Sementara sektor pengairan pertanian sering kali bukan prioritas utama karena indikator kementerian PU lebih fokus ke jalan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti ego sektoral antar kementerian, khususnya antara kewenangan sektor pertanian dan pekerjaan umum, yang kerap memperlambat penguatan irigasi pertanian.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa selama masa kepemimpinannya, pertanian dan perkebunan akan menjadi pondasi utama pembangunan Sulawesi Barat. Meski secara teori daerah berbasis pertanian berisiko terjebak dalam middle income trap, namun sektor ini tetap harus diperkuat sebagai fondasi pemerataan kesejahteraan.

“Kalau pondasinya pertanian, maka ketimpangan bisa ditekan. Gini Ratio Sulbar 0,306, lebih rendah dari nasional 0,380. Artinya distribusi kesejahteraan kita lebih adil,” ujarnya.

Untuk meningkatkan nilai tambah, Suhardi Duka menekankan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi pertanian, mulai dari pengolahan beras, tepung, hingga produk turunan sawit.

“Kalau kita masih jual biji kakao, kita tidak akan maju. Tapi beras kita sudah masuk industri. Ke depan kita harus bangun industri tepung, minyak goreng, kosmetik berbasis sawit, dan produk turunan lainnya,” katanya.

Ia juga menargetkan ekspor langsung dari Sulawesi Barat, tanpa harus melalui Makassar atau Surabaya. Upaya ini diperkuat dengan rencana menghadirkan kantor Bea Cukai di Sulbar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta Dinas TPHP Sulbar memetakan sawah yang belum memiliki pengairan teknis, sebagai dasar koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian guna meningkatkan IP minimal menjadi 2 dalam lima tahun ke depan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penggunaan varietas unggul melalui penguatan program demplot dan pembelian hasil panen bibit unggul oleh pemerintah daerah agar bisa didistribusikan ke petani.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi menyampaikan bahwa Luas sawah Sulbar mencapai 42.900 hektare, terluas di Kabupaten Polewali Mandar. Cakupan irigasi baru 46 persen, sementara 54 persen masih non-irigasi. Luas panen meningkat dari 63.181 ton (2024) menjadi 74.131 ton (2025).

Produksi beras 2025 mencapai 219.100 ton, dengan konsumsi 149.323 ton, sehingga surplus 69.780 ton. Program percetakan sawah di Mamasa seluas 300 hektare sedang berjalan.

Dari sisi alat mesin pertanian (alsintan), Sulbar masih mengalami kekurangan signifikan, antara lain:

Traktor roda dua: tersedia 566 unit, kebutuhan 2.861 unit
Traktor roda empat: tersedia 189 unit, kebutuhan 477 unit
Kultivator: tersedia 146 unit, kebutuhan 18.000 unit

Tahun 2026, Sulbar memperoleh DIPA Tugas Pembantuan Kementan sebesar Rp151,9 miliar, serta dana dekonsentrasi pupuk sebesar Rp881 juta, yang akan dioptimalkan melalui koordinasi lintas kementerian. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditutup, CONNECTI:CITY 2022 Hasilkan Rekomendasi Pengembangan Ekraf Pascakrisis

    Ditutup, CONNECTI:CITY 2022 Hasilkan Rekomendasi Pengembangan Ekraf Pascakrisis

    • calendar_month Sel, 15 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — CONNECTI:CITY 2022 menghasilkan sejumlah rekomendasi bagi upaya pengembangan ekonomi kreatif pascakrisis akibat pandemi COVID-19.   Demikian terungkap dalam penutupan CONNECTI:CITY “People and the next  Ekonomi-Recovering Together” di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (15/3/2022) malam.   CONNECTI:CITY 2022 sendiri berlangsung 14-15 Maret 2022 merupakan rangkaian dari Road to Presidensi G20 yang berfokus pada […]

  • Ridwan Kamil Minta Linmas Jaga Rumah Warga yang Ditinggal Mudik

    Ridwan Kamil Minta Linmas Jaga Rumah Warga yang Ditinggal Mudik

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) turut bertugas menjaga rumah warga yang ditinggal mudik. Hal ini untuk mengantisipasi kerawanan pencurian rumah kosong saat libur Lebaran. Gubernur mengatakannya di hadapan 500 anggota Satgas Linmas saat Apel Satgas Linmas Provinsi Jawa Barat 2023 di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, […]

  • Komitmen Jabar Maksimalkan Serapan Tenaga Kerja Lokal Dengan konsisten perkuat Sumber Daya Manusia

    Komitmen Jabar Maksimalkan Serapan Tenaga Kerja Lokal Dengan konsisten perkuat Sumber Daya Manusia

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 157
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen untuk terus memaksimalkan warga lokal bisa terserap menjadi tenaga kerja di industri yang ada di Jabar. Menurut Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, sekitar 60 persen industri di Indonesia berada di Jabar. Namun, sekitar 20 persen tenaga kerjanya ber-KTP luar Jabar. “Jabar ini tidak hanya menjadi lapangan […]

  • DPR RI dan Kongres AS Sepakat Pererat Hubungan Bilateral

    DPR RI dan Kongres AS Sepakat Pererat Hubungan Bilateral

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA – Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI-Parlemen Amerika Serikat (AS) sepakat mempererat hubungan bilateral antara DPR RI dengan Delegasi House Democracy Partnership (HDP) atau Kongres Amerika Serikat di berbagai bidang mulai dari sektor perdagangan, investasi dan juga ketahanan. Hal itu disampaikan Ketua GKSB DPR RI-Parlemen AS Charles Honoris […]

  • Gubernur Kalimantan Selatan Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024

    Gubernur Kalimantan Selatan Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat telah menetapkan Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024. Penetapan tuan rumah tersebut berdasarkan surat nomor 120/PWI-P/LXXVII/2023 tertanggal 29 November 2023. PWI Kalsel selaku pelaksana daerah langsung bekerja secara maraton mempersiapkan segala sesuatu terkait porwanas. Mulai dari rapat pleno hingga melaporkan kepada pemerintah daerah. […]

  • YOI Festival Berlangsung Meriah, FKPT Sulbar Mendorong Terwujudnya Sekolah Damai

    YOI Festival Berlangsung Meriah, FKPT Sulbar Mendorong Terwujudnya Sekolah Damai

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MAMUJU – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Barat menggelar acara Youth Of Indonesia (YOI) Festival. Pelaksanaan YOI Festival di DAF Cafe and Resto Mamuju pada Kamis 17 Oktober 2024, mengusung tema “Muda Mandiri Berkarya untuk Negeri”. Berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan peserta dan undangan kehormatan. Ketua Bidang […]

expand_less