Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Sambut Piala Dunia, Pemprov Sulbar Antisipasi Masalah Blank Spot dan Aturan Nobar

Sambut Piala Dunia, Pemprov Sulbar Antisipasi Masalah Blank Spot dan Aturan Nobar

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Demam Piala Dunia FIFA 2026 mulai terasa di berbagai negara, di balik euforia ajang sepak bola terbesar jagat raya ini infrastruktur jaringan dan masalah area tanpa sinyal (blank spot) masih menjadi tantangan besar di Provinsi Sulbar.

Persoalan krusial ini dikupas tuntas dalam acara “Bincang Malaqbi” yang disiarkan langsung dari Studio TVRI Sulbar, Jumat (5/6).

Diskusi ini menghadirkan para pemangku kebijakan untuk membedah kesiapan jangkauan pelayanan siaran di enam kabupaten se-Sulbar. Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Barat (Sulbar), Mahyar Jamal, Kepala Dinas KominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar, Ketua KPID Sulbar Mu’min

Kepsta TVRI Sulbar Mahyar mengungkapkan bahwa total ada 104 pertandingan yang akan disiarkan secara penuh. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa pagelaran sebesar ini terikat oleh aturan hak cipta dan regulasi yang sangat ketat dan riskan.

“Ketika melanggar aturan, maka penaltinya besar, bahkan berupa denda. Sehingga ini kita sosialisasikan aturan tersebut,” tegas Mahyar.

Tantangan terbesar di Sulbar saat ini adalah keterbatasan infrastruktur. TVRI Sulbar sebenarnya telah memiliki empat stasiun transmisi, yakni di Pasangkayu, Mamasa, Majene, dan Mamuju. Melalui pemancar ini, sekitar 60 persen lebih masyarakat Sulbar diklaim bisa mengakses siaran digital.

Sayangnya, untuk tayangan komersial seperti Piala Dunia, aturan melarang siaran digital tersebut didistribusikan ulang lewat TV kabel lokal—kecuali jika TV kabel tersebut memiliki lisensi resmi.

Sialnya, hasil pelacakan menunjukkan mayoritas izin TV kabel di Sulbar tidak sesuai peruntukan.

Mahyar pun menawarkan opsi lain, melalui kerjasama TVRI dengan telkomsel, telah masyarakat dapat mengakses melalui MAXStream TV berbayar. Dia pun memberikan ruang bagi pihak yang igin melaksanakan nobar, tentunya melakukan registrasi terlebih dahulu. Hal ini penting agar memudahkan dalam memonitor aktivitas masyarakat mengakses piala dunia 2026.

Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menyampaikan, pihaknya bersama TVRI sudah membahas perihal akses layanan kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Atas arahan gubernur, pihaknya pun menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung infrastruktur transmisi agar dapat mengakses siaran TVRI Sulbar.

Namun menjadi tantangan saat ini adalah area blankspot. Berdasarkan data Pemprov, saat ini masih ada 12 persen wilayah atau sekitar 80 desa di kawasan pegunungan dan pesisir Sulbar yang masuk kategori blank spot.

“Penanganan infrastruktur intervensi blank spot ini dipengaruhi berbagai faktor. Selain anggaran, juga soal medan,” jelas Ridwan.

Sebagai solusi cerdas agar masyarakat di pelosok tetap bisa menikmati euforia sepak bola, Pemprov Sulbar kini tengah membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk membuka ruang Nonton Bareng (Nobar) resmi. Langkah ini ditujukan baik untuk pihak swasta, dengan catatan harus tetap peperhatikan regulasi yang ada.

Untuk itu pula, kata Ridwan, Pemprov Sulbar juga akan memaksimalkan sosialisasi terkait cara agar masyarakat dapat menonton piala dunia secara resmi, serta edukasi masayarakat terkait regulasi yang harus dipatuhi.

Terkahir sebagaimana diharapkan Gubernur Sulbar, momentum piala dunia diharapkan dapat disaksikan seluruh masyarakat serta dapat mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.

“Kalau bisa semua menikmati, semua gembira, dan paling penting bagi kami itu bisa berkontribusi menggerakkan ekonomi lokal. Manfaatkan momentum ini untuk menaikkan value bagi UMKM,. Surat Edaran pak Gubernur arahnya kesitu; disamping tertib juga menggerakkan ekonomi lokal dan berharap semakin banyak nobar semakin bagus, yang penting sesuai ketentuan,” ucap Ridwan.

Dukungan terhadap hak masyarakat juga disuarakan oleh Komisioner KPID Sulbar, Mu’min, yang bergabung secara daring. Ia mengapresiasi TVRI sebagai perekat sosial dan meminta agar hak masyarakat untuk memperoleh penyiaran Piala Dunia secara gratis tetap terpenuhi.

Namun terkait pelarangan bagi TV kabel, Mumin mengingatkan bahwa masalah geografis Sulbar sangat spesifik, sehingga pendekatan hukum harus dibarengi solusi alternatif. Berdasarkan data KPID, hanya 5 persen TV kabel di Sulbar yang mengantongi izin resmi.
“Opsi alternatif harus dibuka. Problem di Sulbar sangat komplek, sehingga harus ada solusi yang cerdas,” tandas Mumin. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 243
    • 0Komentar

    KABUPATEN BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersilaturahmi di Pondok Pesantren Pink 03, salah satu Pesantren penerima bantuan Program One Pesantren One Product atau OPOP, di Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/4/2022). Pada kesempatan itu Gubernur mengapreasiasi keberhasilan pesantren yang dapat menghasilkan produk-produk unggulan dengan pemasaran yang kian luas. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menerangkan […]

  • Dorong Ketahanan Pangan, Gubernur Sulbar Tingkatkan Indeks Pertanaman

    Dorong Ketahanan Pangan, Gubernur Sulbar Tingkatkan Indeks Pertanaman

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi kunci utama untuk mendorong lonjakan produksi pangan di Sulawesi Barat, dibanding hanya mengandalkan pencetakan sawah baru. Hal itu disampaikan Suhardi Duka saat mengikuti Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring dari Kompleks UPTD […]

  • Keketuaan Indonesia Siapkan Visi Besar ASEAN 2045

    Keketuaan Indonesia Siapkan Visi Besar ASEAN 2045

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rangkaian pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN yang berlangsung pada 9-11 Mei 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur sudah tinggal menghitung hari. Selaku tuan rumah KTT dan menjabat Keketuaan ASEAN 2023, Indonesia terus menggenjot persiapan penyelenggaraan KTT yang berpusat di Labuan Bajo, baik infrastruktur maupun persiapan lainnya yang bersifat nonteknis. Pelaksanaan […]

  • Potret Pembangunan IKN Saat Ini

    Potret Pembangunan IKN Saat Ini

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Peringatan Kemerdekaan Indonesia pada 2024 diyakini bisa berlangsung di IKN. Dari 142 investor yang melirik kawasan itu, 90 di antaranya menunjukkan keseriusan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono meninjau pembangunan jalan tol menuju ke kawasan inti pusat pemerintahan […]

  • Pilar Indonesia Emas 2045

    Pilar Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Oleh: Firdaus (Ketua Umum SMSI) JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyampaikan catatan akhir tahun 2024 dengan menyoroti kiprah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat semangat kebangsaan dan mempersiapkan Indonesia menuju visi besar Indonesia Emas 2045. Dalam refleksi ini, SMSI menilai demokrasi terpimpin dan pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama pencapaian cita-cita tersebut. Presiden […]

  • Evaluasi SPBE, Ridwan Djafar Apresiasi OPD Sulbar Aktif Kelola Web dan Medsos

    Evaluasi SPBE, Ridwan Djafar Apresiasi OPD Sulbar Aktif Kelola Web dan Medsos

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat melakukan evaluasi penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terhadap kanal informasi digital Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar. Rapat evaluasi bersama tim dipimpin langsung Kepala Bidang KPM DiskominfoSS Sulbar Dian Afrianty, di Kantor DiskominfoSS Sulbar, Minggu 1 Maret 2026. Dian menuturkan, evaluasi […]

expand_less