Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Di Hadapan Pimred Media, Ridwan Kamil Suarakan Optimisme 2022

Di Hadapan Pimred Media, Ridwan Kamil Suarakan Optimisme 2022

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
  • visibility 178
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis di sisa masa jabatan terakhir janji politik yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bisa terlaksana.

Hingga saat ini, pembangunan di Jabar sudah berjalan sesuai target. Adapun tahun ini pembangunan sektor infrastruktur, khususnya jalan, akan dikebut karena sempat terhenti selama hampir dua tahun disebabkan anggaran harus dialihkan untuk penanganan COVID-19.

Demikian dikatakan Ridwan Kamil di hadapan para pimpinan redaksi media dalam Forum Pimred yang digelar di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (1/4/2022).

“Saya optimistis 2022 dan tahun terakhir 2023 semua janji-janji politik saya yang dituangkan di RPJMD rata-rata sudah terpenuhi,” ujarnya.

Menjabat Gubernur Jabar sejak 5 September 2018, Ridwan Kamil akan mengakhiri masa jabatannya pada September 2023. Kang Emil, demikian sapaan akrabnya, menuturkan, sejauh ini sejumlah indikator pembangunan menunjukan perbaikan dibanding sebelumnya.

“Kemarin saya melaporkan pertanggungjawaban Gubernur ke DPRD, Alhamdulillah 80 persen lebih target-target meningkat, pengangguran menurun, pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional, kemiskinan menurun dan lainnya,” ungkap Kang Emil.

Gubernur sangat memahami kegelisahan yang dirasakan warganya dengan kenaikan dan kelangkaan berbagai komoditas strategis. Mulai dari kedelai, kenaikan harga daging sapi, hingga yang terakhir minyak goreng yang masih terjadi hingga saat ini. Kemudian disusul kenaikan harga bensin nonsubsidi pertamax dan kenaikan tarif tol yang menambah beban masyarakat.

“Itu tetap menjadi atensi, tapi saya saat ini sedang berinovasi,” katanya.

Salah satunya dengan mendorong BUMD Jabar untuk bergerak mengatasi masalah yang ada. Misal, Bank bjb untuk mengatasi kesulitan permodalan UMKM, hingga peningkatan kualitas jalan oleh PT Jasa Sarana.

“Saya yakin 2022 COVID-19 akan masuk fase endemi kita tunggu pengumumannya. Dengan begitu selain pangan saya mau fokus ngaspal jalan,” ujar Kang Emil.

Dalam pembangunan jalan tersebut, Gubernur tak hanya mengandalkan dana APBD karena cukup memakan waktu. Akan tetapi, Kang Emil berinovasi melibatkan BUMD yaitu PT Jasa Sarana untuk mengerjakan tugas negara, salah satunya pembangunan jalan.

“Inovasinya adalah saya lagi tugaskan BUMD PT Jasa Sarana untuk mengerjakan tugas negara mengaspal jalan,” katanya.

BUMD, menurutnya, tak melulu mengurusi bisnis, karena undang-undang memperbolehkan perusahaan daerah terlibat dalam proyek infrastuktur.

“Jangan hanya berbisnis karena sudah diperbolehkan oleh undang-undang, jadi nanti PT Jasa Sarana akan ngaspal jalan nanti negara membayarnya diakhir tahun,” ujar Kang Emil.

Pun dalam hal bisnis, Ridwan Kamil sedang memikirkan bagaimana mendorong PT Agro Jabar masuk ke industri minyak goreng dengan kontrol negara yang ketat. “Pemda dalam situasi seperti ini tidak bisa lagi berdiri di tengah. Jadi bagaimana caranya agar PT Agro ini masuk di bisnis minyak goreng dengan kontrol negara. Kebun sawit di mana, mari kita cari,” katanya.

Aspirasi Jabar Didengar Pusat

SELAMA dua tahun ini, Pemda Provinsi Jabar terus mendesak Pemerintah Pusat agar daerah mendapatkan dana bagi hasil yang nominalnya sesuai dengan banyaknya jumlah penduduk.

Permohonan keadilan fiskal inipun akhirnya disetujui oleh Pemerintah Pusat dengan disahkannya UU Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Januari 2022.

“Perjuangan mendapatkan keadilan keuangan Jabar ada hasilnya, protes kita didengar dan sudah ada undang-undangnya terkait hubungan keuangan pusat-daerah mulai tahun depan,” ungkap Kang Emil.

Sebelumnya, jumlah dana bagi hasil dari Pemerintah Pusat didasarkan pada banyaknya jumlah daerah, bukan jumlah penduduk. Alhasil jumlah yang diterima Jabar lebih kecil dari Jawa Timur karena jumlah kabupaten/ kotanya hanya 27 daerah, sementara Jatim 38 daerah. Padahal penduduk Jabar jumlahnya mencapai 50 juta jiwa, lebih banyak dari Jatim yakni 40 juta jiwa.

“Kan saya selalu bilang Jabar penduduknya 50 juta, Jatim 40 juta tapi duit ke Jatim Rp30 triliun atau lebih banyak karena bagi hasil dikalikan jumlah daerah bukan jumlah penduduk,” sebut Kang Emil.

Setelah aturan ini diubah dan berlaku mulai tahun depan, maka dipastikan dana bagi hasil yang diterima Jabar akan meningkat. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya pembangunan.

“Jadi nanti ada kenaikan dana dari pusat ke daerah yang penduduknya banyak,” ucapnya.

Adapun daerah di Jabar yang penduduknya paling padat adalah Kabupaten Bogor. Tembus 6 juta jiwa, Kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Banten tersebut menjadi yang terpadat se-Indonesia.

“Nanti Kabupaten Bogor pasti akan dapat tambahan uang dari pusat lebih besar karena penduduknya paling banyak,” ungkap Kang Emil.

Sebelumnya, Kang Emil sempat mengusulkan opsi kepada Pemerintah Pusat jika keadilan fiskal ini tidak terealisasi. Yaitu meminta agar moratorium pemekaran daerah dicabut. Sehingga delapan DOB (daerah otonomi baru) Jabar yang sudah disepakati bisa terwujud.

“Saya bilang pilihannya dua, mekarkan Jabar jangan dimoratorium, atau kasih kami kompensasi uang berdasarkan jumlah penduduk,” tuturnya.

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhardi Duka: E-Sport Wadah Positif Kembangkan Bakat Digital Generasi Muda Sulbar

    Suhardi Duka: E-Sport Wadah Positif Kembangkan Bakat Digital Generasi Muda Sulbar

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), secara resmi membuka turnamen Pesta Merdeka Bareng E-Sport di Café DAP Mamuju, Sabtu 16 Agustus 2025. Ajang ini diikuti 272 peserta dari enam kabupaten se-Sulbar dengan tiga kategori gim, yakni Mobile Legend Bang-Bang (MLBB), PUBG, dan E-Soccer. Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka […]

  • Dokumen LKPJ Pemprov Tahun 2024 Diterima DPRD Sulbar

    Dokumen LKPJ Pemprov Tahun 2024 Diterima DPRD Sulbar

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Ketua I DPRD Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi menerima LKPJ 2024 yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Salim S Mengga, Jumat 28 Maret 2025. Suraidah menjelaskan Penyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024 merupakan bentuk pertanggungjawaban Pemda ke publik dan pemerintah pusat. “Dan hari ini, hari terakhir ngantor, pas mudik orang […]

  • Respon Keluhan Masyarakat, Komisi IV DPRD Sidak RSUD Sulbar

    Respon Keluhan Masyarakat, Komisi IV DPRD Sidak RSUD Sulbar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MAMUJU — Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat bersama unsur Pemerintah Provinsi, yakni Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Amujib serta Plt Kepala Bapperida Muhammad Darwis, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan dan kondisi fasilitas di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Evaluasi ini dilakukan setelah inspeksi mendadak (sidak) dilakukan oleh Komisi IV DPRD Sulbar. Kemudian dilanjutkan rapat […]

  • Gubernur Sulbar Bertemu Perpusnas RI Perkuat Gerakan Literasi Sulbar Mandarras

    Gubernur Sulbar Bertemu Perpusnas RI Perkuat Gerakan Literasi Sulbar Mandarras

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, bersama tim bertemu dengan Kepala Perpustakaan Nasional RI di Kantor Perpusnas, Prof. E. Aminuddin di Jakarta, Senin (25/9/25). Pertemuan ini menghasilkan langkah strategis untuk memperkuat gerakan literasi di Sulawesi Barat melalui program Gerakan Sulbar Mandarras. Dalam audiensi tersebut, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menyampaikan pentingnya penguatan literasi sebagai pondasi pembangunan […]

  • Ridwan Kamil dan Gus Yahya Hadiri Harlah Nahdlatul Ulama ke-99

    Ridwan Kamil dan Gus Yahya Hadiri Harlah Nahdlatul Ulama ke-99

    • calendar_month Kam, 10 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menghadiri peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-99 yang diselenggarakan di Sutan Raja Hotel and Convention Centre Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (10/3/2022).   Dalam sambutannya, pria yang kerap disapa Kang Emil ini memberikan penjelasan mengenai tiga hal tentang bagaimana peran Nahdlatul […]

  • Data BPS: Kunjungan Wisman ke Jabar Meningkat

    Data BPS: Kunjungan Wisman ke Jabar Meningkat

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jabar pada Mei 2024 naik 94,84 persen dari bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik Provinsi Jabar mencatat jumlah wisman yang datang ke Jabar per Mei 2024 sebanyak 1.360 orang, sementara bulan April 2024 sebanyak 698 orang. Peningkatan kunjungan wisman ini telah meningkatkan pendapatan asli daerah secara signifikan, […]

expand_less