Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Di Hadapan Pimred Media, Ridwan Kamil Suarakan Optimisme 2022

Di Hadapan Pimred Media, Ridwan Kamil Suarakan Optimisme 2022

  • account_circle mbahdot
  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
  • visibility 255
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis di sisa masa jabatan terakhir janji politik yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bisa terlaksana.

Hingga saat ini, pembangunan di Jabar sudah berjalan sesuai target. Adapun tahun ini pembangunan sektor infrastruktur, khususnya jalan, akan dikebut karena sempat terhenti selama hampir dua tahun disebabkan anggaran harus dialihkan untuk penanganan COVID-19.

Demikian dikatakan Ridwan Kamil di hadapan para pimpinan redaksi media dalam Forum Pimred yang digelar di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (1/4/2022).

“Saya optimistis 2022 dan tahun terakhir 2023 semua janji-janji politik saya yang dituangkan di RPJMD rata-rata sudah terpenuhi,” ujarnya.

Menjabat Gubernur Jabar sejak 5 September 2018, Ridwan Kamil akan mengakhiri masa jabatannya pada September 2023. Kang Emil, demikian sapaan akrabnya, menuturkan, sejauh ini sejumlah indikator pembangunan menunjukan perbaikan dibanding sebelumnya.

“Kemarin saya melaporkan pertanggungjawaban Gubernur ke DPRD, Alhamdulillah 80 persen lebih target-target meningkat, pengangguran menurun, pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional, kemiskinan menurun dan lainnya,” ungkap Kang Emil.

Gubernur sangat memahami kegelisahan yang dirasakan warganya dengan kenaikan dan kelangkaan berbagai komoditas strategis. Mulai dari kedelai, kenaikan harga daging sapi, hingga yang terakhir minyak goreng yang masih terjadi hingga saat ini. Kemudian disusul kenaikan harga bensin nonsubsidi pertamax dan kenaikan tarif tol yang menambah beban masyarakat.

“Itu tetap menjadi atensi, tapi saya saat ini sedang berinovasi,” katanya.

Salah satunya dengan mendorong BUMD Jabar untuk bergerak mengatasi masalah yang ada. Misal, Bank bjb untuk mengatasi kesulitan permodalan UMKM, hingga peningkatan kualitas jalan oleh PT Jasa Sarana.

“Saya yakin 2022 COVID-19 akan masuk fase endemi kita tunggu pengumumannya. Dengan begitu selain pangan saya mau fokus ngaspal jalan,” ujar Kang Emil.

Dalam pembangunan jalan tersebut, Gubernur tak hanya mengandalkan dana APBD karena cukup memakan waktu. Akan tetapi, Kang Emil berinovasi melibatkan BUMD yaitu PT Jasa Sarana untuk mengerjakan tugas negara, salah satunya pembangunan jalan.

“Inovasinya adalah saya lagi tugaskan BUMD PT Jasa Sarana untuk mengerjakan tugas negara mengaspal jalan,” katanya.

BUMD, menurutnya, tak melulu mengurusi bisnis, karena undang-undang memperbolehkan perusahaan daerah terlibat dalam proyek infrastuktur.

“Jangan hanya berbisnis karena sudah diperbolehkan oleh undang-undang, jadi nanti PT Jasa Sarana akan ngaspal jalan nanti negara membayarnya diakhir tahun,” ujar Kang Emil.

Pun dalam hal bisnis, Ridwan Kamil sedang memikirkan bagaimana mendorong PT Agro Jabar masuk ke industri minyak goreng dengan kontrol negara yang ketat. “Pemda dalam situasi seperti ini tidak bisa lagi berdiri di tengah. Jadi bagaimana caranya agar PT Agro ini masuk di bisnis minyak goreng dengan kontrol negara. Kebun sawit di mana, mari kita cari,” katanya.

Aspirasi Jabar Didengar Pusat

SELAMA dua tahun ini, Pemda Provinsi Jabar terus mendesak Pemerintah Pusat agar daerah mendapatkan dana bagi hasil yang nominalnya sesuai dengan banyaknya jumlah penduduk.

Permohonan keadilan fiskal inipun akhirnya disetujui oleh Pemerintah Pusat dengan disahkannya UU Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Januari 2022.

“Perjuangan mendapatkan keadilan keuangan Jabar ada hasilnya, protes kita didengar dan sudah ada undang-undangnya terkait hubungan keuangan pusat-daerah mulai tahun depan,” ungkap Kang Emil.

Sebelumnya, jumlah dana bagi hasil dari Pemerintah Pusat didasarkan pada banyaknya jumlah daerah, bukan jumlah penduduk. Alhasil jumlah yang diterima Jabar lebih kecil dari Jawa Timur karena jumlah kabupaten/ kotanya hanya 27 daerah, sementara Jatim 38 daerah. Padahal penduduk Jabar jumlahnya mencapai 50 juta jiwa, lebih banyak dari Jatim yakni 40 juta jiwa.

“Kan saya selalu bilang Jabar penduduknya 50 juta, Jatim 40 juta tapi duit ke Jatim Rp30 triliun atau lebih banyak karena bagi hasil dikalikan jumlah daerah bukan jumlah penduduk,” sebut Kang Emil.

Setelah aturan ini diubah dan berlaku mulai tahun depan, maka dipastikan dana bagi hasil yang diterima Jabar akan meningkat. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya pembangunan.

“Jadi nanti ada kenaikan dana dari pusat ke daerah yang penduduknya banyak,” ucapnya.

Adapun daerah di Jabar yang penduduknya paling padat adalah Kabupaten Bogor. Tembus 6 juta jiwa, Kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Banten tersebut menjadi yang terpadat se-Indonesia.

“Nanti Kabupaten Bogor pasti akan dapat tambahan uang dari pusat lebih besar karena penduduknya paling banyak,” ungkap Kang Emil.

Sebelumnya, Kang Emil sempat mengusulkan opsi kepada Pemerintah Pusat jika keadilan fiskal ini tidak terealisasi. Yaitu meminta agar moratorium pemekaran daerah dicabut. Sehingga delapan DOB (daerah otonomi baru) Jabar yang sudah disepakati bisa terwujud.

“Saya bilang pilihannya dua, mekarkan Jabar jangan dimoratorium, atau kasih kami kompensasi uang berdasarkan jumlah penduduk,” tuturnya.

  • Penulis: mbahdot

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Sulbar Segera Distribusi Logistik TBC ke Kabupaten

    Dinkes Sulbar Segera Distribusi Logistik TBC ke Kabupaten

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat melalui Instalasi Farmasi Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan penyediaan dan distribusi logistik Program Tuberkulosis (TBC) untuk selanjutnya didistribusikan ke seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan logistik TBC di fasilitas pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit, puskesmas, […]

  • Resmikan Oetomo Hospital, Pesan Ridwan Kamil: Prioritaskan Layanan Kesehatan bagi Warga Tak Mampu

    Resmikan Oetomo Hospital, Pesan Ridwan Kamil: Prioritaskan Layanan Kesehatan bagi Warga Tak Mampu

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan operasional Oetomo Hospital di Kabupaten Bandung, Sabtu (22/7/2023). Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil berharap, hadirnya layanan kesehatan baru yang ditunjang dengan fasilitas lengkap tersebut mampu meningkatkan derajat kesehatan, khususnya masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung. Menurutnya, pemerintah butuh dukungan swasta dalam menyelesaikan dinamika di masyarakat. “Ini […]

  • 1 Januari 1984, Brunei Darussalam Merdeka Sepenuhnya

    1 Januari 1984, Brunei Darussalam Merdeka Sepenuhnya

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pada 1 Januari 1984, Brunei Darussalam telah berhasil mencapai kemerdekaan sepenuhnya dari Inggris. Brunei, dengan nama resmi Brunei Darussalam, adalah negara berdaulat di Asia Tenggara yang terletak di pantai utara pulau Kalimantan. Negara ini memiliki wilayah seluas 5.765 km² yang menempati pulau Kalimantan dengan garis pantai seluruhnya menyentuh Laut Tiongkok Selatan. Wilayahnya dipisahkan ke dalam negara bagian di Sarawak, Malaysia. Saat ini, Brunei memiliki Indeks Pembangunan Manusia tertinggi kedua di Asia Tenggara […]

  • Sekda Setiawan: Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Kembangkan Pertanian Jawa Barat

    Sekda Setiawan: Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Kembangkan Pertanian Jawa Barat

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja membuka Rapat Kerja Daerah DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jabar di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (22/7/2023). Setiawan menuturkan, ekonomi Jabar saat ini tumbuh positif sebesar lima persen, khususnya dalam laju pertumbuhan sektor pertanian berkontribusi besar sebanyak dua persen serta berdasarkan struktur […]

  • Muhammad Rivai Menegaskan Pentingnya  Manajemen Kelemahan Manusia

    Muhammad Rivai Menegaskan Pentingnya  Manajemen Kelemahan Manusia

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAMUJU –  Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) melaksanakan Pengajian Rutin Bulanan. Bertempat di Aula Kampus II, Sabtu 16 Mei 2026. Pengajian diikuti oleh Pengurus Badan Pembina Harian Unimaju, Dosen, Tendik, Pengurus Muhammadiyah, dan Organisasi Otonom. Pemateri Ustadz Muhammad Rivai, S.Pd.I., M.Pd.I. (Ketua LPP-AIK Unimaju) membawakan materi dengan tema “Mengenal Keistimewaan Bulan Dzulhijjah dalam meraih Rahmatan Lilalamin”. […]

  • Ridwan Kamil: Jabar Upayakan Peningkatan Pemerataan dan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    Ridwan Kamil: Jabar Upayakan Peningkatan Pemerataan dan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 209
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar Halalbihalal Lebaran 2022 secara daring bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (14/5/2022). Dalam acara tersebut Gubernur mengemukakan, pasca pandemi Pemda Provinsi Jabar akan meningkatkan akses pemerataan dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur kesehatan seperti […]

expand_less