Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Indeks Literasi Indonesia Dinilai Memprihatinkan

Indeks Literasi Indonesia Dinilai Memprihatinkan

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengaku prihatin dengan Indeks Literasi Indonesia di dunia berdasarkan Survei PISA 2018. Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah.

Ia memperinci survei tersebut bahwa kemampuan membaca siswa Indonesia berada pada skor 371, sementara rata-rata negara OECD meliputi Australia, Austria, Belgia, Kanasa, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, dan Yunani memiliki skor 487.

Adapun menurut penilaian berdasarkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), skor Indonesia pada tahun 2022 sebesar 64,48 dari skala 1-100. Angka tersebut dinilai masih belum menggembirakan dan terus menjadi masalah nasional yang sangat memprihatinkan.

Hal ini diungkapkan Huda dalam Kunjungan Kerja Spesifik Panja Literasi Komisi X DPR RI ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (6/4/2023). Hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi Perpusnas, Nurcahyono dan para stakeholder terkait.

“Saya prihatin tingkat kegemaran membaca dan indeks literasi di Indonesia saat ini masih sangat memprihatinkan, dan menjadi masalah nasional. Sementara itu di sisi lain untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik, harus dimulai dari gerakan literasi atau gerakan membaca. Karena dengan literasi tinggi akan bisa melahirkan manusia yang bisa berinovasi dan berdaya saing tinggi. Tanpa literasi tinggi tidak akan bisa menciptakan SDM yang inovatif dan kompetitif,” ujar Huda.

Lebih lanjut, Politisi PKB ini juga mengatakan adanya kesenjangan yang cukup tinggi antara kebutuhan tenaga perpustakaan dengan pengadaannya. Saat ini, tenaga perpustakaan hanya bisa meng-cover kebutuhan sebanyak 7,51 persen, sementara sebesar 92,49 persen belum dapat terpenuhi kebutuhan pengadaannya. kalau dibuat angka, kurang lebih 162.000 tenaga perpustakaan yang dibutuhkan seluruh Indonesia.

Saat ini, tambahnya, tenaga perpustakaan yang tersedia kurang lebih sekitar 4.000 orang. Secara persebaran, kurang lebih tenaga perpustakaan di Pulau Jawa berjumlah dua ribu kurang lebih, sedangkan di luar Jawa ada sekitar 2.300-an orang. Di sisi lain, tenaga perpustakaan yang sudah diangkat menjadi PNS baru sekitar 4.500-an orang.

“Dengan demikian kita mengalami gap kebutuhan kurang lebih sekitar pukul 162.000 tenaga pustakawan. Hal tersebut menjadi isu yang perlu didorong. Pak Sekretaris Daerah (Sekda) sudah mempunyai komitmen yang kuat, untuk memberikan jalan keluar persoalan yang mengemuka saat ini, dan kita berterima kasih. Bisa tanya langsung ke beliau bagaimana supaya tenaga perpustakaan di Kabupaten Karawang ini bisa dimaksimalkan,” pungkas Huda.

Di kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri, mengatakan akan berdiskusi dengan teman-teman dengan para pustakawan. Petugas perpustakaan di daerah-daerah khususnya di desa dan sekolah, status kepegawaiannya saat ini belum mendapatkan perhatian. Ini, menurutnyac menjadi instropeksi dan evaluasi bagi internal Pemkab Karawang.

Karena itu, tambah Sekda Acep, Pemerintah Kabupaten Karawang akan mengusulkan Tenaga Perpustakaan masuk ke dalam formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Adapun usulan lain seperti, selain pengusulan P3K dan CPNS akan diusulkan skenario lain, misalnya diperbolehkan oleh aturan atau regulasi seperti lewat alih daya (outsourcing) yang tidak menyalahi aturan.

“Sehingga mereka juga ada haknya selain melakukan kewajiban sebagai pustakawan. Selain  itu juga Insyaallah akan dirapatkan dengan para stakeholder, guna menginventarisasi ketersedian sarana dan prasarana buku dan juga perpustakaan,” ujar Sekda Acep.

Sekda Acep berkomitmen satu-persatu persoalan akan diperbaiki. “Mudah-mudahan di anggaran yang sekarang dan tahun depan bisa menjawab aspirasi dan masukan teman-teman dari daerah. Dan akan disepakati sebagai bagian dari peningkatan kecerdasan masyarakat dan investasi yang akan datang,” tutup Sekda Acep. (rni/rdn)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Jabar Buka Piala Gubernur Jawa Barat 2022

    Sekda Jabar Buka Piala Gubernur Jawa Barat 2022

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 215
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja membuka Piala Gubernur Jawa Barat 2022 yang digelar 11 – 19 Juni 2022 di Lapangan Softball Lodaya, Kota Bandung, Minggu (12/6/12). Piala Gubernur 2022 akan mempertandingkan softball, e-sport, dan judo. Softball menjadi yang pertama dibuka. Setiawan mengatakan Piala Gubernur 2022 ini penting dalam menyiapkan atlet […]

  • Gubernur Sulbar Kunjungi Sekolah Rakyat Sulbar, Sebut Masa Depan Pendidikan Kian Cerah

    Gubernur Sulbar Kunjungi Sekolah Rakyat Sulbar, Sebut Masa Depan Pendidikan Kian Cerah

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR) yang sementara ini aktivitasnya masih menumpang di Gedung SMKN 1 Kakao Sulbar yang berada di Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu, 21 September 2025. Sekolah Rakyat yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto telah aktif melakukan proses balajar mengajar satu bulan lebih. Di Sulbar, Sekolah Rakyat […]

  • Semarak Peringatan HUT RI ke-78 di Mamuju Tengah

    Semarak Peringatan HUT RI ke-78 di Mamuju Tengah

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 146
    • 0Komentar

    TOBADAK – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng)  melaksanakan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) . Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan yang ke 78 ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Mateng, Kamis 17 Agustus 2023. Bupati Mateng Aras H Tammauni menjadi Pembina Upacara dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ini. Sedangkan pembaca teks […]

  • Suhardi Duka: Pendidikan Harus Menjadi Solusi, Bukan Masalah

    Suhardi Duka: Pendidikan Harus Menjadi Solusi, Bukan Masalah

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 206
    • 0Komentar

    POLMAN — Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), menegaskan pentingnya sistem pendidikan yang link and match dengan kebutuhan dunia kerja. Hal itu disampaikan SDK saat menjadi pembicara dalam kuliah pakar di Kampus Institut Hasan Sulur (IHS) Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat 24 Oktober 2025. Dalam paparannya, Suhardi Duka mengulas perjalanan panjang pendidikan nasional yang terus beradaptasi […]

  • Pemdaprov Jabar Komitmen Berantas Judi “Online” dan Perjudian Konvensional

    Pemdaprov Jabar Komitmen Berantas Judi “Online” dan Perjudian Konvensional

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, pihaknya berkomitmen memberantas judi online dan pinjaman online ilegal yang marak terjadi di Jabar. Berdasarkan dari data Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK), Jabar menjadi salah satu provinsi yang banyak mengakses judi online. “Jabar salah satu provinsi yang terpapar judi online cukup besar, […]

  • Bapperida Sulbar Dorong Percepatan Pemenuhan Data Spasial untuk Perencanaan Pembangunan Akuntabel

    Bapperida Sulbar Dorong Percepatan Pemenuhan Data Spasial untuk Perencanaan Pembangunan Akuntabel

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemprov Sulbar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) mendorong percepatan pemenuhan data spasial dalam Rapat Koordinasi Simpul Jaringan Geospasial Tahun 2025. Kegiatan ini digelar Kamis 25 September 2025 di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Sulbar, dengan melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyatukan langkah dalam mendukung perencanaan pembangunan yang akuntabel […]

expand_less