Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Menyiapkan Tondano Jadi Arena Olahraga Internasional

Menyiapkan Tondano Jadi Arena Olahraga Internasional

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Lebih 1.000 wisatawan per bulan datang menikmati kesejukan udara sekitar Danau Tondano. Upaya mengembalikan pamor dan pesona danau vulkanik, yang merupakan rumah ikan endemik bernama payangka, tengah gencar dilakukan.

Sulawesi Utara bukan hanya terkenal karena Taman Nasional Bunaken. Provinsi dengan moto Si Tou Tumou Tou itu juga memiliki objek wisata cantik lainnya, salah satunya adalah Danau Tondano.

Letaknya di Kabupaten Minahasa atau sekitar 36 kilometer perjalanan darat dari Manado, ibu kota provinsi. Sebuah jalan provinsi melingkari danau dan menghubungkannya dengan Kota Manado, Kecamatan Tondano Timur, Kecamatan Eris, Kecamatan Kakas, Kecamatan Remboken, dan Kecamatan Tondano Selatan.

Danau seluas 4.278 hektare atau panjang sekira 11 km dan lebar 5 km itu diapit oleh Gunung Kaweang, Gunung Lembean, Gunung Masarang, dan Bukit Tampusu. Itulah sebabnya kawasan di sekitar danau berhawa sejuk, ditambah lagi lokasinya yang berada di ketinggian sekitar 684 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Permukaan air danau berwarna biru jernih dan beraliran tenang ditambah lansekap sekeliling berupa perbukitan dan pegunungan menghadirkan keindahan tersendiri. Sekitar 300 meter dari tepian danau terdapat pulau kecil berukuran 100 meter x 30 meter bernama Pulau Likri.

Pantas saja jika pengelana besar asal Jerman, Johann Friedrich Riedel, jatuh hati dibuatnya saat pertama kali menginjakkan kaki di Danau Tondano pada 1831 lampau. “Di hadapan kami telah terbentang danau biru Tondano. Dia dikelilingi oleh pegunungan hijau di setiap sudut mata memandang,” ungkap Riedel saat kali pertama melihat danau vulkanik terluas di Sulut tersebut.

Penulis Reinhold Grundemann pun merekam pengalaman Riedel itu ke dalam bukunya Johann Friedrich Riedel: ein Lebensbild aus der Minahassa auf Celebes yang diterbitkan pada 1873.

Bukan saja Riedel dan Grundemann yang bersaksi akan keindahan Danau Tondano. Koran De Indische Courant pada edisi terbitan 25 Mei 1937 pun memuatnya. Menurut peliputnya, meski hanya berjalan kaki atau menaiki sepeda, kita dapat dengan mudah berkeliling di tepian danau.

“Jika berada di Tondano tidak pergi ke Danau Tondano, sulit untuk mengatakan sudah mengunjungi tempat ini. Di sepanjang pinggiran danau orang dapat melakukan perjalanan yang menyenangkan,” tulis mereka.

Pada masa itu, sangat mudah melihat orang-orang berenang di tepian danau. Apalagi hingga 1934 titik terdalam danau sudah sekitar 40 meter di bawah permukaan air. Rumah-rumah warga pun tampak mengelilingi danau ditingkahi oleh hamparan sawah luas membentang. Tak sedikit pula penduduk yang membangun rumah hingga ke lereng pegunungan di sekitar Danau Tondano.

Biota air di danau ini tak kalah menariknya karena terdapat banyak spesies ikan seperti mujair (Oreochromis mossambicus), gurame (Osphronemus goramy), tawes (Barbonymus gonionotus), dan lobster air tawar. Terdapat pula ikan endemik Danau Tondano bernama payangka yang memiliki kemampuan bereproduksi sangat tinggi dan melakukannya sepanjang tahun, utamanya terjadi di bulan Juni, September, dan Desember.

Setiap ikan bernama latin Ophieleotoris aporos ini sekali reproduksi mampu menghasilkan 30.000-60.000 telur. Ikan berukuran 10 sentimeter saat dewasa ini menjadi buruan masyarakat Tondano karena kelembutan dagingnya. Akibatnya, populasi payangka mulai terancam.

Pemerintah setempat mulai meminta masyarakat untuk tidak menangkap secara besar-besaran payangka, terutama memakai jaring pukat. Bukan itu saja ancaman yang dihadapi oleh Danau Tondano karena 20 persen permukaan airnya saat ini tertutupi oleh tumbuhan eceng gondok (Eichhornia crassipes).

Euthalia Hanggarai Sittadewi, seorang peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pernah meneliti danau ini pada 2008 dan menemukan, eceng gondok telah membuat banyak flora dan fauna mati.

Selain itu, mengakibatkan terjadinya sedimentasi di dasar danau. Akibatnya, terjadi pendangkalan secara cepat dalam kurun 90 tahun terakhir. Pada 1974, kedalaman danau masih di kisaran 28 meter dan semakin dangkal tinggal 13,5 meter pada 2020 lalu.

Pendangkalan turut disumbang oleh melubernya lumpur dari lereng-lereng perbukitan menuju danau akibat terbawa banjir dan longsor dari 12 sungai yang bermuara di Danau Tondano.

Revitalisasi Danau

Otoritas setempat bukannya tidak tahu, mereka justru terus bergerak untuk mencegah agar Danau Tondano tetap menjalankan fungsinya sebagai penyedia air bersih, sumber irigasi, perikanan, dan objek wisata utama di Sulut.

Selain itu, danau tersebut juga turut menyokong ketersediaan air sebagai sumber energi bagi beberapa pembangkit listrik di dalam sistem jaringan kelistrikan Sulut dan Gorontalo.

Menurut Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I, I Komang Sudana, seperti dikutip dari Antara, pihaknya melakukan revitalisasi di sempadan danau dengan memberi batas. Tujuannya untuk meminimalkan aktivitas atau kegiatan yang ikut mempengaruhi penyusutan luasan danau. Bentuknya berupa tanggul sepanjang 8,4 km mengitari tepian danau yang dapat dimanfaatkan sebagai area publik. Sekaligus sebagai pencegah abrasi dan sedimentasi.

Program revitalisasi lainnya adalah pengangkatan gulma eceng gondok yang telah berkembang sebagai gulma dan mengganggu ekosistem di sekitar danau. Bahkan sejak 2019, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa mengerahkan puluhan warga dari 20 desa di sekitar danau untuk membersihkan gulma setiap hari dibantu oleh pihak Kodam XIII/Merdeka.

Mengutip keterangan Penerangan Kodam XIII/Merdeka beberapa waktu lalu, mereka mengerahkan sekitar 500 prajurit untuk membersihkan eceng gondok.

Bupati Minahasa Royke Octavian Roring bahkan sempat berkunjung kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk meminta dukungan bagi penanganan Danau Tondano termasuk peningkatan kualitas jalan lingkar di sekitar danau. Terakhir, adanya upaya dari Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Minahasa untuk membangkitkan pamor Danau Tondano dengan membawa perhelatan Asian International Waterski and Wakeboard Fest 2023.

Kejuaraan ski air tingkat Asia ini akan diadakan di Danau Tondano, November 2023 diikuti sekitar 100 atlet nasional dari 13 negara, di antaranya, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Iran, Malaysia, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

Presiden IWWF Asia Paul Fong juga telah meninjau bakal lokasi lomba di Danau Tondano, April 2023 lalu. Semoga saja seluruh upaya dari otoritas di Sulut mampu mengembalikan pesona Danau Tondano seperti yang dikagumi oleh Riedel di masa lampau.

Penulis: Anton Setiawan

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahroni Minta Polri Usut Tuntas Skema Jual Beli Masuk Bintara

    Sahroni Minta Polri Usut Tuntas Skema Jual Beli Masuk Bintara

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam dugaan praktik jual beli penerimaan Bintara di lingkungan Polda Jawa Tengah (Jateng). Sahroni meminta Polri mendalami dan mengusut tuntas skema dan jaringan tersebut karena diduga praktik jual beli masuk Bintara berlangsung secara sistematis. “Mohon ditelusuri lebih dalam terkait skema yang dimainkan para pelaku. Bagaimana […]

  • Layanan Beasiswa Pemprov Sulbar 2025, 20 Mahasiswa Antusias Serahkan Berkas

    Layanan Beasiswa Pemprov Sulbar 2025, 20 Mahasiswa Antusias Serahkan Berkas

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MAMUJU – Biro Pemkesra melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat kembali melaksanakan pelayanan hari kedua terkait penerimaan berkas calon penerima beasiswa tahun 2025, Selasa 16 September 2025. Ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga pada sektor pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Bagian Kesra dengan dihadiri 20 […]

  • Ridwan Kamil Kunker ke Amerika Serikat, Ketua ADPMET, Cari Peluang Investasi Energi Terbarukan untuk Listrik

    Ridwan Kamil Kunker ke Amerika Serikat, Ketua ADPMET, Cari Peluang Investasi Energi Terbarukan untuk Listrik

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan melakukan perjalanan dalam rangka kunjungan luar negeri ke Amerika Serikat 18 – 20 Mei 2023. Dalam kunker luar negeri, Ridwan Kamil ada dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET). Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — menyebut, ia diberi […]

  • Ridwan Kamil Promosi Desa Digital ke PDABPDSI NTB

    Ridwan Kamil Promosi Desa Digital ke PDABPDSI NTB

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 276
    • 0Komentar

    NUSA TENGGARA BARAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempromosikan Desa Digital sebagai jalan kesejahteraan kepada Pengurus Daerah Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PDABPDSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat.   Pemda Provinsi Jabar memiliki program Desa Digital yang telah mengubah kehidupan dan mindset orang desa menjadi lebih akrab dengan teknologi kekinian.   “Semua ekonomi turun […]

  • Sekda Jabar Konsolidasi BKPSDM – BKD Kabupaten dan Kota

    Sekda Jabar Konsolidasi BKPSDM – BKD Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekda Jabar Herman Suryatman mendorong ASN di Jabar konsisten memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat. ASN diminta terus meningkatkan kapasitas, kualifikasi, kompetensi, dan kedisiplinan. Herman mengatakannya saat memimpin konsolidasi antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jabar dengan badan kepegawaian daerah (BKD) 27 kabupaten dan kota se- Jabar di Gedung Sate […]

  • 120 Content Creator Ciayumajakuning Dapat Pelatihan

    120 Content Creator Ciayumajakuning Dapat Pelatihan

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON – Sebanyak 120 content creator asal Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan mulai dilatih menjadi duta pariwisata Jabar. Ke-120 content creator asal Ciayumajakuning tersebut termasuk di antara 1.000 content creator yang masuk program Smiling West Java (SWJ) Ambassador 2023. Para content creator merupakan putra daerah dari desa – desa wisata yang ada di kawasan […]

expand_less