Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » KPK Temukan 23.800 ASN Terdaftar sebagai Penerima Bansos

KPK Temukan 23.800 ASN Terdaftar sebagai Penerima Bansos

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sebanyak 23.800 orang aparatur sipil negara (ASN) yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos)

Penemuan tersebut didapat saat KPK dan Kemensos melakukan pencocokan silang antara nomor induk kependudukan (NIK) dan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dengan data Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Kita padankan data dengan BKN, mau lihat siapa yang terindikasi ASN. Ternyata kita temukan sekitar 23.800  (penerima Bansos) itu memiliki pekerjaan sebagai ASN,” kata Direktur Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Selasa.

“Hari ini kita undang semua (pemerintah) daerah, kita pulangkan ini data, mohon diperbaiki, kita beri waktu sebulan. Perbaiki artinya dikeluarkan, dicek dulu ke lapangan jangan-jangan data kita juga salah, tapi dicek ke lapangan kalau benar dia ASN, boleh ditukar dengan calon penerima lain,” ujarnya.

Mantan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu juga mengingatkan kepada jajaran pemerintah daerah untuk tidak memaksakan memasukkan calon penerima bansos yang tidak memenuhi kriteria.

“Kalaupun tidak ada calon penerima yang memenuhi syarat jangan dipaksa, karena nanti akan ditolak juga,” kata Pahala.

Pahala kemudian mengungkapkan nilai keseluruhan bansos yang tidak tepat sasaran itu mencapai sekitar Rp140 miliar per bulan dan pihaknya bersama Kemensos masih menunggu laporan dari pemerintah daerah yang akan memverifikasi temuan KPK dan Kemensos tersebut.

“Untuk ASN dan yang penerima upah itu, kita estimasi Rp140 miliar per bulan itu sebenarnya kita enggak tepat sasaran. Soal benar atau tidaknya nanti kita tunggu sebulan lagi dari daerah, apa bener yang disebut ini memang tidak tepat,” tuturnya.

Pahala juga mengatakan masyarakat bisa berpartisipasi dalam memastikan penerima bantuan sosial adalah orang-orang yang benar-benar berhak lewat mekanisme usul sanggah secara daring di Cekbansos.kemensos.go.id

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata bahkan menduga ada indikasi korupsi soal temuan ASN yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari Kemensos.

“Jika ASN hingga pengurus perusahaan menerima bansos, ini akan menjadi fraud. Akan ada indikasi korupsi, misalnya bisa saja dia didaftarkan, lalu bansosnya nanti dibagi dua dengan oknum,” kata Alex. (siberindo.co)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes se- Jabar dan Praktisi Bahas Khusus Hepatitis Akut Misterius

    Dinkes se- Jabar dan Praktisi Bahas Khusus Hepatitis Akut Misterius

    • calendar_month Sab, 7 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 225
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), rumah sakit, laboratorium kesehatan daerah, serta dinas kesehatan 27 kabupaten/kota mengantisipasi kemunculan penyakit hepatitis akut misterius yang telah dinyatakan WHO sebagai kasus luar biasa. Jawa Barat sendiri tetap waspada meskipun belum menemukan kasus seperti di DKI Jakarta, yang telah ditemukan […]

  • Donasi Pemprov Rp 1 Miliar Lebih, Siap Disalurkan ke Sumatra-Aceh

    Donasi Pemprov Rp 1 Miliar Lebih, Siap Disalurkan ke Sumatra-Aceh

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAMUJU – Donasi penggalangan dana Pemprov Sulbar terus berjalan sampai saat ini. Pengumpulan donasi untuk Aceh dan Sumatera dilaksanakan samapi 10 Desember. Penyerahan akan dilakukan tanggal 15 Desember 2025. Hal ini, disampaikan Plt Karo Pemkesra Sulbar Murdanil. Ia mengatakan penggalangan donasi masih terus berjalan. “Terkumpul dari Pemprov sendiri dan umum Rp 1 miliar lebih dan […]

  • Rektor Unhas Lantik 28 Pejabat Baru dan Dosen Lulusan S3

    Rektor Unhas Lantik 28 Pejabat Baru dan Dosen Lulusan S3

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Penerimaan Dosen Lulusan Program Doktor (S3) dalam Lingkup Unhas pada Kamis, (27/03). Upacara yang berlangsung di Lantai Dasar Gedung Rektorat ini terdapat 28 pejabat baru yang dilantik langsung oleh Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc. Selain itu, dua orang dosen lulusan […]

  • Pimpinan DPRD Sulbar Kunker ke DPRD Jabar, Bahas Optimalisasi Fungsi Legislasi dan Pengawasan

    Pimpinan DPRD Sulbar Kunker ke DPRD Jabar, Bahas Optimalisasi Fungsi Legislasi dan Pengawasan

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 200
    • 0Komentar

    BANDUNG — Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras dan Abdul Halim melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Jabar, Kamis 5 Februari 2026. Mereka disambut Ketua DPRD Jabar yang juga Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) Buky Wibawa Karya Guna bersama Sekretaris DPRD Jabar Dodi Sukmayana. Kunker ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi […]

  • Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum

    Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 165
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Terkait pemberitaan tentang kontaminasi obat-obatan di Sungai Citarum, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan bahwa kita harus cermat membaca dan memahami hasil penelitian dari Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air – BRIN tersebut. “Saya sudah konfirmasi langsung dengan Ibu Retno sebagai penelitinya. Beliau menyayangkan pemberitaan tersebut. Dijelaskan bahwa itu […]

  • Jembatan Sodongkopo Mulai Dibangun, Selesai Akhir 2023, Ridwan Kamil: Ke Batukaras Hanya 10 Menit

    Jembatan Sodongkopo Mulai Dibangun, Selesai Akhir 2023, Ridwan Kamil: Ke Batukaras Hanya 10 Menit

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KABUPATEN PANGANDARAN — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meletakkan batu pertama proyek Jembatan Sodongkopo di Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Ahad (9/7/2023). Jembatan Sodongkopo menghubungkan garis pantai sepanjang 91 kilometer mulai dari Pantai Batuhiu, Bojongsalawe, Nusawiru, Batukaras, dan Pantai Madasari. Termasuk menghubungkan ke Bandara Nusawiru yang cukup aktif dipakai penerbangan. Ridwan Kamil berharap Jembatan Sodongkopo […]

expand_less