Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Sekwan DPRD Sulbar Apresiasi Tabligh Akbar Mandarpreneur Syariah

Sekwan DPRD Sulbar Apresiasi Tabligh Akbar Mandarpreneur Syariah

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Arianto, menghadiri Tabligh Akbar Mandarpreneur Syariah (Madrasah) 2026 yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulbar di Masjid Suada, Mamuju, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Ekonomi Syariah Sulawesi Barat melalui Halal Lifestyle dan Keuangan Keluarga yang Sehat” tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Hadir pula sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.

Tabligh Akbar ini melibatkan aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat umum sebagai wadah memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai ekonomi syariah.

Dalam sambutannya, Junda Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, Sulawesi Barat memiliki karakter religius yang menjadi modal penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Nilai-nilai keislaman hidup dan berkembang melalui masjid, pesantren, majelis taklim, serta aktivitas sosial masyarakat. Kondisi ini menjadi modal penting untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah kita,” ujar Junda.

Ia menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan perbankan syariah maupun sertifikasi halal, tetapi mencakup cara memperoleh rezeki yang halal, mengelola keuangan secara bijak, mengonsumsi produk halal dan thayyib, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, tema Tabligh Akbar kali ini sangat relevan. Penguatan ekonomi syariah harus dimulai dari lingkungan paling dekat, yaitu keluarga,” tegasnya.

Junda menjelaskan bahwa konsep halal lifestyle tidak hanya sebatas memilih makanan dan minuman halal, tetapi juga mencakup perilaku hidup yang jujur, memperoleh penghasilan yang halal dan baik, mengelola pengeluaran secara bijak, menghindari perilaku konsumtif, serta memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal produktif.

“Ketika keluarga mampu mengelola rezeki secara bijak dan menghindari praktik keuangan yang merugikan, maka akan lahir masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Lebih lanjut, Junda menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui KDEKS berkomitmen mempercepat pengembangan ekonomi syariah melalui penguatan literasi ekonomi syariah, pengembangan ekosistem halal, pemberdayaan UMKM syariah, penguatan industri halal, optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), serta perluasan akses pembiayaan syariah.

Junda juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk halal UMKM lokal Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah.

“Dengan begitu, ekonomi syariah tidak hanya meningkatkan keberkahan, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Sementara itu, Sekwan DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Arianto menilai Tabligh Akbar Madrasah menjadi momentum strategis untuk memperkuat literasi ekonomi syariah di tengah masyarakat. Menurutnya, penguatan ekonomi syariah harus diiringi dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gaya hidup halal dan pengelolaan keuangan keluarga yang sehat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa ekonomi syariah bukan hanya berkaitan dengan sektor keuangan, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Jika dimulai dari keluarga, maka akan terbentuk masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera,” ujar Arianto.

Ia menambahkan, DPRD Sulawesi Barat mendukung berbagai program yang mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah, termasuk pemberdayaan UMKM, peningkatan literasi keuangan syariah, serta pengembangan industri halal di daerah.

“Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, KDEKS, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar ekonomi syariah semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” tutup Arianto.

Melalui Tabligh Akbar Madrasah 2026, diharapkan tercipta ruang dakwah yang membumi dan mampu menghubungkan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dari masjid, keluarga, pesantren hingga UMKM, ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan dapat terus dibangun demi mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepakat! Indonesia-Korea Perluas Kolaborasi dari Sektor Bisnis hingga Pertukaran Budaya

    Sepakat! Indonesia-Korea Perluas Kolaborasi dari Sektor Bisnis hingga Pertukaran Budaya

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 217
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Lee Jae Myung menekankan bahwa hubungan antara Republik Korea dan Indonesia telah berkembang pesat dan kini mencakup berbagai sektor strategis. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025, di Hwabaek International Convention […]

  • Jawa Barat Prioritaskan Pembangunan SMA/SMK Baru di 33 Kecamatan

    Jawa Barat Prioritaskan Pembangunan SMA/SMK Baru di 33 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memprioritaskan pembangunan SMA/SMK baru di 33 kecamatan di Jabar. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya, pembangunan SMA/SMK negeri di 33 kecamatan itu akan dimulai pada 2024. “Kita bangun secara bertahap, mulai tahun 2024, 2025, dan 2026 sesuai dengan kemampuan anggaran. Sebenarnya, berdasarkan data ada sekitar 130 […]

  • Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan Konsumen

    Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan Konsumen

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA – Inisiatif pameran virtual pertama Astra Financial, Tumbuh by Astra Financial, yang digelar pada 9-24 Maret 2024 mencatatkan lebih dari 2,5 juta kunjungan konsumen. Sebanyak 13.400 ribu pengunjung menyatakan ketertarikannya pada program-program yang ditawarkan, dengan potensi nilai transaksi mencapai Rp 76,1 miliar. Tumbuh by Astra Financial merupakan inovasi teknologi layanan keuangan digital Astra Financial […]

  • Pemkab Mamasa Apresiasi 100 Hari Kerja SDK-JSM

    Pemkab Mamasa Apresiasi 100 Hari Kerja SDK-JSM

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MAJENE – Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman menyampaikan apresiasi atas kinerja Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S Mengga (SDK-JSM), menjelang 100 hari masa kerja mereka sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Menurutnya, di bawah kepemimpinan SDK-JSM, Pemerintah Provinsi Sulbar tidak bersikap seperti “kabupaten ketujuh”, melainkan hadir sebagai mitra aktif dalam membantu menyelesaikan […]

  • Sulbar Berupaya Selesaikan Konflik Tambang, Wagub Salim Mengga: Rakyat dan Investasi Harus Seimbang

    Sulbar Berupaya Selesaikan Konflik Tambang, Wagub Salim Mengga: Rakyat dan Investasi Harus Seimbang

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar) Salim S Mengga memimpin rapat tim terpadu pengendalian dan evaluasi izin usaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan, Jumat, 23 Mei 2025. Rapat itu digelar sebagai langkah awal dalam verifikasi terhadap seluruh tambang yang ada di seluruh wilayah Sulbar, utamanya yang memiliki masalah. “Tujuannya adalah agar konflik-konflik […]

  • Cakupan Signifikan, Jabar Optimistis sebagai Provinsi Pertama Bebas Polio

    Cakupan Signifikan, Jabar Optimistis sebagai Provinsi Pertama Bebas Polio

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Tim Pelaksana Vaksinasi Polio Jawa Barat Dedi Supandi menyampaikan, sebanyak 3,2 juta anak sudah mendapatkan imunisasi polio dari target 3,9 juta anak. Pelaksanaan Sub PIN Polio tahap pertama ini sudah dimulai sejak tanggal 3 April dan akan berakhir 15 April 2023 serentak di seluruh Jabar. “Sudah tercapai 3,2 juta anak atau […]

expand_less