Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Inovasi Menuju Pertanian Unggul

Inovasi Menuju Pertanian Unggul

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 14 Des 2023
  • visibility 145
  • comment 0 komentar

Teknologi pertanian terus ditingkatkan agar lebih canggih dan efektif. Bukan hanya soal varietas unggul, melainkan juga soal standardisasi dan inovasi pertanian.

Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) memberikan pernyataan menarik, Jumat (1/12/2023), yakni telah membentuk Lembaga Sertifikasi Produk (LS Pro). Lembaga di bawah naungan BSIP, Kementerian Pertanian, Provinsi Papua Barat, ini menjadi yang pertama di wilayah timur Indonesia.

“Wilayah timur Indonesia belum ada LS Pro seperti yang dimiliki BSIP Papua Barat. Jadi ini pertama kalinya,” kata Triningsih Herlinawati, Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian, Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Manokwari, Jumat (1/12/2023).

Pembentukan laboratorium LS Pro, menurut Triningsih, berstandar ISO 17065 oleh BSIP Papua Barat akan menjadi role model penjaminan mutu komoditas unggulan pertanian di kawasan Timur Indonesia. Tak hanya itu, kehadiran laboratorium LS Pro BSIP Papua Barat juga akan berdampak positif pada perluasan pasar komoditas pertanian unggulan melalui penjaminan mutu standar nasional Indonesia (SNI) dan peningkatan nilai ekspor komoditas pertanian.

Pemerintah terus berupaya membina dan memperluas pasar komoditas pertanian unggul. Kondisi komoditas pertanian memang berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Baru-baru ini Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah usaha pertanian dalam Sensus Pertanian (ST) 2023 sebanyak 29,36 juta unit atau turun 2,35 juta unit.

Jumlah tersebut turun 7,42% jika dibandingkan dengan sensus 10 tahun lalu yang tercatat sebanyak 31,71 juta unit. Penurunan itu terjadi karena lahan pertanian yang berubah menyempit, imbas alih fungsi lahan. “Bagaimana pun lahan pertanian berubah selama 10 tahun terakhir,” ujar Atqo Mardiyanto, Sekretaris Utama BPS, di sela-sela acara Diseminasi Hasil Sensus Pertanian 2023 Tahap I di Hotel Ritz Carlton, Senin (4/12/2023).

 

Standardisasi Pertanian

Berkaitan dengan itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian memfokuskan diri pada standardisasi dan inovasi. Kedua masalah itu adalah dua pilar penting pendukung pertanian berkelanjutan di Indonesia. Analis Standardisasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) Evan Buwana membahas hal tersebut dalam diskusi bertajuk “Smart Farming for Sustainable Growth”, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (16/11/2023).

Pertanian berkelanjutan membutuhkan keseimbangan yang apik antara pelaksanaan standar dan dinamika perkembangan inovasi teknologi yang cepat. “Standardisasi dan teknologi itu punya hubungan yang intim sebetulnya. Dengan demikian, penerapan standar ini akhirnya bisa meningkatkan daya saing dan kinerja,” ujar Evan, sebagaimana dilansir situs brin.go.id, Minggu (19/11/2023).

Dia menambahkan, standardisasi di sektor pertanian juga memainkan peran penting dalam hal menjaga kualitas. Peran itulah yang dilaksanakan BSIP sejak didirikan pada 2022. Standardisasi instrumen pertanian, merupakan salah satu modal kuat untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

 

Inovasi Pertanian

Selain standardisasi, Kementerian Pertanian juga telah lama menggenjot aspek inovasi pertanian. PT Teknologi Sirkular Biru menyatakan telah menciptakan teknologi baterai yang dapat digunakan untuk peralatan pertanian. Ini sangat berguna untuk mengganti bahan bakar minyak yang mulai langka.

“Baterai tersebut dapat didaur ulang sehingga bahan baterai berkelanjutan tersebut dapat digunakan kembali,” kata Purwadi Kasino Putro, Direktur PT Teknologi Sirkular Biru, kepada pers, Ahad (19/11/2023).

Perusahaan lainnya juga giat melakukan inovasi pertanian, seperti yang dilakukan PT Bayer Corp Science dengan teknologi genome editing. “Ini merupakan salah satu tren terbaru dalam bidang pertanian untuk menghasilkan tanaman yang lebih baik,” tutur Yovita Sutanto, Industri Relation, PT Bayer Crop Science.

Berbagai inovasi pertanian ini membuka peluang bersaing yang lebih luas dalam pasar internasional. Dengan standar yang jelas dan teknologi yang inovatif, pertanian dapat menjadi lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Walau demikian, peringkat inovasi Indonesia secara umum dapat diandalkan. Laporan Indeks Inovasi Global 2022 yang dirilis World Intellectual Property Organization (WIPO), Indonesia meraih skor 27,90 dan menempati peringkat 75 dari 132 negara. Indonesia pun berhasil naik 12 peringkat dari peringkat di 2021.

Bahkan pencapaian itu disebutkan untuk pertama kalinya menembus 80 besar negara-negara paling inovatif dalam kurun waktu 11 tahun terakhir. Sebab itulah untuk pertama kalinya, WIPO menempatkan Indonesia sebagai Innovation Achievers atau negara-negara yang berprestasi di bidang inovasi.

Alasannya, WIPO menilai, perkembangan inovasi Indonesia berada di atas prediksi berdasarkan kelompok pendapatan. Yang menarik, WIPO menyebutkan salah satu faktor yang berpengaruh adalah peningkatan drastis pada keterkaitan inovasi dan aset-aset tidak berwujud (intangible assets).

 

Kunci Masa Depan

Transformasi menuju pertanian unggul telah menjadi kunci masa depan bagi pertanian nasional. Berikut ini beberapa poin penting pengaruh dan manfaat yang terjadi:

  1. Ketahanan Pangan:

Transformasi pertanian meningkatkan ketahanan pangan, memastikan pasokan pangan yang mencukupi untuk penduduk yang terus berkembang.

  1. Pertumbuhan Ekonomi:

Modernisasi pertanian dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan, mengingat sektor pertanian mempekerjakan sebagian besar populasi.

  1. Kesejahteraan Petani:

Transformasi membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, yang pada gilirannya dapat mengurangi disparitas ekonomi antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

  1. Pengurangan Kemiskinan:

Melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan petani, transformasi pertanian dapat berperan dalam mengurangi tingkat kemiskinan, terutama di daerah pedesaan.

  1. Daya Saing Global:

Peningkatan mutu dan keberlanjutan pertanian meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, mendukung ekspor dan pertumbuhan ekonomi nasional.

  1. Adaptasi terhadap Perubahan Iklim:

Transformasi dapat membantu sektor pertanian menjadi lebih tahan terhadap perubahan iklim, yang semakin penting di era perubahan iklim global.

  1. Konservasi Sumber Daya Alam:

Melalui praktik pertanian berkelanjutan, transformasi dapat melibatkan konservasi sumber daya alam, menjaga ekosistem, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. (indonesia.go.id)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Polytron Fox-R, Harga Rp13 Jutaan Bisa Tempuh 130 Km!

    Mengenal Polytron Fox-R, Harga Rp13 Jutaan Bisa Tempuh 130 Km!

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Era kendaraan listrik kini semakin ramai dengan pemain baru, satu di antaranya adalah Polytron. Merek yang dikenal sebagai produk elektronik itu kini mulai menjajaki pasar motor listrik. Menariknya, Polytron memiliki produk yang cukup kuat di pasar motor listrik lewat Fox-R. Kira-kira motor listrik seperti apa yang ditawarkan Polytron? Sebelum membahas spesifikasinya, Polytron Fox-R dijual seharga […]

  • Ridwan Kamil: Terus Jaga Kondusivitas untuk Wujudkan Indonesia Negara Adidaya 2045

    Ridwan Kamil: Terus Jaga Kondusivitas untuk Wujudkan Indonesia Negara Adidaya 2045

    • calendar_month Kam, 15 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis Indonesia akan berhasil menjadi negara adidaya lima besar di dunia pada tahun 2045. Di tahun 2045 atau tepat 100 tahun Indonesia merdeka, 68,3 persen dari total penduduk Indonesia akan didominasi oleh usia produktif.  Fenomena bonus demografi tersebut hanya terjadi satu kali dalam peradaban suatu negara. “Saya optimistis […]

  • Ridwan Kamil: Beri Kemaslahatan Warga, Program Prakerja supaya Berlanjut  Ditargetkan 1 juta peserta tahun  2023

    Ridwan Kamil: Beri Kemaslahatan Warga, Program Prakerja supaya Berlanjut Ditargetkan 1 juta peserta tahun 2023

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomiaan Republik Indonesia Airlangga Hartarto bertemu dengan alumni Prakerja di Niri Cafe, Kota Cirebon, Jumat (16/6/2023). Ridwan Kamil mengungkapkan sebanyak 2,4 juta warga Jabar telah mengikuti program Prakerja dari Pemerintah Pusat dan banyak pula yang sukses dengan menghadirkan cerita-cerita inspiratif. “2,4 juta penerima […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Hadiri Forum Pemutakhiran Akun SRIKANDI

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Hadiri Forum Pemutakhiran Akun SRIKANDI

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MAMUJU – Petugas admin Srikandi dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri rapat pemutakhiran akun admin pasca perubahan susunan perangkat daerah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulbar. Rapat tersebut bertujuan […]

  • Suhardi Duka: Kunci SDM Unggul dan Berkarakter Ada di Tangan Guru

    Suhardi Duka: Kunci SDM Unggul dan Berkarakter Ada di Tangan Guru

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka menegaskan bahwa keberhasilan misi ketiga Panca Daya, yaitu membangun sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter, bergantung pada kualitas dan ketulusan para guru. Hal itu disampaikan Suhardi Duka dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam dan Strategi Implementasi Program Sulbar Mandaras yang dirangkaikan dengan pengukuhan Ibunda Guru dan Bunda […]

  • Sekda Jabar Konsolidasi BKPSDM – BKD Kabupaten dan Kota

    Sekda Jabar Konsolidasi BKPSDM – BKD Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekda Jabar Herman Suryatman mendorong ASN di Jabar konsisten memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat. ASN diminta terus meningkatkan kapasitas, kualifikasi, kompetensi, dan kedisiplinan. Herman mengatakannya saat memimpin konsolidasi antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jabar dengan badan kepegawaian daerah (BKD) 27 kabupaten dan kota se- Jabar di Gedung Sate […]

expand_less