Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Indonesia Tingkatkan Pembangunan PLTS Atap

Indonesia Tingkatkan Pembangunan PLTS Atap

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
Indonesia semakin serius dalam transisi energi hijau dengan mempercepat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis atap. Langkah ini tidak hanya mendukung target net zero emission 2060, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang lebih berkelanjutan.

Kesadaran global terhadap pentingnya penggunaan energi hijau semakin meningkat. Salah satu inisiatif yang semakin masif adalah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis atap.

Dengan komitmen kuat untuk beralih ke energi hijau, Indonesia telah menargetkan untuk mencapai net zero emission pada 2060 atau lebih cepat. Langkah itu sejalan dengan nationally determined contribution (NDC) yang menetapkan target pengurangan emisi sebesar 31,89 persen pada 2030, dan mencapai 43,20 persen dengan dukungan internasional.

Pemerintah Indonesia menyadari bahwa untuk mencapai target ini, transisi energi harus dilakukan secara adil, terjangkau, dan dapat diakses oleh semua pihak. Salah satu strategi utama adalah dengan mendorong penggunaan listrik bertenaga surya.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pemerintah telah merelaksasi kebijakan terkait energi baru dan terbarukan, termasuk penggunaan tenaga surya melalui peraturan baru. Belum lama ini, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) nomor 2 tahun 2024 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap yang Terhubung pada Jaringan Tenaga Listrik.

Aturan ini menggantikan peraturan sebelumnya, yakni Permen ESDM nomor 26 tahun 2021, dan memperkenalkan ketentuan baru mengenai kuota pengembangan PLTS atap.

Dalam Permen ESDM tersebut, pemerintah menetapkan kuota PLTS atap di wilayah usaha PT PLN (Persero) untuk periode 2024 hingga 2028 sebesar 1.593 megawatt (MW) atau 1,59 gigawatt (GW).

 

Dorong Akselerasi

Kuota ini diharapkan dapat mendorong akselerasi pengembangan PLTS atap di seluruh Indonesia. Sejak kuota ini ditetapkan pada akhir Mei 2024, minat masyarakat dan pengembang terhadap pemasangan PLTS atap meningkat secara signifikan.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengungkapkan bahwa serapan kuota dari pengembang telah mencapai 60 persen, yang menunjukkan tingginya animo terhadap energi bersih ini.

Tidak hanya itu, kapasitas pemasangan PLTS atap di Indonesia juga menunjukkan tren yang positif. Pada 2022, kapasitas terpasang mencapai 80 megawatt peak (MWp), dan meningkat menjadi 141 MWp pada 2023.

Pemerintah menargetkan akumulasi kapasitas terpasang panel surya tahun ini dapat mencapai 770,7 MW. PLN juga telah menetapkan kuota clustering PLTS atap di setiap Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang mengacu pada kuota sistem yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Merespons kebijakan ini, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Mada Ayu Habsari menyambut baik besaran kuota PLTS atap yang telah ditetapkan. Dia menilai, kapasitas kuota yang besar ini menjadi angin segar bagi para penggiat energi surya di Indonesia.

Dengan besaran kuota yang telah masuk ke orde gigawatt, para pelaku usaha dapat dengan mudah menyusun perencanaan mereka, yang diharapkan dapat terimplementasi dengan baik dan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Selain itu, pemerintah juga telah memberikan relaksasi pada ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk pembangunan PLTS di Indonesia.

Melalui Peraturan Menteri ESDM nomor 11 tahun 2024, pemerintah merelaksasi aturan TKDN untuk PLTS hingga 30 Juni 2025. Hal ini memberikan ruang bagi pengembang untuk memanfaatkan bahan-bahan yang lebih mudah didapatkan di pasar, sekaligus mendorong tercapainya bauran energi di Indonesia.

Relaksasi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan PLTS di seluruh negeri, dengan tetap memperhatikan aspek lokal dalam penyediaan komponen pembangkit listrik.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target energi bersihnya. Transisi menuju penggunaan energi terbarukan, khususnya PLTS atap, tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan dukungan regulasi yang tepat, kolaborasi antar pihak, dan kesadaran publik yang terus meningkat, Indonesia siap untuk mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih, adil, dan berkelanjutan. (indonesia.go.id)

 

  • Penulis: PROINDONESIA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil Apresiasi Bank BJB Raup Laba Bersih Masa Pandemi COVID-19

    Ridwan Kamil Apresiasi Bank BJB Raup Laba Bersih Masa Pandemi COVID-19

    • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 258
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi capaian kinerja bisnis positif PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten Tbk yang berhasil meraup laba bersih di Tahun Buku 2021.   Gubernur mengemukakan hal itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten Tbk (bjb) di […]

  • Hadapi Idul Adha, Jabar Siap Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban Sehat

    Hadapi Idul Adha, Jabar Siap Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban Sehat

    • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 226
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat siap menyiapkan hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah pada 9 Juli 2022 mendatang, meski saat ini banyak hewan ternak terkena virus Penyakit Mulut & Kuku (PMK). Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Mohamad […]

  • Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian TNI AL sebagai adalah Jangkar Persatuan Indonesia

    Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian TNI AL sebagai adalah Jangkar Persatuan Indonesia

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 247
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka, menghadiri malam ramah tamah peringatan HUT ke-8 Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, Kamis 30 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyampaikan apresiasi tinggi atas pengabdian TNI Angkatan Laut yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. “Patut kita panjatkan puji dan syukur ke […]

  • Buka Turnamen Sepakbola MWR Cup, Bahtiar Janji Gelar Gubernur Cup

    Buka Turnamen Sepakbola MWR Cup, Bahtiar Janji Gelar Gubernur Cup

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MAMUJU – Membuka secara resmi turnamen Sepakbola Munandar Wijaya Ramlan (MWR) Cup 4, Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin berjanji untuk menggelar pula Turnamaen Gubernur Cup. Penjabat Gubernur Bahtiar menghadiri pembukaan sepak bola MWR Cup 4 di Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Rabu 4 Desember 2024. Saat hadir, dirinya mengapresiasi atas pelaksanaan turnamen sepak bola yang diinisiasi […]

  • Usai Mengikuti Arahan Mendagri, Gubernur Sulbar Minta Masyarakat Kawal Demo Secara Damai

    Usai Mengikuti Arahan Mendagri, Gubernur Sulbar Minta Masyarakat Kawal Demo Secara Damai

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga, mengikuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait perkembangan situasi nasional yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2025 melalui zoom meeting di Ruang Oval, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 2 September 2025. Usai rapat, Gubernur Suhardi Duka menyampaikan bahwa Kemendagri […]

  • Jabar Rumah bagi Pabrik Sel Baterai Terbesar dan Pertama di Asia Tenggara

    Jabar Rumah bagi Pabrik Sel Baterai Terbesar dan Pertama di Asia Tenggara

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 146
    • 0Komentar

    KABUPATEN KARAWANG — Jabar resmi menjadi tempat berdiri pabrik sel baterai kendaraan listrik terbesar dan pertama di Asia Tenggara. Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik milik PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di kawasan Karawang New Industry City (KNIC), Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (3/7/2024). Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi […]

expand_less