Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • visibility 540
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, Dr. Nur Wahyunianti Dahri, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan Mahasiswa Program Studi Manajemen dalam kegiatan “Bakti Sosial Pemberdayaan Mahasiswa” yang dilaksanakan pada Minggu, 4 April 2025.

Kegiatan ini berfokus pada aksi pelestarian lingkungan melalui pembersihan area publik dan pengumpulan sampah di sepanjang Jalan Arteri Pantai Mamuju.

Aksi ini digagas bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Manajemen sebagai wujud kepedulian ekologis sekaligus penguatan nilai-nilai sosial di kalangan mahasiswa.

Kegiatan ini dinilai selaras dengan visi Program Studi Manajemen yang berbasis ekodesain (ecodesign), yakni mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan dalam proses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Dr. Nur Wahyunianti menegaskan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam isu lingkungan menjadi bukti nyata kontribusi akademik terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Kami melihat aksi ini sebagai implementasi langsung dari visi ecodesign yang diusung Prodi Manajemen. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai program temporer, tetapi menjadi gerakan yang terus berkembang dan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, Majelis Lingkungan Hidup PWM Sulbar siap membuka ruang kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat dan elemen mahasiswa untuk merancang program-program lingkungan yang lebih terstruktur dan berdampak luas.

Sementara itu, Al Gifary selaku Pimpinan Komisariat IMM Manajemen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengabdian IMM yang mendorong mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan.

“Bakti sosial ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga bumi. Kami akan terus berkomitmen menjadikan IMM sebagai wadah kader yang responsif terhadap isu-isu strategis, termasuk lingkungan hidup,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sejalan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara mahasiswa, persyarikatan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Sulawesi Barat. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdaprov Jabar Terus Kembangkan Bandara Kertajati

    Pemdaprov Jabar Terus Kembangkan Bandara Kertajati

    • calendar_month Rab, 26 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pemda Provinsi Jawa Barat terus mengembangkan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka. Kepala Biro BUMD,  Investasi dan Administrasi Pembangunan (BIA) Setda Jabar Lusi Lesminingwati mengemukakan hal itu terkait dibukanya rute penerbangan baru Kertajati –  Kuala Lumpur, Malaysia oleh maskapai Air Asia. ”Kami berharap, tentunya selain full support Pak […]

  • Prabowo Subianto Terima Pin Emas dari SMSI atas Dedikasinya Jaga Demokrasi

    Prabowo Subianto Terima Pin Emas dari SMSI atas Dedikasinya Jaga Demokrasi

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto menerima penghargaan berupa pin emas dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atas dedikasinya menjaga demokrasi. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum SMSI, Firdaus, dan diterima oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Sujono Djojohadikusumo pada Peresmian Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) di Auditorium RRI, Jalan […]

  • Rencana Pembatalan Penghapusan Tenaga Honorer Jangan Hanya Angin Surga

    Rencana Pembatalan Penghapusan Tenaga Honorer Jangan Hanya Angin Surga

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 118
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta agar rencana pembatalan penghapusan Tenaga Honorer jangan hanya sebatas angin surga jelang Pemilu 2024. Karena itu, ia meminta Menteri Perencanaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas, untuk segera merealisasikan permintaan Presiden untuk tidak melakukan penghapusan tenaga honorer itu. “Tolong juga kebijakan yang […]

  • All new terios

    Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2018
    • account_circle mbahdot
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan mulai ketat, maka PT ADM meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu dengan ubahan yang signifikan. Menariknya meskipun eksterior, interior berubah total dan berbagai fitur canggih sudah tertanam pada All New […]

  • KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Keringanan bunga dan agunan diberikan kepada debitur KUR supermikro-mikro dengan maksimal pinjaman Rp100 juta. Pada 2023, pemerintah kembali menetapkanbunga KUR 3 persen untuk KUR supermikrodan bunga single digit untuk KUR mikro.Kebijakan itu merupakan bentuk afirmatifpemerintah ke sektor UMKM yang menguasai61 persen PDB Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB besar, sektoritu juga memberikan sumbangan terhadappenyerapan tenaga kerja hingga 97 persen daritotal penyerapan tenaga kerja nasional. Jadi,keberadaan program kredit usaha rakyat(KUR) yang kian ramah untuk nasabah adalahsebuah keharusan. Tak hanya tawaran bunga kredit rendah mulaidari 3 persen, pemerintah juga meminta bank penyalur KUR untuk memberikan keringananberupa bebas agunan bagi debitur mikromaupun supermikro. Keringanan itu tertuanglewat Peraturan Menteri Koordinator bidangPerekonomian nomor 1 tahun 2023 yang terbitpada akhir Januari 2023. Pada aturan itu, keringanan bunga dan agunandiutamakan untuk debitur KUR supermikrodan mikro dengan maksimal pinjaman tidaklebih dari Rp100 juta. Menteri Koordinatorbidang Perekonomian Airlangga Hartartomengatakan, kebijakan bunga KUR supermikro jadi 3 persen itu merupakan wujudkeberpihakan kepada para pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga untuk bisamenjalankan usahanya lebih produktif. Jika dirinci, kebijakan KUR dengankeringanan dan agunan untuk dua segmendebitur, pertama debitur KUR supermikromendapatkan fasilitas bunga kredit 3 persendengan plafon kredit maksimal Rp10 juta.Segmen ini diberikan tenor 3 tahun–-5 tahun. Kedua, debitur KUR mikro akan dikenaibunga kredit sesuai tipe penerima, misalnyadebitur pertama kali mengajukan KUR bisamendapatkan bunga 6 persen, kedua kali 7 persen, ketiga kali 8 persen, dan keempat kali 9 persen. Pemerintah menentukan plafon KUR untuk mikro mulai dari Rp10 juta–-Rp100 juta. Yang menjadi istimewa untuk debitur KUR supermikro dan mikro adalah mereka tidakdiwajibkan untuk memenuhi agunantambahan. Tapi, tetap menyepakati agunanpokok. Sedangkan, debitur KUR yang mendapat pinjaman di atas Rp100 juta tetapmemenuhi ketentuan agunan pokok dantambahan. Tentu kebijakan itu menjadi anginsegar bagi masyarakat, terutama untuk pekerjadan ibu rumah tangga. Dari data Kementerian Perekonomian, pada2022 dari total 7,62 juta debitur KUR, sebanyak 66,11 persen adalah debitur mikro, 31,84 persen untuk debitur kecil, dan 1,74 persen debitur supermikro dan di bawah 1 persen PMI. Sejatinya, peran perbankan dibutuhkan untukmenciptakan pertumbuhan ekonomi daripelaku usaha kelas bawah, yakni supermikro.Hanya saja, suku bunga yang mini dan tanpaagunan tambahan dapat memicu kenaikanrisiko kredit bermasalah atau non performingloan/NPL perbankan. Di sisi lain, alokasi KUR untuk pelaku usahasupermikro masih tergolong baru, sehinggakontribusinya terhadap total plafon KUR masih kecil. Namun terlepas dari semua itu, harus diakui peran penting UMKM tetap harusdiapresiasi oleh pemerintah. Pasalnya, sektorUMKM mampu menyerap sejumlah tenagakerja, banyaknya jumlah unit usaha, capaiankinerja ekspor yang kian impresif, hinggakontribusi yang signifikan terhadap PDB. Pengembangan UMKM penting bagipemerintah untuk dapat mengungkitpertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintahjuga terus berupaya mendukung peningkatandaya saing UMKM dan kontribusinyaterhadap ekonomi nasional, salah satunyadengan mengkaji dan memperbaiki kebijakanterkait pembiayaan UMKM. “Saat ini kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen dengankemampuan penyerapan tenaga kerjamencapai 97 persen dari total penyerapantenaga kerja nasional. Diharapkan juga, kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigasyang saat ini baru mencapai 16 persen dapatditingkatkan,” ungkap Menko Airlangga, dalam satu kesempatan. Terkait dengan kebijakan pembiayaan bagiUMKM tersebut, pemerintah berupayameningkatkan akses pembiayaan KUR denganporsi kredit yang ditargetkan mencapai 30 persen pada 2024. Selanjutnya gunamendorong UMKM naik kelas jugadiperlukan skema kerja sama antara usahakecil dan usaha besar, sehingga UMKM dapatberkembang dengan peningkatan kuantitas dankualitas produksi. Bagi perusahaan besar juga dapatmeningkatkan profit. Melalui kerja sama yang diiringi dengan peningkatan produktivitas dankualitas produksi yang baik, UMKM akanlebih mudah menjangkau global value chain (GVC). Keberpihakan pemerintah terhadap sektorUMKM sangat jelas dan tegas. Bagipemerintah, keberadaan sektor UMKM saatini sangat disadari pentingnya bagi pemulihanperekonomian nasional. Harapannya, sejumlah kebijakan pemerintahyang afirmatif terhadap sektor UMKM bisamendongkrak mereka untuk naik kelas. Ujung dari semua itu, peran sektor UMKM tetap bisamenjadi penyangga perekonomian negara. (***)

  • Sekda Herman Suryatman Dorong LO Bekerja Cepat dan Progresif

    Sekda Herman Suryatman Dorong LO Bekerja Cepat dan Progresif

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekda Jabar Herman Suryatman mendorong para kepala perangkat daerah yang akan bertugas sebagai liaison officer (LO) atau narahubung dengan pemda kabupaten dan kota bekerja dengan cepat dan progresif. Sekda Herman menekankan pentingnya peran Tim LO dalam memastikan pencapaian indikator pembangunan makro di setiap kabupaten dan kota. “Tim LO harus menjadi penghubung yang […]

expand_less