Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • visibility 832
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, Dr. Nur Wahyunianti Dahri, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan Mahasiswa Program Studi Manajemen dalam kegiatan “Bakti Sosial Pemberdayaan Mahasiswa” yang dilaksanakan pada Minggu, 4 April 2025.

Kegiatan ini berfokus pada aksi pelestarian lingkungan melalui pembersihan area publik dan pengumpulan sampah di sepanjang Jalan Arteri Pantai Mamuju.

Aksi ini digagas bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Manajemen sebagai wujud kepedulian ekologis sekaligus penguatan nilai-nilai sosial di kalangan mahasiswa.

Kegiatan ini dinilai selaras dengan visi Program Studi Manajemen yang berbasis ekodesain (ecodesign), yakni mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan dalam proses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Dr. Nur Wahyunianti menegaskan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam isu lingkungan menjadi bukti nyata kontribusi akademik terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Kami melihat aksi ini sebagai implementasi langsung dari visi ecodesign yang diusung Prodi Manajemen. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai program temporer, tetapi menjadi gerakan yang terus berkembang dan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, Majelis Lingkungan Hidup PWM Sulbar siap membuka ruang kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat dan elemen mahasiswa untuk merancang program-program lingkungan yang lebih terstruktur dan berdampak luas.

Sementara itu, Al Gifary selaku Pimpinan Komisariat IMM Manajemen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengabdian IMM yang mendorong mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan.

“Bakti sosial ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga bumi. Kami akan terus berkomitmen menjadikan IMM sebagai wadah kader yang responsif terhadap isu-isu strategis, termasuk lingkungan hidup,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sejalan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara mahasiswa, persyarikatan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Sulawesi Barat. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejurnas Catur ke-50: Wagub Sulbar Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Gairah Ekonomi

    Kejurnas Catur ke-50: Wagub Sulbar Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Gairah Ekonomi

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 215
    • 0Komentar

    MAMUJU — Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) ke-45 tahun 2025, di Mamuju, Jumat 7 November 2025. Pembukaan ajang bergengsi ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PB PERCASI Drs. GM Utut Adianto, jajaran pengurus PERCASI pusat, […]

  • Gubernur dki jakarta anies baswedan

    Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
    • account_circle mbahdot
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, melihat langsung kondisi banjir yang terjadi di Jakarta Kamis malam. Kali ini dia menyambangi RW 05 Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku ingin memeriksa langsung kondisi warga yang dilanda banjir di kelurahan itu. “Menyusuri jalan-jalan yang terendam air dan bertemu Iangsung […]

  • Antisipasi Kriminalitas, Gubernur Sulbar Galakkan Kembali Sistem Pos Kamling

    Antisipasi Kriminalitas, Gubernur Sulbar Galakkan Kembali Sistem Pos Kamling

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan seluruh bupati untuk menghidupkan kembali pos kamling atau pos ronda di setiap lingkungan dan Dusun. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan rasa aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman dan nayaman kepada warga. Hal tersebut disampaikannya usai menggelar Rapat […]

  • KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Keringanan bunga dan agunan diberikan kepada debitur KUR supermikro-mikro dengan maksimal pinjaman Rp100 juta. Pada 2023, pemerintah kembali menetapkanbunga KUR 3 persen untuk KUR supermikrodan bunga single digit untuk KUR mikro.Kebijakan itu merupakan bentuk afirmatifpemerintah ke sektor UMKM yang menguasai61 persen PDB Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB besar, sektoritu juga memberikan sumbangan terhadappenyerapan tenaga kerja hingga 97 persen daritotal penyerapan tenaga kerja nasional. Jadi,keberadaan program kredit usaha rakyat(KUR) yang kian ramah untuk nasabah adalahsebuah keharusan. Tak hanya tawaran bunga kredit rendah mulaidari 3 persen, pemerintah juga meminta bank penyalur KUR untuk memberikan keringananberupa bebas agunan bagi debitur mikromaupun supermikro. Keringanan itu tertuanglewat Peraturan Menteri Koordinator bidangPerekonomian nomor 1 tahun 2023 yang terbitpada akhir Januari 2023. Pada aturan itu, keringanan bunga dan agunandiutamakan untuk debitur KUR supermikrodan mikro dengan maksimal pinjaman tidaklebih dari Rp100 juta. Menteri Koordinatorbidang Perekonomian Airlangga Hartartomengatakan, kebijakan bunga KUR supermikro jadi 3 persen itu merupakan wujudkeberpihakan kepada para pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga untuk bisamenjalankan usahanya lebih produktif. Jika dirinci, kebijakan KUR dengankeringanan dan agunan untuk dua segmendebitur, pertama debitur KUR supermikromendapatkan fasilitas bunga kredit 3 persendengan plafon kredit maksimal Rp10 juta.Segmen ini diberikan tenor 3 tahun–-5 tahun. Kedua, debitur KUR mikro akan dikenaibunga kredit sesuai tipe penerima, misalnyadebitur pertama kali mengajukan KUR bisamendapatkan bunga 6 persen, kedua kali 7 persen, ketiga kali 8 persen, dan keempat kali 9 persen. Pemerintah menentukan plafon KUR untuk mikro mulai dari Rp10 juta–-Rp100 juta. Yang menjadi istimewa untuk debitur KUR supermikro dan mikro adalah mereka tidakdiwajibkan untuk memenuhi agunantambahan. Tapi, tetap menyepakati agunanpokok. Sedangkan, debitur KUR yang mendapat pinjaman di atas Rp100 juta tetapmemenuhi ketentuan agunan pokok dantambahan. Tentu kebijakan itu menjadi anginsegar bagi masyarakat, terutama untuk pekerjadan ibu rumah tangga. Dari data Kementerian Perekonomian, pada2022 dari total 7,62 juta debitur KUR, sebanyak 66,11 persen adalah debitur mikro, 31,84 persen untuk debitur kecil, dan 1,74 persen debitur supermikro dan di bawah 1 persen PMI. Sejatinya, peran perbankan dibutuhkan untukmenciptakan pertumbuhan ekonomi daripelaku usaha kelas bawah, yakni supermikro.Hanya saja, suku bunga yang mini dan tanpaagunan tambahan dapat memicu kenaikanrisiko kredit bermasalah atau non performingloan/NPL perbankan. Di sisi lain, alokasi KUR untuk pelaku usahasupermikro masih tergolong baru, sehinggakontribusinya terhadap total plafon KUR masih kecil. Namun terlepas dari semua itu, harus diakui peran penting UMKM tetap harusdiapresiasi oleh pemerintah. Pasalnya, sektorUMKM mampu menyerap sejumlah tenagakerja, banyaknya jumlah unit usaha, capaiankinerja ekspor yang kian impresif, hinggakontribusi yang signifikan terhadap PDB. Pengembangan UMKM penting bagipemerintah untuk dapat mengungkitpertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintahjuga terus berupaya mendukung peningkatandaya saing UMKM dan kontribusinyaterhadap ekonomi nasional, salah satunyadengan mengkaji dan memperbaiki kebijakanterkait pembiayaan UMKM. “Saat ini kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen dengankemampuan penyerapan tenaga kerjamencapai 97 persen dari total penyerapantenaga kerja nasional. Diharapkan juga, kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigasyang saat ini baru mencapai 16 persen dapatditingkatkan,” ungkap Menko Airlangga, dalam satu kesempatan. Terkait dengan kebijakan pembiayaan bagiUMKM tersebut, pemerintah berupayameningkatkan akses pembiayaan KUR denganporsi kredit yang ditargetkan mencapai 30 persen pada 2024. Selanjutnya gunamendorong UMKM naik kelas jugadiperlukan skema kerja sama antara usahakecil dan usaha besar, sehingga UMKM dapatberkembang dengan peningkatan kuantitas dankualitas produksi. Bagi perusahaan besar juga dapatmeningkatkan profit. Melalui kerja sama yang diiringi dengan peningkatan produktivitas dankualitas produksi yang baik, UMKM akanlebih mudah menjangkau global value chain (GVC). Keberpihakan pemerintah terhadap sektorUMKM sangat jelas dan tegas. Bagipemerintah, keberadaan sektor UMKM saatini sangat disadari pentingnya bagi pemulihanperekonomian nasional. Harapannya, sejumlah kebijakan pemerintahyang afirmatif terhadap sektor UMKM bisamendongkrak mereka untuk naik kelas. Ujung dari semua itu, peran sektor UMKM tetap bisamenjadi penyangga perekonomian negara. (***)

  • Pemprov Sulbar Matangkan Persiapan Sandeq Silumba 2025 Menuju Event Global

    Pemprov Sulbar Matangkan Persiapan Sandeq Silumba 2025 Menuju Event Global

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemprov Sulbar matangkan persiapan pelaksanaan even Sandeq Silumba 2025 dengan melaksanakan rapat bersama pemerintah kabupaten hingga desa, Senin 11 Agustus 2025. Rapat dipimpin langsung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), Wakil Gubernur Salim S Mengga dan hadir juga Ketua Dewan Pengarah Sahabat Sandeq, Syamsul Samad serta jajaran Pemprov Sulbar. “Baru saja kita selesai melaksanakan […]

  • Antisipasi Rusak Berat, Surya Yuliawan Tinjau Jembatan Sungai Bonehau

    Antisipasi Rusak Berat, Surya Yuliawan Tinjau Jembatan Sungai Bonehau

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menindaklanjuti peninjauan lapangan pada Jembatan Sungai Bonehau di ruas Jalan Bonehau–Kalumpang, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju. Jembatan ini menggunakan konstruksi rangka baja dengan panjang bentang 100 meter dan lebar 5 meter, guna menjamin kekuatan struktur dan keselamatan pengguna jalan. […]

expand_less