Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • visibility 487
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, Dr. Nur Wahyunianti Dahri, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan Mahasiswa Program Studi Manajemen dalam kegiatan “Bakti Sosial Pemberdayaan Mahasiswa” yang dilaksanakan pada Minggu, 4 April 2025.

Kegiatan ini berfokus pada aksi pelestarian lingkungan melalui pembersihan area publik dan pengumpulan sampah di sepanjang Jalan Arteri Pantai Mamuju.

Aksi ini digagas bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Manajemen sebagai wujud kepedulian ekologis sekaligus penguatan nilai-nilai sosial di kalangan mahasiswa.

Kegiatan ini dinilai selaras dengan visi Program Studi Manajemen yang berbasis ekodesain (ecodesign), yakni mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan dalam proses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Dr. Nur Wahyunianti menegaskan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam isu lingkungan menjadi bukti nyata kontribusi akademik terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Kami melihat aksi ini sebagai implementasi langsung dari visi ecodesign yang diusung Prodi Manajemen. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai program temporer, tetapi menjadi gerakan yang terus berkembang dan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, Majelis Lingkungan Hidup PWM Sulbar siap membuka ruang kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat dan elemen mahasiswa untuk merancang program-program lingkungan yang lebih terstruktur dan berdampak luas.

Sementara itu, Al Gifary selaku Pimpinan Komisariat IMM Manajemen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengabdian IMM yang mendorong mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan.

“Bakti sosial ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga bumi. Kami akan terus berkomitmen menjadikan IMM sebagai wadah kader yang responsif terhadap isu-isu strategis, termasuk lingkungan hidup,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sejalan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara mahasiswa, persyarikatan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Sulawesi Barat. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Lepas 12 Cabor Ikuti Popnas dan Pepapernas

    Gubernur Sulbar Lepas 12 Cabor Ikuti Popnas dan Pepapernas

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka melepas atlet 12 Cabang Olahraga yang ikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Pepapernas). Kegiatan pelepasan ini berlangusng di ruang oval lantai 2 kantor Gubernur Sulbar, Jumat 31 Oktober 2025. Turut, hadir Kedispora Sulawesi Barat, Safaruddin Sanusi DM, Sekretaris KONI Sulbar Suratmin, dan para pimpinan […]

  • Sebentar lagi, Indonesia Punya Kereta Cepat

    Sebentar lagi, Indonesia Punya Kereta Cepat

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pada HUT ke-78 Kemerdekaan RI masyarakat Indonesia bakal mendapatkan kado istimewa, yakni pengoperasian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Persiapan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sudah dilakukan beberapa kali. Rangkaian KCJB telah melakukan hot sliding test di jaringan overhead catenary system (OCS) KCJB selama dua hari berturut-turut. Yakni, pada Jumat, 19 Mei dan Sabtu, 20 Mei 2023. Sejak 15 Mei, juga […]

  • Pimpinan DPRD Sulbar Silaturahmi dengan Gubernur, Perkuat Sinergi dan Dukung Program Pusat

    Pimpinan DPRD Sulbar Silaturahmi dengan Gubernur, Perkuat Sinergi dan Dukung Program Pusat

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan silaturahmi dengan Gubernur Sulbar Suhardi Duka pada Rabu, pukul 15.00 WITA, bertempat di Kantor Gubernur Sulbar. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya. Turut hadir dalam rombongan, Sekretaris DPRD Sulbar, Arianto. […]

  • KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Keringanan bunga dan agunan diberikan kepada debitur KUR supermikro-mikro dengan maksimal pinjaman Rp100 juta. Pada 2023, pemerintah kembali menetapkanbunga KUR 3 persen untuk KUR supermikrodan bunga single digit untuk KUR mikro.Kebijakan itu merupakan bentuk afirmatifpemerintah ke sektor UMKM yang menguasai61 persen PDB Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB besar, sektoritu juga memberikan sumbangan terhadappenyerapan tenaga kerja hingga 97 persen daritotal penyerapan tenaga kerja nasional. Jadi,keberadaan program kredit usaha rakyat(KUR) yang kian ramah untuk nasabah adalahsebuah keharusan. Tak hanya tawaran bunga kredit rendah mulaidari 3 persen, pemerintah juga meminta bank penyalur KUR untuk memberikan keringananberupa bebas agunan bagi debitur mikromaupun supermikro. Keringanan itu tertuanglewat Peraturan Menteri Koordinator bidangPerekonomian nomor 1 tahun 2023 yang terbitpada akhir Januari 2023. Pada aturan itu, keringanan bunga dan agunandiutamakan untuk debitur KUR supermikrodan mikro dengan maksimal pinjaman tidaklebih dari Rp100 juta. Menteri Koordinatorbidang Perekonomian Airlangga Hartartomengatakan, kebijakan bunga KUR supermikro jadi 3 persen itu merupakan wujudkeberpihakan kepada para pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga untuk bisamenjalankan usahanya lebih produktif. Jika dirinci, kebijakan KUR dengankeringanan dan agunan untuk dua segmendebitur, pertama debitur KUR supermikromendapatkan fasilitas bunga kredit 3 persendengan plafon kredit maksimal Rp10 juta.Segmen ini diberikan tenor 3 tahun–-5 tahun. Kedua, debitur KUR mikro akan dikenaibunga kredit sesuai tipe penerima, misalnyadebitur pertama kali mengajukan KUR bisamendapatkan bunga 6 persen, kedua kali 7 persen, ketiga kali 8 persen, dan keempat kali 9 persen. Pemerintah menentukan plafon KUR untuk mikro mulai dari Rp10 juta–-Rp100 juta. Yang menjadi istimewa untuk debitur KUR supermikro dan mikro adalah mereka tidakdiwajibkan untuk memenuhi agunantambahan. Tapi, tetap menyepakati agunanpokok. Sedangkan, debitur KUR yang mendapat pinjaman di atas Rp100 juta tetapmemenuhi ketentuan agunan pokok dantambahan. Tentu kebijakan itu menjadi anginsegar bagi masyarakat, terutama untuk pekerjadan ibu rumah tangga. Dari data Kementerian Perekonomian, pada2022 dari total 7,62 juta debitur KUR, sebanyak 66,11 persen adalah debitur mikro, 31,84 persen untuk debitur kecil, dan 1,74 persen debitur supermikro dan di bawah 1 persen PMI. Sejatinya, peran perbankan dibutuhkan untukmenciptakan pertumbuhan ekonomi daripelaku usaha kelas bawah, yakni supermikro.Hanya saja, suku bunga yang mini dan tanpaagunan tambahan dapat memicu kenaikanrisiko kredit bermasalah atau non performingloan/NPL perbankan. Di sisi lain, alokasi KUR untuk pelaku usahasupermikro masih tergolong baru, sehinggakontribusinya terhadap total plafon KUR masih kecil. Namun terlepas dari semua itu, harus diakui peran penting UMKM tetap harusdiapresiasi oleh pemerintah. Pasalnya, sektorUMKM mampu menyerap sejumlah tenagakerja, banyaknya jumlah unit usaha, capaiankinerja ekspor yang kian impresif, hinggakontribusi yang signifikan terhadap PDB. Pengembangan UMKM penting bagipemerintah untuk dapat mengungkitpertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintahjuga terus berupaya mendukung peningkatandaya saing UMKM dan kontribusinyaterhadap ekonomi nasional, salah satunyadengan mengkaji dan memperbaiki kebijakanterkait pembiayaan UMKM. “Saat ini kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen dengankemampuan penyerapan tenaga kerjamencapai 97 persen dari total penyerapantenaga kerja nasional. Diharapkan juga, kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigasyang saat ini baru mencapai 16 persen dapatditingkatkan,” ungkap Menko Airlangga, dalam satu kesempatan. Terkait dengan kebijakan pembiayaan bagiUMKM tersebut, pemerintah berupayameningkatkan akses pembiayaan KUR denganporsi kredit yang ditargetkan mencapai 30 persen pada 2024. Selanjutnya gunamendorong UMKM naik kelas jugadiperlukan skema kerja sama antara usahakecil dan usaha besar, sehingga UMKM dapatberkembang dengan peningkatan kuantitas dankualitas produksi. Bagi perusahaan besar juga dapatmeningkatkan profit. Melalui kerja sama yang diiringi dengan peningkatan produktivitas dankualitas produksi yang baik, UMKM akanlebih mudah menjangkau global value chain (GVC). Keberpihakan pemerintah terhadap sektorUMKM sangat jelas dan tegas. Bagipemerintah, keberadaan sektor UMKM saatini sangat disadari pentingnya bagi pemulihanperekonomian nasional. Harapannya, sejumlah kebijakan pemerintahyang afirmatif terhadap sektor UMKM bisamendongkrak mereka untuk naik kelas. Ujung dari semua itu, peran sektor UMKM tetap bisamenjadi penyangga perekonomian negara. (***)

  • Tiga Calon Kepala OPD Sulbar Ditetapkan, Gubernur-Wagub Wawancara Penentu

    Tiga Calon Kepala OPD Sulbar Ditetapkan, Gubernur-Wagub Wawancara Penentu

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat Junda Maulana, memberikan penjelasan terkait perkembangan proses seleksi terbuka (selter) jabatan untuk 12 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Junda menegaskan, proses seleksi tersebut sepenuhnya dilaksanakan oleh panitia seleksi (pansel). Ia mengaku tidak terlibat karena tahapan telah dimulai sebelum dirinya dilantik sebagai Sekprov. “Hasil selter itu proses pansel. Kebetulan […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Dorong Masyarakat Manfaatkan Subsidi Kendaraan Listrik

    Gubernur Ridwan Kamil Dorong Masyarakat Manfaatkan Subsidi Kendaraan Listrik

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendorong masyarakat untuk memanfaatkan subsidi pembelian kendaraan listrik. Ditemui usai mengikuti EV (Electric Vehicle) Fun Riding di halaman depan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jabar, Ridwan Kamil menjelaskan, subsidi kendaraan listrik untuk roda dua sebesar Rp7 juta bisa digunakan untuk membeli unit baru maupun mengonversi dari kendaraan BBM […]

expand_less