Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Retret Ditutup, SDK Tegaskan Pejabat tidak Korupsi

Retret Ditutup, SDK Tegaskan Pejabat tidak Korupsi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Hari terakhir retret Eselon II lingkup Pemprov Sulbar dan Tenaga Ahli yang digelar di Makorem/142 Tatag Mamuju, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) membawakan materi sekaligus menutup rangkaian tersebut, Minggu 20 Juli 2025.

Dalam pemaparannya, SDK membagi empat pembahasan dalam materinya. Mengawali pemaparannya, Suhardi Duka membahas secara filosofis tentang hakikat kekuasaan dalam politik.

Ia mengajak para pejabat berpikir kritis, dengan menyodorkan dua pendekatan klasik dalam politik: Mazhab Machiavelli yang menghalalkan segala cara demi kekuasaan, dan Mazhab Plato yang menjunjung tinggi moral, etika, dan hukum.

“Saya memilih jalan tengah: idealis tapi realistis. Prinsip, nilai, dan momentum harus berjalan beriringan,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa politik tidak selalu hitam-putih, tapi memerlukan seni dan ketepatan membaca situasi agar tetap bermartabat.

Dalam sesi ekonomi dan kesejahteraan, Gubernur menegaskan bahwa Sulawesi Barat harus mampu menjawab tantangan pembangunan melalui Misi Pancadaya, yang meliputi: Pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, Percepatan pengentasan kemiskinan, Peningkatan kualitas SDM, Pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan dan Penguatan tata kelola pemerintahan.

Suhardi Duka menekankan bahwa Sulbar menganut ekonomi berkarakter kerakyatan sebagaimana semangat konstitusi Pasal 33 UUD 1945, yang memadukan peran pasar dan intervensi negara.

“Saya pernah menerapkan pendekatan SBY-nomic saat memimpin Kabupaten Mamuju: Pro-Growth, Pro-Job, Pro-Poor, dan Pro-Environment. Buktinya, kemiskinan turun drastis dan ekonomi tumbuh stabil,” ujarnya sambil menampilkan grafik keberhasilannya di hadapan seluruh peserta.

Poin penting yang digarisbawahi Gubernur Sulbar adalah perlunya disiplin dalam tata kelola anggaran. Ia menyoroti sejumlah permasalahan klasik yang masih terjadi, seperti: Politik anggaran yang transaksional, Perencanaan yang tidak sinkron, Penumpukan proyek di akhir tahun dan Fokus belanja yang lebih banyak pada rutinitas dibanding output dan outcome.

Ia menyampaikan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD tetap sah dimasukkan dalam APBD, tetapi harus masuk melalui jalur perencanaan yang benar dan tidak disusupkan di tengah jalan.

7 Point Direktif Gubernur

1. Pahami gubernur / wakil gubernur, adalah pejabat publik yang bertanggung jawab langsung atas kesejahteraan rakyat dan sebagai wakil pemerintah pusat

2. Karena kedudukannya diberi kewenangan untuk mengambil kebijakan-kebijakan strategis, menetapkan arah pembangunan, mengangkat, memindahkan atau memberhentikan ataupun promosi atas pejabat teknis

3. Walaupun dengan sumberdaya terbatas, tapi kebijakan dan arahnya tepat, penempatan anggarannya benar, yakin hasilnya akan dirasakan rakyat.

4. Pertumbuhan dan kesejahteraan harus dijalankan secara simultan dan disiplin

5. Setiap pejabat harus taat pada tata kelola yang baik dan benar agar selamat dari jeratan hukum

6. Sudah terlalu banyak pejabat baik pejabat publik maupun pejabat teknis dan anggota DPRD yang masuk penjara akibat tidak disiplin dalam menerapkan tata kelola yang baik, Sulbar stop..!!

7. Gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat adalah dwitunggal dalam melaksanakan pemerintahan, jangan dipetakonflikkan!

“Sudah terlalu banyak pejabat publik dan teknis yang masuk penjara karena tidak disiplin dalam pengelolaan keuangan daerah. Di Sulbar, kita harus akhiri praktik ini,” tegas SDK.

Gubernur Suhardi Duka menyatakan, dalam penutupan retret ini, Pemprov Sulbar mendapatkan harapan-harapan dan pesan dari para Bupati atas persoalan yang terjadi di daerahnya.

“Saya juga sudah kasi materi dan bahkan direktif saya. Pak Danrem juga sudah kasi motivasi banyak jadi saya pikir walaupun tiga hari, tapi insyaallah berbekas dan bisa dijadikan sebagai landasan dalam menjalankan tugas tugas di pemerintahan provinsi Sulbar,” pungkas Suhardi Duka. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka MPLS, Pesan Bey Machmudin: Tidak Ada Kekerasan dan Perundungan

    Buka MPLS, Pesan Bey Machmudin: Tidak Ada Kekerasan dan Perundungan

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI — Penjabat GubernurJawa Barat Bey Machmudin membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMA/SMK/SLB negeri dan swasta se-Jabar tahun ajaran 2024-2025. MPLS yang akan berlangsung selama tiga hari itu dibuka secara simbolis di aula SMA Negeri 5 Kota Bekasi dan disaksikan langsung secara virtual oleh SMA/SMK/SLB se-Jabar, Senin (15/7/2024). Dalam MPLS ini […]

  • Peredaran Uang Palsu Libatkan ASN Pemprov, Bahtiar Dukung Proses Hukum

    Peredaran Uang Palsu Libatkan ASN Pemprov, Bahtiar Dukung Proses Hukum

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MAMUJU – Terungkapnya peredaran uang palsu di Sulawesi Barat menjadi atensi penegak hukum, sejumlah tersangka telah diamankan. Dua tersangka diantaranya diketahui merupakan pegawai Pemprov Sulbar. Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menegaskan, belum mendapat informasi langsung dari APH. Namun ia sudah memerintahkan OPD terkait melakukan komunikasi dengan APH. Bahtiar menegaskan mendukung atas proses hukum yang berjalan. […]

  • Mencecap Lezatnya Kuliner Si Moncong Tombak dari Lampung

    Mencecap Lezatnya Kuliner Si Moncong Tombak dari Lampung

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Ikan tuhuk telah menjadi maskot Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dan diwujudkan dalam beragam bentuk seperti patung, logo daerah, serta kerap dijadikan bahan dasar lomba masak tingkat kabupaten. Perairan Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, bukan saja dikenal dengan pantai pasir putih dan ombak besarnya. Lebih dari itu, daerah di pesisir Samudra Hindia itu dikenal […]

  • Sulbar Target PAD dari Sawit & Galian C Rp12 Miliar per Tahun

    Sulbar Target PAD dari Sawit & Galian C Rp12 Miliar per Tahun

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan peningkatan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perusahaan sawit dan pertambangan Galian C. Dalam rapat bersama 16 pimpinan perusahaan sawit di Jakarta, Selasa (6/5), disepakati peningkatan kontribusi pajak dari sektor air permukaan dan Galian C, dari yang sebelumnya hanya sekitar Rp300 juta per tahun menjadi Rp12 miliar. […]

  • Ketua BURT Apresiasi Pembahasan Pengaturan Satu Data Indonesia

    Ketua BURT Apresiasi Pembahasan Pengaturan Satu Data Indonesia

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Perencanaan Undang-Undang (PUU) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Badan Keahlian DPR RI. Sebab menurutnya, kegiatan yang mengusung tema ‘Arah Pengaturan Satu Data Indonesia dalam Undang-Undang’ ini menurutnya akan menghasilkan output yang […]

  • Selama MPLS, Bey Dorong Siswa Banyak Komunikasi dengan Orang Tua

    Selama MPLS, Bey Dorong Siswa Banyak Komunikasi dengan Orang Tua

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 113
    • 0Komentar

    KABUPATEN KUNINGAN — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 3 Kabupaten Kuningan, Kamis (18/7/2024). Kepada pelajar yang sedang mengikuti MPLS, Bey mewanti-wanti agar mereka berani bercerita kepada orang tua di rumah terkait kegiatan yang dilakukan selama di sekolah. Hal itu, menurutnya dapat mengurangi beban seorang pelajar […]

expand_less