Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Ridwan Kamil: Transformasi TV Digital Hasilkan Pendapatan Negara Jabar konsumen penyiaran terbesar di Indonesia

Ridwan Kamil: Transformasi TV Digital Hasilkan Pendapatan Negara Jabar konsumen penyiaran terbesar di Indonesia

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, transformasi TV analog ke digital tak bisa dihindari dan masyarakat perlu beradaptasi. Tranformasi TV Digital juga akan menghasilkan pendapatan negara yang dapat menunjang pembiayaan pembangunan.

Hal itu dikemukakan Ridwan Kamil selepas menghadiri puncak Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-89, di The House Convention Hall Paskal Hyper Square Kota Bandung, Jumat (1/4/2022).

Terkait tema yang diangkat pada Harsiarnas tahun ini, yakni Transformasi Penyiaran Era Digital, menurut Gubernur sangat tepat karena transformasi TV analog ke digital tak bisa dihindari.

Hal itu menjadi bagian dari disrupsi yang melanda dunia dan memaksa masyarakat untuk beradaptasi dengan keadaan.

“Kami melihat hijrah ke TV digital itu tak bisa dihindari karena hidup kita banyak menghadapi disrupsi, diantaranya disrupsi global warming, digital, dan pandemi COVID-19,” kata Ridwan Kamil.

Acara puncak Harsiarnas ke-89 ini dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Ketua KPI Pusat dan jajaran KPID se-Indonesia. Sementara Presiden RI Joko Widodo menyampaikan sambutan secara virtual dari Istana Merdeka Jakarta.

Transformasi TV digital secara resmi dimulai hari ini hingga November 2022. Pemerintah pusat akan memberikan alat transformasi digital, yaitu Set Top Box kepada masyarakat kurang mampu, sehingga masyarakat tidak perlu mengganti TV analognya.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menuturkan pula, bahwa transformasi ke TV digital dapat menghasilkan pajak negara sebesar Rp 77 triliun dan pendapatan bukan pajak sebesar Rp 430 triliun.

“Transformasi ke TV digital akan menghasilkan pajak negara sebesar Rp 77 triliun dan  pendapatan bukan pajak Rp 430 triliun,” ucap Kang Emil.

Ia menyinggung, Jawa Barat yang saat ini berpenduduk hampir 50 juta jiwa menjadi konsumen penyiaran terbesar di Indonesia, juga menjadi miniatur Indonesia karena terbanyak berdiri lembaga penyiaran mencapai 437 lembaga.

Oleh karena itu, menurutnya wajar apabila puncak Peringatan Harsiarnas ke-89 digelar di Kota Bandung.

“Puncak peringatan (Harsiarnas) digelar di Bandung saya kira sesuai dengan semangatnya,”  ujarnya.

Proklamasi Kemerdekaan RI yang disiarkan ke pelosok negeri lewat siaran radio juga disiarkan dari Kota Bandung. Stasiun radio tersebut yang kini kemudian menjadi RRI (Radio Republik Indonesia).

“Bandung bersejarah dalam menginformasikan Proklamasi Kemerdekaan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Kang Emil juga memberikan ucapan selamat.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat saya mengucapkan Selamat Harsiarnas ke-89 dengan tema yang sangat penting dan bersejarah, yaitu Transformasi Penyiaran Era Digital,” kata Kang Emil.

Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, pergeseran dari analog ke digital di semua sektor kehidupan sudah tak bisa dihindari lagi.

Penghentian siaran analog tidak hanya menyangkut perubahan dari aspek teknologi penyiaran, melainkan menyangkut cara pandang, sikap, perilaku, budaya, serta aspek lain agar menjadi lebih adaptif dalam merespons perubahan.

“Maka insan penyiaran ditantang untuk merespons situasi yang berkembang, yang sangat dinamis menghadapi disrupsi,” kata Presiden.

Seluruh stakeholder penyiaran juga harus gesit menyiasati zaman dengan segera mengubah kultur, model bisnis, dan memanfaatkan peluang digitalisasi untuk melahirkan konten-konten yang inovatif dan edukatif.

“Pemerintah akan terus merumuskan kebijakan, kerangka regulasi yang berkeadilan, modern dan adaptif terhadap persaingan yang mampu mendorong tumbuh majunya ekosistem industri kreatif dalam negeri,” ujar Presiden.

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Berpikir Kritis Menunjang Jurnalisme Berkualitas

    Pendidikan Berpikir Kritis Menunjang Jurnalisme Berkualitas

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Oleh: Mohammad Nasir Wakil Ketua Umum SMSI Bidang Pendidikan PERUSAHAAN media siber, seperti yang tergabung dalam organisasi pers Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sekarang dituntut memiliki wartawan yang mampu berpikir kritis. Dengan berpikir kritis, kita bisa memperbaiki kualitas jurnalisme, menyaring informasi dan membedakan mana yang benar dan mana yang bohong. Tanpa berpikir kritis, berita yang […]

  • Firdaus Tekankan Kajian Mendalam Tentang Rencana Perubahan UU ITE

    Firdaus Tekankan Kajian Mendalam Tentang Rencana Perubahan UU ITE

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat melakukan Buka Puasa bersama secara,(06/04/23). Buka puasa di Hotel Millenium itu dilaksanakan secara terbatas pengurus harian SMSI Pusat, PIC Dewan Pakar dan PIC Dewan Penasehat tersebut dihadiri Firdaus Ketua Umum, H. M. Nasir Sekretaris Jenderal, Yono Hartono Wakil Ketua Umum, Syarif Ketua Bid. Kerjasama dan Hubungan Antar […]

  • Pertengahan Agustus 2025, 100 Sekolah Rakyat Beroperasi

    Pertengahan Agustus 2025, 100 Sekolah Rakyat Beroperasi

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 96
    • 0Komentar

    PONOROGO – Tiga titik akan mulai beroperasi pada 1 Agustus yakni di Kabupaten Lebak, Kabupaten Ponorogo, dan Kota Pasuruan, disusul lima titik lagi pada 5 Agustus dan 29 titik sisanya akan aktif pada 15 Agustus. Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan, sejumlah 100 titik Sekolah Rakyat tahap pertama di berbagai daerah siap beroperasi secara penuh pada pertengahan […]

  • Data TBC Terkini Sulbar: 64,30 Persen Kasus Terdeteksi

    Data TBC Terkini Sulbar: 64,30 Persen Kasus Terdeteksi

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MAMUJU – Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data per Oktober 2025, capaian penemuan kasus TBC di Sulawesi Barat mencapai 64,30%dari target tahunan. Angka ini menjadi indikator penting dalam memastikan seluruh kasus TBC dapat ditemukan dan segera mendapatkan pengobatan sesuai standar nasional. Dari enam kabupaten, Mamuju mencatat capaian […]

  • Rayakan HUT Ke-122 Pegadaian Ajak “Bersatu Tumbuh Bersama”

    Rayakan HUT Ke-122 Pegadaian Ajak “Bersatu Tumbuh Bersama”

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-122 pada 1 April 2023, PT Pegadaian menggelar upacara yang digelar secara hibrid secara serentak di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, peringatan HUT kali ini mengambil tema “Bersatu Tumbuh Bersama”. Hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan spirit dan semangat untuk menyukseskan inisiatif holding […]

  • Pak Uu: Masjid Penting Jadi Basis Pembangunan

    Pak Uu: Masjid Penting Jadi Basis Pembangunan

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABUPATEN SUMEDANG — Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak umat Islam menjadikan masjid sebagai basis pembangunan aspek lahir dan batin. Hal ini penting sejalan dengan slogan pembangunan  ‘Jabar Juara Lahir Batin’ yang termanivestasi dalam kebijakan dan program Pemdaprov Jabar lima tahun terakhir. Menurut Uu, di Jabar masjid bisa menjadi modal utama pembangunan. Mengingat […]

expand_less