Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KESEHATAN » Data TBC Terkini Sulbar: 64,30 Persen Kasus Terdeteksi

Data TBC Terkini Sulbar: 64,30 Persen Kasus Terdeteksi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan perkembangan.

Berdasarkan data per Oktober 2025, capaian penemuan kasus TBC di Sulawesi Barat mencapai 64,30%dari target tahunan.

Angka ini menjadi indikator penting dalam memastikan seluruh kasus TBC dapat ditemukan dan segera mendapatkan pengobatan sesuai standar nasional.

Dari enam kabupaten, Mamuju mencatat capaian penemuan kasus TBC tertinggi, yaitu 97,40%, menandai kerja aktif puskesmas dan jejaring layanan dalam melakukan investigasi kontak serta skrining TBC. Menyusul setelahnya adalah Majene (72,40%), Pasangkayu (68,10%), dan Polewali Mandar (60,70%).

Sementara itu, Mamasa menjadi kabupaten dengan capaian terendah, yakni 19,30%, sehingga membutuhkan penguatan intensif dalam penemuan aktif (active case finding).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa penemuan kasus merupakan kunci utama dalam percepatan eliminasi TBC.

“TBC hanya bisa dikendalikan jika seluruh kasusnya ditemukan dan diobati sampai tuntas. Semakin cepat ditemukan, semakin kecil risiko penularan di masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong kabupaten untuk memperkuat kegiatan skrining, investigasi kontak, serta pemanfaatan jejaring laboratorium,” kata dr. Nursyamsi, Senin 17 November 2025.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan TBC, termasuk dukungan pemerintah daerah, puskesmas, rumah sakit, kader, dan organisasi masyarakat.

“Transformasi layanan primer dan digitalisasi melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) turut menjadi penguat dalam memastikan data kasus tercatat dan tertangani secara akurat,” ucapnya.

Selain upaya teknis, edukasi masyarakat juga terus diperluas. TBC dapat sembuh dengan pengobatan yang tepat dan teratur, sehingga masyarakat diimbau segera memeriksakan diri jika mengalami batuk lebih dari dua minggu, demam, keringat malam, atau penurunan berat badan.

Sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, serta agenda nasional Eliminasi TBC tahun 2030, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat memastikan komitmennya untuk meningkatkan cakupan penemuan kasus, akses pengobatan, dan mengurangi stigma terhadap pasien TBC.

“Tujuan kita jelas, tidak boleh ada satu pun pasien TBC yang tidak ditemukan atau tidak mendapatkan pengobatan. Dengan kerja bersama, kita bisa mengakhiri TBC di Sulawesi Barat,” tegas dr. Nursyamsi. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Wulan Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Jemaah Haji 2025

    Sri Wulan Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Jemaah Haji 2025

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Sri Wulan, mendorong adanya peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji 2025. Terdapat sejumlah catatan penting terkait biaya perjalanan ibadah haji yang memerlukan perbaikan, mulai dari perencanaan hingga implementasi di lapangan. “Pada dasarnya, saya setuju dengan arahan Presiden bahwa ada urgensi untuk menurunkan harga. Namun, hal ini tidak boleh […]

  • Sulbar Berupaya Selesaikan Konflik Tambang, Wagub Salim Mengga: Rakyat dan Investasi Harus Seimbang

    Sulbar Berupaya Selesaikan Konflik Tambang, Wagub Salim Mengga: Rakyat dan Investasi Harus Seimbang

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar) Salim S Mengga memimpin rapat tim terpadu pengendalian dan evaluasi izin usaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan, Jumat, 23 Mei 2025. Rapat itu digelar sebagai langkah awal dalam verifikasi terhadap seluruh tambang yang ada di seluruh wilayah Sulbar, utamanya yang memiliki masalah. “Tujuannya adalah agar konflik-konflik […]

  • Pemprov Sulbar Gelar Rakor Koordinasi Lintas Sektor Jelang Nataru

    Pemprov Sulbar Gelar Rakor Koordinasi Lintas Sektor Jelang Nataru

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Keikutsertaan Rakor dilaksanakan di ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (1/12/2025). Rakor ini membahas strategi mitigasi serta penanganan terpadu menjelang Natal dan Tahun Baru 2026. Pasangan Gubernur Suhardi Duka ini menekankan, […]

  • Biro Hukum Sulbar Kawal Empat Ranperbup Mamuju Tengah

    Biro Hukum Sulbar Kawal Empat Ranperbup Mamuju Tengah

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU – Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diwakili Analis Hukum Rina, bersama Tim dari Bagian Peraturan Perundang-undangan Kabupaten/Kota, Anwar dan Marliati menghadiri rapat pembahasan empat Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Mamuju Tengah. Bertempat di Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulbar, baru-baru ini. Empat Ranperbup dibahas yaitu Pemasangan Alat Peraga Kampanye […]

  • Skema Pembiayaan Haji 2025 Harus Lebih Ringan

    Skema Pembiayaan Haji 2025 Harus Lebih Ringan

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyoroti skema pembiayaan haji 2025 yang dinilai terlalu berat bagi calon jemaah. Dalam pertemuan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/1/2025), Marwan menegaskan bahwa skema saat ini, di mana 60 persen biaya ditanggung jemaah dan 40 persen bersumber dari nilai manfaat, memerlukan evaluasi mendalam. “Kalau Biaya […]

  • Perpadi Beri Gelar Bahtiar sebagai Gubernur Ketahanan Pangan

    Perpadi Beri Gelar Bahtiar sebagai Gubernur Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 151
    • 0Komentar

    POLMAN – Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin mendapat gelar sebagai Gubernur Ketahanan Pangan dari Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia). “Terima kasih Pj Gubernur dengan full tim, dengan atensinya terhadap Perpadi. Ini sepatutnya Perpadi memberi gelar yaitu Gubernur Ketahanan Pangan,” ucap Ajbar, Ketua Perpadi Sulbar pada Musda DPD Perpadi Sulbar di Polman, Rabu […]

expand_less