Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat di Sulbar, Tekankan Kemandirian Siswa

Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat di Sulbar, Tekankan Kemandirian Siswa

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulbar, Senin, 7 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Junda Maulana yang mewakili Gubernur Suhardi Duka menyampaikan rasa syukur atas keberadaan Sekolah Rakyat di Sulbar yang saat ini hadir di dua daerah, yakni satu sekolah di Mamuju dan satu sekolah di Polewali Mandar (Polman).

“Pertama wajib kita semuanya bersyukur bahwa Sekolah Rakyat itu ada di Sulbar, ada di Mamuju satu, ada di Polewali Mandar satu,” kata Junda Maulana.

Ia menjelaskan, pada tahun ini terdapat 450 siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulbar. Sebanyak 180 siswa merupakan peserta didik rintisan, sementara 270 siswa lainnya merupakan peserta didik baru, dengan jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.

Menurut Junda Maulana, kapasitas sarana dan prasarana yang tersedia saat ini sudah cukup memadai untuk menampung 450 siswa. Meski pembangunan fasilitas belum sepenuhnya tuntas, proses belajar-mengajar sudah dapat berjalan dengan memisahkan tahapan penyelesaian pekerjaan fisik dari kegiatan pendidikan.

“Anak-anak kita ada dua, ada dari rintisan sebanyak 180 orang dan yang baru itu 270 orang dengan level tingkatan SD, SMP, SMA,” ujarnya.

Junda Maulana menekankan agar keberadaan Sekolah Rakyat tidak membuat peserta didik kehilangan kebiasaan untuk mandiri. Menurutnya, meskipun para siswa mendapatkan berbagai fasilitas selama mengikuti pendidikan berbasis asrama, karakter rajin dan mandiri harus tetap dibangun.

“Saya berharap bahwa anak-anak itu bersekolah di sini tetap dikembangkan karakternya sebagai orang yang rajin. Jangan juga masuk di sini kemudian menjadi malas karena dilayani semuanya,” tegas Junda Maulana.

Ia juga meminta para guru tidak hanya berfokus pada peningkatan ilmu pengetahuan siswa, tetapi turut memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter, akhlak, dan budi pekerti.

“Guru jangan hanya tahu mengajar, meningkatkan ilmu pengetahuannya saja, tapi juga berkewajiban mengembangkan karakter, akhlak, budi pekertinya juga dikembangkan,” katanya.

Junda Maulana mengatakan, pendidikan di Sekolah Rakyat harus mampu melahirkan generasi emas yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.

“Kita butuhkan anak-anak generasi emas yang intelektualnya bagus, akhlaknya mulia. Guru jangan hanya hebat mengajar, tapi mendidik, menyayangi anak-anak semuanya seperti anak-anaknya sendiri, karena itu adalah generasi kita ke depan,” pungkas Junda Maulana.

Kepada para siswa, Junda Maulana berpesan agar mereka berani menunjukkan seluruh kemampuan dan bakat yang dimiliki. Potensi masing-masing siswa, kata dia, diharapkan dapat dikenali oleh para guru untuk kemudian dikembangkan selama menjalani pendidikan.

“Saya juga berpesan kepada anak-anak sekalian, keluarkan semua kemampuan, bakat yang saudara-saudara miliki agar bisa dikembangkan di sini,” katanya.

Ia optimistis, apabila Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan konsisten, keberadaannya akan berkontribusi terhadap terwujudnya generasi emas, khususnya bagi masyarakat Sulbar.

Dari sisi fasilitas, Junda memastikan sarana dan prasarana untuk 450 siswa saat ini relatif mencukupi. Kapasitas asrama, ruang kelas, hingga mobiler sekolah disebut telah tersedia sesuai kebutuhan.

“Untuk jumlahnya 450 orang ini sudah cukup. Asramanya cukup, ruang kelasnya cukup,” jelas Junda Maulana.

Ia menambahkan, kapasitas Sekolah Rakyat tersebut masih dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Setelah seluruh pembangunan rampung, sekolah diproyeksikan mampu menampung lebih dari 1.000 siswa untuk tiga angkatan pada jenjang pendidikan yang tersedia.

“Kalau sudah jadi ini, maka tiga angkatan, kelas 1, 2, 3 di level pendidikan sudah bisa kita tampung sebanyak seribu lebih,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk kebutuhan konsumsi siswa, dapur sekolah masih dalam tahap proses sehingga untuk sementara makanan peserta didik disiapkan melalui layanan katering. Para siswa tetap mendapatkan makan tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan malam.

“Dapur sementara berproses. Sementara ini pakai katering karena pemasaknya belum ada. Jadi masih pakai katering, masih tetap tiga kali makan, pagi, siang, dan malam,” kata Junda Maulana.

Dari sisi kurikulum, pembelajaran di Sekolah Rakyat tetap mengacu pada kurikulum pendidikan yang berlaku. Namun, sebagai sekolah berasrama, terdapat penguatan pada aspek kedisiplinan, ibadah, akhlak, dan budi pekerti.

“kurikulum sama, tapi di sini karena boarding school, maka ada tambahan-tambahan nuansa lain, yaitu pendidikan kedisiplinannya, pendidikan untuk ibadah, akhlak, budi pekerti,” jelasnya.

Junda Maulana juga memastikan kebutuhan mobiler untuk 450 siswa telah tersedia dan dinilai mencukupi untuk mendukung proses pembelajaran.(Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Pelaku Usaha Parekraf di Bali Go Public

    Menuju Pelaku Usaha Parekraf di Bali Go Public

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Permodalan masih menjadi salah satu tantangan besar bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia. Apalagi sebagian besar dari mereka memiliki aset yang tidak berwujud. Kemenparekraf bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar kegiatan “Coaching Clinic KreatIPO” sebagai sebuah solusi memperoleh modal dengan go public. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata […]

  • Logo daihatsu

    Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2018
    • account_circle mbahdot
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Hingga saat ini, PT Astra Daihatsu Motor belum mengadopsi teknologi continous variable transmission atau CVT pada mobil-mobil yang mereka jual di Indonesia. Padahal, beberapa pabrikan lain sudah mengadopsi teknologi tersebut. Lantas, apa alasan Daihatsu? Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra mengatakan, CVT akan membuat harga jual mobil Daihatsu menjadi kurang terjangkau. Tapi, tidak menutup kemungkinan ke […]

  • Ridwan Kamil Beri Kadeudeuh Atlet SEA Games dan Para Games

    Ridwan Kamil Beri Kadeudeuh Atlet SEA Games dan Para Games

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan bonus atau kadeudeuh bagi atlet, pelatih, dan ofisial  Jabar yang meraih prestasi di ajang SEA Games Vietnam 2021 dan Para Games Solo 2022. Total kadeudeuh yang diberikan sebesar Rp18,905 miliar termasuk pajak. Masing-masing untuk SEA Games 112 atlet dan 26 pelatih dengan total uang Rp8,375 miliar. […]

  • Musisi Muda Jawa Barat Ikuti Audisi Youth Music Camp 2023

    Musisi Muda Jawa Barat Ikuti Audisi Youth Music Camp 2023

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sebanyak 40 musisi muda Jawa Barat mengikuti audisi Youth Music Camp 2023 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Kamis (11/5/2023). Youth Music Camp 2023 merupakan ajang pengembangan minat dan bakat musik klasik, khususnya berkaitan dengan instrumen musik string (seperti violin, viola, selo, dan kontrabas) bersama para musisi dari Melbourne Symphony Orchestra […]

  • Dinas TPH Jabar Sediakan Bantuan Benih Padi Varietas Tahan Kering

    Dinas TPH Jabar Sediakan Bantuan Benih Padi Varietas Tahan Kering

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Dalam menghadapi dampak El Nino, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai upaya antisipasi untuk mempertahankan produksi, salah satunya dengan menyediakan bantuan benih padi varietas tahan kering kepada petani. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jabar Yanti Zakiah mengatakan, benih tahan di musim kemarau ini […]

  • Pemanfaatan Kompleks Makam Raja-Raja Hadat Banggae, Andi Syukri-Dirjen Kebudayaan Teken MoU

    Pemanfaatan Kompleks Makam Raja-Raja Hadat Banggae, Andi Syukri-Dirjen Kebudayaan Teken MoU

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAJENE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene terus meningkatkan kelestarian kebudayaan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Kebudayaan merupakan perwujudan dari kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Hal ini, dituturkan Bupati Majene Andi Achmad Syukri setelah Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek RI dengan Pemda Majene di Jakarta, Jumat (03/03/2023). […]

expand_less