Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Bedah Buku Api Perjuangan, Menelusuri Sejarah Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat

Bedah Buku Api Perjuangan, Menelusuri Sejarah Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

MAMUJU — Sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Barat kembali diangkat melalui kegiatan Bedah Buku Api Perjuangan: Sejarah Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus dialog untuk menggali kembali perjalanan panjang perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat yang melibatkan berbagai tokoh dan eksponen perjuangan di masa lalu.

Buku Api Perjuangan: Sejarah Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat ditulis oleh Adi Arwan Alimin selaku penulis utama.

Dalam kegiatan bedah buku tersebut, Adi Arwan Alimin hadir sebagai narasumber untuk memaparkan proses penulisan, sumber-sumber sejarah yang digunakan, serta berbagai catatan penting mengenai dinamika perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.

Diskusi Bedah Buku Api Perjuangan dipandu oleh Naskah M. Nabhan sebagai moderator.

Sementara itu, salah satu eksponen pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, Ansar Nur Hasanuddin, hadir sebagai penanggap yang memberikan perspektif dari sisi pengalaman dan perjalanan perjuangan pembentukan daerah.

Ansar Nur Hasanuddin juga mengusulkan agar buku tersebut dapat dijadikan referensi dan dibagikan kepada seluruh Perangkat Daerah dan lingkup pendidikan.

Turut hadir Direktur PT Mitra Amanah Konselindo Muhsin Husain selaku pelaksana kegiatan penyusunan naskah dan penulisan sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.

Muhsin Husain juga terlibat sebagai anggota penulis.



Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Mustari Mula menyampaikan apresiasi atas penulisan dan penerbitan buku tersebut.

“Sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas penulisan dan penerbitan buku ini. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah memiliki tanggung jawab dalam menjaga pengetahuan, dokumentasi dan memori sejarah daerah agar tidak hilang ditelan zaman,” kata Mustari Mula.

Menurut Mustari Mula, fasilitasi penulisan buku sejarah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan sumber pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.

“Karena itu, fasilitasi penulisan buku ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan sumber pengetahuan yang dapat menjadi referensi bagi masyarakat, akademisi, pelajar, peneliti maupun generasi muda Sulawesi Barat,” ucapnya.

Ia menambahkan, dokumen-dokumen yang menjadi referensi dalam proses penulisan buku tersebut memiliki nilai penting untuk keberlanjutan memori sejarah daerah. Bagian-bagian kutipan dan dokumen yang menjadi sumber penulisan akan menjadi arsip statis yang disimpan di Depo Arsip Sulawesi Barat.

“Dengan demikian, dokumen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari buku, tetapi juga menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat Provinsi Sulawesi Barat dan dapat menjadi sumber rujukan bagi generasi mendatang,” lanjutnya.

Upaya menjaga sejarah dan memori kolektif tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka untuk terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, literasi, serta penguatan nilai-nilai budaya dan identitas daerah.

Kegiatan bedah buku dilaksanakan secara hybrid, sehingga dapat diikuti baik secara langsung maupun melalui jaringan daring. Peserta berasal dari berbagai unsur, antara lain para eksponen pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, akademisi, unsur birokrasi, serta pegiat literasi.

Suasana diskusi berlangsung dengan penuh perhatian dan antusiasme. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih jauh proses sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Barat sekaligus melihat berbagai sumber dokumentasi yang menjadi bagian penting dalam penyusunan buku.

Bagi para eksponen perjuangan, buku tersebut menjadi salah satu bentuk dokumentasi atas perjalanan sejarah yang pernah mereka lalui. Sementara bagi generasi muda, buku ini diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran untuk mengenal lebih dekat sejarah terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat.

Rahmat Hasanuddin misalnya, yang menyampaikan amanat melalui telepon seluler menegaskan apresiasi dan pentingnya untuk lebih memasifkan literasi sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.

Menurutnya, lahirnya Provinsi Sulawesi Barat melalui perjuangan panjang yang membutuhkan pengorbanan luar biasa dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam acara yang berlangsung secara hybrid, hadir dalam jaring (Daring) sejumlah tokoh pejuang diantaranya; Muhammad Idris DP, Muh. Jamil Barambangi, Imran K. Kesa, Farid Wajdi, dan Yuyun Yundini.

Pada akhir kegiatan, Adi Arwan Alimin membagikan sejumlah buku kepada peserta Bedah Buku. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan buku oleh penulis utama pada halaman sampul dalam buku sebagai tanda kenang-kenangan sekaligus bagian dari apresiasi terhadap peserta yang hadir.

Bedah Buku Api Perjuangan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan diskusi semata, tetapi menjadi momentum untuk terus menghidupkan literasi sejarah dan memperkuat kesadaran masyarakat Sulawesi Barat terhadap perjalanan panjang terbentuknya provinsi ini. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKN Jadi Model Kota Rendah Emisi Karbon

    IKN Jadi Model Kota Rendah Emisi Karbon

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Dalam konteks pembangunan IKN, Bappenas telah menetapkan IKN dibangun hanya menggunakan 20 persen kawasan lahan yang ada. Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi momentum Indonesia untuk memulai inisiatif pembangunan infrastruktur berkelanjutan, termasuk komitmen soal penurunan emisi karbon. Sikap untuk lebih menekankan pembangunan yang berkelanjutan cukup terang benderang selalu dikemukakan Presiden Joko Widodo. Salah satunya […]

  • Tuntaskan Blankspot di Sulbar, Ridwan Djafar Koordinasi ke Kemenkomdigi

    Tuntaskan Blankspot di Sulbar, Ridwan Djafar Koordinasi ke Kemenkomdigi

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, melakukan pertemuan dengan Mas Adlin Dwi, PIC Direktorat Akselerasi Infrastruktur Digital Kemenkomdigi, di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenkomdigi Lantai 8, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 17, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 2 Februari 2026. Pertemuan ini sebagai tindak lanjut arahan […]

  • Ridwan Kamil: Mudik Gratis Minimalkan Penggunaan Kendaraan Pribadi ke Kampung Halaman

    Ridwan Kamil: Mudik Gratis Minimalkan Penggunaan Kendaraan Pribadi ke Kampung Halaman

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, program Mudik Gratis untuk memotivasi masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan pribadi ketika pulang ke kampung halaman. Ridwan Kamil mengapresiasi kolaborasi Pemda Provinsi Jabar dan PT. Sasa Inti yang mengadakan program Mudik Gratis dengan total 20 bus mengantarkan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.   ”Hari […]

  • FKPT Sulbar–Kesbangpol Sulbar Perkuat Kerjasama Program Peningkatan Kewaspadaan Nasional

    FKPT Sulbar–Kesbangpol Sulbar Perkuat Kerjasama Program Peningkatan Kewaspadaan Nasional

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulawesi Barat melakukan ausiensi dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar Darwis Damir. Bertempat di Kantor Kesbangpol Sulbar, Kamis, 5 Februari 2026. Dalam adiensi tersebut, Ketua FPKP Sulbar Muhammad Sahlan didampingi sejumlah pengurus dan tim satuan tugas FKPT Sulbar. Sahlan menegaskan eksistensi fungsi dan […]

  • Terlibat Judi Online, ASN dan Pegawai BUMD Jabar Akan Kena Sanksi Disiplin

    Terlibat Judi Online, ASN dan Pegawai BUMD Jabar Akan Kena Sanksi Disiplin

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat akan menerapkan sanksi disiplin kepada aparatur sipil negara dan pegawai BUMD Jabar yang terlibat transaksi judi online maupun perjudian konvensional. Peringatan ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 98/KPG.03.04/INSPT tentang Larangan Judi Online dan Judi Konvensional, yang dikeluarkan tanggal 27 Juni 2024. Pihak Inspektorat Daerah Provinsi […]

  • Asia Africa Festival 2024, Bey Machmudin Gelorakan Spirit Dasa Sila Bandung

    Asia Africa Festival 2024, Bey Machmudin Gelorakan Spirit Dasa Sila Bandung

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 143
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan Asia Africa Festival (AAF) 2024 membawa spirit perdamaian dan persatuan dari negara Asia Afrika untuk dunia yang lebih baik. AAF 2024 diselenggarakan di Kota Bandung pada Sabtu – Minggu (6 -7/7/2024) mengambil tema _”Culture of Peace & Collaboration. AAF 2024 dihadiri 31 perwakilan negara – […]

expand_less