KKN Unimaju di Desa Polo Pangale Perkuat Program Mandatori Perpunas RI
- account_circle PROINDONESIA
- calendar_month Ming, 23 Agu 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar

MAMUJU – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju Angkatan VI pada setiap lokus kegiatan telah dimulai sejak Kamis, 20 Agustus 2026.
Di Desa Polo Pangale, Kecamatan Pangale, Mamuju Tengah, ada 10 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) yang melaksanakan program KKN.
Mereka terdiri dari Program Studi Manajemen, Ekonomi Pembangunan, Agribisnis, dan Peternakan.
Untuk memulai pelaksanaan program kerja, Mahasiswa KKN melaksanakan Seminar Program Kerja.
Tema kegiatan: “Mencerahkan Semesta Membangun Peradaban Berkelanjutan Melalui Literasi untuk Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Berbasis Ekodesain”.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Pangale, Minggu, 23 Agustus 2026.
Dihadiri oleh Sekretaris Desa Pangale, Perwakilan Pengurus Cabang Muhammadiyah Kecamatan Pangale, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda Desa Polo Pangale.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Dr. Naska Nabhan, M.A.P. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Seminar Program Kerja.
Apalagi, kata dia, KKN kali ini berbeda dengan KKN reguler yang selama ini dilaksanakan.
Untuk KKN Unimaju Angkatan VI Tahun 2026 ini, dilaksanakan dengan konsep KKN Tematik Literasi.
KKN Tematik Literasi adalah program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional (Perpunas) RI bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk Unimaju.
Program ini bertujuan mengoptimalkan koleksi buku desa, memperkuat peran taman bacaan, dan meningkatkan budaya literasi masyarakat di daerah dengan indeks literasi rendah hingga sedang.
“Pelaksanaan KKN Tematik Literasi, pada dasarnya mengutamakan program kerja mandatori dari Perpunas,” ujar Naska.
Walau demikian lanjutnya, tetap ada program kerja untuk kepentingan organisasi Muhammadiyah dan Unimaju.
Seperti, penguatan pembentukan cabang dan ranting Muhammadiyah.
Selain itu, ada program kerja yang berkaitan dengan disiplin ilmu program studi.
Sebut misalnya, pelatihan pembuatan briket dari sekam padi yang diinisiasi mahasiswa KKN dari Program Studi Agribisnis.
Program kerja lainnya, yakni Pelatihan Pemulasaran jenazah, hingga tata cara salat jenazah.
Terkait tujuan utama program KKN Tematik Literasi, Naska menyampaikan upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan buku bermutu di desa.
“Menguatkan fungsi perpustakaan desa dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM),” ujarnya.
Termasuk melatih kapasitas pengelola perpustakaan lokal dan mendorong minat baca anak-anak dan warga.
Adapun bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan mahasiswa KKN Tematik Literasi yakni; Pengelolaan Perpustakaan Desa ataubTaman Baca Masyarakat (TBM).
Kegiatan lainnya yakni, Membaca Nyaring untuk tingjat Sekolah Dasar, Ulas Buku dan Menulis. Termasuk melakukan kunjungan lierasi.
Kegiatan mandatori lainnya yakni inisiasi Pembentukan Relawan Literasi Masyarakat (Relima).
Sementara Sekretaris Desa Polo Pangale Nur Efendi, S.Kep., Ners. dalam sambutannya juga menyampailan apresiasi atas ditetapkannya Desa Polo Pangale sebagai tempat pelaksanaan KKN Tematik Literasi.
Nur Efendi menegaskan, Pemerintah Desa Polo Pangale siap mendukung program kerja dan memberikan pembinaan kepada mahasiswa KKN.
“Pesan saya, supaya mahasiswa KKN dapat menjaga etika dan menghargai budaya masyarakat aetempat,” ujarnya.
Selanjutnya, pelaksanaan Seminar Program Kerja KKN Tematik Literasi yang dipandu langsung Koordinator Desa Polo Pangale Abdul Rahman. (***)
- Penulis: PROINDONESIA

Saat ini belum ada komentar