Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Hari Jadi Sulbar ke-22 Digelar Sederhana, Pemprov Fokus pada Kegiatan Sosial

Hari Jadi Sulbar ke-22 Digelar Sederhana, Pemprov Fokus pada Kegiatan Sosial

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memutuskan untuk tidak menggelar perayaan besar dalam rangka memperingati Hari Jadi Sulbar ke-22. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, rangkaian peringatan tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan sosial yang melibatkan lintas elemen masyarakat.

Sekda Sulbar Junda Maulana mengatakan meski kondisi daerah masih memiliki keterbatasan, hari jadi tetap perlu diperingati sebagai momentum untuk bersyukur sekaligus melihat kembali apa yang sudah dikerjakan pemerintah.

“Intinya bahwa dalam kondisi daerah kita ini yang mungkin ada keterbatasan, tapi hakikat daripada perayaan hari jadi itu, itu menjadi penting, karena itu menjadi momen untuk pertama, bersyukur, kemudian yang kedua itu, introspeksi atau mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan,” kata Junda usai memimpin rapat persiapan Hari Jadi ke-22 Sulbar di Kantor Gubernur Sulbar, Jumat 4 September 2026.

Kata Junda, rangkaian kegiatan yang disiapkan tidak banyak mengandalkan acara seremonial. Pemprov Sulbar akan mengajak pemerintah kabupaten dan masyarakat ikut dalam sejumlah kegiatan sosial.

Di antaranya bersih-bersih yang akan digelar di seluruh kabupaten, donor darah, serta pasar murah. Ada pula sejumlah lomba yang diperuntukkan bagi masyarakat.

“Kita ini tadi mempersiapkan acara-acara yang sangat-sangat sederhana yang tidak memakan begitu besar biaya, kita melibatkan selain ASN, pegawai Pemprov kita melibatkan pemerintah kabupaten, kita melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Untuk upacara hari jadi, kata Junda, Pemprov Sulbar juga mengundang instansi vertikal dan kelompok masyarakat. Peserta akan mengenakan pakaian adat.

“Pakaian adat dari Kalumpang dari Mamasa atau juga pakaian-pakaian adat dari daerah daerah lain di Nusantara, karena Sulawesi Barat inikan Indonesia mini,” katanya.

Kegiatan dijadwalkan mulai pada pekan kedua September dan berlangsung hingga puncak Hari Jadi Sulbar pada 22 September 2026.

Junda mengatakan pelibatan pihak di luar pemerintah menjadi salah satu pembeda perayaan tahun ini, terutama untuk kegiatan bakti sosial.

“Tahun ini kita lebih banyak melibatkan dari unsur-unsur stakeholder lainnya dalam kegiatan ini, utamanya dalam kegiatan-kegiatan bakti bakti sosial itu,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Desa Wisata Wukirsari di Yogyakarta

    Potensi Desa Wisata Wukirsari di Yogyakarta

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Desa Wukirsari di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk 75 besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Desa Wukirsari memiliki kekayaan budaya dan tempat wisata di antaranya Embung Imogiri, yang berbentuk seperti gunungan wayang. Ada pula tempat wisata panorama, salah satunya Bukit Bego. Saat memasuki kawasan desa dari arah barat, terlihat hamparan […]

  • Resmikan Pasar Kreatif Jabar, Ridwan Kamil: Ini Etalase Produk Otentik Jawa Barat

    Resmikan Pasar Kreatif Jabar, Ridwan Kamil: Ini Etalase Produk Otentik Jawa Barat

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Pasar Kreatif Jawa Barat di kawasan Cikutra, Kota Bandung, Jumat (7/7/2023). Pasar Kreatif Jabar merupakan komitmen  Pemerintah Daerah Provinsi Jabar untuk mendorong peningkatan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya budaya bagi industri kreatif secara berkelanjutan. Menurut Ridwan Kamil, kawasan Pasar Kreatif Jabar […]

  • 2026 Mendatang, Kominfo Sulbar Jadikan Literasi Digital Pilar Utama

    2026 Mendatang, Kominfo Sulbar Jadikan Literasi Digital Pilar Utama

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU – Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat evaluasi program sekaligus membahas rencana program tahun 2026, Rabu 3 Desember 2025. Kepala Bidang IKP, Dian Afrianty, menyampaikan dalam hal penyebarluasan informasi, Bidang IKP mendorong pemberitaan Pemprov Sulbar melalui kemitraan dengan media massa. Berdasarkan data […]

  • SE Wagub Sulbar: Hentikan Aktivitas Saat Adzan, ASN Muslim Diminta Prioritaskan Salat Berjamaah di Masjid

    SE Wagub Sulbar: Hentikan Aktivitas Saat Adzan, ASN Muslim Diminta Prioritaskan Salat Berjamaah di Masjid

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, mengeluarkan surat edaran yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Administrasi Tidak Tetap (TATT) yang beragama muslim untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid saat waktu kerja. Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2025 tentang Himbauan Salat Berjamaah tersebut dikeluarkan pada Jumat, 11 April 2025. Pasangan Gubernur […]

  • Program Pemprov Sulbar 2026: 60 Desa Jadi Target Penanganan Kemiskinan dan Stunting

    Program Pemprov Sulbar 2026: 60 Desa Jadi Target Penanganan Kemiskinan dan Stunting

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 189
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemprov Sulbar terus memperkuat langkah strategis dalam upaya penanganan kemiskinan dan stunting. Melalui rapat koordinasi yang digelar pada Kamis, 31 Juli 202 PemprovSulbar menegaskan komitmennya untuk mengintervensi 60 desa pada tahun anggaran 2026. Fokus utama akan diarahkan pada pengentasan kemiskinan serta pengendalian angka stunting secara berkelanjutan. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), menekankan bahwa […]

  • BPJS Kesehatan: Gotong Royong untuk Sehat Bersama

    BPJS Kesehatan: Gotong Royong untuk Sehat Bersama

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 183
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan: Gotong Royong untuk Sehat Bersama Oleh: Muh. Tahir Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) lahir dari semangat besar bangsa Indonesia untuk membangun sistem kesehatan yang adil bagi semua warga. Sistem ini tidak sepenuhnya bisnis, tetapi juga tidak murni bantuan sosial. BPJS bekerja dengan prinsip nirlaba, yaitu mengelola dana […]

expand_less