Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Potensi Desa Wisata Wukirsari di Yogyakarta

Potensi Desa Wisata Wukirsari di Yogyakarta

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Desa Wukirsari di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk 75 besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Desa Wukirsari memiliki kekayaan budaya dan tempat wisata di antaranya Embung Imogiri, yang berbentuk seperti gunungan wayang. Ada pula tempat wisata panorama, salah satunya Bukit Bego.

Saat memasuki kawasan desa dari arah barat, terlihat hamparan persawahan dengan latar belakang perbukitan. Desa Wukirsari berada di Kepanewon atau Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY. Jarak tempuhnya dari pusat Kota Yogyakarta adalah sekitar 17 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.

Untuk menuju desa ini harus menyusuri ring road sampai perempatan Terminal Giwangan, kemudian ke selatan melalui Jl Imogiri Timur, sekitar 18 km. Sebelum Pasar Imogiri, belok kiri ke arah timur memasuki Jl Pramuka. Nantinya, akan ada gapura dengan hiasan gunungan wayang. Usai melewati gapura itu, perjalanan sampai di Desa Wukirsari.

Selain keindahan alam dan kekayaan budaya, di sana juga bisa ditemui produk-produk ekonomi kreatif masyarakat sekitar. Berbagai potensi itu menjadi modal bagi Desa Wisata Wukirsari, untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelanjutan.

Sentra batik tulis di Wukirsari yang ada di Kampung Giriloyo biasa dikunjungi berbagai sekolah dan kampus untuk belajar seputar batik. Di sana, sebagian besar warganya bekerja sebagai perajin batik.

Pengelola Desa Wisata Wukirsari Nur Rahmadi mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak bagi kunjungan tamu ke kampung batik Giriloyo. Dia menyebut kunjungan wisata di sentra batik Giriloyo Wukirsari pada 2020 sekitar 4.000 orang. Namun itu tercatat mengalami penurunan drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sekitar 29 ribu orang.

Bersama dengan seluruh anggota yang 80 persen didominasi perempuan, Desa Wukirsari terus berupaya untuk bangkit. Alhasil di 2022, kunjungan ke Wukirsari mencapai sekitar 24 ribu orang.

“Kami harap tahun ini Desa Wisata Wukirsari dapat meningkat kunjungan wisata, apalagi dengan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia, akan menambah catatan prestasi Desa Wukirsari, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Dukungan pemerintah maupun pihak swasta, sebagai bapak asuh, diberikan terkait upaya pembentukan klaster kriya, wisata, dan budaya serta sistem digitalisasi. “Bersama 75 desa wisata lainnya, Desa Wukirsari harus siap bersaing di kancah global,” tegas Menparekraf RI Sandiaga Uno.

Pengembangan itu diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan hingga di atas 30 ribu dalam satu tahun. Ini demi dapat meningkatkan nilai perputaran uang, dari Rp1,3 miliar menjadi Rp2 miliar, sehingga dapat mendukung program Kemenparekraf membuka 4,4 juta lapangan kerja baru di 2024.

Sandiaga Uno mengakui, kontribusi DIY terhadap capaian target nasional sudah cukup signifikan. Dari target 1,4 miliar kunjungan wisatawan nusantara pada 2023, DIY menyumbang sesuai target, yakni antara 5 hingga 7 persen pada triwulan pertama. Seiring itu, kunjungan wisatawan asing juga mulai menggeliat.

Kehadiran Menparekraf ke lokasi desa wisata menunjukkan komitmen yang kuat untuk mengembangkan desa wisata. Dengan melihat langsung potensi yang dimiliki desa wisata, maka akan dapat memberikan intervensi dengan cepat baik yang bersifat kebijakan maupun sarana.

Pada kunjungan ke Desa Wisata Wukirsari Sandiaga Uno memberikan bantuan handy talky (HT).

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menilai, status desa wisata kelas dunia akan memberi banyak keuntungan karena akan dipromosikan ke dunia internasional. Dengan demikian, peluang untuk dikunjungi wisatawan asing semakin besar. Kunjungan wisatawan asing akan membuka peluang meningkatkan pendapatan warga

Predikat desa wisata kelas dunia ini, menurut Muslih, hendaknya diimbangi dengan terus meningkatnya sarana dan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan kelas dunia. Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi wajib, sambung dia, agar wisatawan asing tidak kecewa.

Predikat desa wisata kelas dunia ini harus benar-benar menjadi sebuah keuntungan sebagai pengungkit kesejahteraan masyarakat Sesuai kebijakan Pemkab Bantul, yang menetapkan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan bersama sektor industri kreatif dan pertanian.

Penulis: Eri Sutriso

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prodi Magister Manajemen Unimaju Ikuti Asesmen Lapangan Akreditasi Lamemba

    Prodi Magister Manajemen Unimaju Ikuti Asesmen Lapangan Akreditasi Lamemba

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MAMUJU – Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) mengikuti asesmen lapangan akreditasi oleh Lamemba. Lamemba adalah Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi yang bertugas untuk melakukan proses Akreditasi untuk Program Studi di Bidang Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi. Lamemba diprakasai oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia  (ISEI), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dan […]

  • Angka Kecelakaan Menurun 45,58 Persen

    Angka Kecelakaan Menurun 45,58 Persen

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Angka kecelakaan di Jawa Barat selama mudik Lebaran 2023 menurun 45,58 persen dibandingkan mudik tahun lalu. Pada mudik Lebaran 2022 tercatat 430 kecelakaan, tahun ini hanya 234 kejadian. Data kecelakaan ini berdasarkan catatan kepolisian. Sementara data kecelakaan yang dilaporkan di jalan tol melalui Jasa Raharja tercatat 99 kejadian, yang menyebabkan 33 orang […]

  • Jabar Berhasil Pertahankan Predikat A pada SAKIP & RB Award 2021

    Jabar Berhasil Pertahankan Predikat A pada SAKIP & RB Award 2021

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 242
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat berhasil mempertahankan predikat A pada hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2021. Sementara pada Reformasi Birokrasi, Pemda Provinsi Jabar mendapat predikat BB. Selain itu, seluruh kabupaten/kota di Jabar tidak ada yang meraih predikat C pada evaluasi SAKIP 2021. Rata-rata kabupaten/kota di Jabar meraih predikat B dan […]

  • Peduli Lingkungan, TP PKK Jabar Gelar Lomba Pemanfaatan Limbah Kain Perca

    Peduli Lingkungan, TP PKK Jabar Gelar Lomba Pemanfaatan Limbah Kain Perca

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Barat Amanda Soemedi Bey Machmudin mengatakan, lomba pemanfaatan limbah kain perca menjadi komitmen TP PKK Jabar untuk mengurangi sampah rumah tangga dari sektor sandang. “Semakin maraknya penjualan fast fashion mengakibatkan jumlah limbah kain di dunia semakin mengkhawatirkan,” ucap Amanda di Aula Kantor Sekretariat […]

  • Gelar Manasik di Topoyo, Al Jasiyah Sulbar Siap Berangkatkan Jamaah pada 1 Maret

    Gelar Manasik di Topoyo, Al Jasiyah Sulbar Siap Berangkatkan Jamaah pada 1 Maret

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU – 1 Maret 2023 mendatang, Al Jasiyah Sulbar akan memberangkatkan lagi 80 jamaah umrah ke tanah suci. Mereka akan menggunakan pesawat Lion Air penerbangan langsung ke Madinah dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Program umrah 12 hari tersebut akan menggunakan fasilitas hotel Grand Plaza di Madinah dan Rayyana Mekkah. Pihak Al Jasiyah Travel sudah melaksanakan […]

  • Realisasikan 100% PBB-P2, Desa Salogatta Raih Penghargaan Bupati Mateng

    Realisasikan 100% PBB-P2, Desa Salogatta Raih Penghargaan Bupati Mateng

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 155
    • 0Komentar

    TOBADAK – Sederet prestasi sudah menjadi langganan bagi Desa Salogatta Kecamatan Budongbudong Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Tahun 2003 ini, desa yang sebelumnya masuk kategori desa maju, kekinian meningkat menjadi desa mandiri. Bahkan diakhir tahun ini pula berhasil merealisasikan target penerimaan 100% pajak bumi dan bangunan perkotaan dan perdesaan atau PBB- P2. Atas keberhasilan merealisasikan 100% […]

expand_less