Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KESEHATAN » RSUD Sulbar Edukasi Penggunaan Obat Saat Puasa, Ini Aturannya!

RSUD Sulbar Edukasi Penggunaan Obat Saat Puasa, Ini Aturannya!

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan Tahun 2026, RSUD Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melaksanakan kegiatan edukasi tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.

Berlangsung di RSUD Sulbar, Kamis 12 Februari 2026, kegiatan ini ditujukan kepada pasien dan keluarga pasien yang berkunjung ke RSUD Sulbar sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat agar tetap menjalani terapi pengobatan secara aman dan efektif tanpa mengganggu ibadah.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Panca Daya, yang digagas Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan, RSUD Provinsi Sulbar berupaya membentuk masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan pengobatan selama bulan Ramadhan.

Edukasi dilaksanakan di depan ruang tunggu pelayanan rumah sakit sehingga dapat menjangkau langsung para pengunjung. Bertindak sebagai narasumber, Apt. Rahmadani menyampaikan materi terkait:

Pengaturan jadwal minum obat selama puasa:

Adapun jadwal Obat yang digunakan jika diminum dapat membatalkan puasa sehingga perlu disesuaikan jarak waktu meminumnya.

Berhati-hati mengubah jadwal dan dosis obat karena dapat mempengaruhi efek terapi obat. Konsultasikan pada dokter dan/atau apoteker Anda.

Jika tersedia, mintalah kepada dokter untuk meresepkan obat jenis lain yang diminum 1 atau 2 kali sehari.

Secara umum obat yang diminum sekali sehari diminum satu kali artinya tiap 24 jam pada jam yang sama yaitu:- SAAT SAHUR (terutama jika harus diminum PAGI HARI), atau- SAAT BERBUKA atau SETELAH MAKAN MALAM atau MENJELANG TIDUR (terutama jika harus diminum MALAM HARI).

Sebelum meminum obat perut dapat diisi dahulu dengan biskuit sebelum minum obat.

“Perubahan jadwal waktu minum obat saat puasa dan dosis obat mungkin dapat mempengaruhi efek terapi obat. Karena itu perlu kehati-hatian dalam merubah jadwal minum obat, Konsultasikan dengan dokter atau apoteker anda. Untuk obat yang diminum 3 atau bahkan 4 kali sehari, artinya diminum tiap 8 jam atau 6 jam sekali. Hal ini tidak memungkinkan dilakukan pada orang yang berpuasa,” kata Rahmadani, dalam pemaparannya.

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjutnya, solusinya adalah ganti dengan obat sediaan yang dilepaskan perlahan-lahan atau diganti obat jenis lain yang memiliki khasiat sama, namun bekerja lebih panjang. Akan tetapi, jika tidak bisa diganti maka penggunaan selama berpuasa sebaiknya dibagi dalam rentang waktu yang sama yaitu SETIAP 5 JAM JIKA DIKONSUMSI 3×1.

“Untuk penggunaan obat 4×1 tidak dianjurkan untuk berpuasa khususnya untuk konsumsi Antibiotik,” ucapnya.

Aturan Minum Obat Saat Puasa:

1x sehari
1X 1 : Obat yang diminum satu kali sehari tidak ada perbedaan ketika digunakan saat puasa, dapat digunakan saat malam hari atau lagi saat sahur.
2 x sehari
2X 1 : Obat yang digunakan dua kali sehari, disarankan untuk diminum pada saat Sahur dan saat berbuka.
3 x Sehari
3X 1 : Obat diminum pada Pukul 18.00 , 23.00 , 04.00 . Atau dapat meminta dokter memberikan Antibiotik dengan durasi 2 kali pemakaian bahkan 1 kali pemakaian.

Jenis-Jenis Obat Yang Tidak Membatalkan Puasa:

1. Obat yang di absorpsi melalui kulit (Salep, Krim, Plester).
2. Obat yang diselipkan dibawahlidah (seperti isosorbide dan nitrogliserin).
3. Obat-obat yang disuntikan baik melalui kulit, otot, sendi, dan vena, kecuali pemberian makanan melalui intravena.
4. Obat Tetes mata atau telinga.
5. Obat kumur, sejauh tidak tertelan.
6. Obat asma berbentuk inhaler.
7. Pemberian gas oksigen dan anastesi Obat yang digunakan melalui rektal, seperti suppositoria.

Waktu yang Tepat Minum Obat:

Minum obat SEBELUM MAKAN berarti sekitar 30 menit sebelum sahur atau makan malam/makan besar. SESUDAH MAKAN konsumsi obat sekitar 5-10 menit setelah makan besar.

Untuk Pasien Kronis:

Obat Antihipertensi : obat antihipertensi kini sudah banyak di formulasi untuk pemakaian sekali dalam sehari. jika dokter telah meresepkan antihipertensi semacam ini, lebih disarankan agar obat diminum saat makan sahur sehingga obat tersebut dapat mengendalikan tekanan darah selama beraktivitas di siang hari

Obat Antidiabetes: obat antidiabetes yang hanya cukup diminum satu kali dalam sehari, misalnya glimepirid, glibenklamid atau glipizid sebaiknya digunakan pada saat berbuka puasa untuk mengontrol kadar gula dalam darah, karena pada saat tersebut ada kecenderungan kadar gula dalam darah akan meningkat berlebihan.

Namun apabila obat antidiabetes anda diresepkan dua kali dalam sehari, misalkan metformin, lebih disarankan untuk diminum saat berbuka puasa dan malam hari sebelum tidur. hindari penggunaan obat-obat antidiabetes pada saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada saat berpuasa pada siang harinya.

Obat Penurun Kolesterol: Obat penurun kolesterol (simvastatin, atrovastatin atau rosuvastatin) paling baik diminum pada pukul 19.00-21.00 atau saat menjelang tidur malam, karena memberikan efek lebih baik.

Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap terapi tetap menjadi prioritas utama demi menjaga kondisi kesehatan pasien selama Ramadhan.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada tindakan kuratif, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap sehat dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Edukasi seperti ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang paripurna dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pasien dan keluarga semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap terapi serta tidak ragu untuk berkonsultasi kepada tenaga kesehatan apabila memiliki pertanyaan terkait penggunaan obat selama puasa. RSUD Provinsi Sulawesi Barat akan terus menghadirkan edukasi kesehatan sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunarto Dilantik Sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial

    Sunarto Dilantik Sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  menyaksikan pengucapan sumpah Sunarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial. Acara pengucapan sumpah tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/4/2023). Pengangkatan Wakil Ketua MA Bidang Yudisial tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 12/P tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Ketua Mahkamah […]

  • Potret Pembangunan IKN Saat Ini

    Potret Pembangunan IKN Saat Ini

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Peringatan Kemerdekaan Indonesia pada 2024 diyakini bisa berlangsung di IKN. Dari 142 investor yang melirik kawasan itu, 90 di antaranya menunjukkan keseriusan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono meninjau pembangunan jalan tol menuju ke kawasan inti pusat pemerintahan […]

  • Dinsos Sulbar Bahas Percepatan Penyaluran Bantuan Tunai Miskin Ekstrem

    Dinsos Sulbar Bahas Percepatan Penyaluran Bantuan Tunai Miskin Ekstrem

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MAMUJU – Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal sebagai tindak lanjut setelah menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait penetapan penerima bantuan tunai bagi keluarga miskin ekstrem. Rapat ini menjadi langkah awal percepatan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan akuntabel. Dalam rapat tersebut dibahas langkah teknis serta […]

  • Suhardi Duka: Pesantren Berpeluang Kembangkan Produk Coklat Olahan

    Suhardi Duka: Pesantren Berpeluang Kembangkan Produk Coklat Olahan

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 170
    • 0Komentar

    POLMAN – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mendorong Pondok Pesantren Syekh Hasan Yamani di Kabupaten Polewali Mandar untuk mengembangkan produk coklat olahan siap konsumsi. Langkah ini disebutnya sebagai upaya menciptakan nilai tambah bagi hasil kakao Sulbar yang selama ini masih dijual dalam bentuk mentah. Tantangan itu disampaikan SDK saat membuka Yamani Fest 2025 di Aula […]

  • DPRD Serahkan Nama Calon Penjabat Gubernur Sulbar ke Mendagri

    DPRD Serahkan Nama Calon Penjabat Gubernur Sulbar ke Mendagri

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – DPRD Sulbar telah menyerahkan dokumen yang telah ditandatangani Pimpinan DPRD berdasarkan tiga nama pengusulan seluruh fraksi menjadi Penjabat Gubernur Sulbar ke Mendagri melalui Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro, di Jakarta Selasa 4 April 2023. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah. Menurutnya dokumen yang diserahkan telah ditandatangani oleh pimpinan DPRD dan Fraksi DPRD Sulbar.  Seluruh nama pun diyakini  telah sesuai dengan kriteria Pj […]

  • PP KAGAMA Lantik 47 Pengurus Daerah KAGAMA Sulawesi Barat Periode 2025–2030

    PP KAGAMA Lantik 47 Pengurus Daerah KAGAMA Sulawesi Barat Periode 2025–2030

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) resmi melantik 47 pengurus baru Pengda KAGAMA Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2025–2030 di Hotel Grand d’Maleo, Mamuju, Sabtu (17/1). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum PP KAGAMA, Prof. Anwar Sanusi, Ph.D., dan dihadiri oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., […]

expand_less