Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Hari Lingkungan Hidup 2025: Sulbar Tegaskan Komitmen Perangi Sampah Plastik

Hari Lingkungan Hidup 2025: Sulbar Tegaskan Komitmen Perangi Sampah Plastik

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
  • visibility 247
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, memimpin upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis, 5 Juni 2025.

Tahun ini, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, sebagai seruan global atas ancaman serius pencemaran plastik terhadap keberlanjutan bumi.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Sulbar serta unsur Forkopimda. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya refleksi atas kondisi bumi yang tengah menghadapi tiga krisis besar: perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi lingkungan.

“Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tindakan nyata dari seluruh pemangku kepentingan—baik pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta—sangat diperlukan untuk menyelamatkan bumi dari ancaman plastik,” ujar Salim S. Mengga.

Ia menegaskan bahwa bersama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, pemerintah provinsi berkomitmen memperkuat kesadaran kolektif dan mendorong aksi konkret demi lingkungan yang lebih sehat.

Tiga Krisis Planet dan Ancaman Plastik

Wagub menyebutkan bahwa krisis planet—perubahan iklim, kehilangan biodiversitas, dan pencemaran—telah berdampak luas terhadap kesehatan manusia, keberlanjutan pembangunan, serta kualitas hidup.

“Eksploitasi berlebihan dan pola konsumsi plastik yang tidak terkendali mempercepat kerusakan alam,” jelasnya. “Terlebih, pengelolaan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan memperparah kondisi ini.”

Jika tidak ada intervensi serius, lanjutnya, jumlah plastik yang mencemari laut akan meningkat drastis. Dampaknya, mulai dari kematian biota laut, gangguan pada rantai makanan, hingga ancaman terhadap ketahanan pangan laut.

Indonesia sendiri tengah berada dalam fase darurat sampah, dengan 22 juta ton sampah masih dibuang ke lingkungan setiap tahunnya. Sebagian besar berasal dari kemasan dan kantong plastik sekali pakai.

“Jika tidak ditangani secara sistemik, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan kolaps, pencemaran makin parah, dan kerugian ekonomi tidak bisa dihindari,” tegas Salim. “Dari biaya pengelolaan sampah yang tinggi, menurunnya pendapatan daerah wisata, hingga kerugian nelayan akibat rusaknya alat tangkap serta ancaman kesehatan dari mikroplastik.”

Peran Generasi Muda

Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, khususnya Gen-Z dan Gen-Alpha, sebagai agen perubahan.

“Mereka bisa menjadi pelopor gaya hidup minim sampah,” katanya. “Langkah kecil seperti membawa tumbler, menolak plastik sekali pakai, mengomposkan sampah, hingga menjadi wirausaha lingkungan memiliki dampak besar.”

Momentum Aksi Nyata

Menutup sambutannya, Salim S. Mengga berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi titik balik menuju perubahan yang lebih baik.

“Bumi tidak membutuhkan kita, tetapi kita yang membutuhkan bumi. Mari mulai dari hal sederhana demi mewariskan lingkungan yang bersih dan sehat bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

(Rilis)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

    Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
    • account_circle mbahdot
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Ketua Umum Partai Garuda (Gerakan Perubahan Indonesia), Ahmad Ridha Sabana, mengaku sebagai adik dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Riza Patria. Patria merupakan kader Partai Gerindra yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. “Kalau itu (adik dari Patria) kan fakta, tidak […]

  • Kemkomdigi Pastikan CKG Sekolah Jangkau 53 Juta Peserta Didik lewat Teknologi Digital

    Kemkomdigi Pastikan CKG Sekolah Jangkau 53 Juta Peserta Didik lewat Teknologi Digital

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 187
    • 0Komentar

    TANGERANG – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan komitmennya dalam memastikan program itu menjangkau 53 juta peserta didik di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, tanpa ada yang tertinggal. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berperan aktif mendukung implementasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah 2025 melalui penyebaran informasi dan pemanfaatan teknologi digital. Menteri […]

  • KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Keringanan bunga dan agunan diberikan kepada debitur KUR supermikro-mikro dengan maksimal pinjaman Rp100 juta. Pada 2023, pemerintah kembali menetapkanbunga KUR 3 persen untuk KUR supermikrodan bunga single digit untuk KUR mikro.Kebijakan itu merupakan bentuk afirmatifpemerintah ke sektor UMKM yang menguasai61 persen PDB Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB besar, sektoritu juga memberikan sumbangan terhadappenyerapan tenaga kerja hingga 97 persen daritotal penyerapan tenaga kerja nasional. Jadi,keberadaan program kredit usaha rakyat(KUR) yang kian ramah untuk nasabah adalahsebuah keharusan. Tak hanya tawaran bunga kredit rendah mulaidari 3 persen, pemerintah juga meminta bank penyalur KUR untuk memberikan keringananberupa bebas agunan bagi debitur mikromaupun supermikro. Keringanan itu tertuanglewat Peraturan Menteri Koordinator bidangPerekonomian nomor 1 tahun 2023 yang terbitpada akhir Januari 2023. Pada aturan itu, keringanan bunga dan agunandiutamakan untuk debitur KUR supermikrodan mikro dengan maksimal pinjaman tidaklebih dari Rp100 juta. Menteri Koordinatorbidang Perekonomian Airlangga Hartartomengatakan, kebijakan bunga KUR supermikro jadi 3 persen itu merupakan wujudkeberpihakan kepada para pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga untuk bisamenjalankan usahanya lebih produktif. Jika dirinci, kebijakan KUR dengankeringanan dan agunan untuk dua segmendebitur, pertama debitur KUR supermikromendapatkan fasilitas bunga kredit 3 persendengan plafon kredit maksimal Rp10 juta.Segmen ini diberikan tenor 3 tahun–-5 tahun. Kedua, debitur KUR mikro akan dikenaibunga kredit sesuai tipe penerima, misalnyadebitur pertama kali mengajukan KUR bisamendapatkan bunga 6 persen, kedua kali 7 persen, ketiga kali 8 persen, dan keempat kali 9 persen. Pemerintah menentukan plafon KUR untuk mikro mulai dari Rp10 juta–-Rp100 juta. Yang menjadi istimewa untuk debitur KUR supermikro dan mikro adalah mereka tidakdiwajibkan untuk memenuhi agunantambahan. Tapi, tetap menyepakati agunanpokok. Sedangkan, debitur KUR yang mendapat pinjaman di atas Rp100 juta tetapmemenuhi ketentuan agunan pokok dantambahan. Tentu kebijakan itu menjadi anginsegar bagi masyarakat, terutama untuk pekerjadan ibu rumah tangga. Dari data Kementerian Perekonomian, pada2022 dari total 7,62 juta debitur KUR, sebanyak 66,11 persen adalah debitur mikro, 31,84 persen untuk debitur kecil, dan 1,74 persen debitur supermikro dan di bawah 1 persen PMI. Sejatinya, peran perbankan dibutuhkan untukmenciptakan pertumbuhan ekonomi daripelaku usaha kelas bawah, yakni supermikro.Hanya saja, suku bunga yang mini dan tanpaagunan tambahan dapat memicu kenaikanrisiko kredit bermasalah atau non performingloan/NPL perbankan. Di sisi lain, alokasi KUR untuk pelaku usahasupermikro masih tergolong baru, sehinggakontribusinya terhadap total plafon KUR masih kecil. Namun terlepas dari semua itu, harus diakui peran penting UMKM tetap harusdiapresiasi oleh pemerintah. Pasalnya, sektorUMKM mampu menyerap sejumlah tenagakerja, banyaknya jumlah unit usaha, capaiankinerja ekspor yang kian impresif, hinggakontribusi yang signifikan terhadap PDB. Pengembangan UMKM penting bagipemerintah untuk dapat mengungkitpertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintahjuga terus berupaya mendukung peningkatandaya saing UMKM dan kontribusinyaterhadap ekonomi nasional, salah satunyadengan mengkaji dan memperbaiki kebijakanterkait pembiayaan UMKM. “Saat ini kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen dengankemampuan penyerapan tenaga kerjamencapai 97 persen dari total penyerapantenaga kerja nasional. Diharapkan juga, kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigasyang saat ini baru mencapai 16 persen dapatditingkatkan,” ungkap Menko Airlangga, dalam satu kesempatan. Terkait dengan kebijakan pembiayaan bagiUMKM tersebut, pemerintah berupayameningkatkan akses pembiayaan KUR denganporsi kredit yang ditargetkan mencapai 30 persen pada 2024. Selanjutnya gunamendorong UMKM naik kelas jugadiperlukan skema kerja sama antara usahakecil dan usaha besar, sehingga UMKM dapatberkembang dengan peningkatan kuantitas dankualitas produksi. Bagi perusahaan besar juga dapatmeningkatkan profit. Melalui kerja sama yang diiringi dengan peningkatan produktivitas dankualitas produksi yang baik, UMKM akanlebih mudah menjangkau global value chain (GVC). Keberpihakan pemerintah terhadap sektorUMKM sangat jelas dan tegas. Bagipemerintah, keberadaan sektor UMKM saatini sangat disadari pentingnya bagi pemulihanperekonomian nasional. Harapannya, sejumlah kebijakan pemerintahyang afirmatif terhadap sektor UMKM bisamendongkrak mereka untuk naik kelas. Ujung dari semua itu, peran sektor UMKM tetap bisamenjadi penyangga perekonomian negara. (***)

  • 14,9 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk ke Jabar

    14,9 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk ke Jabar

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 277
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan langkah antisipatif terhadap lonjakan pemudik di tengah pandemi COVID-19. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut 14,9 juta pemudik diperkirakan akan masuk wilayah Jabar. Sementara yang keluar Jabar mencapai 9,2 juta orang. Jumlah itu merupakan bentuk akumulasi warga karena sudah dua tahun mudik ditiadakan pemerintah mengingat kasus COVID-19 […]

  • Peluang Beasiswa S1, S2, dan S3 bagi Guru Madrasah

    Peluang Beasiswa S1, S2, dan S3 bagi Guru Madrasah

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan keagamaan, dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Bagi Anda yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan keagamaan di perguruan tinggi negeri dan luar negeri, Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka pendaftaran seleksi bagi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2023. Jadwal pendaftaran dimulai 5 […]

  • Respon Keluhan Masyarakat, Komisi IV DPRD Sidak RSUD Sulbar

    Respon Keluhan Masyarakat, Komisi IV DPRD Sidak RSUD Sulbar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MAMUJU — Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat bersama unsur Pemerintah Provinsi, yakni Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Amujib serta Plt Kepala Bapperida Muhammad Darwis, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan dan kondisi fasilitas di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Evaluasi ini dilakukan setelah inspeksi mendadak (sidak) dilakukan oleh Komisi IV DPRD Sulbar. Kemudian dilanjutkan rapat […]

expand_less