Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Pak Uu: Masjid Penting Jadi Basis Pembangunan

Pak Uu: Masjid Penting Jadi Basis Pembangunan

  • account_circle mbahdot
  • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

KABUPATEN SUMEDANG — Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak umat Islam menjadikan masjid sebagai basis pembangunan aspek lahir dan batin.

Hal ini penting sejalan dengan slogan pembangunan  ‘Jabar Juara Lahir Batin’ yang termanivestasi dalam kebijakan dan program Pemdaprov Jabar lima tahun terakhir.

Menurut Uu, di Jabar masjid bisa menjadi modal utama pembangunan. Mengingat secara kuantitas Jabar tercatat sebagai provinsi dengan jumlah masjid terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 59.243 unit masjid.

“Segala sesuatu bisa berhasil, sukses, dan juara, jika ada sarana dan prasarananya. Masjid adalah salah satu sarana untuk peningkatan keimanan dan ketakwaan dalam wujudkan Jabar Juara Lahir Batin,” ujar Uu Ruzhanul Ulum, Selasa (23/5/2023).

Wagub menjelaskan, masjid adalah sebuah bangunan yang berdimensi dan bermakna. Dimensi pertama, masjid sebagai tempat ibadah maghdah maupun ghair maghdah.

Ibadah maghdah adalah ibadah yang langsung kepada Allah SWT, seperti salat dan puasa. Sementara ibadah ghair maghdah adalah ibadah yang dilakukan antarsesama umat manusia atau urusan sosial yang dilakukan niat karena Allah SWT.

“Ini merupakan modal untuk umat Islam, modal untuk meningkatkan ibadah, untuk tingkatkan amal, masjid merupakan sarana prasarana untuk meningkatkan ketakwaan ke Allah,” kata Uu.

Adapun dimensi kedua, yakni fungsi masjid yang bisa digunakan sebagai syiar Islam. Hal ini penting dilakukan sebagai pertanda kebesaran Islam. Selain itu,  sejumlah program keumatan yang digagas Pemdaprov Jawa Barat, antara lain program Maghrib Mengaji, Salat Subuh Berjamaah, dan Kredit Mesra.

“Harapan kami, masjid juga bisa membantu program-program pemerintah khususnya dalan bidang keagamaan. Pertama, Maghrib Mengaji, jadi di masjid ini harapan kami setelah maghrib ada kegiatan mengaji,” sebut Uu. “Kedua, Suubuh Berjamaah. Subuh di sini harapan kami jamaahnya banyak. Ketiga sebagai penyalur program Kredit Mesra,” katanya.

  • Penulis: mbahdot

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil: Industri Kecil Menengah Naik Kelas Harus Dibantu Industri Besar

    Ridwan Kamil: Industri Kecil Menengah Naik Kelas Harus Dibantu Industri Besar

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan komitmennya untuk melibatkan industri kecil menengah (IKM) ke dalam ekosistem industri besar, salah satunya di Metropolitan Rebana yang saat ini sedang dibangun. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Forum Investasi dan Kawasan Industri (FIKI) di Mason Pine Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (13/7/2023). […]

  • Fraksi DPRD Sulbar Sampaikan Pandangan Umum atas Ranperda APBD 2027

    Fraksi DPRD Sulbar Sampaikan Pandangan Umum atas Ranperda APBD 2027

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MAMUJU —DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Penjelasan Gubernur Sulawesi Barat terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2027, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulbar, Rabu (7/10/2026). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi. Hadir Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda […]

  • Ridwan Kamil Promosi Desa Digital ke PDABPDSI NTB

    Ridwan Kamil Promosi Desa Digital ke PDABPDSI NTB

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 291
    • 0Komentar

    NUSA TENGGARA BARAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempromosikan Desa Digital sebagai jalan kesejahteraan kepada Pengurus Daerah Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PDABPDSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat.   Pemda Provinsi Jabar memiliki program Desa Digital yang telah mengubah kehidupan dan mindset orang desa menjadi lebih akrab dengan teknologi kekinian.   “Semua ekonomi turun […]

  • Kick Off Satgas Swasembada Pangan Sulbar 2025 Resmi Dimulai

    Kick Off Satgas Swasembada Pangan Sulbar 2025 Resmi Dimulai

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemprov Sulbar resmi meluncurkan Kick Off Meeting Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Pangan Tahun 2025. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Peternakan Sulbar ini dibuka secara daring oleh Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga. Dalam sambutannya, Salim Mengga menegaskan, pembentukan Satgas ini merupakan langkah strategis menuju kedaulatan pangan di Sulawesi Barat. […]

  • Pemdaprov Jabar Luncurkan Aplikasi Singakota, Pengawasan Koperasi Terintegrasi Smart Jabar

    Pemdaprov Jabar Luncurkan Aplikasi Singakota, Pengawasan Koperasi Terintegrasi Smart Jabar

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KABUPATEN BEKASI — Pemdaprov Jabar meluncurkan aplikasi Singakota atau Sistem Informasi Pengawasan Koperasi Digital bertepatan dengan peringatan tingkat Provinsi Jawa Barat ke -76 Hari Koperasi Nasional di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Kamis (27/7/2023). Singakota merupakan aplikasi digital untuk mengawasi koperasi hasil inovasi Dinas  Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Singakota terintegrasi dengan Smart Jabar […]

  • Ridwan Kamil: Pemda Cari Cara Jaga Harga dan Stok Kebutuhan Pokok

    Ridwan Kamil: Pemda Cari Cara Jaga Harga dan Stok Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 261
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan, pemerintah daerah akan mencari cara untuk mengatasi gejolak harga minyak goreng di masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah. Semuanya dalam rangka menjaga ketahanan pangan.   Jika diperlukan caranya melalui Operasi Pasar (OP). Namun, lanjut Kang Emil, operasi pasar tidak didesain untuk selamanya karena dibatasi oleh stok […]

expand_less