Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon di Sulbar

Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon di Sulbar

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

RANTEPAO – Usai bertemu dengan warga Kecamatan Tabang, Mamasa Sulawesi Barat, rombongan Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Toraja Utara Sulawesi Selatan, Minggu 9 Februari 2025 sore.

Di daerah yang memiliki budaya yang sama dengan Mamasa tersebut, rombongan OPD Pemprov Sulbar melihat Smart Farm Cabe Katokkon yang dikelola oleh kelompok tani Toraja Utara dan Tana Toraja.

Cabe Katokkon merupakan cabe endemik yang hanya diproduksi oleh Toraja namun nilai jualnya telah mensejahterakan petani. Hal inilah yang membuat Bahtiar kepincut untuk mengembangkan hal serupa di Mamasa yang tak jauh dari Toraja.

Rombongan Pemprov Sulbar diterima oleh penanggungjawab Smart Farm Cabe Katokkon Sudirman dan Silvi penyuluh pertanian dari Tana Toraja.

Mereka menjelaskan bahwa budidaya Cabe Katokkon merupakan endemik khas Toraja yang banyak ditemui dan ditanam oleh warga Toraja.

Khusus mereka, kebunnya sudah modern dalam bentuk smart farm. Hasil jualan Cabe Katokkon ini selain untuk memenuhi kebutuhan lokal di Toraja juga mereka kirim ke Pulau Jawa. Harga Cabe Katokkon rata-rata Rp.65 ribu perkilo. Sementara dalam satu pohon dapat menghasilkan produksi 3 kg hingga 4 kg.

“Tidak ada kerugian pak menanam cabe ini. Bayangkan sekali panen empat kilo dikali 64 ribu. Sementara biaya menanam satu pohon hanya Rp 25 ribu” ujar Silvi penyuluh pertanian Tana Toraja.

Selain kepala OPD yang ikut dalam study tiru ini juga Ketua Petani Milenial Sulbar, Fadil. Pada kesempatan tersebut Fadil beberapa kali berdiskusi dengan pengelola smart farm termasuk cara pengelolaan apakah memiliki kesamaan dengan cabe biasa.

“Great Katokkonnya sangat layak. Nilainya A. Pantas,” ujar Fadil.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat Sulbar, Bau Akram Dai yang ikut dalam rombongan menyatakan tertarik dalam proses pengembangan cabe ini. Meskipun kata dia Cabe Katokkon merupakan cabe khas di Toraja. Namun tak menutup kemungkinan dapat pula dikembangkan di Sulbar khususnya Mamasa.

“Ciri khasnya dan kemasannya sehingga dapat menjadi contoh bagi pengembangan di Sulbar untuk peningkatan home industri bagi warga dan petani cabe di Sulbar,” kata Bau Akram Dai, Senin 10 Februari 2025.

Jadi menurutnya pengembangan cabe di Sulbar tidak sekadar menjual cabe nya namun juga dapat menjadi industri rumahan yang akan dikembangkan oleh UMKM seperti yang sejumlah petani telah lakukan di Toraja.

“Menarik. Ini merupakan apresiasi bapak Pj Gubernur membawa kami beberapa OPD ke Toraja Utara, di perkebunan Katokkon ini” tandasnya. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    8 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Manfaat kopi hitam tanpa gula antara lain mampu menurunkan berat badan dan risiko terkena penyakit jantung. Kandungan berbagai nutrisi yang ada di dalam kopi akan lebih maksimal untuk kesehatan bila tanpa tambahan pemanis, seperti gula. Mengonsumsi kopi “kekinian” dengan berbagai pemanis dan rasa sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Padahal, kopi hitam dapat menawarkan banyak manfaat […]

  • Sidak di Pasar Sentral Majene, Ardiansyah: Jangan Manfaatkan Kesempatan Dalam Kesempitan

    Sidak di Pasar Sentral Majene, Ardiansyah: Jangan Manfaatkan Kesempatan Dalam Kesempitan

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MAJENE – Jelang sampai memasuki Bulan Ramadhan, sudah menjadi kebiasaan pada sejumlah harga kebutuhan bahan pokok di pasaran mengalami kenaikan. Itu disebabkan meningkatnya permintaan masyarakat selama ramadhan berlangsung, seperti telur ayam, cabai, beras dan jenis bahan pokok lainnya. Fenomena naiknya harga sembako jelang Ramadhan di pasar sepertinya sudah menjadi hal yang wajar, sehingga Tim Pengendalian […]

  • Peternak Waspada Kasus Lumpy Skin Disease pada Hewan Ternak

    Peternak Waspada Kasus Lumpy Skin Disease pada Hewan Ternak

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG —  Lumpy Skin Disease (LSD) atau cacar sapi/kerbau merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang utamanya menyerang hewan sapi. Penyakit ini dicirikan dengan adanya benjolan pada kulit sapi. Virus penyebab LSD termasuk dalam genus Capripoxvirus yang ditularkan melalui antropoda, terutama serangga penghisap darah (lalat, nyamuk, caplak),  pakan dan air yang terkontaminasi, serta penularan […]

  • Skema Pembiayaan Haji 2025 Harus Lebih Ringan

    Skema Pembiayaan Haji 2025 Harus Lebih Ringan

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyoroti skema pembiayaan haji 2025 yang dinilai terlalu berat bagi calon jemaah. Dalam pertemuan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/1/2025), Marwan menegaskan bahwa skema saat ini, di mana 60 persen biaya ditanggung jemaah dan 40 persen bersumber dari nilai manfaat, memerlukan evaluasi mendalam. “Kalau Biaya […]

  • Sekda Jabar Ingatkan ASN  Komitmen Target Percepatan Pembangunan

    Sekda Jabar Ingatkan ASN  Komitmen Target Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekda Jabar Herman Suryatman mengingatkan aparatur sipil negara di lingkungan Pemdaprov Jabar komitmen pada target percepatan pembangunan untuk kesejahteraan warga. Sekda merujuk pada pakta integritas yang telah ditandatangani ASN di perangkat daerah bersama Penjabat Gubernur Bey Machmudin, Sekda Jabar, di Taman Hutan Raya r. H. Juanda di Kabupaten Bandung, Rabu (5/6/2024) lalu. […]

  • Inspektorat Sulbar Dukung Peningkatan Kapabilitas APIP Melalui Workshop Nasional BPKP

    Inspektorat Sulbar Dukung Peningkatan Kapabilitas APIP Melalui Workshop Nasional BPKP

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sekretaris Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Syahid Hasan, mewakili Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat menghadiri Workshop Penilaian Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Senin (27/10/2025), bertempat di Aula Gandhi Lt. 2, Kantor BPKP, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan […]

expand_less