Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon di Sulbar

Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon di Sulbar

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

RANTEPAO – Usai bertemu dengan warga Kecamatan Tabang, Mamasa Sulawesi Barat, rombongan Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Toraja Utara Sulawesi Selatan, Minggu 9 Februari 2025 sore.

Di daerah yang memiliki budaya yang sama dengan Mamasa tersebut, rombongan OPD Pemprov Sulbar melihat Smart Farm Cabe Katokkon yang dikelola oleh kelompok tani Toraja Utara dan Tana Toraja.

Cabe Katokkon merupakan cabe endemik yang hanya diproduksi oleh Toraja namun nilai jualnya telah mensejahterakan petani. Hal inilah yang membuat Bahtiar kepincut untuk mengembangkan hal serupa di Mamasa yang tak jauh dari Toraja.

Rombongan Pemprov Sulbar diterima oleh penanggungjawab Smart Farm Cabe Katokkon Sudirman dan Silvi penyuluh pertanian dari Tana Toraja.

Mereka menjelaskan bahwa budidaya Cabe Katokkon merupakan endemik khas Toraja yang banyak ditemui dan ditanam oleh warga Toraja.

Khusus mereka, kebunnya sudah modern dalam bentuk smart farm. Hasil jualan Cabe Katokkon ini selain untuk memenuhi kebutuhan lokal di Toraja juga mereka kirim ke Pulau Jawa. Harga Cabe Katokkon rata-rata Rp.65 ribu perkilo. Sementara dalam satu pohon dapat menghasilkan produksi 3 kg hingga 4 kg.

“Tidak ada kerugian pak menanam cabe ini. Bayangkan sekali panen empat kilo dikali 64 ribu. Sementara biaya menanam satu pohon hanya Rp 25 ribu” ujar Silvi penyuluh pertanian Tana Toraja.

Selain kepala OPD yang ikut dalam study tiru ini juga Ketua Petani Milenial Sulbar, Fadil. Pada kesempatan tersebut Fadil beberapa kali berdiskusi dengan pengelola smart farm termasuk cara pengelolaan apakah memiliki kesamaan dengan cabe biasa.

“Great Katokkonnya sangat layak. Nilainya A. Pantas,” ujar Fadil.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat Sulbar, Bau Akram Dai yang ikut dalam rombongan menyatakan tertarik dalam proses pengembangan cabe ini. Meskipun kata dia Cabe Katokkon merupakan cabe khas di Toraja. Namun tak menutup kemungkinan dapat pula dikembangkan di Sulbar khususnya Mamasa.

“Ciri khasnya dan kemasannya sehingga dapat menjadi contoh bagi pengembangan di Sulbar untuk peningkatan home industri bagi warga dan petani cabe di Sulbar,” kata Bau Akram Dai, Senin 10 Februari 2025.

Jadi menurutnya pengembangan cabe di Sulbar tidak sekadar menjual cabe nya namun juga dapat menjadi industri rumahan yang akan dikembangkan oleh UMKM seperti yang sejumlah petani telah lakukan di Toraja.

“Menarik. Ini merupakan apresiasi bapak Pj Gubernur membawa kami beberapa OPD ke Toraja Utara, di perkebunan Katokkon ini” tandasnya. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kediaman Gubernur Jabar Kedatangan Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa untuk Takziah

    Kediaman Gubernur Jabar Kedatangan Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa untuk Takziah

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Kediaman Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak henti-henti kedatangan tokoh untuk memberikan ungkapan belasungkawa atas meninggalnya putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril. Tampak di antaranya kedatangan sejumlah tokoh politik, yakni Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Hatta Rajasa, yang hadir […]

  • Komisi VII Dorong Pengembangan Desa Wisata dan UMKM di Sumatera Selatan

    Komisi VII Dorong Pengembangan Desa Wisata dan UMKM di Sumatera Selatan

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, memimpin kunjungan kerja reses ke Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (8/12/2024), untuk meninjau pengembangan desa wisata, UMKM, dan industri kreatif sebagai penunjang sektor pariwisata. Fokus kunjungan ini adalah menggali tantangan dan kebutuhan dalam memperkuat daya saing sektor-sektor tersebut, khususnya kain tenun songket yang menjadi ikon budaya Palembang. […]

  • Cakupan Signifikan, Jabar Optimistis sebagai Provinsi Pertama Bebas Polio

    Cakupan Signifikan, Jabar Optimistis sebagai Provinsi Pertama Bebas Polio

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Tim Pelaksana Vaksinasi Polio Jawa Barat Dedi Supandi menyampaikan, sebanyak 3,2 juta anak sudah mendapatkan imunisasi polio dari target 3,9 juta anak. Pelaksanaan Sub PIN Polio tahap pertama ini sudah dimulai sejak tanggal 3 April dan akan berakhir 15 April 2023 serentak di seluruh Jabar. “Sudah tercapai 3,2 juta anak atau […]

  • Ridwan Kamil Dorong Pelaku UMKM Jawa Barat Hemat Karbon

    Ridwan Kamil Dorong Pelaku UMKM Jawa Barat Hemat Karbon

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Karya Kreatif Jabar  (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2022 hari ini resmi digelar di Trans Convention Centre Bandung, Sabtu (14/5/2022). Dalam KKJ dan PKJB keempat yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Jabar dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar ini menampilkan produk premium dari 87 UMKM kreatif mulai kriya, fashion, kuliner, […]

  • Prof. Irfan Idris: Kearifan Lokal Dapat Mencegah Terorisme dan Radikalisme

    Prof. Irfan Idris: Kearifan Lokal Dapat Mencegah Terorisme dan Radikalisme

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 258
    • 0Komentar

    MAMUJU – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melaksakan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulawesi Barat. Monitoring dipimpin Direktur Pencegahan BNPT RI, Prof. Dr. Irfan Idris, M.A. Berlangsung di Hotel Matos Mamuju, Rabu 3 September 2025. Ketua FKPT Sulbar Muhammad Sahlan, S.Ag., M.A.P. dalam laporannya menyampaikan sejumlah […]

  • KH Wahyun Mawardi Ingkatkan Pentingnya Kualitas Institusi

    KH Wahyun Mawardi Ingkatkan Pentingnya Kualitas Institusi

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat Dr. K.H. Wahyun Mawardi, M.Pd. mengingatkan pentingnya untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi sehingga menjadi kebanggaan bersama. Penegasan tersebut disampaikan saat menyampaikan Amanat sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) Tahun Akademik 2025/2026. Raker bertema “Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah Mamuju yang Maju dan Berkelanjutan”. Bertempat di […]

expand_less