Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Potensi Raksasa Industri Panel Surya

Potensi Raksasa Industri Panel Surya

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Sumber listrik nasional masih didominasi oleh pembangkit berbasis batu bara. Dari berbagai potensi energi terbarukan, potensi tenaga surya menjadi yang terbesar, yakni mencapai 3.294 megawatt (MW).

Indonesia kini terus menggenjot pengembangan energi bersih berbasis energi baru dan terbarukan untuk menggantikan bahan bakar berbasis fosil.

Namun, situasi perekonomian global yang diprediksi tidak bersahabat pada tahun ini, akibat masih berlarutnya perang Rusia-Ukraina mengancam dunia dengan bayang-bayang resesi, membuat dunia perlu mengkaji lagi peta jalan berkaitan dengan energi bersih.

Demikian pula dengan Indonesia. Komitmen Indonesia untuk mengembangkan energi bersih, salah satunya dengan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS. Pasalnya sebagai negara yang berada tepat di garis khatulistiwa, Indonesia kaya dengan sumber energi itu.

Hanya saja, kendati kemauan besar, negara ini perlu memantapkan langkah untuk menggarap proyek energi bersih jenis itu. Seperti disampaikan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Herman Darnel Ibrahim, pemerintah memang menyatakan keinginan untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT), tapi pelaksanaannya tetap butuh upaya ekstra.

Sebagai informasi, sumber listrik nasional masih didominasi oleh pembangkit berbasis batu bara. Dari berbagai potensi energi terbarukan, potensi tenaga surya menjadi yang terbesar, yakni mencapai 3.294 megawatt (MW).

Meski begitu, pemanfaatan tenaga surya untuk listrik tercatat baru 0,01 persen. Sementara itu, panas bumi yang potensinya 23,9 gigawatt (GW) telah dimanfaatkan 9,6 persen dan energi hidro dengan potensi 95 GW telah dimanfaatkan 7 persen.

Menurut Herman, pengembangan energi terbarukan harus dimulai dengan pengurangan penggunaan energi fosil, baik untuk pembangkit listrik maupun transportasi. Menurutnya, syarat mutlak pengembangan energi terbarukan adalah ‘perlawanan’ terhadap energi fosil.

Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan adalah dengan pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara bertahap. Pemerintah dapat memberlakukan harga BBM yang bergerak sesuai kondisi pasar atau harga bahan baku sehingga masyarakat terbiasa atas perubahan harga dan subsidi dapat berkurang perlahan.

Turunnya beban subsidi BBM membuat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan EBT. Setelah itu, pemerintah perlu memantapkan keberanian untuk benar-benar mengembangkan energi terbarukan secara masif.

Menciptakan Keseimbangan

Saat ini, menurut Herman, tercipta pertandingan yang tidak seimbang antara pengembangan energi terbarukan dan penggunaan energi fosil. Herman menilai, pemerintah tidak memiliki keberanian untuk menciptakan keseimbangan karena terdapat pula risiko politik dari kebijakan energi.

“Sebenarnya, yang diperlukan adalah political guts dan cohesiveness atau kekompakan,” tambahnya.

Kembali lagi dalam rangka pengembangan energi surya, Dewan Energi Nasional sebenarnya telah mendorong pembangunan pabrik panel surya pertama di Indonesia, lewat kerja sama badan usaha milik negara (BUMN) dengan swasta. DEN sudah memegang komitmen PT Len Industri (Persero), PT PLN Indonesia Power, dan PT Agra Surya Energy untuk berinvestasi pada pembangunan pabrik panel surya pertama di Indonesia tahun ini.

“Kita sudah lakukan feasibility study, kita butuh dana Rp4 triliun untuk membangun pabrik untuk modul surya itu,” kata Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto di Jakarta, Kamis (23/2/2023).

Djoko mengatakan, inisiasi pembentukan pabrik panel surya itu menjadi krusial di tengah impor komponen bahan baku yang terbilang tinggi dari Tiongkok beberapa waktu terakhir.  Di sisi lain, kata dia, Indonesia justru melakukan ekspor pasir silika sebagai salah satu bahan dasar pembentuk komponen panel surya yang relatif besar setiap tahunnya ke Tiongkok.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan mencatat ekspor pasir silika ke Tiongkok sempat menyentuh di angka 1,39 juta ton pada 2021. Saat itu, nilai ekspor ditaksir mencapai di angka USD23,18 juta.

“Selama ini kita hanya instalasi begitu, perakitan saja, kalau sekarang masih impor kita belum punya pabrik itu, kita akan bangun pabrik itu,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku geram lantaran kinerja ekspor aluminium serta panel surya domestik berada di urutan masing-masing ke-33 dan 31 dunia. Malahan sebagian besar bahan baku pembentuk dua produk itu dijual ke Tiongkok.

Di sisi lain, Presiden Jokowi menyayangkan, justru ekspor bijih bauksit domestik berada di posisi ke-3 dunia. Artinya, sebagian besar bahan mentah itu belum terhilirisasi dengan optimal di dalam negeri.

“Indonesia ini ekspor bahan mentah bauksit nomor tiga di dunia, tetapi ekspor aluminium kita nomor 33. Mentahannya nomor tiga, barang jadinya 33,” kata Presiden Jokowi saat membuka Mandiri Investment Forum, Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Apalagi, Presiden Jokowi menambahkan, potensi nilai tambah yang bisa diambil Indonesia lewat industrialisasi panel surya dapat mencapai 194 kali dari nilai ekspor bahan mentah. “Kalau ini kita kerjakan, panel surya itu nilai tambahnya sampai 194 kali, perkaliannya coba nikel sudah 33 kali, yang ini 194 kali,” tuturnya. (***)

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhardi Duka Resmi Pimpin IKA PMII Sulbar, Keberagaman Profesi Pengurus IKA PMII adalah Kekuatan

    Suhardi Duka Resmi Pimpin IKA PMII Sulbar, Keberagaman Profesi Pengurus IKA PMII adalah Kekuatan

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MAMUJU– Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) resmi menakhodai Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Sulbar. Suhardi Duka bersama jajaran pengurus dilantik langsung oleh Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi, di Ballroom Hotel Maleo Mamuju, Jumat malam, 12 September 2025. Suasana pelantikan terasa hangat penuh kebersamaan. Para alumni tampak riang gembira, seolah ajang […]

  • Kicauan Burung Lovebird Warnai Buka Puasa Ridwan Kamil di Rumah Warga Bandung

    Kicauan Burung Lovebird Warnai Buka Puasa Ridwan Kamil di Rumah Warga Bandung

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 236
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbuka puasa bersama Dedi Rukmana warga Kelurahan Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Senin (4/4/2022). Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dan keluarga Dedi Rukamana melahap takjil kolak pisang di rumah Dedi. Selepas itu, mereka berbincang sedikit tentang hewan peliharaan burung lovebird di rumah Dedi yang terus berkicau ketika […]

  • Diinisasi SMSI Pusat, Kemensos Gelar Kick Off HKSN 2024 di Taman Firdaus Desa Talaga Mancak

    Diinisasi SMSI Pusat, Kemensos Gelar Kick Off HKSN 2024 di Taman Firdaus Desa Talaga Mancak

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANTEN – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, pada Senin (16/12/2024) akan menggelar kick off Hari Kesetiakawan Sosial Nasional (HKSN) 2024 di Taman Firdaus, Kampung Saung Bojong, Desa Talaga, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten. Kegiatan yang melibatkan berbagai komponen masyarakat ini, menurut rencana akan dicanangkan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. H. Saifullah Yusuf atau biasa […]

  • Inspektorat Sulbar Dukung Peningkatan Kapabilitas APIP Melalui Workshop Nasional BPKP

    Inspektorat Sulbar Dukung Peningkatan Kapabilitas APIP Melalui Workshop Nasional BPKP

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sekretaris Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Syahid Hasan, mewakili Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat menghadiri Workshop Penilaian Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Senin (27/10/2025), bertempat di Aula Gandhi Lt. 2, Kantor BPKP, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan […]

  • Bank Jambi Resmi Jadi Anggota KUB Bank BJB

    Bank Jambi Resmi Jadi Anggota KUB Bank BJB

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) resmi akan menyertakan modalnya kepada Bank Jambi. Penyertaan modal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pemegang saham (shareholders agreement) antara bank bjb dengan Pemda Provinsi Jambi selaku perwakilan dari seluruh pemegang saham Bank Jambi. Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin turut menyaksikan penandatanganan yang dilakukan […]

  • Pemdaprov Jawa Barat Gelar Mudik Gratis Lebaran 2023

    Pemdaprov Jawa Barat Gelar Mudik Gratis Lebaran 2023

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Berdasarkan hasil survei potensi pergerakan masyarakat pada masa liburan Lebaran 2023 sebanyak 87 persen atau sekitar 43,44 juta masyarakat akan melakukan perjalanan di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, 43 persen di antaranya atau sekitar 18,68 juta menyatakan bahwa mudik menjadi alasan mengapa mereka melakukan perjalanan. Tingginya potensi pergerakan pada masa Lebaran 2023 […]

expand_less