Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Indonesia Fokus Memanfaatkan Energi Panas Bumi

Indonesia Fokus Memanfaatkan Energi Panas Bumi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Pemerintah serius mengembangkan dan eksplorasi proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di sejumlah wilayah Indonesia untuk mencapai bauran 23% di tahun 2025.

Pemerintah serius mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di sejumlah wilayah di Indonesia. Sebagai aksi konkret dari Paris Agreement, sejumlah proyek panas bumi di Indonesia telah dimulai dan diakselerasi agar dapat segera berjalan dan dapat berkontribusi pada peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23% yang ditargetkan tercapai pada 2025.

Salah satu proyek PLTP yang baru dimulai adalah kegiatan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Cipanas yang berada di Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. PSPE Cipanas dilaksanakan oleh PT Daya Mas Geopatra Pangrango, sesuai dengan Keputusan Menteri Investasi/ Kepala BKPM—atas nama Menteri ESDM–tanggal 15 Juni 2022 dan berlaku selama tiga tahun.

Sumber daya panas bumi yang tersedia di wilayah PSPE Cipanas diperkirakan sebesar 85 MW, dengan rencana pengembangan proyek PLTP Cipanas, yaitu sebesar 55 MW. PLTP Cipanas ditargetkan dapat beroperasi komersial pada 2030. Dengan asumsi, satu rumah terpasang listrik 900 watt, maka PLTP Cipanas 55 MW diperkirakan dapat menjadi sumber listrik bagi kurang lebih 61 ribu kepala keluarga.

Saat ini, persiapan dan kegiatan PSPE Cipanas terus dilakukan. Proses perizinan pemanfaatan ruang dan penyusunan dokumen lingkungan dan pelaksanaan sosialisasi kegiatan kepada masyarakat di sekitar Desa Cipandawa dan Sindangjaya. Adapun kegiatan survei geosains permukaan yang diagendakan pada Desember 2022 tertunda akibat bencana gempa yang terjadi di wilayah Cianjur.

Terkait bencana gempa yang terjadi di wilayah Cianjur, sesuai Laporan Tanggap Darurat Bencana Gerakan Tanah yang diterbitkan oleh Badan Geologi pada 29 November 2022, dapat disimpulkan bahwa gempa bumi Cianjur dengan magnitude 5,6 SR yang terjadi pada 21 November 2022 pukul 13:21:10 WIB memiliki episenter gempa yang berada pada koordinat 6,84 LS – 107,05 BT dan kedalaman 11 km.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Cianjur merupakan gempa yang diduga diakibatkan oleh pergerakan sesar/patahan Cimandiri. Wilayah di Jawa Barat, termasuk Cianjur, berada dalam kawasan tektonik aktif dan kompleks yang menyebabkan kerawanan terjadinya gempa. Lebih lanjut, BMKG menjelaskan bahwa tak hanya rawan gempa, wilayah Sukabumi, Cianjur, Lembang, Purwakarta, dan Bandung secara tektonik merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks sehingga wilayah tersebut sering terdampak oleh adanya gempa dangkal. Sehingga, tidak tepat jika gempa Cianjur dikaitkan dengan aktivitas kegiatan panas bumi di wilayah Cipanas.

Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Harris mengatakan bahwa dari hasil studi geosains, prospek panas bumi Cipanas berasosiasi dengan zona vulkanik yang berada di kawasan Gunung Gede Pangrango.

“Kawasan Cipanas tidak berasosiasi dengan penyebab gempa Cianjur yang bersumber dari pergerakan patahan tektonik, yang diperkirakan berhubungan dengan sesar Cimandiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gempa Cianjur tidak berhubungan dengan aktivitas kegiatan PSPE Cipanas yang saat ini baru memulai kegiatan perizinan dan survei geosains permukaan,” ujar Harris, dalam sebuah kesempatan di Jakarta, Senin (14/2/2023).

Perlu diketahui, Indonesia merupakan pemilik sumber daya panas bumi terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Hingga Desember 2020, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, sumber daya panas bumi Indonesia mencapai sebesar 23.965,5 Mega Watt (MW) atau sekitar 24 Giga Watt (GW).

Amerika Serikat menduduki peringkat pertama untuk sumber daya panas bumi yakni mencapai 30.000 MW. Selanjutnya, Indonesia 23.965 MW, Jepang 23.400 MW, Kenya 15.00 MW, dan terakhir Islandia 5.800 MW.

Bila sampai akhir 2022, tambahan kapasitas PLTP RI mencapai 2.347,63 MW, artinya pemanfaatan energi panas bumi untuk listrik baru sebesar 9,8% dari total sumber daya yang ada.

Penulis: Eri Sutrisno

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdaprov Jabar Kawal Pencairan Dana Stimulan Korban Gempa Cianjur  Warga Tarik Rp71,9 Miliar

    Pemdaprov Jabar Kawal Pencairan Dana Stimulan Korban Gempa Cianjur Warga Tarik Rp71,9 Miliar

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemdaprov Jabar bersama Bank Mandiri terus mengawal pencairan dana stimulan bagi korban gempa bumi Cianjur. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menganggarkan dana stimulan bagi korban gempa Cianjur masing – masing bagi yang rusak berat, sedang, dan rusak ringan. Menurut  Kepala Diskominfo Jabar Ika Mardiah, sejauh ini pencairan dana stimulan […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Luncurkan Forum Diaspora Jawa Barat

    Gubernur Ridwan Kamil Luncurkan Forum Diaspora Jawa Barat

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami meluncurkan Forum Diaspora Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (9/6/2023). Forum Diaspora Jabar merupakan platform dialog yang memfasilitasi dan mendorong kolaborasi menuju Indonesia Maju 2045 melalui Visi  “Jabar Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi”. Forum ini juga sebagai platform komunikasi yang menghubungkan berbagai potensi kekuatan […]

  • Panen Melon Melimpah, BBTPH Sulbar Buktikan Keberhasilan Program Strategis

    Panen Melon Melimpah, BBTPH Sulbar Buktikan Keberhasilan Program Strategis

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 90
    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR- UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat kembali menunjukkan kinerja produktif di awal tahun, dengan melaksanakan panen melon hasil budidaya di lahan perbenihan UPTD BBTPH tepatnya di Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Panen melon dilaksanakan […]

  • Komisi VIII Minta Kegiatan Seremoni Jamaah Haji Dihapus

    Komisi VIII Minta Kegiatan Seremoni Jamaah Haji Dihapus

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi Djamal meminta pemerintah daerah dan otoritas haji di kabupaten/kota dan provinsi memangkas seremoni pelepasan dan penyambutan jamaah di musim haji 1444 H/2023 ini. Supaya jamaah, khususnya yang lansia istirahat dan fokus untuk penerbangan 12 jam ke Tanah Suci “Kasihan itu calon jamaah haji kalau terlalu banyak […]

  • Konfigurasi Empat Pasangan Kandidat di Pilpres 2024

    Konfigurasi Empat Pasangan Kandidat di Pilpres 2024

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Catatan Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) SIAPA yang menduga bila setelah Anies – Cak Imin menemukan jalannya di Pilpres 2024, konfigurasi yang terbentuk juga akhirnya berujung pada satu rangkaian komposisi kandidat yang tidak lagi terdiri atas tiga pasangan calon melainkan empat pasangan. Komposisi itu adalah pertama Anies capres dengan Cak Imin sebagai cawapres, kedua […]

  • Jawa Barat hingga 2024  Fokus pada Perbaikan Jalan

    Jawa Barat hingga 2024 Fokus pada Perbaikan Jalan

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dari 2023 hingga 2024 akan fokus pada perbaikan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Jabar.  Hal tersebut disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai rapat pimpinan (rapim) bersama para kepala perangkat daerah di kantor Bappeda Jabar, Kota Bandung, Selasa (6/6/2023). “Kita di 2023 akhir dan 2024 akan fokus mengalokasikan […]

expand_less