Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Indonesia Fokus Memanfaatkan Energi Panas Bumi

Indonesia Fokus Memanfaatkan Energi Panas Bumi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

Pemerintah serius mengembangkan dan eksplorasi proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di sejumlah wilayah Indonesia untuk mencapai bauran 23% di tahun 2025.

Pemerintah serius mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di sejumlah wilayah di Indonesia. Sebagai aksi konkret dari Paris Agreement, sejumlah proyek panas bumi di Indonesia telah dimulai dan diakselerasi agar dapat segera berjalan dan dapat berkontribusi pada peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23% yang ditargetkan tercapai pada 2025.

Salah satu proyek PLTP yang baru dimulai adalah kegiatan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Cipanas yang berada di Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. PSPE Cipanas dilaksanakan oleh PT Daya Mas Geopatra Pangrango, sesuai dengan Keputusan Menteri Investasi/ Kepala BKPM—atas nama Menteri ESDM–tanggal 15 Juni 2022 dan berlaku selama tiga tahun.

Sumber daya panas bumi yang tersedia di wilayah PSPE Cipanas diperkirakan sebesar 85 MW, dengan rencana pengembangan proyek PLTP Cipanas, yaitu sebesar 55 MW. PLTP Cipanas ditargetkan dapat beroperasi komersial pada 2030. Dengan asumsi, satu rumah terpasang listrik 900 watt, maka PLTP Cipanas 55 MW diperkirakan dapat menjadi sumber listrik bagi kurang lebih 61 ribu kepala keluarga.

Saat ini, persiapan dan kegiatan PSPE Cipanas terus dilakukan. Proses perizinan pemanfaatan ruang dan penyusunan dokumen lingkungan dan pelaksanaan sosialisasi kegiatan kepada masyarakat di sekitar Desa Cipandawa dan Sindangjaya. Adapun kegiatan survei geosains permukaan yang diagendakan pada Desember 2022 tertunda akibat bencana gempa yang terjadi di wilayah Cianjur.

Terkait bencana gempa yang terjadi di wilayah Cianjur, sesuai Laporan Tanggap Darurat Bencana Gerakan Tanah yang diterbitkan oleh Badan Geologi pada 29 November 2022, dapat disimpulkan bahwa gempa bumi Cianjur dengan magnitude 5,6 SR yang terjadi pada 21 November 2022 pukul 13:21:10 WIB memiliki episenter gempa yang berada pada koordinat 6,84 LS – 107,05 BT dan kedalaman 11 km.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Cianjur merupakan gempa yang diduga diakibatkan oleh pergerakan sesar/patahan Cimandiri. Wilayah di Jawa Barat, termasuk Cianjur, berada dalam kawasan tektonik aktif dan kompleks yang menyebabkan kerawanan terjadinya gempa. Lebih lanjut, BMKG menjelaskan bahwa tak hanya rawan gempa, wilayah Sukabumi, Cianjur, Lembang, Purwakarta, dan Bandung secara tektonik merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks sehingga wilayah tersebut sering terdampak oleh adanya gempa dangkal. Sehingga, tidak tepat jika gempa Cianjur dikaitkan dengan aktivitas kegiatan panas bumi di wilayah Cipanas.

Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Harris mengatakan bahwa dari hasil studi geosains, prospek panas bumi Cipanas berasosiasi dengan zona vulkanik yang berada di kawasan Gunung Gede Pangrango.

“Kawasan Cipanas tidak berasosiasi dengan penyebab gempa Cianjur yang bersumber dari pergerakan patahan tektonik, yang diperkirakan berhubungan dengan sesar Cimandiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gempa Cianjur tidak berhubungan dengan aktivitas kegiatan PSPE Cipanas yang saat ini baru memulai kegiatan perizinan dan survei geosains permukaan,” ujar Harris, dalam sebuah kesempatan di Jakarta, Senin (14/2/2023).

Perlu diketahui, Indonesia merupakan pemilik sumber daya panas bumi terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Hingga Desember 2020, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, sumber daya panas bumi Indonesia mencapai sebesar 23.965,5 Mega Watt (MW) atau sekitar 24 Giga Watt (GW).

Amerika Serikat menduduki peringkat pertama untuk sumber daya panas bumi yakni mencapai 30.000 MW. Selanjutnya, Indonesia 23.965 MW, Jepang 23.400 MW, Kenya 15.00 MW, dan terakhir Islandia 5.800 MW.

Bila sampai akhir 2022, tambahan kapasitas PLTP RI mencapai 2.347,63 MW, artinya pemanfaatan energi panas bumi untuk listrik baru sebesar 9,8% dari total sumber daya yang ada.

Penulis: Eri Sutrisno

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salim Mengga Bangga Bekerja Bersama SDK Bangun Sulbar

    Salim Mengga Bangga Bekerja Bersama SDK Bangun Sulbar

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menyampaikan rasa bangganya bisa bekerja bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dalam membangun Sulbar. Ia menyebut kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka terbukti kuat, terutama dalam pengelolaan pemerintahan dan pengendalian ekonomi. “Saya sungguh merasa bangga bekerja sama dengan bapak Suhardi Duka dalam membangun Sulbar,” ujarnya saat malam […]

  • Suhardi Duka Bekali 1.476 Patriot Muda, Dorong Hasil Riset Jadi Dasar Kebijakan Transmigrasi

    Suhardi Duka Bekali 1.476 Patriot Muda, Dorong Hasil Riset Jadi Dasar Kebijakan Transmigrasi

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BOGOR — Melalui program Tim Ekspedisi Patriot (TEP), sebanyak 1.476 Patriot Muda diberangkatkan ke 53 kawasan transmigrasi di berbagai daerah di Indonesia. Dalam pembekalan tim ekspedisi yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Sabtu 26 Juli 2026, Gubernur Sulbar Suhardi Duka hadir sebagai narasumber untuk membekali sekaligus memotivasi para peserta sebelum menjalankan tugas di lapangan. Program […]

  • Ridwan Kamil: Diupayakan solusi berkeadlian

    Ridwan Kamil: Diupayakan solusi berkeadlian

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Majelis Ulama Indonesia dan para ulama membentuk tim investigasi yang akan bekerja selama tujuh hari untuk menangani polemik yang terjadi di Pesantren Al Zaytun, Kabupaten Indramayu. Tim investigasi akan bekerja dengan tetap mengedepankan prinsip tabayun. “Majelis Ulama Indonesia, ormas-ormas Islam, Bakesbangpol Jabar sudah rapat, kesimpulannya adalah […]

  • Ridwan Kamil Resmikan Jalan Cibarusah-Cikarang dengan Nama KH. R. Ma’mun Nawawi

    Ridwan Kamil Resmikan Jalan Cibarusah-Cikarang dengan Nama KH. R. Ma’mun Nawawi

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KABUPATEN BEKASI — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan inspeksi jalan provinsi sekaligus meresmikan nama Jalan KH. R. Ma’mun Nawawi di Kabupaten Bekasi, Selasa (11/4/2023). Hal ini menanggapi aspirasi masyarakat Kabupaten Bekasi yang mengeluhkan kemacetan di jalur Cibarusah-Cikarang. Untuk pelebaran jalan ini dialokasikan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurut Gubernur Ridwan Kamil, proyek pelebaran jalan sebenarnya […]

  • Respon Keluhan Masyarakat, Komisi IV DPRD Sidak RSUD Sulbar

    Respon Keluhan Masyarakat, Komisi IV DPRD Sidak RSUD Sulbar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MAMUJU — Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat bersama unsur Pemerintah Provinsi, yakni Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Amujib serta Plt Kepala Bapperida Muhammad Darwis, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan dan kondisi fasilitas di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Evaluasi ini dilakukan setelah inspeksi mendadak (sidak) dilakukan oleh Komisi IV DPRD Sulbar. Kemudian dilanjutkan rapat […]

  • Peredaran Uang Palsu Libatkan ASN Pemprov, Bahtiar Dukung Proses Hukum

    Peredaran Uang Palsu Libatkan ASN Pemprov, Bahtiar Dukung Proses Hukum

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MAMUJU – Terungkapnya peredaran uang palsu di Sulawesi Barat menjadi atensi penegak hukum, sejumlah tersangka telah diamankan. Dua tersangka diantaranya diketahui merupakan pegawai Pemprov Sulbar. Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menegaskan, belum mendapat informasi langsung dari APH. Namun ia sudah memerintahkan OPD terkait melakukan komunikasi dengan APH. Bahtiar menegaskan mendukung atas proses hukum yang berjalan. […]

expand_less