Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Pilar AIK Harus Diajarkan Secara Komprehensif di Lingkungan Pendidikan Muhammadiyah

Pilar AIK Harus Diajarkan Secara Komprehensif di Lingkungan Pendidikan Muhammadiyah

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Pengembangan Integrasi Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai Sistem Gerakan Pendidikan Muhammadiyah menjadi salah satu tema kajian pada Pengajian Ramadan 1447 H.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat melaksanakan Pengajian Ramadhan 1447 H dengan tema “Implementasi Nilai Islam Berkemajuan Pendidikan Muhammadiyah”.

Pengajian yang dilaksanakan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) berlangsung di Aula Kampus II Universitas Muhammadiyah Mamuju, Jalan Prof. Baharuddin Lopa, Mamuju, Ahad 1 Maret 2026.

Pengajian yang akan dilaksanakan selama dua hari ini, akan menampilkan sejumlah pemateri handal sesuai bidangnya masing-masing.

Pada sesi pertama secara hybrid, membahas tema “Pengembangan Integrasi AIK sebagai Sistem Gerakan Persyarikatan Muhammadiyah”.

Sesi pertama dipandu langsung Kaharuddin, S,Pd., M.Pd, Ketua MPKSDI PW Muhammadiyah Sulbar.

Adapun pemateri sesi pertama yakni; H. Ismail Ibrahim, M.Pdi.(Sekretaris PW Muhammadiyah Sulbar).), Dr Rustang Rasud, M.Pd.I (Mudir Ponpes Muhammadiyah Topoyo) dan Dr. Furqan Mawardi, M.Pi. (Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PW Muhammadiyah Sulbar).

Pengembangan Integrasi AIK adalah konsep pendidikan yang memadukan ajaran Islam (akidah, akhlak, ibadah, muamalah) yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, sebagaimana dipahami oleh Muhammadiyah dengan ilmu pengetahuan umum, sains, teknologi, dan seni.

Tujuan utamanya adalah menghapus dikotomi (pemisahan) antara ilmu agama dan ilmu umum. Sehingga nilai-nilai AIK tidak hanya diajarkan sebagai teori, tetapi menjadi ruh, landasan, dan pembentuk karakter dalam seluruh aktivitas akademik, perilaku praktis, dan keilmuan.

Narasumber Ismail Ibrahim mengawali pemaparan pada dua pilar utama pendidikan di lingkungan Muhammadiyah, yakni Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

“Kedua pilar ini tidak diajarkan secara terpisah, tapi diajarkan secara komprehensif,” ujarnya.

Adapun filosofi dan dasar pengembangan AIK, menurut Ismail Ibrahim, berlandaskan pada prinsip:

  1. Keimanan sebagai fondasi utama.
  2. Islam sebagai rahmatan lil alamin.
  3. Kemuhammadiyahan sebagai pedoman sosial dan organisatoris.

Ismail Ibrahim menegaskan, bahwa AIK sebagai sistem gerakan pendidikan Muhammadiyah, melihat bahwa pendidikan bukan sekadar perubahan sosial, tetapi merupakan gerakan dengan penguatan pendidikan secara internal dan eksternal.

Pada akhir pemaparannya Ismail Ibrahim menyampaikan kesimpulan bahwa AIK adalah fondasi pendidikan Muhammaddiyah yang menggabungkan iman, ilmu, dan aman.

Pendidikan Muhammadiyah melalui AIK, adalah gerakan sistematik yang mencetak manusia berkarakter Islami sekaligus agen perubahan sosial.

Sementara narasumber Rustang Rasud mengawali pemaparan yang lebih berorientasi pada pengembangan Pendidikan AIK.

Menurutnya, ada tiga dasar ideologis yang membentuk karakter dan nilai-nilai pendidikan di Muhammadiyah, yang berlandaskan pada prinsip tauhid, dakwah dan tajdid.

Rustang juga menyoroti pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia sebagai prioritas dalam sistem Pendidikan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan pendidikan secara holistik.

Untuk itu, kata Rustang, salah satu strategi implementasi pendidikan Muhammadiyah adalah dilaksanakannya Pelatihan Pendidik untuk memastikan peningkatan kualitas SDM pendidik.

Rustang juga memaparkan pentingnya membangun Model Pendidikan dengan Menciptakan Model pendidikan Islam yang progresif dan kontekstual, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pendidikan di Indonesia secara umum.

Sementara narasumber Furqan Mawardi lebih menyoroti Pengembangan Integrasi AIK sebagai Sistem Gerakan Pendidikan Muhammadiyah dalam persfektif historis dan teologis.

Pada persfektif Historis, Furqan Mawardi menekankan pada AIK sebagai DNA Gerakan Muhammadiyah yang mengintegrasikan ilmu agama dan Ilmu Umum.

Persfektif historis ini bahkan telah dimulai sejak Muhammadiyah didirikan KH Ahmad Dahlan pada tahun 1912.

Adapun Persfektif teologis landasan AIK, kata Furqan Mawardi adalah Tauhid sebagai fondasi integarasi dengan implikasi teologis yakni:

  1. Tidak ada pemisahan abtara ilmu dan iman.
  2. Sains adalah bagian dari ibadah.
  3. Pendidikan adalah bagian dari dakwah.

Furqan Mawardi juga menyampaikan persfektif teologis landasan AIK adalah Ilmu sebagai Amanah Perdaban.

Adapun makna teologis adalah membaca bukan sekadar literasi, tetapi kesadaran peradaban. dan pendidikan adalah misi kenabian.

Furqan Mawardi juga menekankan pentingnya AIK menjadi sistem nilai dalam Pendidikan Muhammadiyah. Sebagai sistem nilai harus diejawantahkan dalam budaya sekolah atau budaya kampus.

Ada hal menarik yang disampaikan Furqan Mawardi tentang arah pengembangan integrasi AIK. Menurutnya, setiap guru dan dosen harus sadar bahwa ia sedang berdakwah.

Pada sesi kedua yang akan dilaksanakan besok, Senin 2 Maret akan mengangkat tema “Transformasi Mutu Pendidikan Muhammadiyah: Pengembangan Kualitas SDM Pendidikan Muhammadiyah”.

Adapun pemateri yang akan tampil pada sesi kedua yakni; Dr. Haksan Darwangsa, M.Si. (Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulbar), Dr. Saharuddin, M.Pd. (Kepala Kantor Guru dan Tenaka Kependidikan Provinsi Sulbar), dan Muh. Rivai Khalik, S.PdI., M.PdI. (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Mamuju).

Sementara pada sesi ketiga akan mengangkat tema “Mewujudkan Ekosistem Sekolah Muhammadiyah Inklusif dan Berkemajuan“.

Adapun pemateri yang akan tampil pada sesi ketiga yakni; Nursalam, S.Pd., M.Pd. (Wakil Ketua PW Muhammadiyah Provinsi Sulbar), dan Dr. H. Muh. Tahir, M.Si. (Rektor Unibersitas Muhammadiyah Mamuju).  (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan Konsumen

    Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan Konsumen

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA – Inisiatif pameran virtual pertama Astra Financial, Tumbuh by Astra Financial, yang digelar pada 9-24 Maret 2024 mencatatkan lebih dari 2,5 juta kunjungan konsumen. Sebanyak 13.400 ribu pengunjung menyatakan ketertarikannya pada program-program yang ditawarkan, dengan potensi nilai transaksi mencapai Rp 76,1 miliar. Tumbuh by Astra Financial merupakan inovasi teknologi layanan keuangan digital Astra Financial […]

  • Cek Daftar Penerima Bansos Pangan secara Online

    Cek Daftar Penerima Bansos Pangan secara Online

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Bansos pangan dari pemerintah senilai Rp8,2 triliun mulai digulirkan kepada masyarakat tak mampu per 30 Maret 2023. Pemerintah mulai menggulirkan paket bantuan sosial (bansos) tambahan berupa beras, telur, dan daging ayam pada Maret hingga Mei 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, program penyaluran bansos tersebut untuk mengantisipasi kenaikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat […]

  • Pesan Ridwan Kamil kepada Lulusan FTMD ITB: Miliki Hidup yang Bermanfaat untuk Masyarakat

    Pesan Ridwan Kamil kepada Lulusan FTMD ITB: Miliki Hidup yang Bermanfaat untuk Masyarakat

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan motivational speech kepada wisudawan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung di Teras FTMD ITB, Kota Bandung, Sabtu (8/4/2023). Selain memberikan motivational speech , Ridwan Kamil hadir untuk menggantikan almarhum Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril yang diwisuda sebagai Sarjana di Program Studi Teknik Mesin, Fakultas […]

  • Suhardi Duka Temui Mendagri, Bahas Pajak hingga Investasi Daerah

    Suhardi Duka Temui Mendagri, Bahas Pajak hingga Investasi Daerah

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 83
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta, Jumat (29/8/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait kondisi fiskal dan pembangunan daerah. Dalam pertemuan itu, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka melaporkan kondisi terkini Sulbar, termasuk tren nasional mengenai peningkatan pajak daerah yang belakangan menjadi sorotan. Ia menegaskan […]

  • Ridwan Kamil: Ekonomi Industri dan Pariwisata

    Ridwan Kamil: Ekonomi Industri dan Pariwisata

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan kepada Pemda Kabupaten Bandung Barat untuk menyeimbangkan ekonomi industri dan pertanian pariwisata. Gubernur mengatakannya usai Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke – 16 Kabupaten Bandung Barat di Kantor Bupati Bandung Barat, Senin (19/6/2023). “Saya titip seimbangkan antara ekonomi industri dan ekonomi pertanian pariwisata. Sehingga nanti […]

  • Tiga Strategi Perangi TBC

    Tiga Strategi Perangi TBC

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 84
    • 0Komentar

    TBC menjadi penyakit menular paling mematikan urutan kedua setelah Covid-19 di 2021 dan urutan ke-13 sebagai faktor penyebab utama kematian di seluruh dunia. Indonesia ditargetkan bebas tuberkulosis pada 2030. Dunia kesehatan di Indonesia sedang mendapat sorotan. Dalam rilis World Health Organization (WHO), merujuk dokumen “Global Tuberculosis Report 2022”, disebutkan bahwa Indonesia disebut menjadi negara pengidap […]

expand_less