Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat

Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

MNAMUJU – Gubernur Sulbar memimpin rapat kerja pimpinan triwulan I tahun anggaran 2026 di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 30 April 2026.

Rapim ini dihadiri Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Syakran Rudy yang juga merupakan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulbar, Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Zulherizal, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Bupati Polewali Mandar Syamsul Mahmud, Sekda Mamasa, Sekda Majene, Sekda Mamuju Tengah, Sekda Pasangkayu, serta para Kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar dan tim ahli Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar menyampaikan bahwa perjalanan pelayanan publik di tahun 2026 diharapkan bisa berjalan sesuai target. Triwulan pertama telah dilewati, namun seperti biasanya, serapan anggaran pada periode ini masih relatif kecil.

Hal itu, kata dia, karena masih dalam tahap persiapan berbagai dokumen, baik dokumen perencanaan maupun administrasi lainnya. Akibatnya, serapan belum maksimal dan bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Triwulan pertama kita lewati dulu dengan baik, nanti masuk triwulan kedua kita dorong yang masih kurang,” ujarnya.

Ia juga menyinggung hasil diskusi dengan pihak Kanwil dan BPKP, bahwa anggaran dari pusat harus segera dimanfaatkan. Jika terlalu lama, berpotensi ditarik kembali.

“Kalau TKD ditarik kembali, itu akan sangat mengurangi capaian kita,” katanya.

Menurutnya, kondisi efisiensi dan pemotongan anggaran juga dirasakan oleh seluruh daerah, termasuk Pemprov Sulbar. Sejumlah target pendapatan tahun 2026 diperkirakan tidak tercapai, sehingga perlu penyesuaian pada target pendapatan dan belanja.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan enam poin penting sebagai arahan:

Pertama, melakukan mitigasi risiko terhadap pelaksanaan APBD 2026. Jika ada potensi risiko, segera dilakukan evaluasi.

Kedua, melakukan sinkronisasi jadwal pelaksanaan program dengan periode pengukuran indikator kinerja makro.

Ketiga, memastikan penggunaan data yang valid dan selalu diperbarui dalam setiap kebijakan. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan BPS agar data yang digunakan benar-benar mutakhir.

“Kalau kita pakai data 2022, maka DAU yang kita dapat juga berdasarkan data 2022,” jelasnya.

Karena itu, data kependudukan, kemiskinan, dan indikator lainnya harus segera diperbarui agar selaras dengan dana transfer ke depan.

Keempat, mengoptimalkan dokumen pelaksanaan program strategis nasional. Ia menyebut salah satu proyek yang kembali masuk PSN adalah Bendung Budong-Budong.

Kelima, melakukan pembaruan data BNBA kemiskinan dan kemiskinan ekstrem agar penanganan lebih tepat sasaran. Ia juga menyampaikan adanya tambahan sekitar 300 KK penerima bantuan dengan nilai pembinaan usaha sekitar Rp5 juta per KK.

“Prinsipnya, pemerintah pusat terbuka selama datanya jelas,” katanya.

Keenam, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan dan penganggaran daerah agar pelaksanaan anggaran 2026 berjalan optimal.

Di akhir arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa rapat ini juga menjadi forum untuk mendengarkan laporan dari Sekda provinsi, para bupati, dan sekda kabupaten terkait capaian serta kendala di masing-masing daerah sebagai bagian dari evaluasi pembangunan triwulan pertama. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salat Idulfitri Tingkat Provinsi Jawa Barat Diselenggarakan di Masjid Raya Al Jabbar

    Salat Idulfitri Tingkat Provinsi Jawa Barat Diselenggarakan di Masjid Raya Al Jabbar

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Salat Idulfitri 1 Syawal 1444 Hijriah Tingkat Provinsi Jawa Barat akan dipusatkan di Masjid Raya Al Jabbar  di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Dengan demikian Lapangan Gasibu yang setiap tahun menjadi lokasi Salat Idulfitri pada tahun ini tidak digunakan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Ika Mardiah menyatakan dengan dipusatkannya kegiatan di Masjid […]

  • Salim Mengga Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Randis Tidak Dikembalikan

    Salim Mengga Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Randis Tidak Dikembalikan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 440
    • 0Komentar

    POLEWALI – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S Mengga kembali menegaskan akan menempuh jalur hukum jika aset berupa kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak segera dikembalikan. “Kalau saya sudah himbau namun masih tidak mengembalikan, saya katakan dengan sangat menyesal, pasti saya akan tempuh jalur hukum, karena itu milik Pemda dibeli […]

  • Ridwan Kamil Apresiasi Akselerasi Sistem Birokrasi dan Pembangunan Infrastruktur Sumedang

    Ridwan Kamil Apresiasi Akselerasi Sistem Birokrasi dan Pembangunan Infrastruktur Sumedang

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 146
    • 0Komentar

    KABUPATEN SUMEDANG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi akselerasi sistem birokrasi dan pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemda Kabupaten Sumedang. Hal itu dikatakan Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke – 445 Kabupaten Sumedang, Kamis (27/4/2023). ”Hadir di (rapat) paripurna dalam rangka Hari Jadi […]

  • Ridwan Kamil:  Terus Berkoordinasi dengan Kemenlu untuk Pulangkan 12 Warga Jabar di Myanmar

    Ridwan Kamil: Terus Berkoordinasi dengan Kemenlu untuk Pulangkan 12 Warga Jabar di Myanmar

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pekan lalu Indonesia dikejutkan dengan adanya unggahan video dari akun Instagram terkait 20 WNI menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang di Myanmar. Dari jumlah tersebut 12 orang di antaranya merupakan warga Jawa Barat. Mereka disandera dan dipaksa bekerja sebagai online scam (penipuan perusahaan daring). Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil […]

  • Sengketa Lahan Sawit Tuntas, Warga Jenggala Raya Apresiasi Wagub Sulbar

    Sengketa Lahan Sawit Tuntas, Warga Jenggala Raya Apresiasi Wagub Sulbar

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PASANGKAYU – Warga Desa Jengan Raya, Kabupaten Pasangkayu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga, yang telah membantu menyelesaikan persoalan kasus sengketa tanah dengan perusahaan sawit. Kasus sengketa lahan yang dilaporkan oleh pihak perusahaan sawit di Pasangkayu, secara resmi penyelidikannya dihentikan. Berdasarkan SP2HP tersebut tercantum Surat Perintah Penghentian Penyelidikan Nomor: […]

  • Sulbar Terapkan Merit System, Junda Maulana Tekankan Akurasi Data ASN

    Sulbar Terapkan Merit System, Junda Maulana Tekankan Akurasi Data ASN

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, memimpin Sosialisasi Pemutakhiran Data SI-ASN sebagai Data Pendukung Penerapan Manajemen Talenta, yang dilaksanakan secara virtual, Rabu 7 Januari 2026. Dalam arahannya, Sekda Junda Maulana menegaskan bahwa mulai tahun 2026 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan menerapkan sistem merit berbasis manajemen talenta dalam proses promosi dan mutasi […]

expand_less