Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Kominfo Kabulkan Permintaan Warga Badui Dalam Matikan Akses Internet

Kominfo Kabulkan Permintaan Warga Badui Dalam Matikan Akses Internet

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Masih ingatkah kalian dengan permintaan tetua Suku Badui Dalam yang meminta akses internet di wilayah mereka diputus? Permintaan ini akhirnya dikabulkan oleh pihak Kementerian Kominfo, dan wilayah Badui Dalam pun resmi blank spot.

Pemutusan ini dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen PPI Kemenkominfo), Wayan Tony Suprianto.

Turut menggandeng pemerintah daerah serta operator seluler, pemutusan ini dilakukan dengan mengukur jaringan di lapangan kemudian melakukan penghilangan sinyal oleh operator seluler.

Upaya penghilangan sinyal ini dilakukan oleh Indosat Ooredoo Hutchison di daerah Badui Dalam khususnya Desa Ulayat yang Juni lalu meminta secara khusus agar akses internet diputus dari wilayah mereka.

“Upaya pembatasan atau penghilangan sinyal tersebut telah diselesaikan oleh IOH pada pertengahan bulan September 2023,” kata Wayan, sebagaimana dikutip dari Antaranews, Rabu, (11/10). 
Dengan penghilangan sinyal ini, maka daerah Badui Dalam tersebut sudah resmi menjadi blank spot. Walaupun begitu, Wayan mengungkap kalau potensi sinyal masuk masih tetap ada.

Meski pihak operator seluler telah berusaha maksimal menghalau akses internet ke wilayah tersebut, namun letak dan kondisi geografis bisa mempengaruhi keberadaan sinyal.

“Hal ini bisa terjadi karena posisi geografis Suku Badui Dalam yang konturnya flat atau datar, sehingga tidak ada blocking sinyal karena tidak ada bukit,” tambahnya.

Juni 2023 lalu, tetua Suku Badui memohon penghapusan sinyal internet dan pengalihan pemancar sinyal agar tidak diarahkan ke wilayah Tanah Ulayat Badui dan berharap wilayah tersebut bisa bersih dari sinyal internet.

Permintaan penghapusan internet ini sendiri diutamakan untuk wilayah Badui Dalam yang terdiri 3 kampung, yaitu Cikeusik, Cibeo dan Cikartawana.

Selain meminta pemutusan internet, warga Badui juga meminta pemerintah untuk membatasi, mengurangi dan juga menutup aplikasi, program dan konten negatif di jaringan internet yang bisa mempengaruhi moral generasi bangsa.

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1 Januari 1984, Brunei Darussalam Merdeka Sepenuhnya

    1 Januari 1984, Brunei Darussalam Merdeka Sepenuhnya

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Pada 1 Januari 1984, Brunei Darussalam telah berhasil mencapai kemerdekaan sepenuhnya dari Inggris. Brunei, dengan nama resmi Brunei Darussalam, adalah negara berdaulat di Asia Tenggara yang terletak di pantai utara pulau Kalimantan. Negara ini memiliki wilayah seluas 5.765 km² yang menempati pulau Kalimantan dengan garis pantai seluruhnya menyentuh Laut Tiongkok Selatan. Wilayahnya dipisahkan ke dalam negara bagian di Sarawak, Malaysia. Saat ini, Brunei memiliki Indeks Pembangunan Manusia tertinggi kedua di Asia Tenggara […]

  • Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon di Sulbar

    Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon di Sulbar

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 159
    • 0Komentar

    RANTEPAO – Usai bertemu dengan warga Kecamatan Tabang, Mamasa Sulawesi Barat, rombongan Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Toraja Utara Sulawesi Selatan, Minggu 9 Februari 2025 sore. Di daerah yang memiliki budaya yang sama dengan Mamasa tersebut, rombongan OPD Pemprov Sulbar melihat Smart Farm Cabe Katokkon yang dikelola oleh kelompok […]

  • Ridwan Kamil Sambut Baik Kolaborasi Jabar-Banyuwangi-Gorontalo

    Ridwan Kamil Sambut Baik Kolaborasi Jabar-Banyuwangi-Gorontalo

    • calendar_month Sel, 29 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 233
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik kolaborasi Pemda Provinsi Jabar dengan Pemda Kabupaten Banyuwangi dan Pemda Kabupaten Gorontalo tentang kemajuan birokrasi dan penataan pembangunan.   Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan bahwa kemajuan sistem birokrasi dan penataan pembangunan dapat dilihat dari tiga hal. Pertama, ekonomi dan infrastrukturnya baik. Kedua, Sumber Daya […]

  • Resmikan Revitalisasi Pasar Kepuh Kuningan, Ridwan Kamil: Promosikan dan Jaga Ketertiban Pedagang

    Resmikan Revitalisasi Pasar Kepuh Kuningan, Ridwan Kamil: Promosikan dan Jaga Ketertiban Pedagang

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KABUPATEN KUNINGAN — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para pedagang di Pasar Kepuh Kabupaten Kuningan agar menjaga hasil revitalisasi dengan cara promosi dan menciptakan ketertiban sehingga memberikan kenyaman bagi pembeli yang hadir. Selain konsisten menjaga kebersihan, Ridwan Kamil berpesan agar pengelola melakukan inovasi dalam mempromosikan pasar tradisional di dunia digital. “Kalau sudah rapih jangan […]

  • Kadis ESDM: Program Listrik Gratis Wujud Komitmen Pemerintah Hadirkan Energi Terjangkau untuk Masyarakat

    Kadis ESDM: Program Listrik Gratis Wujud Komitmen Pemerintah Hadirkan Energi Terjangkau untuk Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Bujaeramy Hassan, memimpin rapat koordinasi bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulbar terkait pelaksanaan kegiatan melalui E-Katalog untuk program Listrik Gratis atau Listrik Hemat dan Murah Tahun 2025. Rapat berlangsung di Ruang Serbaguna Dinas ESDM Sulbar, Selasa 9 September […]

  • SDK Gagas Majene sebagai Pusat Pengembangan SDM

    SDK Gagas Majene sebagai Pusat Pengembangan SDM

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MAJENE – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menegaskan komitmennya untuk menjadikan Majene sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal itu Ia sampaikan di hadapan masyarakat usai Salat Subuh di Masjid Raya Raudhatul Abidin, Majene , Sabtu 1 Maret 2025. Dalam perjalanannya dari Makassar menuju Mamuju, ibu kota Provinsi […]

expand_less