Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Atas Permintaan Gubernur Sulbar, 14 Perusahaan Sawit di Sulbar Ambil Peran Tangani Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Atas Permintaan Gubernur Sulbar, 14 Perusahaan Sawit di Sulbar Ambil Peran Tangani Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendapat angin segar dalam upaya menangani stunting dan kemiskinan ekstrem.

Atas permintaan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, sebanyak 14 perusahaan sawit yang beroperasi di tiga kabupaten: Mamuju, Mamuju Tengan dan Pasangkayu menyatakan siap terlibat langsung dalam program Penanganan dan Pencegahan Stunting dan Miskin Ekstrem Terpadu (Pastipadu) dengan menggunakan dana CSR meraka.

Kesiapan 14 perusahaan sawit saat mengikuti rapat fasilitasi Pastipadu yang di pimpin langsung Oleh Guberbur Suhardi Duka di Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur, Jumat, 12 September 2025.

Ke-14 perusahaan itu akan melakukan intervensi pada 14 desa baru yang tidak termasuk dalam lokus Pastipadu. Dengan tambahan ini, total desa sasaran penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem pada 2025–2026 meningkat menjadi 86 desa, dari yang semula hanya 72 desa.

Di tahun 2025 tim pemerintah melalui tim Pastipadu mengintervensi 12 Desa. Di tahun 2026 mendatang sebanyak 60 Desa.

Dalam rapat bersama perusahaan sawit, Gubernur Suhardi Duka menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mempercepat penanganan persoalan mendasar masyarakat.

“Stunting kita di Sulbar masih sangat tinggi, 35 persen. Malu kita ini. Itu akibat kurang gizi, kurang perawatan, karena kemiskinan dan kebodohan,” tegas Suhardi, Jumat (12/9/2025).

Ia juga menyoroti angka kemiskinan ekstrem yang meski sudah turun, masih berada di level 1,4 persen.

“Miskin ekstrem ini tanggung jawab saya sebagai gubernur. Bayangkan kalau ada orang yang tidak makan satu hari, saya berdosa. Pemimpin itu berdosa,” ucapnya.

Untuk itu, Gubernur Suhardi Duka meminta agar setiap perusahaan sawit mengintervensi satu desa di sekitar wilayah operasionalnya. Menurutnya, tidak boleh ada buruh, petani plasma, maupun warga desa sekitar kebun sawit yang mengalami stunting atau kekurangan gizi.

“Kalau kau punya 6.000 hektare inti, pasti punya buruh. Anak-anak buruhmu ini jaga baik-baik, jangan sampai stunting. Begitu juga petani plasma, harus diperhatikan. Kalau pabrikmu ada di Desa A, itu jadi lokus kerja yang harus bebas stunting dan miskin ekstrem,” tegasnya.

Gubernur menegaskan bahwa perusahaan tidak perlu menyetor dana ke pemerintah, tetapi langsung melakukan intervensi mandiri dengan tetap berada dalam pengawasan tim Pastipadu.

“Kami akan bantu dalam pendataan bersama kepala desa, lalu tim kami akan turun langsung ke lapangan,” tambahnya.

Menurut Suhardi, intervensi dari perusahaan sawit akan meringankan beban pemerintah sekaligus memperluas cakupan desa yang tersentuh program. Beberapa perusahaan bahkan menyatakan siap mulai bergerak pada 2025 ini.

“Kalau tuntas mereka mengintervensi, maka beban pemerintah berkurang. Saya minta di wilayah kerja perusahaan tidak boleh ada ibu hamil kekurangan gizi, tidak boleh ada stunting, dan tidak boleh ada kemiskinan ekstrem,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP KAGAMA Lantik 47 Pengurus Daerah KAGAMA Sulawesi Barat Periode 2025–2030

    PP KAGAMA Lantik 47 Pengurus Daerah KAGAMA Sulawesi Barat Periode 2025–2030

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) resmi melantik 47 pengurus baru Pengda KAGAMA Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2025–2030 di Hotel Grand d’Maleo, Mamuju, Sabtu (17/1). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum PP KAGAMA, Prof. Anwar Sanusi, Ph.D., dan dihadiri oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., […]

  • Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat Turun

    Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat Turun

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan, persentase penduduk miskin pada Maret 2024 sebesar 7,46 persen, menurun 0,16 persen poin terhadap Maret 2023 dan turun sebesar 0,52 persen poin terhadap September 2022. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2024 sebesar 3,89 juta orang, menurun 39,93 ribu orang terhadap Maret 2023 dan turun 204,94 […]

  • Ridwan Djafar Apresiasi Keaktifan OPD Sulbar Publikasikan Program

    Ridwan Djafar Apresiasi Keaktifan OPD Sulbar Publikasikan Program

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong penguatan keterbukaan informasi publik melalui optimalisasi pengelolaan website resmi perangkat daerah. Pada pekan pertama pelaksanaan monitoring website OPD, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Sulbar mencatat tren positif meningkatnya keaktifan OPD dalam mempublikasikan program dan kegiatan. Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengapresiasi respons dan […]

  • Dinsos Sulbar Pastikan Target Kesejahteraan Masuk RPMJD dan Renstra 2025-2030

    Dinsos Sulbar Pastikan Target Kesejahteraan Masuk RPMJD dan Renstra 2025-2030

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menghadiri kegiatan Pengisian Indikator Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025–2030 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, bertempat di ruang rapat Bapperida Sulbar, Kamis 6 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan dokumen […]

  • Delapan Kabupaten Kota di Jawa Barat Sepakat Terapkan Platform Digital Service Living Lab

    Delapan Kabupaten Kota di Jawa Barat Sepakat Terapkan Platform Digital Service Living Lab

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Delapan kabupaten dan kota di Jawa Barat sepakat menerapkan platform Digital Service Living Lab sebagai upaya percepatan pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Jabar. Penandatanganan kesepakatan dilakukan dalam pertemuan virtual melalui zoom meeting, dengan tanda tangan elektronik yang dilakukan oleh Sekda dari delapan kabupaten kota serta Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja. “Saya […]

  • Gelar Turnamen Nasional Domino, Bahtiar: Cara Kita Menggerakkan Ekonomi di Daerah

    Gelar Turnamen Nasional Domino, Bahtiar: Cara Kita Menggerakkan Ekonomi di Daerah

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MAMUJU – Lazimnya pada bulan Januari roda ekonomi melambat seiring awal tahun pada perusahaan swasta dan pemerintahan. Tak terkecuali Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Pada setiap tahun nyaris tak ada even untuk menggerakan ekonomi. Hal ini tentu berdampak pada perputaran roda ekonomi di daerah tersebut. Namun Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin punya cara lain. Sepanjang Januari […]

expand_less