Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Dinsos Sulbar Pastikan Target Kesejahteraan Masuk RPMJD dan Renstra 2025-2030

Dinsos Sulbar Pastikan Target Kesejahteraan Masuk RPMJD dan Renstra 2025-2030

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 165
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menghadiri kegiatan Pengisian Indikator Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025–2030 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, bertempat di ruang rapat Bapperida Sulbar, Kamis 6 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan menyelaraskan arah kebijakan dan target pembangunan daerah dengan prioritas nasional, sekaligus memastikan setiap perangkat daerah memiliki indikator kinerja yang jelas, terukur, dan selaras dengan visi pembangunan jangka menengah daerah.

Dalam forum tersebut, perwakilan Dinas Sosial Sulbar turut menyampaikan masukan substantif terkait capaian dan rencana program strategis di bidang sosial yang relevan dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sulawesi Barat lima tahun ke depan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, melalui perwakilannya Arham, menegaskan bahwa keterlibatan Dinsos dalam penyusunan indikator RPJMD dan Renstra merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antarperangkat daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan sosial, dan pemberdayaan masyarakat rentan.

“Kami berharap hasil kegiatan ini dapat menjadi dasar yang kuat bagi penyusunan Renstra Dinas Sosial, agar program dan kegiatan ke depan lebih tepat sasaran serta berkontribusi nyata terhadap pencapaian visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga,” ujar Arham.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bapperida Sulbar ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara tim perencana daerah dan perwakilan seluruh perangkat daerah. Pembahasan difokuskan pada penetapan indikator kinerja utama, target pembangunan, serta sinkronisasi arah kebijakan sektor sosial dan ekonomi yang akan dituangkan dalam dokumen RPJMD dan Renstra 2025–2030.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah, termasuk Dinas Sosial Sulbar, dapat menyusun program yang terarah, sinergis, dan terukur guna mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Barat. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilar Indonesia Emas 2045

    Pilar Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Oleh: Firdaus (Ketua Umum SMSI) JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyampaikan catatan akhir tahun 2024 dengan menyoroti kiprah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat semangat kebangsaan dan mempersiapkan Indonesia menuju visi besar Indonesia Emas 2045. Dalam refleksi ini, SMSI menilai demokrasi terpimpin dan pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama pencapaian cita-cita tersebut. Presiden […]

  • Supriansa: Pendapat Pakar, TPPU Harus Disimpulkan Oleh Penyidik

    Supriansa: Pendapat Pakar, TPPU Harus Disimpulkan Oleh Penyidik

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 188
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Supriansa mengungkapkan Tindak Pidana Pencucian Uang, sebagaimana pendapat pakar, baru dapat dikatakan sebagai tindak pidana jika sudah disimpulkan oleh penyidik. Jikalau baru disampaikan oleh Kepala PPATK (Ivan Yustiavandana), misalnya, maka hal tersebut belum dapat masuk hasil kesimpulan yang bisa dijadikan sebagai kategori terjadi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). […]

  • Pemprov Sulbar Siapkan Pergub Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    Pemprov Sulbar Siapkan Pergub Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat langkah strategis penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem melalui penguatan Program PASTIPADU (Pencegahan dan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu). Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembahasan penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum pelaksanaan dan penguatan tata kelola program lintas sektor. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan […]

  • KPK Temukan 23.800 ASN Terdaftar sebagai Penerima Bansos

    KPK Temukan 23.800 ASN Terdaftar sebagai Penerima Bansos

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sebanyak 23.800 orang aparatur sipil negara (ASN) yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Penemuan tersebut didapat saat KPK dan Kemensos melakukan pencocokan silang antara nomor induk kependudukan (NIK) dan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dengan data Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Kita padankan data dengan […]

  • Terima Dubes China, Gubernur Ridwan Kamil Ingin Perpanjang Kerja Sama

    Terima Dubes China, Gubernur Ridwan Kamil Ingin Perpanjang Kerja Sama

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima Duta Besar China untuk Indonesia, Lu Kang, dalam sebuah kunjungan kerja di Ruang Tamu Gubernur, Gedung Sate Bandung, Jumat (26/5/2023). Pada pertemuan tersebut, Gubernur Ridwan Kamil mengutarakan keinginannya untuk memperpanjang program ‘Sister Province.’ dengan beberapa provinsi di China. Sejak 2017 Jabar telah menjalin kerja sama Sister […]

  • Suhardi Duka: Pendidikan Harus Menjadi Solusi, Bukan Masalah

    Suhardi Duka: Pendidikan Harus Menjadi Solusi, Bukan Masalah

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 209
    • 0Komentar

    POLMAN — Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), menegaskan pentingnya sistem pendidikan yang link and match dengan kebutuhan dunia kerja. Hal itu disampaikan SDK saat menjadi pembicara dalam kuliah pakar di Kampus Institut Hasan Sulur (IHS) Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat 24 Oktober 2025. Dalam paparannya, Suhardi Duka mengulas perjalanan panjang pendidikan nasional yang terus beradaptasi […]

expand_less