Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

Oleh:  Wahyun Mawardi
Mudir Pondok Pesantren At Tanwir Mamuju Sulawesi Barat.

Maksud judul tulisan saya di atas bahwa pondok pesantren harus tetap tradisional dalam pengertian bahwa pesantren harus tetap memelihara tradisinya yang selama ini melekat dalam jatidirinya, seperti tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan, wawasan luas, dan lain-lain.

Ditengah banyaknya pondok pesantren modern saat ini, pesantren tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai tempat yang terus memelihara tradisi tersebut di atas sebagai jatidiri pesantren.

Jadi menyebut pesantren tradisional bukan berarti konotasi negatif yang selama ini dialamatkan ke pesantren sebagai tempat yang kumuh, jorok, dan tidak modern. Memelihara tradisi pesantren berarti memelihara tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan dan lain-lain.

Hari Santri Nasional, merupakan momentum penting untuk merefleksikan peran pesantren dalam memelihara tradisinya. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, memiliki peran vital dalam melestarikan tradisi dan budaya Islam yang autentik.

Dalam era modernisasi dan globalisasi ini, pesantren seringkali dihadapkan pada tekanan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Namun, penting untuk diingat bahwa keunikan pesantren terletak pada kemampuannya mempertahankan tradisi dan budaya yang telah teruji oleh waktu.

Pesantren tradisional bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga tempat pembinaan karakter dan pembentukan kepribadian yang kuat. Sistem pendidikan pesantren yang berbasis pada kitab kuning dan pengajaran langsung dari kiai atau ustadz memungkinkan santri untuk memahami nilai-nilai Islam secara mendalam dan kontekstual.

Dengan mempertahankan tradisi dan budaya pesantren, kita tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga menjaga kemurnian ajaran Islam. Pesantren tradisional juga menjadi simbol perlawanan terhadap upaya westernisasi dan sekularisasi yang dapat mengancam identitas keislaman.

Oleh karena itu, pada Hari Santri Nasional ini, mari kita apresiasi peran pesantren dalam melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan. Mari kita dukung pesantren untuk tetap mempertahankan tradisi dan budaya yang telah menjadi identitasnya, sehingga dapat terus menjadi sumber inspirasi dan pencerahan bagi umat.

Dengan demikian, pesantren dapat terus memainkan peranannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak ulama dan intelektual muslim, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian yang kuat dan berakhlak mulia.

Semoga pesantren terus menjadi mercusuar ilmu dan akhlak yang menerangi umat dan bangsa. Selamat Hari Santri Nasional.

*Mamuju bakda Subuh.
22 Oktober 2025*

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KBRI Bern dan Polisi Swiss Perluas Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz

    KBRI Bern dan Polisi Swiss Perluas Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Putra Pertama Gubernur Jabar Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz atau biasa dipanggil Eril mengalami musibah di Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022) siang hari waktu Swiss. Kondisi Eril saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss. Hari ini, Jumat (27/5/2022) pencarian kembali dilanjutkan. Untuk diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridean Kamil bersama […]

  • SDK Gagas Majene sebagai Pusat Pengembangan SDM

    SDK Gagas Majene sebagai Pusat Pengembangan SDM

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MAJENE – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menegaskan komitmennya untuk menjadikan Majene sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal itu Ia sampaikan di hadapan masyarakat usai Salat Subuh di Masjid Raya Raudhatul Abidin, Majene , Sabtu 1 Maret 2025. Dalam perjalanannya dari Makassar menuju Mamuju, ibu kota Provinsi […]

  • Pemprov Sulbar Jadi Pencontohan ANRI Implementasi Srikandi

    Pemprov Sulbar Jadi Pencontohan ANRI Implementasi Srikandi

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MAMUJU – Deputi Bidang Konservasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dr Kandar memberikan apresiasi kepada Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan atas langkah cepat yang dilakukan dalam mengimplementasikan aplikasi Srikandi. Bahkan sampai ke sekolah SMA, SMK, dan SLB. Menurut Kandar, implementasi Srikandi mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien, efektif, dan menjaga memori peradaban bangsa kedepan. “Prof […]

  • Sahur Bersama Keluarga Bi Mar, Ridwan Kamil: Silaturahmi Bawa Kebahagiaan

    Sahur Bersama Keluarga Bi Mar, Ridwan Kamil: Silaturahmi Bawa Kebahagiaan

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KABUPATEN BOGOR — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan safari ramadan sahur bersama keluarga Bi Mar (64), warga Kampung Cipayung Datar RT 2 RW 3 Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Kamis (14/4/2022). Suasana rintik hujan yang dingin menjadi hangat saat kedatangan Ridwan Kamil ke rumah Bi Mar. Seluruh anggota keluarga seakan merasa bermimpi karena […]

  • Jawa Barat Raih Opini WTP  Ke-12 dari BPK RI

    Jawa Barat Raih Opini WTP Ke-12 dari BPK RI

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang ke-12 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar Tahun Anggaran 2022. Dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) menurut Gubernur Ridwan Kamil menandakan bahwa pembangunan di Jabar selalu akuntabel dan transparan sehingga selama lima tahun […]

  • Sulbar Juara I Nasional Penurunan Angka Kekurangan Gizi

    Sulbar Juara I Nasional Penurunan Angka Kekurangan Gizi

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menorehkan prestasi gemilang di level nasional. Tak tanggung tanggung provinsi pecahan Sulawesi Selatan yang kini dipimpin Suhardi Duka itu meraih juara I Provinsi dengan Capaian Penurunan Angka Prevalence of Undernourishment (PoU) terbaik I tahun 2024. Terbaik kedua diraih oleh Kalimantan Timur (angka PoU lebih 19 persen), dan terbaik ketiga […]

expand_less