Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » BNPT Gelar Survei Indeks Risiko Terorisme 2025 di Sulbar

BNPT Gelar Survei Indeks Risiko Terorisme 2025 di Sulbar

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Survei Indeks Risiko Terorisme (IRT) 2025 resmi dimulai dengan melibatkan 36 provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menyasar 100 kota dan 130 kabupaten.

Di Sulawesi Barat, survei akan berlangsung di tiga kabupaten, yakni Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Sebanyak enam enumerator diturunkan, masing-masing dua orang di setiap kabupaten, untuk memastikan data lapangan terkumpul secara akurat dan sesuai prosedur.

Pelaksanaan survei di lapangan dilakukan dengan sistematis. Enumerator dibekali surat tugas, rompi resmi, serta aplikasi berbasis GPS untuk memastikan keakuratan lokasi.

Proses wawancara dengan narasumber juga disertai dokumentasi dan pemberian cenderamata sebagai bentuk apresiasi.

Survei ini bukan sekadar tumpukan kertas pertanyaan. Di baliknya ada kerja senyap enam enumerator yang direkrut sejak Juli lalu. Mereka adalah anak-anak daerah yang sehari-hari akrab dengan masyarakat.

“Kalau bukan kita yang turun, siapa lagi yang tahu kondisi lapangan sebenarnya?” ujar salah satu enumerator muda dari Mamuju yang ditemui usai mengikuti Rapat koordinasi dan persiapan turun lapangan enumerator survei indeks resiko terorisme 2025, Rabu 24 September 2025.

Tokoh lokal pun dilibatkan secara serius. Dari Kapolres, Komandan Kodim, hingga Kepala Kemenag kabupaten, semua diminta berbagi pandangan tentang potensi ancaman. Tidak ketinggalan, organisasi masyarakat seperti NU dan Muhammadiyah, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), ikut menyumbangkan suara.

Dari sisi lain, tokoh pers di daerah juga dimintai keterangan, karena media dianggap punya mata tajam dalam membaca perubahan sosial di masyarakat.

Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian FKPT Sulawesi Barat Dr. Sulaeman Teddu menegaskan bahwa survei ini bukan hanya untuk memetakan potensi ancaman terorisme, tetapi juga menjadi dasar perumusan program pencegahan di daerah.

“Dengan data yang valid, kita bisa mengetahui seberapa besar risiko wilayah menjadi sasaran aksi terorisme dan bagaimana strategi mitigasi yang harus dilakukan,” ujarnya.

Dampaknya bagi masyarakat bisa langsung terasa. Jika hasil survei menunjukkan adanya kerentanan, FKPT bisa merancang program pencegahan yang lebih tepat sasaran. Misalnya, memperkuat dialog antarumat beragama, memberi ruang bagi anak muda untuk kegiatan positif, atau melibatkan media lokal dalam kampanye literasi digital agar hoaks dan propaganda radikal bisa ditekan.

Sulawesi Barat, dengan keragaman masyarakatnya, memang memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga harmoni sosial. Mobilitas penduduk yang tinggi, derasnya arus informasi digital, serta perbedaan latar budaya bisa menjadi kekuatan, tetapi juga berpotensi memicu gesekan.

Melalui survei ini, FKPT berharap strategi pencegahan dapat dirancang sesuai dengan kondisi lokal. Mamuju dengan persoalan urbanisasi, Pasangkayu dengan isu perbatasan, dan Mamuju Tengah dengan mobilitas masyarakatnya, tentu memerlukan pendekatan yang berbeda.

Survei Indeks Risiko Terorisme 2025 di Sulawesi Barat pada akhirnya bukan hanya tentang angka atau laporan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan upaya membangun ketahanan sosial di daerah.

Dengan melibatkan masyarakat, FKPT ingin memastikan Sulawesi Barat tetap aman, damai, dan terhindar dari ancaman terorisme. FKPT Sulawesi Barat berharap masyarakat bisa mendukung jalannya survei ini.

“Keterbukaan responden sangat penting agar informasi yang dikumpulkan mencerminkan kondisi nyata di lapangan,” tambah Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian. Dengan begitu, hasil survei tidak hanya menjadi data nasional, tetapi juga menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketahanan sosial di Sulawesi Barat.

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah English Community, Terobosan Kemenag Perkuat Bahasa Inggris di Madrasah

    Madrasah English Community, Terobosan Kemenag Perkuat Bahasa Inggris di Madrasah

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 112
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah dalam beberapa tahun terakhir menjalin sinergi dengan Peace Corp, antara lain dengan menginisiasi Madrasah English Community. Peace Corp adalah lembaga pemerintah Amerika yang memberikan bantuan berupa sukarelawan (volunteer) untuk menjadi guru Bahasa Inggris. Tahun 2023, ada tiga relawan yang bertugas di tiga madrasah. Ketiga relawan […]

  • KH Wahyun Mawardi Ingkatkan Pentingnya Kualitas Institusi

    KH Wahyun Mawardi Ingkatkan Pentingnya Kualitas Institusi

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat Dr. K.H. Wahyun Mawardi, M.Pd. mengingatkan pentingnya untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi sehingga menjadi kebanggaan bersama. Penegasan tersebut disampaikan saat menyampaikan Amanat sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) Tahun Akademik 2025/2026. Raker bertema “Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah Mamuju yang Maju dan Berkelanjutan”. Bertempat di […]

  • Transformasi Digital Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

    Transformasi Digital Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Digitalisasi optimalkan kolaborasi pemerintah dan stakeholder bidang konstruksi. Kementerian PUPR kembali menggelar Konstruksi Indonesia 2023. Era Konstruksi 4.0 atau digitalisasi konstruksi menjadi penting sebagai pemicu pembangunan konstruksi dan pertumbuhan ekonomi baru. “Akselerasi Transformasi Digital Sektor Konstruksi untuk Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan” begitulah topik utama yang diusung dalam ajang tahunan Konstruksi Indonesia 2023 di Jakarta. Konstruksi […]

  • Resmikan Jembatan Gantung Simpay Asih, Ridwan Kamil: Ekonomi Warga Bisa Meningkat

    Resmikan Jembatan Gantung Simpay Asih, Ridwan Kamil: Ekonomi Warga Bisa Meningkat

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jembatan Gantung Simpay Asih di Kabupaten Bandung, Selasa (10/5/2022). Jembatan yang menghubungkan Desa Resmitinggal (Kecamatan Kertasari) dan Desa Sukarame (Kecamatan Pacet) tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar. ”Yang namanya jembatan gantung itu menyambungkan ekonomi yang tadinya jembatan bambu banyak roboh kesapu air. Dibangun […]

  • Kalsel Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah HPN 2025

    Kalsel Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah HPN 2025

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan kesiapan sebagai tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Penegasan ini disampaikan dalam pertemuan jajaran PWI Pusat dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Kalsel di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (18/11) malam. Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menyatakan bahwa Kalsel telah diputuskan menjadi tuan rumah HPN 2025 sejak […]

  • ASEAN Konsisten Membangun Kerja Sama Konkret dan Inklusif

    ASEAN Konsisten Membangun Kerja Sama Konkret dan Inklusif

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pendekatan ASEAN sangat konsisten, yaitu ingin membangun kerja sama konkret dan inklusif dengan semua negara untuk menjadikan Indo Pasifik sebagai kawasan damai dan sejahtera. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P. Marsudi mengingatkan kembali bahwa pendekatan ASEAN sangat konsisten, yaitu ingin membangun kerja sama konkret dan inklusif dengan semua negara untuk menjadikan Indo […]

expand_less