Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Resmikan Jembatan Gantung Simpay Asih, Ridwan Kamil: Ekonomi Warga Bisa Meningkat

Resmikan Jembatan Gantung Simpay Asih, Ridwan Kamil: Ekonomi Warga Bisa Meningkat

  • account_circle mbahdot
  • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jembatan Gantung Simpay Asih di Kabupaten Bandung, Selasa (10/5/2022). Jembatan yang menghubungkan Desa Resmitinggal (Kecamatan Kertasari) dan Desa Sukarame (Kecamatan Pacet) tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

”Yang namanya jembatan gantung itu menyambungkan ekonomi yang tadinya jembatan bambu banyak roboh kesapu air. Dibangun lagi, kesapu air lagi. Sekarang, insyaallah dengan elevasinya lebih tinggi, sehingga potensi air sungainya lebih sedikit. Sehingga ini akan lebih permanen,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil pun meminta pemerintah desa setempat untuk mengedukasi dan menyosialisasikan cara merawat jembatan gantung kepada masyarakat. Salah satunya mengenai kapasitas orang melintas dalam satu waktu.
”Diedukasi nyebrangnya jangan terlalu banyak, pelan-pelan berdua, agar infrastrukturnya tidak membahayakan karena memang jembatan gantung ada goyangan-goyangan di tengahnya,” ucapnya.

Selain itu, Kang Emil berharap jembatan gantung tersebut dapat menggerakkan sektor pariwisata di desa setempat. Dengan pemandangan yang indah dan memesona, jembatan gantung bisa menjadi destinasi wisata yang menenangkan.

”Bisa lihat, 360 derajat indahnya luar biasa. Ini mahal sekali keindahan yang Allah ciptakan ke tanah di sini tentunya orang-orang kota yang ingin (healing), ingin wisata, menurut saya ini merupakan potensi yang besar tinggal nanti ada (kepala desa) carikan rumah-rumah yang bisa dikonversi rumahnya menjadi tempat wisatawan. Ini pasti akan menjadi tempat favorit,” katanya.

Pembangunan jembatan gantung yang memiliki panjang 70 meter dan lebar 1,2 meter itu merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Dana yang dikeluarkan 600 juta. Jembatan ini memiliki panjang 70 meter, lebar 1,2 meter. Makanya terbatas, tapi motor bisa lewat asal pelan kecuali motor besar,” kata Kang Emil.

”Dan atas kebaikan itu kami doakan semoga orang-orang baik di Yayasan Buddha Tzu Chi selalu hidupnya diberi keberkahan dan keselamatan dan doa dari warga,” imbuhnya.

Kepada warga setempat, Kang Emil berpesan agar bisa merawat jembatan gantung tersebut dengan sebaik-baiknya.

”Salah satunya kelemahan kita susah merawat. Makanya, titip setelah peresmian dirawat, dicat lagi kalau pudar, kalau terlihat ada karat diperbaiki, kalau ada engsel mau longgar dikencangkan lagi,” ucapnya.

  • Penulis: mbahdot

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Setiawan: Sampah Bisa Dikelola untuk Pengembangan Ekonomi Rakyat

    Sekda Setiawan: Sampah Bisa Dikelola untuk Pengembangan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menghadiri Workshop “Pengelolaan Sampah dalam Rangka Pengendalian Perubahan Iklim, Penguatan Ketahanan Pangan dan Pengembangan Ekonomi Rakyat” di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (7/6/2023). Sekda Setiawan menuturkan, permasalahan sampah harus disikapi dan dikelola dengan baik karena jika tidak, akan berdampak pada lingkungan, seperti halnya […]

  • KBRI Swiss Umumkan Penemuan Emmeril Kahn Mumtadz Jasad Eril Ditemukan di Bendungan Engehalde

    KBRI Swiss Umumkan Penemuan Emmeril Kahn Mumtadz Jasad Eril Ditemukan di Bendungan Engehalde

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 188
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG- KBRI di Bern bersama keluarga Ridwan Kamil mengumumkan polisi Swiss telah menemukan jasad Emmril Kahn Mumtadz pada Rabu (8/6/2022). Jenazah ditemukan di Bendungan Engehalde Bern pukul 06.50 pagi waktu Swiss atau 11.50 WIB. “Pada hari ini saya ingin menyampaikan kabar bahwa kemarin (Rabu) kepolisian kantor Bern bertemu di kantor kami di KBRI Bern […]

  • Rapor Kinerja Jadi Prioritas, Pemkesra Sulbar Matangkan Persiapan LKjIP dan LPPD

    Rapor Kinerja Jadi Prioritas, Pemkesra Sulbar Matangkan Persiapan LKjIP dan LPPD

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MAMUJU – Plt. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Burahim, mengikuti Rapat Penyusunan dan Asistensi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025, yang berlangsung di Ruang Kerja Bagian Otonomi Daerah, Rabu (7/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan akuntabilitas kinerja perangkat […]

  • Universitas Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Pembekalan Magang Mahasiswa

    Universitas Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Pembekalan Magang Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 278
    • 0Komentar

    MAMUJU – Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) melaksanakan pembekalan Magang Mahasiswa, Rabu 28 Januari 2026. Acara yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji Mamuju diikuti sejumlah mahasiswa yang akan mengikuti magang di sejumlah instansi pemerintah dan swasta ataupun perusahaan. Pembekalan Magang Mahasiswa tahun akademik 2025-2026 dengan mengusung tema “Magang Berdampak untuk Pembangunan Daerah Berkelanjutan”, sebagai bagian dari […]

  • Menengok Siklus Kehidupan Manusia di Museum Samsara Bali

    Menengok Siklus Kehidupan Manusia di Museum Samsara Bali

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Konsep museum ini hadir berawal dari keprihatinan modernisasi yang menggerus adat dan budaya Bali. Apalagi kini jarang dipahami, terutama oleh generasi muda. “Om Swastiastu…,” itulah sapaan yang dilontarkan penerima tamu saat melintasi gapura Museum Kehidupan Samsara atau Samsara Bali Living Museum, di Kabupaten Karangasem, Bali. Lokasinya tepatnya terletak di Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem. Lokasinya sangat dekat […]

  • Progres Pembangunan Rusun di IKN Capai 91 Persen

    Progres Pembangunan Rusun di IKN Capai 91 Persen

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 155
    • 0Komentar

    IKN  – Pembangunan Rumah Susun (Rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sektor Pertahanan dan Keamanan (Hankam) di Ibu Kota Nusantara (IKN) hampir selesai. Kementerian Perumahan Rakyat (PKP) mendorong percepatan penyelesaian proyek yang terdiri dari 47 tower Rusun ini. Saat ini, progres pembangunan mencapai 91,36 persen. Kementerian Perumahan Rakyat Dorong Penyelesaian Rusun Direktur Jenderal (Dirjen) […]

expand_less