Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » INTERNASIONAL » Pengakuan Dunia untuk Indonesia: Bahasa Indonesia Resmi Menjadi Bahasa Kerja UNESCO

Pengakuan Dunia untuk Indonesia: Bahasa Indonesia Resmi Menjadi Bahasa Kerja UNESCO

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
JAKARTA – Penggunaan bahasa Indonesia dalam Sidang Umum UNESCO ini menjadi simbol kebanggaan nasional sekaligus tonggak penting bagi diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di ranah global.

Sejarah baru bagi bangsa Indonesia tercipta di panggung dunia. Untuk pertama kalinya, bahasa Indonesia digunakan secara resmi sebagai bahasa kerja dalam Sidang Umum ke-43 UNESCO di Kota Samarkand, Uzbekistan.

Momentum bersejarah ini ditandai dengan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, yang menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam bahasa Indonesia di hadapan delegasi dari berbagai negara anggota UNESCO.

“Bunga selasih mekar di taman, petik setangkai buat ramuan. Terima kasih saya ucapkan, atas kesempatan menyampaikan pernyataan,” ujar Menteri Mu’ti, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Selasa (4/11/2025).

Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasi atas dukungan UNESCO dan negara-negara anggota yang pada 20 November 2023 menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa kerja ke-10 di lembaga internasional itu.

“Bahasa Indonesia telah lama menjadi jembatan kesatuan di seluruh kepulauan Indonesia, yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, 700 bahasa lokal, dan 1.300 etnik. Kini bahasa Indonesia kembali mengukuhkan eksistensinya di dunia internasional sebagai jembatan pengetahuan antarbangsa,” ujarnya.

Menurut Mu’ti, pengakuan ini bukan hanya pencapaian diplomatik, melainkan juga simbol penguatan peran bahasa Indonesia dalam diplomasi kebudayaan dan pendidikan global.

Ia menekankan bahwa bahasa Indonesia kini menjadi medium baru bagi kerja sama pengetahuan, kebudayaan, dan kemanusiaan di antara negara-negara anggota UNESCO.

Menutup pidatonya, Mendikdasmen kembali menyampaikan pantun yang sarat makna persaudaraan antarbangsa. “Dari Jakarta ke Samarkand, kota bersejarah nan menawan. Jika manusia bergandeng tangan, dunia indah penuh kedamaian,” tutupnya.

Penggunaan bahasa Indonesia dalam Sidang Umum UNESCO ini menjadi simbol kebanggaan nasional sekaligus tonggak penting bagi diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di ranah global — menandai langkah strategis pemerintah dalam menginternasionalisasi bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan, diplomasi, dan perdamaian dunia. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhardi Duka Temui Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Usulkan Status Daerah Kepulauan

    Suhardi Duka Temui Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Usulkan Status Daerah Kepulauan

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 156
    • 0Komentar
  • Agus Harimurti Yudhoyono Takziah ke Kediaman Gubernur Ridwan kamil

    Agus Harimurti Yudhoyono Takziah ke Kediaman Gubernur Ridwan kamil

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) takziah ke kediaman Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (8/6/2022). AHY merasakan apa yang dirasakan keluarga Ridwan Kamil. Menurut AHY, kepergian putra sulung, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, sangat mengejutkan dan pasti meninggalkan luka mendalam. “Saya tadi membisikkan ke […]

  • Beny Siswanto Inspektur Upacara HKN

    Beny Siswanto Inspektur Upacara HKN

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MAJENE – Kewenangan atau wewenang memiliki kedudukan penting dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu, mesti memperhatikan kewenangan dalam pelaksanaan tugas, yaitu menguasai tugas dan kewenangannya sehingga diharapkan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan atau sesuatu yang melampaui kewenangan termasuk mencampurkan kewenangannya. “Hal inilah perlu diperhatikan dalam melaksanakan tugas […]

  • PGN Mendorong Penggunaan Jaringan Gas

    PGN Mendorong Penggunaan Jaringan Gas

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Penggunaan Jargas didorong sebagai bagian pengurangan subsidi LPG, selain penyediaan energi yang lebih bersih, aman, dan efisien. Tuntutan penggunaan energi hijau kini sudah menjadi keharusan sebagai bagian menuju dunia yang berkelanjutan. Afirmasi tuntutan itu, akan menjadi gerakan yang massif bila dimulai dari tindakan di tataran yang lebih rendah. Misalnya, mengajak dan membiasakan masyarakat dari level […]

  • Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat

    Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MNAMUJU – Gubernur Sulbar memimpin rapat kerja pimpinan triwulan I tahun anggaran 2026 di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 30 April 2026. Rapim ini dihadiri Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Syakran Rudy yang juga merupakan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulbar, Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Zulherizal, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Bupati Polewali […]

  • Warga Tak Khawatir Lagi Jembatan Hancur Diterjang Citarum

    Warga Tak Khawatir Lagi Jembatan Hancur Diterjang Citarum

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG – Warga sekitar Sungai Citarum bahagia dengan kehadiran jembatan permanen penghubung dua desa. Jembatan Simpay Asih merupakan solusi atas permasalahan warga selama ini. Jembatan yang terbuat dari besi sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter menghubungkan Desa Resmitinggal, Kecamatan Kertasari dan Desa Sukarame, Kecamatan Pacet. Selama ini jembatan semipermanen yang dibuat warga kerap […]

expand_less