Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Bapenda Sulbar Bedah Program Kerja Pendapatan 2026

Bapenda Sulbar Bedah Program Kerja Pendapatan 2026

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

MAMUJU — Penguatan fungsi pengawasan dan evaluasi menjadi fokus utama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam menatap Tahun Anggaran 2026.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat program kerja Bidang Pengawasan dan Evaluasi Pendapatan Daerah, Kamis 8 Januari 2026.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya konkret Bapenda Sulbar dalam mendukung misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas bagi masyarakat.

Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Evaluasi Pendapatan Daerah, Agus Salim, dan dihadiri seluruh jajaran staf, sebagai langkah strategis mengawal kinerja pendapatan daerah secara lebih terukur dan akuntabel.

Pertemuan tersebut membedah secara komprehensif rencana kerja tahun 2026, mulai dari penguatan sistem pengawasan, mekanisme evaluasi capaian pendapatan, hingga strategi pengendalian potensi kebocoran penerimaan daerah. Pembahasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap target pendapatan daerah dapat dicapai secara optimal dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Kepala Bidang Pengawasan dan Evaluasi Pendapatan Daerah, Agus Salim menekankan pentingnya sinkronisasi program dengan seluruh bidang teknis di lingkungan Bapenda Sulbar serta koordinasi lintas UPTD, agar proses monitoring dan evaluasi berjalan efektif dari hulu hingga hilir.

Secara terpisah, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pengawasan yang kuat merupakan instrumen kunci dalam menjaga integritas pengelolaan pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kinerja organisasi.

“Pengawasan dan evaluasi tidak boleh bersifat formalitas. Ini adalah alat kendali untuk memastikan setiap kebijakan pendapatan berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi daerah,” tegas Abdul Wahab.

Ia menambahkan, penguatan fungsi pengawasan juga sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dan penerapan prinsip good governance, di mana setiap OPD dituntut bekerja berbasis kinerja, data, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pengawasan yang terencana, evaluasi yang objektif, dan tindak lanjut yang konsisten, Bapenda Sulbar optimistis kinerja pendapatan daerah Tahun Anggaran 2026 dapat dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulbar. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beny Siswanto Inspektur Upacara HKN

    Beny Siswanto Inspektur Upacara HKN

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAJENE – Kewenangan atau wewenang memiliki kedudukan penting dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu, mesti memperhatikan kewenangan dalam pelaksanaan tugas, yaitu menguasai tugas dan kewenangannya sehingga diharapkan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan atau sesuatu yang melampaui kewenangan termasuk mencampurkan kewenangannya. “Hal inilah perlu diperhatikan dalam melaksanakan tugas […]

  • Kesbangpol Sulbar Dukung Peran Parpol Demi Demokrasi Berkualitas

    Kesbangpol Sulbar Dukung Peran Parpol Demi Demokrasi Berkualitas

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAMUJU — Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, didampingi Kepala Bidang Politik Nur Milu, melaksanakan kunjungan silaturahmi dan pembinaan serta penguatan kerja sama ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Barat, pada Jumat 9 Januari 2026. Kunjungan tersebut bukanlah yang pertama dalam rangkaian agenda ini. Sebelumnya, Kesbangpol […]

  • Pilkada Serentak Tinggal Lima Bulan, Bey Ingatkan ASN Netral

    Pilkada Serentak Tinggal Lima Bulan, Bey Ingatkan ASN Netral

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG– Mendekati Pilkada Serentak 27 November 2024, Penjabat Gubernur Bey Machmudin mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemdaprov Jabar tetap netral dan tidak terlibat politik praktis. Bey meminta komitmen para ASN dengan menunjukkan integritasnya sebagai abdi negara dan abdi rakyat, dengan tidak terlibat sama sekali dalam percaturan politik. Hak politik ASN sebagai warga negara, […]

  • Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KABUPATEN BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersilaturahmi di Pondok Pesantren Pink 03, salah satu Pesantren penerima bantuan Program One Pesantren One Product atau OPOP, di Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/4/2022). Pada kesempatan itu Gubernur mengapreasiasi keberhasilan pesantren yang dapat menghasilkan produk-produk unggulan dengan pemasaran yang kian luas. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menerangkan […]

  • Pariwisata di Indonesia Harus Bebas Privatisasi

    Pariwisata di Indonesia Harus Bebas Privatisasi

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 189
    • 0Komentar

    BALI – Sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang devisa negara terbesar untuk Indonesia setelah sektor minyak dan gas bumi. Akan tetapi banyak pengelolaan pariwisata yang salah, salah satunya banyak privatisasi kawasan wisata oleh pihak investor. Untuk itu perlu aturan yang jelas dan rinci yang dituangkan dalam RUU Kepariwisataan yang saat ini sedang digodok Komisi X […]

  • Ridwan Kamil: Dukung Cirebon Melalui Bankeu Provinsi

    Ridwan Kamil: Dukung Cirebon Melalui Bankeu Provinsi

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON– Gubernur Ridwan Kamil mengatakan selama lima tahun kepemimpinan bersama Wagub Uu Ruzhanul Ulum, Pemdaprov Jabar telah mengucurkan bantuan keuangan Rp500 miliar kepada Kota Cirebon untuk pembangunan. Bantuan keuangan mencapai setengah triliun rupiah itu dipakai di antaranya untuk memperbaiki 1.500 rumah tidak layak huni, Alun-alun Kejaksaan dan Alun – alun Kasepuhan, Creatif Center Ciayumajakuning, […]

expand_less