Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Ridwan Kamil dan Gus Yahya Hadiri Harlah Nahdlatul Ulama ke-99

Ridwan Kamil dan Gus Yahya Hadiri Harlah Nahdlatul Ulama ke-99

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Kam, 10 Mar 2022
  • visibility 194
  • comment 0 komentar

KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menghadiri peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-99 yang diselenggarakan di Sutan Raja Hotel and Convention Centre Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (10/3/2022).

 

Dalam sambutannya, pria yang kerap disapa Kang Emil ini memberikan penjelasan mengenai tiga hal tentang bagaimana peran Nahdlatul Ulama di Jawa Barat.

 

“Saya menitipkan tiga hal untuk Jawa Barat,

di mana orang mencari ilmu? Pertama di pesantren-pesantren. Di sinilah peran Nahdlatul Ulama sangat luar biasa. Kedua, di tempat kajian yang sifatnya rutin, dan yang terakhir di masjid,” tutur Kang Emil.

 

 

Ridwan kamil juga mengungkapkan mengenai masjid yang tersebar di Jabar berjumlah lebih dari 100.000. Artinya, Nahdlatul Ulama memiliki kesempatan besar untuk menarik hati seluruh umat Islam di Jabar dengan memaksimalkan dakwah di masjid, kompleks perumahan, maupun kantor.

 

Namun dari banyaknya pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), dari kalangan Nahdlatul Ulama itu belum maksimal. Itulah mengapa banyak isu-isu radikalisme muncul di wilayah-wilayah DKM.

 

Kang Emil memberikan masukan kepada PWNU Jabar mengenai bagaimana sumber daya manusia yang berada di PWNU untuk memaksimalkan digitalisasi.

 

“Masukan dari saya kepada PWNU Jawa Barat supaya memaksimalkan digital karena banyak istilah sekarang anak muda itu hijrah cari ilmunya di Youtube dan media sosial,” ucapnya.

 

 

“Nah, kalau semua kalangan ulama dari Nahdlatul Ulama sudah digitalisasi, jika dengan fisik kita mendakwahi 1.000 per orang, dengan via digital kita bisa mendakwahi 1 juta orang yang tidak hadir secara fisik,” imbuhnya.

 

Pemaksimalan peran Nahdlatul Ulama baik Pusat maupun Daerah diharap bisa membantu Jawa Barat dari berbagai sektor, tak hanya terkait soal spiritual. Oleh karena itu dengan memaksimalkan eksistensi NU di masjid-masjid adalah upaya yang sangat baik.

 

 

Ridawan kamil juga mengenalkan Program Kredit Mesra, yakni kredit yang sangat memudahkan bagi kaum duafa.

 

“Umat Islam yang duafa cukup ke masjid, itu masjid yang bekerja sama dengan Bank BJB. Kita kasih pinjaman tanpa bunga. Kami berharap kaum duafa jangan menjauhi masjid, melainkan justru mendekati masjid,” jelas Kang Emil.

 

Menurutnya dari masjid selain ibadah ritual akidah, umat juga mendapatkan pertolongan ekonomi dari Pemda Provinsi Jawa Barat.

 

Ia juga menjelaskan tentang  Program English for Ulama yang terinspirasi dari Gus Yahya yang rajin berdiplomasi.

 

“Saya pernah ditanya sewaktu menjadi

Wali Kota Bandung, di Amerika itu mengapa kalau ada dialog agama selalu orang Arab saja yang diundang, Anda kan berangkat dari negara dengan agama muslim terbesar di dunia,” ujar Kang Emil.

 

Dari situ Kang Emil menyadari, bahwa kemampuan bahasa asing masih terbatas. Oleh karena itu ia mempunyai ide memberikan latihan Bahasa Inggris pada ulama-ulama muda.

 

“Di Jawa Barat lulusan terbaiknya setengahnya darii NU sudah kami kirim ke Inggris bertemu Wali Kota, DPR dan sebagainya,” tuturnya.

 

Pesan Ridwan Kamil di akhir sambutanya, yakni  ceritakanlah Islam wasathiyah, Islam yang tenang.

 

Sejalan dengan Kang Emil, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pun sepakat mengenai gagasan Kang Emil yang diberikan kepada Nahdlatul Ulama.

 

“Apa yang tadi disampaikan oleh Pak Gubernur mengenai posisi masjid-masjid perlu kita maksimalkan,” ujar Gus Yahya.

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskotikdansa Majene Kaji Banding ke Diskominfo Toraja Utara

    Diskotikdansa Majene Kaji Banding ke Diskominfo Toraja Utara

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MAJENE – Studi banding atau Kunjungan Kerja (Kunker) tentu bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan untuk diterapkan menjadi lebih baik bagi perkembangan kinerja organisasi. Selain itu, studi banding, dapat membandingan objek studi secara langsung sebagai bahan evaluasi dan memperbaiki kekurangan untuk mendukung kemajuan daerah yang diharapkan mampu menjadi bahan riset dan melahirkan inovasi agar pembangunan dapat […]

  • 7 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengatasinya

    7 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KESEHATAN – Penyebab telinga gatal merupakan keluhan yang umumnya ringan dan tidak berbahaya. Meski begitu, keluhan ini jangan dianggap sepele bila tak kunjung mereda dalam beberapa hari dan disertai gejala lain, karena bisa disebabkan oleh penyakit tertentu yang perlu penanganan dari dokter. Telinga dipenuhi oleh saraf yang sensitif sehingga akan memberikan reaksi bila terjadi gangguan, salah […]

  • Pemprov Sulbar Dorong Transmigrasi Lokal untuk Serap Pengangguran dan Tekan Angka Kemiskinan

    Pemprov Sulbar Dorong Transmigrasi Lokal untuk Serap Pengangguran dan Tekan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MAMUJU – Berdasarkan data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sulbar Barat tercatat sebesar 3,17 persen. Hal ini menjadikan Sulbar sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran terendah kelima di Indonesia. Sebagai upaya untuk menjaga trend positif tersebut, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menuturkan lapangan kerja akan semakin terbuka jika ada investasi yang […]

  • Suhardi Duka Jadi Narasumber di Rakerkonas Apindo, Tawarkan Potensi dan Peluang Investasi

    Suhardi Duka Jadi Narasumber di Rakerkonas Apindo, Tawarkan Potensi dan Peluang Investasi

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG — Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-34 Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Selasa 5 Agustus 2025. Kehadiran Gubernur Suhardi Duka dalam forum nasional bergengsi ini menjadi momen strategis untuk memperkenalkan potensi investasi dan kekayaan sumber daya di provinsi […]

  • KKJ – PKJB 2023 Digelar 7 – 9 Juli, 103 UMKM Kriya Siap Meramaikan Gedung Sate

    KKJ – PKJB 2023 Digelar 7 – 9 Juli, 103 UMKM Kriya Siap Meramaikan Gedung Sate

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sebanyak 103 pelaku UMKM kerajinan tangan akan meramaikan event Karya Kreatif Jawa Barat – Pekan Kerajinan Jawa Barat (KKJ-PKJB) di area Gedung Sate, Kota Bandung, 7-9 Juli 2023. Event KKJ-PKJB 2023 digelar di tempat terbuka dengan tema ‘Green Economy dan Inklusi Keuangan’. Ini adalah KKJ – PKJB terakhir di era kepemimpinan Ridwan […]

  • Sekda Jabar: Pascapandemi, Penerapan WFH bagi ASN Sesuai Kebutuhan

    Sekda Jabar: Pascapandemi, Penerapan WFH bagi ASN Sesuai Kebutuhan

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengklarifikasi wacana penerapan Work From Home permanen bagi ASN di lingkungan Pemda Provinsi Jabar. Klarifikasi itu disampaikan Setiawan saat menjawab pertanyaan wartawan pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (14/6/2022). Tema Japri kali ini “Penyerderhanaan Birokrasi, Perlukah?” “Soal WFH permanen […]

expand_less