Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Kado Terindah Gubernur Ridwan Kamil Untuk Sang Legenda Tjetjep Heriyana, Tiket menyaksikan langsung MotoGP di Sirkuit Mandalika

Kado Terindah Gubernur Ridwan Kamil Untuk Sang Legenda Tjetjep Heriyana, Tiket menyaksikan langsung MotoGP di Sirkuit Mandalika

  • account_circle mbahdot
  • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
  • visibility 278
  • comment 0 komentar

KOTA CIMAHI — Senyum Tjetjep Heriyana merekah setelah mendapat tiket menonton MotoGP secara langsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

 

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menuturkan, tiket tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada Tjetjep yang merupakan mantan pembalap motor nasional asal Jawa Barat. Menurutnya, Tjetjep sudah mengharumkan nama Indonesia di ajang balap motor pada 1970-an.

 

“Pak Tjetjep ini orang yang punya minat kuat di bidang otomotif. Prestasi beliau diakui dunia. Jadi, ini bentuk apresiasi dari Pemda Provinsi Jabar untuk beliau yang sudah sangat berjasa membawa nama negara,” kata Kang Emil.

 

Kang Emil berharap Tjetjep berbahagia dengan apresiasi berupa tiket MotoGP Sirkuit Mandalika. “Semoga Pak Tjetjep senang dan bisa memuaskan hasrat beliau yang sudah dari dulu ingin nonton langsung MotoGP,” ucapnya.

 

Tjetjep berangkat menuju Lombok bersama anak dan cucunya pada Kamis (17/3/2022). Tjetjep sendiri sangat bahagia dan antusias untuk menyaksikan ajang ‘kuda besi’ di Mandalika secara langsung. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Kang Emil.

 

“Terima kasih banyak Pak Gubernur. Saya enggak bisa ungkapkan apa-apa. Pokoknya saya senang sekali. Karena selama ini hanya bisa melihat MotoGP di TV,” ucap Tjetjep di Kota Cimahi, Kamis (17/3/2022).

 

Kecintaan Tjetjep kepada balap motor sudah muncul sejak usia 13 tahun. Ia secara otodidak belajar banyak hal untuk mengasah kemampuan balapnya. Salah satunya belajar ke Jerman dan Italia untuk belajar banyak hal mengenai mesin motor.

 

Ada banyak trofi yang Tjetjep raih selama berkarier sebagai pembalap motor. Ketika ditanya jumlah medali dan trofi yang pernah diraih, ia mengaku tidak ingat seratus persen. “Sekitar 110 medali. Tapi, sekarang cuma ada 10 kalau tidak salah,” katanya.

 

Prestasi tertinggi Tjetjep adalah juara 3 Grand Prix Macau pada 1970. “Dulu saya pernah juara tiga di Macau,” katanya.

 

Empat tahun berselang, Tjetjep terpaksa pensiun dari dunia balap motor. Kecelakaan di GP Batu Tiga, Kuala Lumpur, Malaysia, memastikan kondisi fisiknya tidak dapat lagi beradu cepat motor di sirkuit.

 

Meski begitu, Tjetjep tidak pernah betul-betul meninggalkan dunia balap motor sepenuhnya. Ia masih mengikuti perkembangan dunia balap motor, mulai dari pembalap yang beradu cepat di MotoGP, perkembangan mesin motor balap, sampai Sirkuit Mandalika.

 

“(Sirkuit Mandalika) ini luar biasa. Ini salah satu yang terbagus. Ada laut, ada gunung. Itu jadi antik. Sama kayak Macau,” ucapnya.

 

Selain indah, Sirkuit Mandalika bisa memotivasi pembalap-pembalap Indonesia untuk menorehkan prestasi di kancah internasional. Apalagi, kata Tjetjep, pembalap-pembalap motor Indonesia pada 1970-an selalu diperhitungkan negara lain.

 

” Tahun 70-an, 68 sampai 70 lebih, di Asia Tenggara, pembalap Indonesia paling jago, paling ditakutin. Pembalap Indonesia berani dan bagus-bagus,” katanya.

 

Tjetjep sendiri akan berulang tahun yang ke-83 pada 26 Maret 2022. Tiket menyaksikan langsung MotoGP dari Kang Emil merupakan kado terindah. Tjetjep pun tidak sabar mendengar deru mesin motor MotorGP.

 

“Gerung-gerungnya pasti beda,” ucap Tjetjep sambil merekahkan senyuman.

  • Penulis: mbahdot

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Lahan Sawit Tuntas, Warga Jenggala Raya Apresiasi Wagub Sulbar

    Sengketa Lahan Sawit Tuntas, Warga Jenggala Raya Apresiasi Wagub Sulbar

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PASANGKAYU – Warga Desa Jengan Raya, Kabupaten Pasangkayu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga, yang telah membantu menyelesaikan persoalan kasus sengketa tanah dengan perusahaan sawit. Kasus sengketa lahan yang dilaporkan oleh pihak perusahaan sawit di Pasangkayu, secara resmi penyelidikannya dihentikan. Berdasarkan SP2HP tersebut tercantum Surat Perintah Penghentian Penyelidikan Nomor: […]

  • YOI Festival Berlangsung Meriah, FKPT Sulbar Mendorong Terwujudnya Sekolah Damai

    YOI Festival Berlangsung Meriah, FKPT Sulbar Mendorong Terwujudnya Sekolah Damai

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MAMUJU – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Barat menggelar acara Youth Of Indonesia (YOI) Festival. Pelaksanaan YOI Festival di DAF Cafe and Resto Mamuju pada Kamis 17 Oktober 2024, mengusung tema “Muda Mandiri Berkarya untuk Negeri”. Berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan peserta dan undangan kehormatan. Ketua Bidang […]

  • Sulbar Jadi Rujukan, Kaltim Pelajari Optimalisasi PAD dari Sektor PAP

    Sulbar Jadi Rujukan, Kaltim Pelajari Optimalisasi PAD dari Sektor PAP

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, menerima kunjungan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Jalan Pattana Endeng, Sabtu (28/3/2026). Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk membahas strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Air Permukaan (PAP) yang diterapkan di Sulawesi Barat. Dalam […]

  • Sentuhan Bung Karno di Masjid Jamik Bengkulu

    Sentuhan Bung Karno di Masjid Jamik Bengkulu

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Bung Karno saat dalam pengasingannya di Bumi Rafflesia pernah membantu mendesain ulang masjid yang berlokasi tak jauh dari kediamannya. Ada lebih dari 2.000 masjid dan surau berdiri di Provinsi Bengkulu, sejak pertama kali Islam masuk ke Bumi Rafflesia, pada permulaan abad 17 silam. Tak sedikit dari rumah-rumah ibadah itu masuk kategori cagar budaya. karena unsur […]

  • Jokowi Gelar Ratas Bahas Optimalisasi Kebijakan Perdagangan Karbon

    Jokowi Gelar Ratas Bahas Optimalisasi Kebijakan Perdagangan Karbon

    • calendar_month Rab, 3 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo memimpin rapat bersama untuk membahas optimalisasi kebijakan perdagangan karbon di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 3 Mei 2023. Dalam rapat tersebut, salah satu poin yang dibahas adalah mengenai mekanisme pasar karbon di Indonesia. Selepas rapat, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi karbon yang […]

  • Terima Calon Duta Besar dan Konsul Jenderal, Pesan Ridwan Kamil: Promosikan Potensi Unggulan Jawa Barat

    Terima Calon Duta Besar dan Konsul Jenderal, Pesan Ridwan Kamil: Promosikan Potensi Unggulan Jawa Barat

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 172
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan kepada calon Duta Besar Indonesia dan Konsul Jenderal untuk mengenalkan potensi unggulan yang dimiliki Provinsi Jawa Barat. Hal itu dikemukakan Ridwan Kamil saat menerima 13 Calon Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh dan 7 Calon Konsul Jenderal terkait potensi ekonomi dan perdagangan Provinsi Jawa Barat di […]

expand_less