Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Rektor IPB Apresiasi Program Petani Milenial: Progresif dan Inovatif

Rektor IPB Apresiasi Program Petani Milenial: Progresif dan Inovatif

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 236
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Rektor IPB University Arif Satria mengapresiasi program Petani Milenial yang digagas Pemda Provinsi Jabar. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu ikhtiar untuk mengatasi tantangan-tantangan ketahanan pangan.

 

Arif pun menyebut Petani Milenial sebagai program yang brilian, progresif, dan inovatif, untuk melahirkan generasi-generasi unggul yang responsif terhadap perubahan, terutama di bidang ketahanan pangan.

 

“Ini adalah sebuah upaya kita, sekali lagi, dalam rangka untuk merespons tantangan perubahan iklim, tantangan COVID, dan industri 4.0,” kata Arif saat memberikan sambutan dalam Inaugurasi Petani Milenial di Kampus IPB, Kamis (24/3/2022).

 

“Yang kita perlukan adalah petani-petani unggul, petani-petani yang siap menerapkan teknologi, petani-petani yang memiliki visi bisnis, petani-petani yang punya pemahaman pasar yang baik, dan petani-petani yang memiliki will power yang kuat,” imbuhnya.

 

Selain itu, Arif juga mengatakan bahwa pandemi COVID-19 menjadi momentum untuk menciptakan kemandirian pangan. Apalagi, kata Arif sebagaimana mengutip pernyataan Ir. Soekarno, hidup-mati sebuah bangsa terletak pada pangan.

 

“Oleh karena itu, kami mengapresiasi gerakan yang luar biasa dari Pak Gubenur bahwa pangan adalah hidup mati sebuah bangsa. Dengan melahirkan generasi-generasi unggul dalam rangka untuk regenerasi petani,” ucapnya.

 

Berdasarkan hasil survei pertanian antar sensus (sutas) 2018  yang dilakukan Badan Pusat Statistik, jumlah petani di Jabar mencapai 3.250.825 orang.

 

Dari jumlah tersebut, petani yang berusia 25-44 tahun hanya 945.574 orang atau 29 persen. Kondisi tersebut tentu memberikan efek domino bagi sektor pertanian di Jabar.

 

“Rata-rata petani di Indonesia berumur kurang lebih 47-48 tahun. 10 tahun ke depan mereka berumur 58 tahun. Siapa yang menggantikan petani-petani desa?” kata Arif.

 

“Oleh karena itu, melahirkan orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneur dan kemudian kemampuan teknologi itu keniscayaan, khususnya teknologi 4.0,” tambahnya.

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Junda Maulana Apresiasi dan Buka Resmi Lomba Kreativitas SLB Sulbar

    Junda Maulana Apresiasi dan Buka Resmi Lomba Kreativitas SLB Sulbar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Junda Maulana, resmi membuka Event Hari Disabilitas Internasional Tingkat Provinsi Sulbar Tahun 2025, Senin, 1 Desember. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara inklusif. Sejalan dengan program Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dan Wagub Salim S Mengga. Dalam sambutannya, […]

  • WSBK Mandalika Kental Nuansa Budaya Sasak

    WSBK Mandalika Kental Nuansa Budaya Sasak

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Karnaval budaya menjadi atraksi pembuka perhelatan balap roda dua dunia, World Superbike (WSBK) musim 2023, Minggu (5/2/2023). Ini adalah untuk ketiga kalinya Mandalika menjadi tuan rumah WSBK sejak musim 2021 dan 2022 lalu. Tepat pukul 10.00 waktu Indonesia bagian tengah (WITA), saat mentari mulai bersinar terik, sekitar 100 orang berpakaian aneka warna mulai merangsek masuk […]

  • Jenazah Eril Tiba di Gedung Pakuan Disambut Salawat Nabi dari Warga

    Jenazah Eril Tiba di Gedung Pakuan Disambut Salawat Nabi dari Warga

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Jenazah putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, almarhum Emmeril Kahn Mumtadz akhrinya tiba di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/6/2022), sekitar pukul 20.00 WIB. Kedatangan jenazah dan rombongan dari Jakarta lebih cepat dari yang dijadwalkan. Setibanya di Gedung Pakuan, Bandung, jenazah ditempatkan di ruang tengah rumah dinas. Ratusan warga yang hadir di […]

  • Gubernur Sulbar Letakkan Batu Pertama Masjid An-Nur Mamuju

    Gubernur Sulbar Letakkan Batu Pertama Masjid An-Nur Mamuju

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nur Tanete Guru, Lingkungan Danga Kelurahan Binanga, Mamuju dirangkaikan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Jumat, 16 Januari 2026. Hadir juga mendampingi Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Sulbar, Anggota DPRD Mamuju, Anggota DPRD […]

  • Diskominfo Sulbar Bentuk TIM Pantau Kanal Informasi Digital OPD

    Diskominfo Sulbar Bentuk TIM Pantau Kanal Informasi Digital OPD

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MAMUJU — Optimalisasi penyebarluasan informasi melalui Website dan Paltform Media Sosial OPD menjadi salah satu indikator dalam penguatan SPBE di lingkup Pemprov Sulbar. Untuk itu, Bidang KPM bersama Tim SPBE Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Barat membentuk tim. Sasarannya memantau kanal website dan platform medsos setiap OPD. Kepala Bidang KPM Diskominfo […]

  • Pemdaprov Konsolidasi Pembangunan dengan Pemda Kabupaten Kuningan

    Pemdaprov Konsolidasi Pembangunan dengan Pemda Kabupaten Kuningan

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABUPATEN KUNINGAN — Penjabat Gubernur Bey Machmudin bertemu dengan jajaran Pemda Kabupaten Kuningan untuk menyamakan langkah guna memperkuat pembangunan yang jadi indikator makro Jabar seperti kemiskinan, pengangguran, stunting, dan laju pertumbuhan ekonomi. Bey berdiskusi dengan kepala perangkat daerah hingga camat dan lurah se – Kuningan yang dipimpin Penjabat Bupati Iip Hidajat di Pendopo Bupati Kuningan, […]

expand_less