Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Menjaga Harga Beras Tetap Stabil

Menjaga Harga Beras Tetap Stabil

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Gejolak harga beras telah melandai. Harga baru yang terbentuk sekitar 10 persen (atau lebih) di atas harga setahun lalu. Pemerintah tetap menjaga agar petani mendapat profit yang memadai.

Sejak pekan terakhir Februari 2023, gejojak beras mulai mereda. Sepanjang dua pekan terakhir, menurut layar dasbor di laman Pusat  Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) keluaran Bank Indonesia (BI), harga beras baik pada mutu bawah, medium, atau premium senantiasa muncul dalam balutan warna hijau. Artinya, harga beras stabil.

Secara nasional, rata-rata harga beras nasional (di 34 provinsi) Rp10.600 per kg untuk mutu bawah, dan Rp17.150 pada kualitas premium. Harga beras bertahan stabil di harga yang relatif lebih tinggi. Mengacu pada data PIHPSN, dibanding setahun lalu, harga stabil pada level tersebut yang berarti Rp1.200 per kg lebih tinggi pada beras mutu bawah dan yang premium bahkan Rp2.000 per kg lebih mahal.

Para analis percaya, harga tersebut itu akan menjadi harga baru beras di 2023. Koreksi harga masih bisa terjadi, tapi tak cukup besar. Pasokan beras ke pasar aman dan stabil, meski gelontoran beras  dari Bulog mulai dihentikan. Seperti telah disiarkan secara luas, pemerintah telah melakukan impor 500 ribu ton beras pada Desember dan Januari lalu.

Namun, Bulog tidak perlu terlalu gencar operasi pasar, karena mulai Februari lalu panen beras petani musim hujan (rendeng) telah dimulai, berlanjut pada Maret ini, dan akan mencapai puncaknya pada April–Mei nanti. Harga produksi beras di level petani sendiri memang naik.

Pada akhir 2022, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sudah mencapai Rp5.600 per kg, seribu rupiah di atas harga di awal tahun. Pada Januari dan Februari terus mengalami kenaikan sampai Rp5.800 per kg, dan baru saat memasuki Maret 2023 mengalami koreksi sedikit.

Kenaikan harga gabah petani itu bukan saja karena tarikan permintaan yang kuat, terkait susutnya stok nasional menjelang akhir 2022. Harga pokok produksi padi di tingkat petani juga meningkat karena harga dihantam inflasi 5,5 persen, dan inflasi di sektor pangan yang bahkan di atas 10 persen. Salah satu pendorong inflasi sektor pertanian itu adalah kenaikan harga transportasi dan harga bahan-bahan industri pendukungnya seperti pupuk serta pestisida.

Kenaikan harga beras adalah konsekuensi dari terjadi lonjakan inflasi. Hanya dengan menaikkan harga jual produknya, petani bisa bertahan menjalankan usahanya. Berkat penyesuaian harga itu pula, para petani tak kehilangan daya belinya. Faktanya, nilai tukar petani (NTP) naik.

Data yang dirilis oleh BPS menunjukkan, per Februari 2023, NTP mencapai 110,53, naik 0,71 poin dari posisi Januari. NTP di awal 2023 ini meningkat signifikan dari Desember 2022 yang berada di level 109.

Survei BPS di 1.674 unit penggilingan padi di 25 provinsi memperlihatkan bahwa harga baik gabah kering giling (GKG), gabah kering panen (GKP), maupun gabah basah yang dipanen lebih awal karena ancaman genangan banjir mengalami peningkatan. Begitu halnya, harga jual beras dari penggilingan ke pedagang juga terkerek, baik di mutu bawah, medium, maupun premium. Tak pelak, harga di level konsumen juga menjadi lebih mahal.

Toh, meski menggerutu, masyarakat pun beradaptasi dengan harga beras yang lebih mahal, seperti halnya pada komoditas pangan lainnya, termasuk produk olahan seperti mi instan. Inflasi tak bisa ditolak. Di warung-warung eceran di pemukiman menengah-bawah Jakarta Selatan, misalnya, harga beras mutu bawah dijual dengan harga Rp8.500–Rp9.000 per liter, atau ke kilogramnya Rp11.300–Rp12.000. Untuk beras medium-tinggi Rp12.000 per liter atau Rp16.000 per kg. Khusus premium, umumnya tersedia di minimarket.

Toh, pemerintah tidak berniat menekan harga beras. Bahwa harga beras di tingkat konsumen masih bisa terkoreksi turun, pemerintah tetap akan menjaga agar tingkat harga yang terbentuk tak akan   merugikan petani, walau harganya tak sampai mencekik konsumen terutama dari lapisan bawah.

‘’Tugas pemerintah itu melindungi dan menjaga stabilitas harga dari hulu pada tingkat petani hingga ke hilir di tingkat konsumen. Petani perlu menerima profit yang memadai, tapi harganya terjangkau oleh masyarakat luas,’’ kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, pada akhir Februari lalu.

Memasuki Maret 2023, panen raya mulai bergulir. Pasokan akan melimpah, dan harga beras akan cenderung beringsut turun, meskipun tak terlalu lebar. Produksi padi nasional antara Januari–April 2023, menurut proyek BPS, yang dirilis di 1 Maret lalu, cukup melimpah, yakni 23,94 juta ton gabah, yang setara dengan 13,79 juta ton beras.

Ada kenaikan tipis 0,56 persen dari periode yang sama pada 2022. Bila ditambah panenan Mei dan Juni ada kemungkinan produksi mekar menjadi 16,5–17 juta ton beras. Limpahan produksi itu berpotensi menekan harga.

‘’Saatnya pemerintah menjaga stabilitas harga di tingkat petani,’’ kata Arief Prasetyo Adi.

Maka, setelah ia berembug dengan berbagai stakeholders (pemangku kepentingan), termasuk Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Bapanas telah mengambil keputusan untuk menaikkan harga dasar (floor price) untuk pembelian beras cadangan pemerintah melalui Bulog.

Penjualan beras Bulog  pada operasi pasar tidak lagi menggunakan patokan harga Rp8.300 per kg, melainkan Rp9.000 per kg. Keputusan ini dituangkan melalui Surat Edaran (SE) Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, pada 27 Februari 2023, menggantikan ketentuan lama, yakni Peraturan Menteri Perdagangan nomor 24 tahun 2020. Sebagai catatan, setelah Bapanas terbentuk Juli 2021, sebagai pelaksanaan UU nomor 18 tahun 2012, kebijakan urusan bahan pokok pangan dikoordinasikan oleh Bapanas.

Dalam SE Kepala Bapanas itu disebutkan, harga pembelian gabah kering panen dari petani (kadar air 18–19 persen) dinaikkan dari Rp4.200 kg ke Rp4.550, dan yang di penggilingan GKP naik dari Rp4.300 ke Rp4.650. Harga gabah kering giling (kadar air 13–14 persen) dipatok minimum Rp5.700 per kg, naik dari yang sebelumnya Rp5.200. Secara umum ada kenaikan 8–9 persen.

Permintaan pasar saat ini cukup tinggi. Toh, limpahan produksi tetap memberi tekanan pada harga dan jaminan floor price tetap diperlukan agar harga gabah di tingkat petani terjaga. Saat ini, para pelaku usaha penggilingan, pedagang (besar atau kecil) perlu stok. Gudang Bulog sendiri pun nyaris kosong setelah terkurang sejak Oktober tahun lalu, dan dituntut menyiapkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) 1,5 juta ton.

Cadangan di masing-masing pihak barangkali perlu ditingkatkan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya fenomena El Nino, yang memberi efek kemarau kering di Asia Timur, Asia Tenggara dan Asia Selatan, hingga Australia. Gejala munculnya El Nino, meski tipis, masih terbaca oleh para peneliti iklim. Pada setiap kemunculan El Nino, hampir selalu target panen meleset. (***)

Penulis: Putut Trihusodo

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdaprov Jabar Luncurkan Asset Award Jawa Barat 2023

    Pemdaprov Jabar Luncurkan Asset Award Jawa Barat 2023

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Asset Award Jawa Barat 2023 di Grand Shunsine Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (12/4/2023). Asset Award ini diselenggarakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar sebagai stimulus pengelolaan aset daerah yang berkemajuan. Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengapresiasi ajang ini guna mendorong optimalisasi aset yang […]

  • Ribuan Warga Padati Salat Idulfitri Perdana di Masjid Raya Al Jabbar

    Ribuan Warga Padati Salat Idulfitri Perdana di Masjid Raya Al Jabbar

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri melaksanakan Salat Idulfitri 1444 H di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Sabtu (22/4/2023). Antusiasme masyarakat sangat tinggi mengingat pelaksanaan Salat Id di Masjid Raya Al Jabbar (MRAJ) merupakan yang pertama kalinya sejak masjid kebanggaan warga Jabar itu dibuka untuk umum. Area plaza masjid sudah […]

  • Kapolres Majene Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pemanfaatan Pekarangan

    Kapolres Majene Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pemanfaatan Pekarangan

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MAJENE – Pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu alternatif, selain mendukung ketahanan pangan nasional, juga mewujudkan kemandirian pangan dalam suatu rumah tangga. Lahan kosong di sekitar kantor atau rumah jika dikelola dengan baik, tentu sangat bermanfaat dan memberikan kehidupan, seperti menanam tanaman cabai besar, cabai kecil, terong dan kacang panjang. Pemanfaatan lahan kosong di perkantoran, […]

  • Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak seluruh anggota pramuka untuk memposting kegiatan positif kepramukaan di akun media sosial masing-masing setiap tanggal 14 secara serentak. Hal itu, kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, bertujuan agar masyarakat mengetahui dan mengapresiasi kegiatan pramuka yang penuh kebermanfaatan. ”Saya ingin viral […]

  • Junda Maulana Tekankan Integritas sebagai Kunci Pelayanan Publik

    Junda Maulana Tekankan Integritas sebagai Kunci Pelayanan Publik

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, membuka kegiatan Digitalisasi Layanan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan ASN dengan tema “Penerapan Teknologi Digital Terhadap Peningkatan Pelayanan Publik”. Acara berlangsung di Ruang Theater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Senin 8 Desember 2025. Dalam sambutannya, Junda menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang sejalan dengan misi kelima Panca Daya […]

  • Warga Tak Khawatir Lagi Jembatan Hancur Diterjang Citarum

    Warga Tak Khawatir Lagi Jembatan Hancur Diterjang Citarum

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG – Warga sekitar Sungai Citarum bahagia dengan kehadiran jembatan permanen penghubung dua desa. Jembatan Simpay Asih merupakan solusi atas permasalahan warga selama ini. Jembatan yang terbuat dari besi sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter menghubungkan Desa Resmitinggal, Kecamatan Kertasari dan Desa Sukarame, Kecamatan Pacet. Selama ini jembatan semipermanen yang dibuat warga kerap […]

expand_less