Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i

Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggelar Workshop Tematik & Temu Da’i/Muballigh di Mamuju.

Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Otoritas & Masa Depan Keagamaan” sebagai upaya strategis merespons perubahan lanskap dakwah di era digital, 14 Februari 2026.

Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Workshop ini dihadiri para da’i/muballigh, pengurus masjid, aktivis dakwah, serta narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kegiatan dirancang tidak hanya sebagai forum silaturahmi, tetapi sebagai ruang konsolidasi dan penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulbar, Jaun, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memahami agama. Menurutnya, generasi muda kini banyak belajar dari potongan video singkat, konten viral, hingga siaran langsung di media sosial yang tidak selalu menghadirkan rujukan utuh dan mendalam.

“Perubahan ini tidak bisa kita tolak, tetapi harus kita pahami dan respons secara bijaksana. Di sinilah posisi da’i menjadi sangat strategis sebagai penjaga harmoni sosial, perekat kebangsaan, dan peneduh di tengah polarisasi,” ujar Jaun.

Ia menekankan pentingnya dakwah progresif, yakni dakwah yang tidak hanya normatif dan tekstual, tetapi juga kontekstual serta tepat secara sosial. Dakwah, lanjutnya, harus mampu menghadirkan agama sebagai solusi, bukan sumber kegelisahan sosial.

Jaun juga menyampaikan bahwa workshop ini merupakan yang pertama digelar secara terstruktur dan tematik oleh Pemprov Sulbar.

“Ini bukan sekadar upgrading teknis, tetapi ruang konsolidasi high level untuk merumuskan bagaimana otoritas keagamaan tetap kokoh di tengah arus digitalitas. Da’i harus mampu hadir di ruang front stage—di mimbar, televisi, dan media sosial—tanpa kehilangan integritas back stage, yaitu keteladanan pribadi dan kedalaman ilmu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang mendengar dan memetakan tantangan nyata yang dihadapi para da’i di lapangan.

“Melalui pre-test, diskusi interaktif, sharing pengalaman, hingga post-test, kami ingin memetakan potensi dan preferensi para da’i. Hasilnya akan menjadi basis data dan rekomendasi strategis untuk penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat secara berkelanjutan,” kata Murdanil.

Menurutnya, ruang digital bukan sekadar ruang ekspresi, melainkan ruang publik yang memiliki konsekuensi hukum, sosial, dan kebangsaan. Karena itu, narasi keagamaan harus menjadi penyejuk dan perekat, bukan pemicu polarisasi.

Ditempat yang sama akademisi STAIN Majene yang didaulat menjadi salah satu narasumber, Prof. Muhammad Nasir, menegaskan bahwa dakwah tidak boleh dipahami semata sebagai aktivitas ceramah, melainkan sebagai proses transformasi sosial.

“Dakwah adalah misi peradaban. Ia menjaga harmoni masyarakat, merawat persatuan di tengah polarisasi, dan menghadirkan nilai rahmah serta toleransi dalam ruang publik,” ujar Prof. Nasir.

Ia mengingatkan bahwa di era digital, siapa pun dapat berbicara atas nama agama, sementara popularitas kerap dianggap sebagai otoritas. “Inilah tantangan kita. Muncul ustaz viral tanpa kompetensi, informasi agama tidak terverifikasi, dan masyarakat sulit membedakan antara ahli dan influencer. Karena itu, diperlukan standar keilmuan, sanad yang jelas, serta literasi keagamaan digital,” tegasnya.

Prof. Nasir juga menekankan pentingnya konsistensi antara front stage dan back stage dalam diri seorang da’i. Menurutnya, kredibilitas da’i ditentukan oleh keselarasan antara ucapan dan tindakan, kejujuran ilmiah, serta akhlak sebagai dakwah utama.

“Konten viral belum tentu valid. Potongan ceramah tanpa konteks bisa memicu salah paham. Maka budaya tabayyun digital harus menjadi etika bersama dalam berdakwah,” tambahnya.

Pada workshop ini, selain unsur pemerintah provinsi dan akademisi, turut hadir dalam memberi penguatan materi dari TNI, Pakar Hukum Tata Negara dan Professional Broadcaster. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan bersama dalam membangun masa depan keagamaan yang lebih kokoh, harmonis, dan strategis di Mamuju dan seluruh wilayah Sulawesi Barat.(rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Sambut Kembalinya Maskapai Batik Air Layani Penerbangan Rute Mamuju–Makassar

    Pemprov Sulbar Sambut Kembalinya Maskapai Batik Air Layani Penerbangan Rute Mamuju–Makassar

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menyambut kembalinya maskapai Batik Air yang secara resmi kembali beroperasi di Bandara Tampa Padang, Mamuju. Penerbangan kembali rute Mamuju–Makassar yang dilayani Batik Air disambut antusias oleh masyarakat dan para pejabat daerah, Minggu 22 Juni 2025. Seremoni penyambutan berlangsung meriah dengan pengalungan sarung khas Mandar kepada pilot dan […]

  • Sekda Jabar Konsolidasi BKPSDM – BKD Kabupaten dan Kota

    Sekda Jabar Konsolidasi BKPSDM – BKD Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 147
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekda Jabar Herman Suryatman mendorong ASN di Jabar konsisten memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat. ASN diminta terus meningkatkan kapasitas, kualifikasi, kompetensi, dan kedisiplinan. Herman mengatakannya saat memimpin konsolidasi antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jabar dengan badan kepegawaian daerah (BKD) 27 kabupaten dan kota se- Jabar di Gedung Sate […]

  • Saingi PLN, Voltron Ngebut Bangun 1.000 SPKLU di Indonesia

    Saingi PLN, Voltron Ngebut Bangun 1.000 SPKLU di Indonesia

    • calendar_month Rab, 27 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Semakin banyaknya populasi kendaraan listrik di Tanah Air, membuat potensi bisnis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) jadi makin menggiurkan. Tidak mau hanya di dominasi PLN, Voltron siap ngebut bangun SPKLU di Indonesia. Voltron yang sejauh ini dikenal sebagai EVCuzz punya target agresif dengan rencananya membangun 1.000 SPKLU di Indonesia mulai tahun depan. Bahkan, Voltron […]

  • 8 Suplemen Ibu Hamil untuk Dukung Kesehatan Ibu dan Janin

    8 Suplemen Ibu Hamil untuk Dukung Kesehatan Ibu dan Janin

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Suplemen ibu hamil perlu dikonsumsi selama masa kehamilan untuk mendukung tumbuh kembang janin yang optimal. Dengan mengonsumsi suplemen-suplemen ini, kesehatan ibu hamil juga dapat terjaga dengan baik sampai waktu persalinan nanti. Suplemen ibu hamil adalah suplemen yang diformulasi khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan mendukung perkembangan janin yang sehat selama kehamilan. Suplemen ini umumnya […]

  • Ridwan Kamil Prihatin Wali Kota Bandung Kena OTT KPK, Sekda Bakal Jadi Plh. Wali Kota

    Ridwan Kamil Prihatin Wali Kota Bandung Kena OTT KPK, Sekda Bakal Jadi Plh. Wali Kota

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Bandung Yana Mulyana oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yana terkena OTT KPK pada Jumat (14/5/2023) malam atas dugaan suap pengadaan kamera pegawas (CCTV) dan jasa penyedia jaringan internet. ”Sebagai Gubernur saya sangat prihatin dan sebagai mantan Wali Kota Bandung […]

  • Positif Progres Reformasi Birokrasi  di Jawa Barat

    Positif Progres Reformasi Birokrasi  di Jawa Barat

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 304
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan progres baik dari sisi reformasi birokrasi dalam satu tahun terakhir, terhitung dari 2021 sampai 2022.   Hal ni disampaikan Gubernur pada Acara Penyampaian Dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2021, di Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, […]

expand_less