Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i

Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggelar Workshop Tematik & Temu Da’i/Muballigh di Mamuju.

Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Otoritas & Masa Depan Keagamaan” sebagai upaya strategis merespons perubahan lanskap dakwah di era digital, 14 Februari 2026.

Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Workshop ini dihadiri para da’i/muballigh, pengurus masjid, aktivis dakwah, serta narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kegiatan dirancang tidak hanya sebagai forum silaturahmi, tetapi sebagai ruang konsolidasi dan penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulbar, Jaun, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memahami agama. Menurutnya, generasi muda kini banyak belajar dari potongan video singkat, konten viral, hingga siaran langsung di media sosial yang tidak selalu menghadirkan rujukan utuh dan mendalam.

“Perubahan ini tidak bisa kita tolak, tetapi harus kita pahami dan respons secara bijaksana. Di sinilah posisi da’i menjadi sangat strategis sebagai penjaga harmoni sosial, perekat kebangsaan, dan peneduh di tengah polarisasi,” ujar Jaun.

Ia menekankan pentingnya dakwah progresif, yakni dakwah yang tidak hanya normatif dan tekstual, tetapi juga kontekstual serta tepat secara sosial. Dakwah, lanjutnya, harus mampu menghadirkan agama sebagai solusi, bukan sumber kegelisahan sosial.

Jaun juga menyampaikan bahwa workshop ini merupakan yang pertama digelar secara terstruktur dan tematik oleh Pemprov Sulbar.

“Ini bukan sekadar upgrading teknis, tetapi ruang konsolidasi high level untuk merumuskan bagaimana otoritas keagamaan tetap kokoh di tengah arus digitalitas. Da’i harus mampu hadir di ruang front stage—di mimbar, televisi, dan media sosial—tanpa kehilangan integritas back stage, yaitu keteladanan pribadi dan kedalaman ilmu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang mendengar dan memetakan tantangan nyata yang dihadapi para da’i di lapangan.

“Melalui pre-test, diskusi interaktif, sharing pengalaman, hingga post-test, kami ingin memetakan potensi dan preferensi para da’i. Hasilnya akan menjadi basis data dan rekomendasi strategis untuk penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat secara berkelanjutan,” kata Murdanil.

Menurutnya, ruang digital bukan sekadar ruang ekspresi, melainkan ruang publik yang memiliki konsekuensi hukum, sosial, dan kebangsaan. Karena itu, narasi keagamaan harus menjadi penyejuk dan perekat, bukan pemicu polarisasi.

Ditempat yang sama akademisi STAIN Majene yang didaulat menjadi salah satu narasumber, Prof. Muhammad Nasir, menegaskan bahwa dakwah tidak boleh dipahami semata sebagai aktivitas ceramah, melainkan sebagai proses transformasi sosial.

“Dakwah adalah misi peradaban. Ia menjaga harmoni masyarakat, merawat persatuan di tengah polarisasi, dan menghadirkan nilai rahmah serta toleransi dalam ruang publik,” ujar Prof. Nasir.

Ia mengingatkan bahwa di era digital, siapa pun dapat berbicara atas nama agama, sementara popularitas kerap dianggap sebagai otoritas. “Inilah tantangan kita. Muncul ustaz viral tanpa kompetensi, informasi agama tidak terverifikasi, dan masyarakat sulit membedakan antara ahli dan influencer. Karena itu, diperlukan standar keilmuan, sanad yang jelas, serta literasi keagamaan digital,” tegasnya.

Prof. Nasir juga menekankan pentingnya konsistensi antara front stage dan back stage dalam diri seorang da’i. Menurutnya, kredibilitas da’i ditentukan oleh keselarasan antara ucapan dan tindakan, kejujuran ilmiah, serta akhlak sebagai dakwah utama.

“Konten viral belum tentu valid. Potongan ceramah tanpa konteks bisa memicu salah paham. Maka budaya tabayyun digital harus menjadi etika bersama dalam berdakwah,” tambahnya.

Pada workshop ini, selain unsur pemerintah provinsi dan akademisi, turut hadir dalam memberi penguatan materi dari TNI, Pakar Hukum Tata Negara dan Professional Broadcaster. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan bersama dalam membangun masa depan keagamaan yang lebih kokoh, harmonis, dan strategis di Mamuju dan seluruh wilayah Sulawesi Barat.(rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Pengamanan: Dishub Sulbar Siapkan Langkah Taktis Sambut Operasi Lilin Marano

    Kolaborasi Pengamanan: Dishub Sulbar Siapkan Langkah Taktis Sambut Operasi Lilin Marano

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Dishub Sulbar) menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Operasi Lilin Marano 2025 yang digelar di Aula Marano Mapolda Sulbar, Selasa (9/12/25). Kegiatan sejalan dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga untuk menciptakan lingkungan yang aman. Rakor ini diikuti oleh berbagai unsur […]

  • Salim Mengga Hadiri Pembukaan STQH Tingkat Nasional di Kendari

    Salim Mengga Hadiri Pembukaan STQH Tingkat Nasional di Kendari

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KENDARI – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menghadiri pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat nasional yang digelar megah di Kendari, Sabtu 11 Oktober 2025). Kegiatan bernuansa religius ini diikuti ribuan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia yang datang membawa semangat persaudaraan dan cinta Al-Qur’an. Acara pembukaan berlangsung meriah di arena utama […]

  • Menteri Transmigrasi Tinjau Potensi Kawasan Transmigrasi di Sulbar

    Menteri Transmigrasi Tinjau Potensi Kawasan Transmigrasi di Sulbar

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), menyambut kedatangan Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam kunjungan kerjanya ke Sulbar. Rombongan langsung menuju Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, setelah tiba di Bandara Tampa Padang, Jumat 18 Juli 2025. Dalam sambutannya, Suhardi menegaskan komitmen Sulbar sebagai wilayah yang tumbuh berkat investasi transmigrasi. “Sejak dulu, […]

  • Uu Ruzhanul Tinjau Progres Pembangunan Embarkasi Haji Indramayu

    Uu Ruzhanul Tinjau Progres Pembangunan Embarkasi Haji Indramayu

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    KABUPATEN INDRAMAYU — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jabar meninjau progres pembangunan Embarkasi Haji Indramayu di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Senin (30/5/2022). “Alhamdulillah sarana dan prasarana sudah memungkinkan, tinggal 2 item lagi. Yaitu pembangunan masjid sudah dimulai tapi belum selesai, dan jalan lingkungan tinggal penguatan kalau […]

  • Unhas Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta

    Unhas Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MAKASSAR  – Universitas Hasanuddin memperluas layanan pendidikannya dengan menghadirkan Program Studi di Luar Kampus Utama atau PSDKU di Daerah Khusus Jakarta. Sejumlah petinggi Unhas kini berada di Jakarta, Jumat (13/12/2024), untuk persiapan soft launching PSDKU Jakarta, yang dijadwalkan pada Sabtu (14/12/2024). Soft launching dirangkaikan dengan rapat koordinasi pimpinan Universitas Hasanuddin. “Syukur alhamdulillah setelah melewati proses […]

  • Maksimalkan Ruang Coklit agar Terdata Sebagai Pemilih

    Maksimalkan Ruang Coklit agar Terdata Sebagai Pemilih

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    HALMAHERA – Kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) yang berlangsung 12 Februari-14 Maret 2024 sesungguhnya adalah ruang bagi masyarakat menjaga hak suaranya untuk digunakan pada Pemilu 2024. Oleh karena itu sudah sepantasnya masyarakat menggunakan masa coklit ini untuk terdata sebagai pemilih, yang bisa menggunakan hak suaranya di 14 Februari 2024. Hal ini disampaikan Anggota KPU Yulianto Sudrajat […]

expand_less