Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i

Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggelar Workshop Tematik & Temu Da’i/Muballigh di Mamuju.

Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Otoritas & Masa Depan Keagamaan” sebagai upaya strategis merespons perubahan lanskap dakwah di era digital, 14 Februari 2026.

Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Workshop ini dihadiri para da’i/muballigh, pengurus masjid, aktivis dakwah, serta narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kegiatan dirancang tidak hanya sebagai forum silaturahmi, tetapi sebagai ruang konsolidasi dan penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulbar, Jaun, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memahami agama. Menurutnya, generasi muda kini banyak belajar dari potongan video singkat, konten viral, hingga siaran langsung di media sosial yang tidak selalu menghadirkan rujukan utuh dan mendalam.

“Perubahan ini tidak bisa kita tolak, tetapi harus kita pahami dan respons secara bijaksana. Di sinilah posisi da’i menjadi sangat strategis sebagai penjaga harmoni sosial, perekat kebangsaan, dan peneduh di tengah polarisasi,” ujar Jaun.

Ia menekankan pentingnya dakwah progresif, yakni dakwah yang tidak hanya normatif dan tekstual, tetapi juga kontekstual serta tepat secara sosial. Dakwah, lanjutnya, harus mampu menghadirkan agama sebagai solusi, bukan sumber kegelisahan sosial.

Jaun juga menyampaikan bahwa workshop ini merupakan yang pertama digelar secara terstruktur dan tematik oleh Pemprov Sulbar.

“Ini bukan sekadar upgrading teknis, tetapi ruang konsolidasi high level untuk merumuskan bagaimana otoritas keagamaan tetap kokoh di tengah arus digitalitas. Da’i harus mampu hadir di ruang front stage—di mimbar, televisi, dan media sosial—tanpa kehilangan integritas back stage, yaitu keteladanan pribadi dan kedalaman ilmu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang mendengar dan memetakan tantangan nyata yang dihadapi para da’i di lapangan.

“Melalui pre-test, diskusi interaktif, sharing pengalaman, hingga post-test, kami ingin memetakan potensi dan preferensi para da’i. Hasilnya akan menjadi basis data dan rekomendasi strategis untuk penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat secara berkelanjutan,” kata Murdanil.

Menurutnya, ruang digital bukan sekadar ruang ekspresi, melainkan ruang publik yang memiliki konsekuensi hukum, sosial, dan kebangsaan. Karena itu, narasi keagamaan harus menjadi penyejuk dan perekat, bukan pemicu polarisasi.

Ditempat yang sama akademisi STAIN Majene yang didaulat menjadi salah satu narasumber, Prof. Muhammad Nasir, menegaskan bahwa dakwah tidak boleh dipahami semata sebagai aktivitas ceramah, melainkan sebagai proses transformasi sosial.

“Dakwah adalah misi peradaban. Ia menjaga harmoni masyarakat, merawat persatuan di tengah polarisasi, dan menghadirkan nilai rahmah serta toleransi dalam ruang publik,” ujar Prof. Nasir.

Ia mengingatkan bahwa di era digital, siapa pun dapat berbicara atas nama agama, sementara popularitas kerap dianggap sebagai otoritas. “Inilah tantangan kita. Muncul ustaz viral tanpa kompetensi, informasi agama tidak terverifikasi, dan masyarakat sulit membedakan antara ahli dan influencer. Karena itu, diperlukan standar keilmuan, sanad yang jelas, serta literasi keagamaan digital,” tegasnya.

Prof. Nasir juga menekankan pentingnya konsistensi antara front stage dan back stage dalam diri seorang da’i. Menurutnya, kredibilitas da’i ditentukan oleh keselarasan antara ucapan dan tindakan, kejujuran ilmiah, serta akhlak sebagai dakwah utama.

“Konten viral belum tentu valid. Potongan ceramah tanpa konteks bisa memicu salah paham. Maka budaya tabayyun digital harus menjadi etika bersama dalam berdakwah,” tambahnya.

Pada workshop ini, selain unsur pemerintah provinsi dan akademisi, turut hadir dalam memberi penguatan materi dari TNI, Pakar Hukum Tata Negara dan Professional Broadcaster. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan bersama dalam membangun masa depan keagamaan yang lebih kokoh, harmonis, dan strategis di Mamuju dan seluruh wilayah Sulawesi Barat.(rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ridwan Kamil Salat Id di  Masjid Raya Al Jabbar  Kurban dua sapi bersama istri

    Gubernur Ridwan Kamil Salat Id di Masjid Raya Al Jabbar Kurban dua sapi bersama istri

    • calendar_month Sen, 26 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pemdaprov akan menggelar salat Idul Adha di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis (29/6/2023). Gubernur Ridwan Kamil, istri, dan keluarga akan salat Idul Adha di Masjid Raya Al Jabbar, begitu pun akan berkurban di sana. Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya akan berkurban masing-masing […]

  • Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Pj Gubernur Sulbar Rakor dengan Para Bupati

    Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Pj Gubernur Sulbar Rakor dengan Para Bupati

    • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MAMUJU – Menjelang bulan suci ramadan, Pemprov Sulbar menggelar rakor dengan para bupati untuk pengendalian laju inflasi.  Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi dan Kabupaten se Sulbar, di Grand Maleo Hotel Mamuju, Kamis (29/2/2024). Acara […]

  • Wisata Pustaka Akhir Pekan: Dinas Perpusip Sulbar Tetap Buka Sabtu-Minggu

    Wisata Pustaka Akhir Pekan: Dinas Perpusip Sulbar Tetap Buka Sabtu-Minggu

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengoptimalkan layanan wisata pustaka dengan membuka dan mengaktifkan berbagai layanan perpustakaan pada hari libur, khususnya Sabtu dan Minggu. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan minat kunjungan masyarakat serta memperkuat budaya literasi di Sulbar. Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, menegaskan bahwa perpustakaan harus melakukan […]

  • DPR RI Sahkan Undang-Undang Tentang Pemilu

    DPR RI Sahkan Undang-Undang Tentang Pemilu

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA – DPR RI setuju untuk mengesahkan Rancangan Undang-undang tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi undang-undang. Hal ini disepakati dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-20 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2022-2023 yang ditandai dengan pengetukan palu oleh […]

  • Nugroho Hamid Terpilih sebagai Koordinator Presidium Pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulbar

    Nugroho Hamid Terpilih sebagai Koordinator Presidium Pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulbar

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MAMUJU — Rapat lintas organisasi profesi kesehatan di Sulawesi Barat menetapkan Nugroho Hamid, SKM., M.Kes., sebagai Koordinator Presidium pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulawesi Barat (KOPKES Sulbar). Penetapan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat arah kolaborasi dan sinergi profesi kesehatan di Provinsi Sulawesi Barat. Dalam rapat pembentukan yang digelar di Mamuju, perwakilan dari 11 organisasi […]

  • Pemprov Sulbar Janji Bagikan Gratis Bibit Hortikultura, Ini Imbauan Gubernur

    Pemprov Sulbar Janji Bagikan Gratis Bibit Hortikultura, Ini Imbauan Gubernur

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berjanji akan membagikan bibit holtikultura kepada petani. Janji tersebut disampaikan Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin usai mengunjungi sejumlah desa. Kabar baik bagi msyarakat, khususnya bagi petani di provinsi Sulawesi Barat. Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah menyiapkan berbagai macam bibit. Persediaan bibit ini merupakan hasil dari pertemuan Pj […]

expand_less