Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Pimpinan DPRD Sulbar Silaturahmi dengan Gubernur, Perkuat Sinergi dan Dukung Program Pusat

Pimpinan DPRD Sulbar Silaturahmi dengan Gubernur, Perkuat Sinergi dan Dukung Program Pusat

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

MAMUJU — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan silaturahmi dengan Gubernur Sulbar Suhardi Duka pada Rabu, pukul 15.00 WITA, bertempat di Kantor Gubernur Sulbar.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya. Turut hadir dalam rombongan, Sekretaris DPRD Sulbar, Arianto.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan penuh canda, namun tetap produktif dalam membahas berbagai hal strategis. Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara DPRD sebagai unsur legislatif dan Pemerintah Provinsi Sulbar sebagai pihak eksekutif.

Dalam dialog tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, khususnya di tingkat pemerintah daerah Sulbar, dalam mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah pusat, termasuk agenda Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo–Gibran melalui program Asta Cita.

Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan program pusat dapat berjalan optimal di daerah.

“DPRD bersama pemerintah provinsi harus saling mendukung, baik dalam penganggaran, pengawasan, maupun penyusunan kebijakan, agar program-program nasional, termasuk Asta Cita, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, pemerintah daerah perlu aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa program pemerintah pusat merupakan langkah konkret untuk meningkatkan taraf hidup rakyat, memperkuat ekonomi, serta mendorong percepatan pengentasan kemiskinan.

Dalam pertemuan tersebut, juga disampaikan bahwa Presiden senantiasa mengharapkan agar seluruh program yang dianggarkan melalui APBD difokuskan pada program-program yang pro-rakyat dan berdampak langsung bagi masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kemiskinan.

DPRD Sulbar juga menyoroti kondisi berkurangnya alokasi anggaran pusat yang ditransfer ke daerah. Menyikapi hal tersebut, DPRD mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih selektif dan adaptif dalam menyusun program, dengan memprioritaskan kebutuhan paling mendasar masyarakat Sulbar.

Selain itu, DPRD Sulbar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpacu dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis menjaga kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi potensi daerah, peningkatan kinerja sektor-sektor unggulan, serta inovasi dalam pengelolaan pendapatan menjadi kunci dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah di tengah tantangan keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyambut baik komitmen DPRD dalam memperkuat kolaborasi. Ia menegaskan bahwa implementasi Asta Cita di daerah membutuhkan kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif, agar setiap program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain mempererat silaturahmi, pertemuan ini juga membahas sejumlah isu prioritas daerah, seperti penguatan sektor ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Sulawesi Barat.

Pertemuan seperti ini juga disebut akan terus diagendakan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga dan memperkuat sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulbar dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulbar semakin solid dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan program-program pemerintah pusat, khususnya Asta Cita, dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Peringatan ke-26 Hari Otonomi Daerah

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Peringatan ke-26 Hari Otonomi Daerah

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 313
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVI Tahun 2022 secara hybrid di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (25/4/2022). Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda Jabar. Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengangkat tema “Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Wujudkan ASN yang Proaktif dan Berakhlak Dengan Membangun Sinergi Pusat dan Daerah dalam […]

  • Ridwan Kamil Beri Kadeudeuh Atlet SEA Games dan Para Games

    Ridwan Kamil Beri Kadeudeuh Atlet SEA Games dan Para Games

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan bonus atau kadeudeuh bagi atlet, pelatih, dan ofisial  Jabar yang meraih prestasi di ajang SEA Games Vietnam 2021 dan Para Games Solo 2022. Total kadeudeuh yang diberikan sebesar Rp18,905 miliar termasuk pajak. Masing-masing untuk SEA Games 112 atlet dan 26 pelatih dengan total uang Rp8,375 miliar. […]

  • Pendapatan Petani Jamur Kayu Capai Rp4,5 Juta per Bulan

    Pendapatan Petani Jamur Kayu Capai Rp4,5 Juta per Bulan

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 318
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pendapatan petani jamur kayu yang tergabung dalam program Petani Milenial mencapai Rp4,5 juta per bulan. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat Epi Kustiawan.   “Rata-rata Rp4,5 juta sebulan. Rp18 juta dalam 4 bulan atau sekali panen. (Sedangkan petani) lebah madu belum ada laporan,” kata Epi.   […]

  • Suhardi Duka Borong Dagangan UMKM di Jalan Santai HUT Sulbar

    Suhardi Duka Borong Dagangan UMKM di Jalan Santai HUT Sulbar

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-21, Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) bersama masyarakat mengikuti jalan santai dari Anjungan Pantai Manakarra hingga Jalan Arteri, Mamuju, Minggu pagi, 21 September 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama Mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera” ini diikuti ribuan masyarakat. Pemprov Sulbar juga menyiapkan 700 paket […]

  • Pemdaprov Ajukan Pemindahan Aset Candi Batu Jaya

    Pemdaprov Ajukan Pemindahan Aset Candi Batu Jaya

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 143
    • 0Komentar

    KABUPATEN KARAWANG — Pemdaprov Jabar berkomitmen melestarikan situs – situs purbakala di kabupaten dan kota untuk kepentingan arkeologi, ilmu sejarah,  maupun pariwisata. Berbagai upaya telah dilakukan. Salah satunya yang saat ini sedang dilakukan memindahkan kuasa aset situs kompleks Candi Batu Jaya dari Pemda Kabupaten Karawang ke Pemdaprov Jabar. Pemdaprov sendiri telah mengajukan permohonan pemindahan kuasa […]

  • Suhardi Duka Dorong Pengelolaan LTJ Sulbar Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat

    Suhardi Duka Dorong Pengelolaan LTJ Sulbar Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah pusat tengah mengembangkan potensi rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) yang saat ini menjadi incaran dunia karena dibutuhkan untuk industri pertahanan, elektronik, hingga baterai kendaraan listrik. BUMN baru bentukan Danantara, Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), rencananya akan menggarap pilot proyek hilirisasi logam tanah jarang (rare earth) di Mamuju. Pada Rabu, […]

expand_less