Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Pesawat Sriwijaya Air Jatuh ke Perairan Kepulauan Seribu

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh ke Perairan Kepulauan Seribu

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 307
  • comment 0 komentar

PADA tanggal 9 Januari 2021, pesawat Sriwijaya Air jatuh ke perairan Kepulauan Seribu empat menit setelah lepas landas, menewaskan seluruh 62 orang di dalamnya.

Sriwijaya Air Penerbangan 182 (SJ182/SJY182) adalah penerbangan penumpang domestik berjadwal di Indonesia yang dioperasikan oleh Sriwijaya Air dari Bandar Udara Internasional Soekarno-HattaTangerangBanten ke Bandar Udara Internasional SupadioPontianakKalimantan Barat dengan 50 penumpang dan 12 awak.

Pesawat yang dipakai dalam penerbangan ini adalah Boeing 737-500 yang telah berusia 26 tahun dengan kode registrasi PK-CLC (MSN 27323).

Pesawat ini dibuat pada tahun 1994 dan mulai digunakan oleh Continental Airlines pada tahun yang sama. Pesawat ini kemudian digunakan oleh United Airlines mulai 1 Oktober 2010 dengan nomor registrasi N27610 sebelum akhirnya bergabung dengan armada Sriwijaya Air pada tahun 2012. Sriwijaya Air menamai pesawat ini “Citra”.

Pesawat tercatat membawa 62 orang yang terdiri dari 50 orang penumpang (termasuk 7 anak-anak dan 3 bayi), 6 orang awak yang bertugas (termasuk 1 pilot dan 1 kopilot dan 4 awak kabin), dan 6 orang awak yang sedang tidak bertugas.

Di antara penumpang tersebut adalah Mulyadi P. Tamsir, mantan Ketum PB HMI dan politikus Partai Hanura. Pesawat dipiloti oleh Kapten Afwan, mantan penerbang di TNI Angkatan Udara. Kopiliotnya adalah Diego Mamahit.

Berat bagasi dilaporkan sebesar 500 kilogram.

Detail penerbangan

Data penerbangan
Rute Sriwijaya Air Penerbangan 182
Grafik kecepatan dan ketinggian Sriwijaya Air Penerbangan 182

Pesawat dijadwalkan lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di TangerangBanten, pukul 13.25 WIB (06.25 UTC) dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Supadio di PontianakKalimantan Barat pada pukul 15.00 WIB (08.00 UTC). Meskipun demikian, penerbangan sempat ditunda dan pesawat baru lepas landas pukul 14:36 WIB.[14][15]

Menurut AirNav Radarbox, pesawat mengalami penurunan ketinggian yang cepat selama fase pendakian dari 10.900 kaki menjadi 7.650 kaki pada pukul 14.40 WIB (07.40 UTC).[4] Flightradar24 melaporkan bahwa empat menit setelah lepas landas, pesawat turun 10 ribu kaki dalam satu menit.[16] Kontak terakhirnya dengan pemandu lalu lintas udara adalah pada pukul 14.40 WIB. Pesawat dilaporkan menukik ke Laut Jawa.[4]

Pencarian dan penyelamatan

Laporan pertama kecelakaan pesawat di Kepulauan Seribu dilaporkan pada pukul 14.30 WIB, ketika seorang nelayan melaporkan bahwa sebuah pesawat jatuh dan meledak di laut.
Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menyebut pesawat jatuh di Pulau Laki.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan segera mengerahkan personel ke lokasi jatuhnya pesawat, sedangkan Polri mendirikan pusat krisis di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.Kementerian Perhubungan membuka pusat krisis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

9 Januari

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Bagus Puruhito, melaporkan puing ditemukan 11 mil laut (20 km) dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Personel dari kapal Kementerian Perhubungan melaporkan penemuan bagian tubuh, serpihan pakaian, barang elektronik, serta puing-puing di perairan Kepulauan Seribu.

Bahan bakar pesawat juga dilaporkan di sekitar lokasi. Perairan di dekat tempat kecelakaan diperkirakan memiliki kedalaman 15 hingga 16 meter.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melaporkan bahwa mereka mengirimkan kapal MV Baruna Jaya untuk membantu operasi pencarian. Kapal tersebut sebelumnya pernah digunakan untuk beberapa operasi pencarian dan penyelamatan kecelakaan pesawat di Indonesia, termasuk kecelakaan Lion Air Penerbangan 610 dan Indonesia AirAsia Penerbangan 8501.

Sementara itu, TNI Angkatan Laut mengerahkan tujuh kapal, dua Sea Rider, dua kapal tunda, dan para penyelam dari Koarmada I dan Lantamal III menuju lokasi jatuhnya pesawat untuk membantu proses pencarian bangkai pesawat.

BASARNAS belum menemukan sinyal dari pemancar Emergency Locator Transmitter pada pesawat yang jatuh. Mereka tetap melanjutkan pencarian pada malam hari untuk menemukan lokasi pasti jatuhnya pesawat.[28] Setelah titik jatuh pesawat diketahui, KNKT kemudian melakukan pengamatan kondisi laut di lokasi tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya.

Palang Merah Indonesia menugaskan 50 relawan dan menyiapkan sekitar 100 kantong jenazah untuk korban kecelakaan. Dilakukan pula pengambilan sampel DNA dan informasi ante mortem dari keluarga korban supaya nantinya dapat segera dianalisis oleh tim Disaster Victims Identification di Rumah Sakit Kramat Jati. Biaya akomodasi untuk keluarga korban ditanggung oleh Sriwijaya Air.

Pada sabtu malam, personel pencarian menemukan seluncur darurat pesawat di perairan dekat Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Personel pencarian juga terus menemukan puing-puing kecil pesawat di sekitar titik jatuhnya pesawat. BASARNAS menyatakan bahwa kendala yang dialami oleh tim pencari adalah rendahnya visibilitas di lokasi pencarian. (wikipedia)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhardi Duka Gandeng Kemensos Perkuat Bantuan Sosial di Sulbar

    Suhardi Duka Gandeng Kemensos Perkuat Bantuan Sosial di Sulbar

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempercepat penanganan kemiskinan dengan mendorong dukungan konkret dari pemerintah pusat melalui audiensi antara Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono. Senin 13 April 2026. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat, membahas penguatan intervensi sosial untuk mengatasi kemiskinan dan kerentanan sosial yang […]

  • “Sepasang Kekasih” di Jembatan Baduy Kecil Pada Peringatan HKSN 2024

    “Sepasang Kekasih” di Jembatan Baduy Kecil Pada Peringatan HKSN 2024

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 249
    • 0Komentar

    BANTEN – Ada satu momen romantis saat kegiatan kick off Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024 di Taman Firdaus Desa Talaga Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten (16/12/2024). Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto terlihat berjalan beriringan berlindung di bawah payung dari guyuran hujan bersama Bupati Serang terpilih Ratu Rachmatu Zakia saat menyapa warga di […]

  • Penerapan Mekanisme Kerja Dinamis Pelayanan Publik Tetap Maksimal

    Penerapan Mekanisme Kerja Dinamis Pelayanan Publik Tetap Maksimal

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pemdaprov Jabar mulai menerapkan Mekanisme Kerja Dinamis (MKD) bagi Aparatur Sipil Negara. Dengan MKD, maka ASN dapat bekerja di mana saja dengan output dan outcome terukur yang sudah disepakati sebagai target kerjanya. Menurut Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jabar Teten Ali Mulku Engkun, dengan MKD maka ASN dapat memilih waktu kerja secara […]

  • 14,9 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk ke Jabar

    14,9 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk ke Jabar

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 267
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan langkah antisipatif terhadap lonjakan pemudik di tengah pandemi COVID-19. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut 14,9 juta pemudik diperkirakan akan masuk wilayah Jabar. Sementara yang keluar Jabar mencapai 9,2 juta orang. Jumlah itu merupakan bentuk akumulasi warga karena sudah dua tahun mudik ditiadakan pemerintah mengingat kasus COVID-19 […]

  • Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan

    Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, mengenang perjalanan masa mudanya saat menempuh pendidikan di Makassar dalam acara buka puasa dan salat tarawih bersama alumni Hipermaju Sulbar, Senin, 16 Maret 2026. Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka yang merupakan salah satu alumni Hipermaju menegaskan bahwa Hipermaju memiliki peran besar dalam perjalanan banyak tokoh di Mamuju. […]

  • UGM-Pemprov Sulbar Buka Peluang Beasiswa Afirmasi untuk Putra-Putri Daerah

    UGM-Pemprov Sulbar Buka Peluang Beasiswa Afirmasi untuk Putra-Putri Daerah

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 189
    • 0Komentar

    MAMUJU — Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia dalam sebuah seremoni di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Sabtu, 17 Januari 2026. Kesepakatan ini menjadi landasan kolaborasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas SDM Sulawesi […]

expand_less