Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Gencar Membidik Pasar Ekspor Perikanan

Gencar Membidik Pasar Ekspor Perikanan

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Tahun 2022 dibuktikan sebagai momentum akselerasi, di mana tercatat peningkatan nilai ekspor perikanan sebesar 10,66 persen pada kurun Januari–November. Pemerintah terus mempromosikan branding produk perikanan Indonesia dengan tagline “Indonesia Seafood: Naturally Diverse” dan subtagline “Safe and Sustainable” di berbagai pameran dan pertemuan internasional.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menargetkan, ekspor perikanan di 2023 sebesar USD7,66 miliar. Selain ekspor, pertumbuhan produk domestik bruto juga ditargetkan di angka 5–6 persen, kemudian angka konsumsi ikan 61,02 kg/kapita.

Tak hanya itu, Menteri Trenggono juga menargetkan, produksi garam sebanyak 1,5 juta ton, nilai tukar nelayan mencapai 107–108, dan persentase kepatuhan pelaku usaha KP 97 persen, penyelesaian penataan ruang dan rencana zonasi pesisir 32 kawasan.

“Kemudian, luas kawasan konservasi 29,1 juta hektare, pengelolaan dan pemanfaatan WPP secara berkelanjutan di 11 WPP, proporsi tangkap jenis ikan yang berada dalam batasan biologis yang aman, yakni 76 persen,” terang Menteri Kelautan dan Perikanan dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI yang digelar pada Selasa, 17 Januari 2023.

Di sisi lain, pada Januari hingga Desember 2022, nilai ekspor produk perikanan Indonesia mencapai USD5,71 miliar atau Rp84,60 triliun atau naik 10,66 persen dibandingkan periode yang sama di 2021. Untuk nilai impor pada 2022 mencapai USD0,64 miliar atau Rp9,45 triliun. Sementara itu, neraca perdagangan produk perikanan mengalami surplus sebesar USD5,07 miliar atau naik 7,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuktikan, tahun 2022 sebagai momentum akselerasi. Hasilnya, KKP mencatat peningkatan nilai ekspor perikanan 10,66 persen pada periode Januari–November 2022, dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dalam siaran pers Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Ishartini, di akhir Desember lalu, disebutkan bahwa nilai ekspor perikanan periode Januari–November 2022 mencapai USD5,71 miliar. Sementara itu, nilai impor di periode yang sama hanya USD0,64 miliar. Artinya, masih surplus neraca perdagangan hasil perikanan sebesar USD5,07 miliar.

Adapun komoditas utama ekspor Indonesia meliputi udang dengan nilai USD1.997,49 juta, tuna-cakalang-tongkol senilai USD865,73 juta, cumi-sotong-gurita sebesar USD657,71 juta, rumput laut sebesar USD554,96 juta, dan rajungan-kepiting sebesar USD450,55 juta. Komoditas-komoditas itu dikirim ke negara tujuan ekspor utama seperti Amerika Serikat senilai USD2,15 miliar (37,63 persen), Tiongkok USD1,02 miliar (17,90 persen), Jepang USD678,13 juta (11,89 persen), Asean USD651,66 juta (11,42 persen), serta 27 negara Uni Eropa senilai USD357,12 juta (6,26 persen).

Pada kesempatan itu, Ishartini tetap meminta agar jajarannya menyosialisasikan kepada pelaku usaha tentang persetujuan kesepakatan dagang antara Indonesia dan beberapa negara Eropa (Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss) yang tergabung dalam EFTA (European-Free Trade Association) melalui IE-CEPA (Indonesia European-Comprehensive Economic Partnership Agreement).

Kemudian Mozambique-Preferential Trade Agreement (IM-PTA) yang telah menyepakati penurunan tarif untuk tuna segar, kepiting, dan udang beku dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang merupakan perundingan perdagangan bebas antara negara ASEAN (10 negara) dengan lima negara mitra, yaitu Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, dan Selandia Baru.

Ishartini juga mengarahkan jajarannya untuk terus mempromosikan branding produk perikanan Indonesia dengan tagline “Indonesia Seafood: Naturally Diverse” dan subtagline “Safe and Sustainable” di berbagai pameran dan pertemuan internasional.

Lebih dari itu, ada pula beberapa komoditas ekspor yang memiliki branding produk sendiri, di antaranya “Indonesia Seaweed, Natural Binding Solutions to The World” untuk rumput laut, “Indonesian Pangasius, The Better Choice” untuk ikan patin, “Indonesia Tuna, Sustainable by Tradition: One-by-One” untuk ikan tuna, dan “Indonesian Shrimp, Discover The Taste of 17,000 Islands” untuk udang.

Lebih lanjut, Ishartini mengungkapkan, capaian nilai ekspor perikanan diperkirakan tumbuh 8,84% dengan nilai USD6,22 miliar hingga Desember 2022 dibanding akhir 2021. Realisasi investasi triwulan 3-2022 mencapai Rp6,39 triliun atau meningkat 45,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menyebar ke sejumlah daerah seperti di Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah.

Ishartini menambahkan, Republik Rakyat Tiongkok menjadi negara terbesar yang berinvestasi pada sektor kelautan dan perikanan, disusul Singapura, British Virgin Islands, dan Jepang. Selain mencatatkan prestasi di sisi makro, KKP juga menunjukkan keberpihakannya terhadap pelaku UMKM pengolah dan pemasar hasil perikanan, pembudi daya, serta nelayan.

Hal itu ditunjukkan dengan pencairan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp9,02 triliun per November 2022 dan ditargetkan akan mencapai Rp9,7 triliun di penghujung tahun. Alhasil, 38,6 persen pelaku usaha bisa menambah tenaga kerja baru setelah memperoleh pemodalan dari KUR. Lalu ada 83,16 persen pelaku usaha yang bisa meningkatkan volume produksinya dan 90,08 persen pelaku usaha berhasil meraih peningkatan omzet per bulannya. (***)_

Penulis: Eri Sutrisno

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil Paparkan Visi Jabar Masa Depan Berkelanjutan dalam Forum Dunia di Los Angeles

    Ridwan Kamil Paparkan Visi Jabar Masa Depan Berkelanjutan dalam Forum Dunia di Los Angeles

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    LOS ANGELES – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali menyambangi Amerika Serikat untuk menjadi salah satu pembicara kunci dalam kegiatan Milken Institute Global Conference di Beverly Hilton, Los Angeles, California, Senin (01/05/2023). Gubernur Ridwan Kamil bersama pesohor lainnya, di antaranya Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi Faisal Alibrahim, Direktur Eksekutif Elevandi Pat Patel, dan Kepala […]

  • Keberlanjutan Cycling de Jabar Selalu Dinantikan

    Keberlanjutan Cycling de Jabar Selalu Dinantikan

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABUPATEN PANGANDARAN — Cycling de Jabar memiliki multiplier effect yang cukup besar untuk mengangkat potensi Jawa Barat, khususnya Jabar bagian Selatan. Selain mempromosikan pariwisata Jabar Selatan, Cycling de Jabar dapat menjadi arena sport tourism masa depan Indonesia. Rute Cycling de Jabar 2023, dari titik start di Kawasan Geoparak Ciletuh Kabupaten Sukabumi hingga finis di Kabupaten […]

  • RPP DBH Sawit sebagai Instrumen Percepatan Pembangunan Daerah

    RPP DBH Sawit sebagai Instrumen Percepatan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 103
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin menyampaikan dukungan terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit. Menurutnya, hal itu sebagai instrumen untuk dorong percepatan pembangunan daerah. “DBH ini menjadi salah satu terobosan dalam UU HKPD yang sudah sangat dinantikan kehadirannya, terutama bagi daerah penghasil komoditas sawit. Maka, kami dari […]

  • Imunisasi Polio Kabupaten Purwakarta Capai 101 Persen

    Imunisasi Polio Kabupaten Purwakarta Capai 101 Persen

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kabupaten Purwakarta meraih penghargaan Respons Imunisasi Terbaik dalam pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio Jawa Barat. Sebagai daerah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio, pemberian imunisasi Polio Kabupaten Purwakarta mencapai 101 persen dalam putaran pertama yang dimulai pada 3 April 2023. Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan RI Prima […]

  • Resmikan Revitalisasi Pasar Rakyat Baleendah, Ridwan Kamil: Semakin Bagus, Nyaman, dan Disukai Rakyat

    Resmikan Revitalisasi Pasar Rakyat Baleendah, Ridwan Kamil: Semakin Bagus, Nyaman, dan Disukai Rakyat

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan revitalisasi Pasar Rakyat Baleendah di Kabupaten Bandung, Jumat (15/4/2022). Dalam sambutannya, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menuturkan bahwa pasar rakyat harus makmur. “Kita meresmikan tahap dua revitalisasi Pasar Baleendah karena kita ingin di masa depan yang makmur itu pasar rakyat. Sudah lebih dari 13 pasar yang […]

  • Upaya Jabar Tekan Kasus Sifilis

    Upaya Jabar Tekan Kasus Sifilis

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemda Provinsi Jabar sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan sebaran kasus sifilis. Salah satunya, melakukan skrining terhadap populasi kunci dan ibu hamil sampai ke tingkat kecamatan. “Kita melakukan beberapa tindakan, salah satunya melakukan skrining sampai ke level kecamatan kepada populasi kunci dan kepada ibu-ibu hamil,” ucap […]

expand_less