Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Antik 2023, Kapolres Majene Harap Tentukan Target

Antik 2023, Kapolres Majene Harap Tentukan Target

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

MAJENE – Menjalani tugas dan tanggung jawab tentu merupakan suatu kewajiban, berbuat, bersikap dan tidaklah berlebihan, namun berbuatlah sewajarnya sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Pernyataan ini, diutarakan Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri saat memimpin Apel pagi di Lapangan Mapolres Majene, Senin (13/03/2023).

Dalam Apel pagi itu, juga menyampaikan tentang pelaksanaan operasi Anti Narkotika (Antik) 2023 dengan sasaran utama penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang lainnya.

“Diharapkan kepada personel untuk menentukan target operasi. Targetnya tidak usah berlebihan, standar saja tapi hasilnya bisa melebihi dari target yang kita tentukan, itu jauh lebih baik,” ujarnya.

Kapolres Majene menegaskan, tidak ada tolelir bagi pelaku penyalahgunaan narkoba. “Narkotika dan obat-obat terlarang dari dulu menjadi prioritas kepolisian sehingga operasi antik nantinya diharapkan ada perubahan minimal bisa menekan hingga memberantas aksi para pelaku penyalahgunaan narkotika di Majene,” tegasnya.

Dituturkan, obat-obat terlarang seperti bojek dan sejenisnya yang banyak dijual bebas harus menjadi perhatian agar tidak disalahgunakan. “Sebenarnya bojek dan semisalnya tidak dilarang diperjual belikan, hanya saja peruntukannya khusus tidak bisa dijual ke sembarang orang dan harus dengan resep dokter,” tuturnya.

Diuraikan, obat-obatan terlarang seperti jenis bojek dan sejenisnya banyak dikomsumsi karena diyakini bisa membuat tenang bahkan sering juga digunakan untuk menenangkan hewan atau anjing gila.

“Bahayanya kalau obat bojek di komsusi tidak sesuai dengan peruntukannya tentu akan berpengaruh pada kesehatan dan berdampak pada keselamatan,” urainya.

Ia mengingatkan, kepada seluruh personel agar tidak berhubungan dengan barang haram, baik narkotika maupun obat-obat terlarang. “Yang pernah terlibat jangan pernah kembali karena tidak ada kata tolelir untuk pengguna apalagi statusnya pengedar,” pintanya.

“Sayangi keluarga, jangan hanya karena mengejar keuntungan kecil kita malah mempertaruhkan masa depan karena tidak memikirkan resikonya yang besar,” tambahnya. (sr)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Tinjau Proyek Bendungan Budong-budong, Target Rampung 2027

    Gubernur Sulbar Tinjau Proyek Bendungan Budong-budong, Target Rampung 2027

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MATENG – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) meninjau proyek strategis nasional pembangunan Bendungan Budong-budong di Desa Salule’bo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sabtu 11 Oktober 2025. Dalam kunjungan itu, SDK didampingi Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulbar. Kunjungan tersebut dilakukan […]

  • Kemkomdigi Pastikan CKG Sekolah Jangkau 53 Juta Peserta Didik lewat Teknologi Digital

    Kemkomdigi Pastikan CKG Sekolah Jangkau 53 Juta Peserta Didik lewat Teknologi Digital

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 108
    • 0Komentar

    TANGERANG – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan komitmennya dalam memastikan program itu menjangkau 53 juta peserta didik di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, tanpa ada yang tertinggal. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berperan aktif mendukung implementasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah 2025 melalui penyebaran informasi dan pemanfaatan teknologi digital. Menteri […]

  • Ridwan Kamil: Belum Vaksin Lengkap, Pemudik Divaksin di Tempat Tujuan Mudik

    Ridwan Kamil: Belum Vaksin Lengkap, Pemudik Divaksin di Tempat Tujuan Mudik

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 256
    • 0Komentar

    KOTA BOGOR — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, penyuntikan vaksin penguat atau booster akan dilakukan bagi pemudik yang datang ke kampung halaman namun belum divaksin. Antisipasi tersebut dilakukan di tempat tujuan mudik. “Sedang kita hitung daerah-daerah yang pemudiknya banyak di Jawa Barat, nyegatnya di desanya. Jadi disuntik vaksin pas si pemudik tiba yang kebetulan […]

  • Jabar Antisipasi Arus Balik Beserta Ancamannya

    Jabar Antisipasi Arus Balik Beserta Ancamannya

    • calendar_month Kam, 5 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Jawa Barat telah mengantisipasi arus balik dan ancaman yang menyertainya yakni penyebaran COVID-19 dan gelombang pendatang dari desa atau urbanisasi. Izin mudik untuk kali pertama dalam tiga tahun pandemi dari Pemerintah Pusat membawa konsekuensi serius. Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sebuah wawancara televisi, Kamis (5/5/2022) malam. Menurut Gubernur, arus […]

  • Pusentasi, Sumur Raksasa Alami di Pesisir Donggala

    Pusentasi, Sumur Raksasa Alami di Pesisir Donggala

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sumur langka yang berlokasi sekitar 100 meter dari Pantai Bonebula, Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah berisi air asin. Warnanya biru toska jernih hingga bagian dasarnya terlihat jelas. Sulawesi Tengah menyimpan banyak keindahan alam yang tak kalah menarik dibandingkan provinsi lain di tanah air. Bentang alam daerah berpopulasi sekitar tiga juta jiwa tersebut terdiri atas teluk berair […]

  • Upaya Pemda Provinsi Jabar Selesaikan Masalah Al-Zaytun Sesuai Kewenangan

    Upaya Pemda Provinsi Jabar Selesaikan Masalah Al-Zaytun Sesuai Kewenangan

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat belum menerima pemberitahuan secara resmi dari Pengadilan Negeri Bandung terkait gugatan Pemimpin Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai kepala daerah. Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Jabar Teppy Wawan Dharmawan menuturkan, karena belum ada pemberitahuan secara resmi, pihaknya masih belum mengetahui isi dan […]

expand_less