Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Kesejahteraan Dan Keadilan Masyarakat Kunci Ketahanan Ekonomi, Sosial Dan Budaya

Kesejahteraan Dan Keadilan Masyarakat Kunci Ketahanan Ekonomi, Sosial Dan Budaya

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Kam, 13 Apr 2023
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

KENDARI – Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menghadiri dan  mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya dengan tema Sinergi Memantapkan Kerukunan Sosial Masyarakat dalam Mewujudkan Pemilu Damai, Aman dan Harmoni, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, pada selasa (11/04) di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan Rakornas ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri RI, Gubernur, Bupati/ Wali Kota se-Indonesia dan OPD terkait.

Acara dimulai dengan diskusi Panel mengangkat tema Sinergi Memantapkan Kerukunan Sosial Masyarakat dalam Mewujudkan Pemilu Aman, Damai dan Harmoni dengan narasumber diantaranya; Anggota Komisi II DPR RI Dapil Sultra, Ketua Subkom Mediasi & Klaster Hak Sipil/Partisipasi Anak KPAI, perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Direktur Politik dan Komunikasi Kementerian PPN/ Bappenas, Kepala Baharkam Polri, dan BSSN.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan, perlunya sinergi dalam rangka menjaga ketahanan sosial ekonomi dan budaya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang plural, beragam suku, adat dan agama. Disatu sisi itu adalah kekayaan bangsa tapi disisi lain, dari sudut keamanan adalah potensi yang dapat menimbulkan konflik. Tito Karnavian berpesan agar keamanan, persatuan dan kesatuan yang ada haruslah selalu dijaga dan dirawat. Pecahnya persatuan dan kesatuan karena masalah politik dan keamanan umumnya dianalogikan dengan kesehatan yang tidak bisa diabaikan, kesehatan harus dirawat. Hal ini disampaiakn olehnya, saat membuka acara Rakornas di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dengan metode komparasi atau membandingkan, Tito menjelaskan, belum tentu suatu negara dengan hampir 99 persen pkesamaan yang dimiliki oleh masyarakatnya mampu menjadikan negara tersebut hidup damai terhindar dari konflik. Ia mencontohkan negara lain, Afganistan, dimana mayoritas penduduknya hampir 99 persen beragama Islam dengan tujuh suku, namun menjadi negara yang sampai saat ini masih memiliki konflik yang belum selesai.

Ia pun menjelaskan, sebetulnya perbedaan suku, agama, ras, bukanlah suatu masalah utama, yang penting dalam semua perbedaan itu adalah rakyatnya sejahtera dan adil. Menurutnya, bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang survive sampai saat ini dalam berbagai keragaman yang luar biasa harus selalu dirawat dan dijaga, karena seperti yang pernah disampaiakn oleh Bung Karno melawan pihak eksternal lebih mudah dibanding mengatasi konflik internal.

Sebenarnya banyak sekali mekanisme yang sudah dibuat oleh Pemerintah untuk menjaga dan merawat sebelum pecah terjadinya konflik. Kalaupun pecah sudah terjadi konflik maka cepat selesai, cepat juga untuk direkonsiliasi rehabilitasi misalnya mekanisme yang disebut dengan Forkopimda (Forum kouminkasi pimpinan Daerah). Berbagai upaya dilakukan baik mekanisme melalui pertemuan rutin yang bersifat formal dan non formal. Hal ini dilakukan untuk menjaga ikatan emosional yang lebih kompak diantara anggota Forkopimda. “Sebetulnya banyak sekali pendekatan seni dan budaya, olah raga yang bisa membuat hubungan menjadi cair sehingga setiap masalah segera dibicarakan, sebelum meledak sudah diantisipasi tidak menjadi pecah,” ucapnya.

Konflik yang paling berbahaya adalah konflik keagamaan karena mengatasnamakan Tuhan. Oleh karena itu ia meminta agar tiap-tiap Kepala Daerah mampu memberdayakan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) di daerahnya dengan cara menyelenggarakan anggaran untuk pertemuan rutin bagi FKUB untuk saling berkoordinasi, membicarakan potensi-potensi yang ada dan bagaimana cara memperkuat keberagaman keagamaan di daerah masing masing sehingga bilamana terjadi konflik akan cepat diantisipasi.

Lebih lanjut Tito Karnavian menjelaskan, lembaga surveyor international menyatakan bahwa Indonesia akan menjadi negara ekonomi kuat ke-4 terbesar di dunia pada Tahun 2040. Hal ini bukanlah suatu hal yang mustahil karena Indonesia memiliki 3 syarat untuk menjadi negara ekonomi besar, salah satunya memiliki angkatan kerja yang besar. Angkatan kerja yang besar hanya bisa terjadi di negara yang populasinya besar. Kekuatan ekonomi sangat ditentukan oleh kemampuan produksi. Negara yang mampu memproduksi barang makin besar dia akan menjadi kekuatan yang mendominasi ekonomi, memegang ekonomi dunia.

Kedua adalah memiliki sumber daya alam. Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa. Ketiga memiliki luas wilayah untuk menampung priduksi yang besar. Tito mengatakan, tidak banyak negara yang memiliki persayaratan demikian, memiliki angkatan kerja besar, sumber daya alam melimpah, dan luas wilayah yang besar. Indonesia memiliki ketiga syarat tersebut dengan berada di posisi keempat setelah Cina, Amerika, India.

Indonesia akan menjadi negara ekonomi besar ke-4 pada tahun 2040 mendatang menurut lembaga survey internasional. Mampukah kita untuk tetap bersatu dari ancaman yang paling tinggi bagi bangsa ini yaitu konflik-sosial dan konflik dalam negeri. Sekali lagi Tito menekankan, untuk menjaga dan merawat keamanan, persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengangkat semua kebersamaan. “Semua hal-hal yang menjadi penting bagi kita bersama harus dieksploitasi, sebaliknya yang membedakan kita harus kita kecilkan agar kita tetap menjadi satu bangsa dan menjadi kekuatan yang bisa melompat menjadi negara yang mendominasi dunia di bidang ekonomi,” himbau Tito kepada seluruh peserta Rakornas.

Ikut dalam kegiatan Rakornas Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY Dewo Isnu Broto Imam Santoso, Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY Didik Wardaya, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY Erlina Hidayati Sumardi. (Pemprovyogyakarta).

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paripurna DPRD Sulbar Sahkan Perubahan Perda BUMD Sebuku Energi Malaqbi

    Paripurna DPRD Sulbar Sahkan Perubahan Perda BUMD Sebuku Energi Malaqbi

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 51
    • 0Komentar

    MAMUJU — DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat paripurna persetujuan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, yang dihadiri langsung Sekretaris Provinsi Junda Maulana mewakili GUbernur Sulbar Suhardi Duka, Senin 26 Januari 2026. Rapat paripurna itu menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perusahaan Umum Daerah Sebuku Energi Malaqbi […]

  • Reses DPRD Sulbar Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis yang Lebih Luas

    Reses DPRD Sulbar Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis yang Lebih Luas

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 28
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengapresiasi dukungan DPRD Sulbar dalam memperluas layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan atas inisiatif Anggota Komisi IV DPRD Sulbar yang berencana mengintegrasikan kegiatan reses dengan pelayanan skrining kesehatan di lapangan. Ini juga merupakan satu dari empat Quick Wins […]

  • Dinkes Sulbar Siap Terapkan Penguatan Profiling dan Manajemen Talenta ASN

    Dinkes Sulbar Siap Terapkan Penguatan Profiling dan Manajemen Talenta ASN

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur melalui penerapan Manajemen Talenta dan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN), yang disosialisasikan secara daring oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (13/11/2025). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Dalam […]

  • Pemprov Sulbar Akan Laksanakan Doa Nasional Bersamaan dengan Maulid Nabi

    Pemprov Sulbar Akan Laksanakan Doa Nasional Bersamaan dengan Maulid Nabi

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menyampaikan rencana pelaksanaan doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Agenda ini sekaligus menjadi bentuk pelaksanaan dari salah satu instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang belum sempat dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar, yaitu penyelenggaraan doa nasional. “Dari 11 instruksi Menteri Dalam Negeri, yang belum sempat kami […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Antar Arkana Imunisasi Polio ke Posyandu  Waspada Potensi Penularan saat  Lebaran

    Gubernur Ridwan Kamil Antar Arkana Imunisasi Polio ke Posyandu Waspada Potensi Penularan saat  Lebaran

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membawa anaknya, Arkana Aidan Misbach (4), ke posyandu untuk imunisasi polio. Ridwan Kamil didampingi istri Atalia Praratya tiba pukul 8 pagi di Posyandu Hapsari Melati 2, Warung Muncang, Kota Bandung, Kamis (6/4/2023). Arkana tampak ceria dan antusias mengikuti imunisasi guna mencegah kelumpuhan fisik. Ridwan Kamil kemudian meneteskan […]

  • Herman Suryatman: Indramayu Andalan Jabar dalam Ketahanan Pangan

    Herman Suryatman: Indramayu Andalan Jabar dalam Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABUPATEN INDRAMAYU — Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan Indramayu sebagai salah satu daerah andalan Jabar dalam ketahanan pangan dan pengendalian inflasi. Herman mengapresiasi Pemda Kabupaten Indramayu yang berhasil mempertahankan produksi gabah kering giling mencapai 1,5 juta ton per tahun. “Itu tertinggi di Jabar dan nasional,” ujar Herman Suryatman saat rakor Program Percepatan Optimalisasi Pencapaian Indikator […]

expand_less