Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Legislator Minta Aparat Usut Tuntas Aksi Brutal Penembakan Kantor MUI

Legislator Minta Aparat Usut Tuntas Aksi Brutal Penembakan Kantor MUI

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq mengutuk keras aksi brutal berupa penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa siang ini (2/5/2023). Ia meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Tentu saya mengutuk peristiwa penembakan di gedung MUI pusat. Aparat segera mengusut tuntas pelaku, dan motifnya. Harus juga diusut di belakang atau siapa, kelompok mana, di belakang orang yang menggunakan soft gun itu melakukan penembakan,” tegas Maman kepada awak media, Selasa (2/5/2023).

Ia berharap aktor intelektual dari aksi teror terhadap lembaga tempat berkumpulnya para alim ulama itu dapat diungkap.

Menurut Maman, menjelang tahun pemilu seperti saat ini akan ada pihak-pihak yang membuat opini publik hingga akhirnya menganggap ada yang tidak beres dengan negeri ini.

“Padahal selama ini kita masih melihat bahwa suasana tetap kondusif, kehadiran aparat kita baik kepolisian maupun TNI masih menjadi penjaga yang utama dalam menjaga keadaan Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKB ini juga memberi semangat dan dukungan terhadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara khusus dan ormas Islam lainnya untuk tidak lelah dalam melalukan kerja-kerja keumatan.

“Ini menjadi tugas dari semua ormas termasuk MUI untuk tidak lelah mengedukasi masyarakat tentang perlunya upaya dialog komunikasi-komunikasi dan dakwah-dakwah yang lebih toleran, damai mengedepankan pola-pola yang sesuai dengan nilai keindonesiaan kita,” ungkap Maman.

Sekadar informasi, kantor MUI yang berada di Menteng, Jakarta Pusat diduga diserang oleh orang tak dikenal. Penyerangan diduga dilakukan dengan cara menembak ke arah kantor MUI. Beberapa orang diketahui terluka dan dibawa ke rumah sakit, sedangkan menurut pernyataan aparat pelaku dinyatakan tewas. (aha)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bey Machmudin: Sekolah Vokasi Variabel Penting Tingkatkan Kemampuan SDM

    Bey Machmudin: Sekolah Vokasi Variabel Penting Tingkatkan Kemampuan SDM

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KOTA BOGOR — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor bisa menciptakan lulusan yang berkualitas dan siap untuk bekerja di dunia industri. Hal itu dikatakan Bey Machmudin pada acara Business Matching dan Diskusi Publik Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Jabar dan Banten, Sekolah Vokasi […]

  • Prof Wasilah Pimpin Kagama Cabang Majene, Berkomitmen Perkuat Alumni

    Prof Wasilah Pimpin Kagama Cabang Majene, Berkomitmen Perkuat Alumni

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MAJENE – Prof. Dr. Wasilah Sahabuddin resmi memimpin Pengurus Cabang Kagama Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Ia berkomitmen memperkuat organisasi alumni UGM untuk kontribusi nyata. Dalam sambutannya, Wasilah mengapresiasi Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Majene yang memilihnya. Ia merasa terhormat memimpin cabang di daerah asalnya, Majene. Wasilah mengungkapkan ia asli Sulawesi Barat, dengan orang tua […]

  • Ridwan Kamil Imbau Warga Gunakan Kebebasan Ini Dengan Tanggung Jawab

    Ridwan Kamil Imbau Warga Gunakan Kebebasan Ini Dengan Tanggung Jawab

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan selama menjalani ibadah puasa 1443 H/2022 M. Walaupun salat tarawih   berjamaah hingga buka puasa bersama dibolehkan, namun disiplin menggunakan masker harus tetap dilakukan. “Sekarang (aktivitas) serba boleh, tapi prokes tetap harus dipatuhi. Kegiatan tarawih saya juga berjamaah di Masjid Pusdai, […]

  • KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Keringanan bunga dan agunan diberikan kepada debitur KUR supermikro-mikro dengan maksimal pinjaman Rp100 juta. Pada 2023, pemerintah kembali menetapkanbunga KUR 3 persen untuk KUR supermikrodan bunga single digit untuk KUR mikro.Kebijakan itu merupakan bentuk afirmatifpemerintah ke sektor UMKM yang menguasai61 persen PDB Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB besar, sektoritu juga memberikan sumbangan terhadappenyerapan tenaga kerja hingga 97 persen daritotal penyerapan tenaga kerja nasional. Jadi,keberadaan program kredit usaha rakyat(KUR) yang kian ramah untuk nasabah adalahsebuah keharusan. Tak hanya tawaran bunga kredit rendah mulaidari 3 persen, pemerintah juga meminta bank penyalur KUR untuk memberikan keringananberupa bebas agunan bagi debitur mikromaupun supermikro. Keringanan itu tertuanglewat Peraturan Menteri Koordinator bidangPerekonomian nomor 1 tahun 2023 yang terbitpada akhir Januari 2023. Pada aturan itu, keringanan bunga dan agunandiutamakan untuk debitur KUR supermikrodan mikro dengan maksimal pinjaman tidaklebih dari Rp100 juta. Menteri Koordinatorbidang Perekonomian Airlangga Hartartomengatakan, kebijakan bunga KUR supermikro jadi 3 persen itu merupakan wujudkeberpihakan kepada para pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga untuk bisamenjalankan usahanya lebih produktif. Jika dirinci, kebijakan KUR dengankeringanan dan agunan untuk dua segmendebitur, pertama debitur KUR supermikromendapatkan fasilitas bunga kredit 3 persendengan plafon kredit maksimal Rp10 juta.Segmen ini diberikan tenor 3 tahun–-5 tahun. Kedua, debitur KUR mikro akan dikenaibunga kredit sesuai tipe penerima, misalnyadebitur pertama kali mengajukan KUR bisamendapatkan bunga 6 persen, kedua kali 7 persen, ketiga kali 8 persen, dan keempat kali 9 persen. Pemerintah menentukan plafon KUR untuk mikro mulai dari Rp10 juta–-Rp100 juta. Yang menjadi istimewa untuk debitur KUR supermikro dan mikro adalah mereka tidakdiwajibkan untuk memenuhi agunantambahan. Tapi, tetap menyepakati agunanpokok. Sedangkan, debitur KUR yang mendapat pinjaman di atas Rp100 juta tetapmemenuhi ketentuan agunan pokok dantambahan. Tentu kebijakan itu menjadi anginsegar bagi masyarakat, terutama untuk pekerjadan ibu rumah tangga. Dari data Kementerian Perekonomian, pada2022 dari total 7,62 juta debitur KUR, sebanyak 66,11 persen adalah debitur mikro, 31,84 persen untuk debitur kecil, dan 1,74 persen debitur supermikro dan di bawah 1 persen PMI. Sejatinya, peran perbankan dibutuhkan untukmenciptakan pertumbuhan ekonomi daripelaku usaha kelas bawah, yakni supermikro.Hanya saja, suku bunga yang mini dan tanpaagunan tambahan dapat memicu kenaikanrisiko kredit bermasalah atau non performingloan/NPL perbankan. Di sisi lain, alokasi KUR untuk pelaku usahasupermikro masih tergolong baru, sehinggakontribusinya terhadap total plafon KUR masih kecil. Namun terlepas dari semua itu, harus diakui peran penting UMKM tetap harusdiapresiasi oleh pemerintah. Pasalnya, sektorUMKM mampu menyerap sejumlah tenagakerja, banyaknya jumlah unit usaha, capaiankinerja ekspor yang kian impresif, hinggakontribusi yang signifikan terhadap PDB. Pengembangan UMKM penting bagipemerintah untuk dapat mengungkitpertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintahjuga terus berupaya mendukung peningkatandaya saing UMKM dan kontribusinyaterhadap ekonomi nasional, salah satunyadengan mengkaji dan memperbaiki kebijakanterkait pembiayaan UMKM. “Saat ini kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen dengankemampuan penyerapan tenaga kerjamencapai 97 persen dari total penyerapantenaga kerja nasional. Diharapkan juga, kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigasyang saat ini baru mencapai 16 persen dapatditingkatkan,” ungkap Menko Airlangga, dalam satu kesempatan. Terkait dengan kebijakan pembiayaan bagiUMKM tersebut, pemerintah berupayameningkatkan akses pembiayaan KUR denganporsi kredit yang ditargetkan mencapai 30 persen pada 2024. Selanjutnya gunamendorong UMKM naik kelas jugadiperlukan skema kerja sama antara usahakecil dan usaha besar, sehingga UMKM dapatberkembang dengan peningkatan kuantitas dankualitas produksi. Bagi perusahaan besar juga dapatmeningkatkan profit. Melalui kerja sama yang diiringi dengan peningkatan produktivitas dankualitas produksi yang baik, UMKM akanlebih mudah menjangkau global value chain (GVC). Keberpihakan pemerintah terhadap sektorUMKM sangat jelas dan tegas. Bagipemerintah, keberadaan sektor UMKM saatini sangat disadari pentingnya bagi pemulihanperekonomian nasional. Harapannya, sejumlah kebijakan pemerintahyang afirmatif terhadap sektor UMKM bisamendongkrak mereka untuk naik kelas. Ujung dari semua itu, peran sektor UMKM tetap bisamenjadi penyangga perekonomian negara. (***)

  • Wagub Salat Idulfitri di Kabupaten Kuningan, Ajak Warga Pererat Persaudaraan

    Wagub Salat Idulfitri di Kabupaten Kuningan, Ajak Warga Pererat Persaudaraan

    • calendar_month Sen, 2 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KABUPATEN KUNINGAN — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melaksanakan salat Idulfitri tahun 1443 H/ 2022 di Masjid Hidayatul Muslimin Desa Cipasung, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Senin (2/5/2022). Wagub memaknai Idulfitri tahun ini sebagai momen untuk memperbaiki diri sekaligus memperbaiki hubungan antar sesama. Sehingga warga Jabar dapat menjadi muslimin dan muslimah yang makin bertakwa […]

  • BPKPD Sulbar Komitmen Transparan di Penilaian IPKD 2024

    BPKPD Sulbar Komitmen Transparan di Penilaian IPKD 2024

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    MAMUJU – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran BPKPD Sulbar bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar dalam rapat pembahasan Penilaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten Tahun 2024, baru-baru […]

expand_less