Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Mengenal Keunikan Danau Poso di Sulawesi Tengah

Mengenal Keunikan Danau Poso di Sulawesi Tengah

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
  • visibility 207
  • comment 0 komentar

Danau Poso akan dijadikan sebagai warisan geologi dan dikembangkan menjadi taman bumi atau geopark.

Indonesia terkenal memiliki kekayaan dan keragaman geologi, hayati, dan budaya. Dengan kekayaan itu, negara berpeluang dijadikan sebagai wilayah konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi lokal, terutama pariwisata.

Salah satu kekayaan geologi itu adalah Danau Poso, yang tercatat sebagai danau terbesar ketiga di Indonesia setelah Danau Toba yang ada di Sumatra Utara dan Danau Singkarak di Sumatra Barat.

Selain itu, Danau Poso merupakan salah satu dari tiga danau terdalam setelah Toba dan Singkarak. Danau ini disebut mempunyai kedalaman mencapai 450 meter.

Dari sisi luasnya, danau ini memiliki panjang 32 km dan lebar 16 km sehingga total luas mencapai 32.000 hektare yang membentang dari utara ke selatan. Danau ini terletak di ketinggian 657 meter di atas permukaan laut.

Secara geografis, Danau Poso yang terletak di Kota Tentena, Kabupaten Poso di Sulawesi Tengah itu. Danau itu berada di rute jalur utama dari Toraja di bagian selatan dan Gorontalo-Manado di bagian utara.

Keunikan yang dimiliki Danau Poso adalah pasirnya yang berwarna kuning keemasan. Gelombang air di danau itu juga mirip dengan gelombang laut.

Tidak itu saja, bila wisatawan lihat secara seksama, warna air di Danau Poso cukup unik. Di bagian pinggir danau, air berwarna hijau dan warna biru di bagian tengah danau.

Tak dipungkiri, sejumlah keunikan dan kekhasan dari Danau Poso itu telah menggerakkan pemangku kepentingan di Sulawesi Tengah yang berencana mengembangkannya menjadi salah satu destinasi wisata provinsi itu. Pemprov setempat juga berencana menjadikan danau itu sebagai warisan geologi dan mengembangkannya menjadi taman bumi atau geopark.

Rencana itu pun diamini oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah Diah Agustiningsih. Pemprov, tambahnya, telah mengusulkan penetapan warisan geologi Danau Poso kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang menjadi dasar dalam pengembangan taman bumi atau geopark.

“Kami telah menyelesaikan kajian usulan untuk menjadikan Danau Poso sebagai kawasan Geopark. Hasil kajian dari akademisi dan ahli tersebut sudah kami serahkan kepada Gubernur Sulawesi Tengah 18 Agustus, tahun lalu,” ujar Diah dalam talkshow di acara Puncak Peringatan Kampanye Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Sabtu (5/7/2023).

Usulan untuk menjadikan situs warisan geologis Danau Poso ini juga didorong oleh keinginan masyarakat dari berbagai lapisan. Mereka itu berasal dari unsur agamawan, peneliti, dan juga para sejarawan.

Sebagai informasi, mengutip data Kementerian ESDM, Indonesia kini telah memiliki 10 geopark di Indonesia yang sudah diakui dunia karena keunikan geologis, biologis, dan budayanya hingga 2023. Terbaru, ada empat geopark yang baru saja ditetapkan ke dalam jaringan UNESCO Global Geoparks.

Hal tersebut disampaikan lewat keputusan Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-216 di Paris, Prancis, pada Rabu (24/5/2023). Keempat geopark tersebut ialah Merangin, Ijen, Maros Pangkep, dan Raja Ampat.

Menurut UNESCO, sebuah wilayah disebut sebagai geopark global manakala wilayah itu termasuk dalam kawasan geografis tunggal dan terpadu. Di mana situs geologi dan bentang alam yang memiliki makna internasional dikelola melalui konsep perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan secara menyeluruh.

 

Pengembangan Geopark

Saat ini, ada 147 Geopark Global UNESCO yang tersebar di 41 negara. Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM Hermansyah menambahkan, penetapan sebuah wilayah menjadi geopark diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 9 tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark).

Pengembangan geopark dilakukan melalui tahapan, penetapan warisan geologi (geoheritage), kedua perencanaan geopark, ketiga penetapan status geopark, dan terakhir pengelolaan geopark.

“Menteri yang tugas dan fungsinya menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang geologi akan menetapkan geoheritage yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan geopark,” ujar Hermansyah.

Hermansyah melanjutkan, suatu kawasan dapat ditetapkan menjadi geopark apabila memenuhi kriteria sebagai berikut, telah ditetapkan sebagai warisan geologi (geoheritage), memiliki warisan geologi (geoheritage) yang terkait dengan keragaman geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity), memiliki pengelola geopark dan memiliki rencana induk geopark.

Di dalam perpres itu dinyatakan bahwa geopark ditetapkan berdasarkan tingkatan status yang terdiri atas geopark nasional dan UNESCO Global Geopark. “Geopark Nasional ditetapkan oleh Menteri ESDM berdasarkan usulan dari pengelola geopark melalui gubernur sesuai kewenangannya,” ujar Hermansyah.

Selanjutnya Hermansyah menjelaskan, kepada gubernur yang akan mengusulkan wilayahnya menjadi geopark dapat melengkapi proposal pengajuannya dengan dua dokumen, yakni dokumen administrasi yang terdiri dari surat rekomendasi dari Komite Nasional Geopark Indonesia, rekomendasi gubernur, kesepakatan bersama gubernur jika lokasi masuk lintas provinsi, memiliki badan pengelola, dan SK Warisan Geologi.

Dari paparan di atas, tak dipungkiri Danau Poso layak dijadikan pusat geopark juga karena telah memenuhi sejumlah syarat. Antara lain, danau purba, pusat penelitian biologi karena ada 20 jenis endemi dan memiliki pusat arkeologi, kekayaan biodiversity, serta adanya cerita misteri dari Danau Poso. (indonesia.go.id)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Sulbar dan DPRD Bangun Sinergi Strategis Forkopimda

    Kesbangpol Sulbar dan DPRD Bangun Sinergi Strategis Forkopimda

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, bersama Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Audy Murfi Syarifuddin, melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat yang juga merupakan Unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Sulawesi Barat Amalia Fitri […]

  • SDK Ingatkan Peserta Retret Tingkatkan Pelayanan

    SDK Ingatkan Peserta Retret Tingkatkan Pelayanan

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MAMUJU — Suasana khidmat menyelimuti malam kedua kegiatan retret Pemprov Sulbar yang digelar di Korem 142/Tatag. Peserta yang terdiri dari pejabat eselon II dan Tenaga Ahli Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar mengikuti sesi api unggun dan renungan malam, Sabtu 19 Juli 2025. Acara dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), diwarnai pembacaan puisi penuh […]

  • Bencana Tak Menunggu, Dinsos Sulbar Matangkan Kesiapan Logistik Daerah

    Bencana Tak Menunggu, Dinsos Sulbar Matangkan Kesiapan Logistik Daerah

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat, Darmawati, melakukan kunjungan ke Gudang Logistik Bencana, Rabu, 7 Januari 2026. Kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Dinas Muhammad Nur Dajwi dan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Surdin. Peninjauan ini dilakukan untuk […]

  • Wagub Uu Tinjau Arus Balik di Kadungora Garut

    Wagub Uu Tinjau Arus Balik di Kadungora Garut

    • calendar_month Rab, 26 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau Posko Lebaran Pemantauan Arus Balik, di Posko Cihuni Kadungora, Kabupaten Garut, Rabu (26/4/2023). ”Saya memantau wilayah Garut untuk melihat suasana dan keadaan. Alhamdulillah sekalipun arus mudik pada Lebaran tahun ini meningkat sekian kali lipat karena sebelumnya pandemi, namun insiden kecelakaan minim,” kata Wagub Jabar. […]

  • Dari Assisi, Pesan Ridwan Kamil untuk Dunia Lebih Baik dan Perdamaian Ukraina-Rusia

    Dari Assisi, Pesan Ridwan Kamil untuk Dunia Lebih Baik dan Perdamaian Ukraina-Rusia

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KOTA ASSISI, ITALIA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Acara “The Assisi and Roma Roundtable 2022” di Assisi, Italia, Sabtu (21/5/2022). Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil hadir menjadi pembicara dalam acara yang digelar oleh Global Foundation, organisasi nirlaba yang fokus pada beragam masalah global. Sedikitnya 50 perwakilan negara, swasta, hingga seniman hadir dalam […]

  • Pesawat Ulang Alik Challenger NASA Meledak

    Pesawat Ulang Alik Challenger NASA Meledak

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Pada tanggal 28 Januari 1986, Pesawat Ulang-alik Challenger hancur berkeping-keping pada detik ke-73 penerbangannya, menewaskan ketujuh awak yang berada di dalamnya. Wahana antariksa tersebut mengalami disintegrasi pada ketinggian 46.000 kaki (14 km) di atas Samudra Atlantik, di lepas pantai Cape Canaveral, Florida, pada pukul 16.39.13 UTC (11.39.13 EST, waktu setempat di lokasi peluncuran). Peristiwa ini merupakan kecelakaan fatal pertama yang melibatkan wahana antariksa Amerika saat sedang […]

expand_less